cover
Contact Name
Sony Christian Sudarsono
Contact Email
sintesis@usd.ac.id
Phone
+6285642606679
Journal Mail Official
sintesis@usd.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Unversitas Sanata Dharma Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Sintesis
ISSN : 1693749X     EISSN : 27229408     DOI : 10.24071/sin
SINTESIS adalah jurnal ilmiah bahasa, sastra, dan kebudayaan Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Sintesis terbit pertama kali bulan Oktober 2003 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober. Sintesis is a scientific journal of Indonesian language, literature, and culture published by the Indonesian Letters Study Program, Faculty of Letters, Sanata Dharma University, Yogyakarta. Sintesis was first published in October 2003 with a frequency of publishing twice a year in March and October.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2020)" : 6 Documents clear
PRAKTIK HEGEMONI DALAM NOVEL MIDAH, SIMANIS BERGIGI EMAS KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Martha Lusiana
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2855

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan praktik hegemoni di dalam novel Midah, Simanis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Penelitian ini menggunakan novel tersebut sebagai objek material dan pendekatan hegemoni Gramscian sebagai objek formal. Di dalam penelitian ini, ditemukan sedikitnya dua bentuk praktik hegemoni. Pertama, praktik hegemoni ditemukan dalam relasi antara masyarakat elite dan kelas bawah. Kedua, praktik hegemoni ditemukan dalam relasi keluarga.
LEKSIKON BIOTIK DI PANGGUNG MUSIK: PERSPEKTIF EKOLINGUISTIK F.X. Sinungharjo
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2675

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan leksikon biotik di panggung musik dari perspektif ekolinguistik. Leksikon tersebut dilihat dari bentuk secara kebahasaan, dianalisis referennya, dan dilihat penggunaannya dalam panggung musik Indonesia. Penelitian ini melalui tiga tahap. Pertama disaring data-data melaluis studi pustaka dan dikenai teknik rekam catat dan disusun dalam daftar alfabetis dan dicari pula informasi yang menyertai seperti genre dan asal pelaku musik tersebut. Lalu data-data tersebut diolah menggunakan metode padan, baik padantranslasional, ortografis dan padan referensial (Sudaryanto, 2015). Hal tersebut untuk melihat kesamaan, perbedaan, dan kesamaan hal pokok. Metode padan tersebut dilakukan dengan beberapa teknik-teknik metode padan (Kesuma, 2007; Sudaryanto, 2015). Pertama, teknik pilah unsur penentu. Daya pilah yang digunakan dalam teknik ini adalah daya pilah translasional untuk unsur kebahasaan asing, referensial untuk unsur acuan yang digunakan, lalu ortografis untuk melihat cara bahasawan menata ejaan NP. Kedua, teknik hubung banting untuk mencari kesamaan, perbedaan, dan kesamaan hal pokok dari data NP yang ditemukan. Setalah itu hasil analisis disajikan dalam informal dan formal. Dari pengamatan ini ditemukan bahwa NP didominasi oleh leksikon Indonesia dan sebagian kecil leksikon bahasa asing, NP mengalami proses naturalistik baik dari segi penulisan dan segi proses morfologis. Referensi leksikon biotik meliputi hewan dan tumbuhan beserta hal metaforis dan historis yang menyertainya. Ada hubungan genre musik dan pengombinasian leksem biotik, yaitu leksem biotik lebih dominan pada musik dangdut. Lalu pemakaian unsur biotik sebagai unsur pusat ditemukan pada genre musik yang popoular dan rock. Adapun pemakaian unsur biotik sebagai atribut terlihat pada musik reggae, punk, alternative, dan hardcore.
STIGMA JANDA DALAM JUDUL BERITA MEDIA DARING DI MASA PANDEMI COVID-19 Sunarsih Sunarsih
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2827

Abstract

Objek penelitian ini adalah judul-judul berita dalam media daring di Indonesia yang memuat kata janda dalam periode pemberitaan di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan stigma janda yang dikonstruksi oleh judul-judul berita tersebut. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah analisis wacama kritis feminisme model Sara Mills. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat Enam stigma yang dikonstruksi oleh berbagai judul berita media online yang memuat kata janda. Enam stigma tersebut adalah (1) Aktor perbuatan asusila; (2) Butuh lelaki; (3) Signifikan secara statistic; (4) Aktor yang disantuni; (5) Aktor yang berdaya; dan (6) Istri tokoh.
NILAI-NILAI BUDAYA JAWA DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA Lucyana Indriastuti; Sri Mulyati; Syamsul Anwar
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2781

