cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Orientasi Baru
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Social,
Orientasi Baru adalah Jurnal ilmiah yang bertujuan menyampaikan pemikiran-pemikiran kritis yang dapat memberi inspirasi dan arah baru bagi kehidupan Gereja dan masyarakat Indonesia di tengah kemajemukan budaya dan agama dalam diskusi bidang filsafat, teologi ataupun ilmu-ilmu terkait dalam bentuk karya tulis, laporan penelitian dan resensi buku. Jurnal ini diterbitkan oleh Pusat Penelitian Teologi Kontekstual, Fakultas Teologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal terbit 2 kali dalam setahun (April dan Oktober).
Arjuna Subject : -
Articles 564 Documents
Tanggapan Kenabian atas Nubuat Yang Gagal. Studi Teologis-Eksegetis atas Yesaya 56-66 Sanjaya, V. Indra
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 18, NOMOR 01, APRIL 2009
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prophet and prophecy are common terminologies in the world’s religions. Aprophet is normally understood as a person sent by God to deliver a messageto the people concerning the future events. Therefore, a prophet’s words claimsto have divine quality. A big problem would then arouse when a prophecy (orprophecies) uttered by person claimed to be God’s prophet fails to materialize.This paper tries to critically analyze the common response to the problem ofunfulfilled prophecy, which consists of a blaming-the-other strategy, and offersfresh responses to such a problem based on an exegetical work on the thirdpart of the Book of Isaiah, namely Isa 56-66.
"..Mengangkat Bangsaku Sebagai Rakyat-Nya". Umat Allah Menjadi Manusia Weiden, Wim Van Der
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 09, TAHUN 1995
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.314 KB)

Abstract

----
Kristologi dalam Pluralisme Religius Banawiratma, J.B.
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 13, TAHUN 2000
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (867.607 KB)

Abstract

Bagaimana menghayati pokok iman kristiani dan bagaimana kata-kata Yesus Kristus "yang memimpin kita dalam iman", sehingga iman kristiani mempunyai arti real di antara agama-agama lain, dalam hidup orang yang tidak pernah akan menjadi kristiani?Karangan ini berpangkal pada dua karangan teologi mutakhir yang monumental mengenai Yesus Kristus dan arti iman kristiani dalam pluralisme agama, yakni karangan Jacques Dupuis, Toward a Christian Theology of Religious Pluralism (1997), dan karangan Roger Haighf, Jesus Symbol of God (1999). J. Dupuis menerima pluralisme agama-agama; artinya: agama-agama lain tidak dapat direduksikan menjadi benih-benih atau batu loncatan saja untuk menerima Yesus Kristus. R. Haight lebih menempatkan diri pada posisi pluralis dan mempertanyakan bagaimana kistologi mesti memandang Kristus konstitutif dalam iman kita. Bagi komunitas kristiani, Yesus merupakan norma negatif, artinya: tak mungkin orang kistiani mengimani yang bertentangan dengan Yesus; dan secara positif: Yesus berfungsi heuristik, yakni membuka imajinasi kristiani dan membimbing orang beriman, dalam relasi dengan orang beriman lain, menuju kebenaran yang makin penuh, kebenaran yang lebih jauh dalam komunitas yang menempuh perjalanan sejarah.lntegritas kristiani ditentukan oleh lnjil Yesus Kristus; namun, tradisi dan kebenaran lnjil Yesus Kristus itu terbuka dan berhubungan dengan tradisi dan dengan kebenaran dalam agama-agama lain. Bagaimana kita hidup dan berbicara sebagai orang kristiani, integer dan terbuka, di antara saudara-saudara kita yang muslim?
Di Antara Identitas dan Kebersamaan: Masalah Misi dan Universalisme di Dalam Trito Yesaya Emanuel Gerrit Singgih
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 06, TAHUN 1992
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----
Dari Kandungan Doktrinal Ke Kandungan Literer: Makna Keluaran 3:14 Emanuel Gerrit Singgih
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 10, TAHUN 1997
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

---
Etika Kitab Suci dan Hak Asasi Manusia. Tinjauan Hermeneutik Emanuel Gerrit Singgih
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 11, TAHUN 1998
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

---
ETIKA BIOTEKNOLOGI MODERN Carolus Borromeus Kusmaryanto
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 25, NOMOR 02, OKTOBER 2016
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Our modern life cannot be separated from biotechnology because biotechnology affects all of our lives and has altered everything we encounter in life. What we eat everyday and most of the medicines to cure our illness are the products of biotechnology. The rapid development of biotechnology in modern era creates various ethical problems. When it is applied to human beings, it creates the hardest ethical problem that cannot be resolved easily, while most of non human being biotechnology creates ethical problem which can be resolved if rigorously applied. Both of them need prudence and clear ethical guidance and principles which is provided by this article.
Bagaimana Alkitab Itu Suatu Kesatuan Martin Harun
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 04, TAHUN 1990
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

----
Kebebasan Beragama atau Dialog Antaragama. 50 Tahun Hak Asasi Manusia M. Amin Abdullah
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 11, TAHUN 1998
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

---
Ramalan (ke)Nabi(an) Terbayangkan untuk Indonesia Masa Kini Budi Susanto
Jurnal Orientasi Baru VOLUME 22, NOMOR 01, APRIL 2013
Publisher : Jurnal Orientasi Baru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prophecy used to be understood as something of the future or of the past, whether it is about something good or not good. On the other hand, prophecy is often explained as a coming event or a prediction of something that might happen. That explanation could be considered as of mystical aspect of a prophecy, or something about a future of tomorrow. In our modern or postmodern era, our question is what could be the role of mass-media in relation to that prophecy and the prophet of today? Indeed, todays prophet could make use of mass-media, printed or virtually printed, to publish or distribute his or her message. Presumably, this kind of prophecy would generate similar social-religious movement and action that eventually would have impact on the social-political and cultural life of a society and nation.