Abstract

Penelitian ini termasuk dalam penelitian kepustakaan (library reasearch), sedangkan dilihat dari sifatnya penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini terdiri dari dua jenis, yaitu sumber data primer berupa novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer dan sumber data sekunder berupa buku, jurnal, majalah dan berbagai sumber yang mendukung proses penelitian. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode studi pustaka sebagai alat pengumpulan datanya. Strategi analisisnya menggunakan metode analisis isi (content analysis) model Miles dan Huberman. Setelah itu, hasil penelitian ini disajikan secara deskriptif-analitis yaitu suatu usaha untuk menyusun, mengolah dan menginterpretasikan data.
KETIDAKSANTUNAN UJARAN KEBENCIAN DALAM AKUN GOSIP DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN KARAKTER DI SMA Indri Nurul Hidayah; Burhan Eko Purwanto; Syamsul Anwar
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk ketidaksantunan ujaran kebencian dalam media sosial instagram yang dibagi menjadi 2 yaitu Ketidaksantunan Positif dan Ketidaksantunan Negatif, serta implikasinya terhadap pendidikan karakter di SMA. Dalam media sosial terutama di instagram banyak menemukan ketidaksantunan dalam berkomentar hal ini dapat mempengaruhi pembaca terutama pada remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu dengan tipe deskriptif yang artinya menggambarkan permasalahan yang ada di dalam media sosial instagram berupa kata-kata dan kalimat yang biasa digunakan oleh pengguna instagram. Sumber data berasal dari akun gosip instagram berupa status dan kolom komentar yang wujud datanya adalah ketidaksantunan ujaran kebencian dalam berkomentar di instagram. Identifikasi data dalam penelitian ini berupa bentuk strategi ketidaksantunan ujaran kebencian yang akan dibagi menjadi 2 yaitu ketidaksantunan positif dan ketidaksantunan negatif. Teknik pengumpulan data hasilnya berupa screenshoot dari akun gosip instagram dengan menggunakan metode simak dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis yaitu metode yang alat penentunya lawan atau mitra tutur.
TRADISI LARANGAN ADAT PADA CERITA RAKYAT DESA GOLAN DAN MIRAH: TINJAUAN ANTROPOLINGUISTIK Muhamad Agus Prasetyo; Awik Tamara; Syahrul Hindarto; Millatuz Zakiyah
Sintesis Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v14i2.2832

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk, makna, dan fungsi tradisi lisan larangan adat pada cerita rakyat Desa Golan dan Mirah di Kabupaten Ponorogo. Bentuk, makna dan fungsi dalam tradisi lisan merupakan tiga komponen penting yang saling berkaitan. Dengan mendeskripsikan tiga kompenen tersebut sebuah tradisi lisan akan dapat diterjemahkan dengan jelas dan lengkap. Tradisi lisan larangan adat di Desa Golan dan Mirah ini dibungkus dengan sebuah cerita rakyat yang disampaikan masyarakat di kedua desa dari mulut ke mulut secara turun temurun. Hal ini yang menyebabkan eksistensi tradisi lisan larangan adat tersebut sangat diyakini dan patuhi oleh masyaraat di kedua desa hingga saat ini. Kajian dalam penelitian ini menggunakan teori antropolinguistik yaitu kajian bidang ilmu interdisipliner yang menghubungkan linguistik (bahasa) dengan antropologi (manusia dan budaya). Menurut kajian antropolingusitik, sebuah bahasa akan dapat mencerminkan manusia dan budayanya. Data dalam penelitian ini yaitu tradisi lisan larang adat pada cerita rakyat Desa Golan dan Mirah. Metode dalam penelitian ini yaitu desktiptif kualitatif dengan teknik pencarian narasumber, snowball sampling. Sedangkan tahapan penelitian antara lain sebagai berikut: (1) pengumpulan data, meliputi wawancara, sadap, dan catat; (2) reduksi data; (3) display data; (4) penafsiran data; (5) verifikasi dan kesimpulan.ABSTRACTThis study aims to reveal the form, meaning, and function of the oral tradition of traditional prohibitions in the folklore of Golan and Mirah Villages in Ponorogo Regency. Form, meaning and function in the oral tradition are three important interrelated components. By describing these three components an oral tradition can be translated clearly and completely. The oral tradition of the customary prohibition in Golan and Mirah Villages is wrapped in a folk tale that is conveyed by the people in the two villages from mouth to mouth from generation to generation. This is why the existence of the oral tradition of traditional prohibition is strongly believed and obeyed by the people in the two villages to this day. The study in this research uses anthropolinguistic theory, which is an interdisciplinary study that connects linguistics (language) with anthropology (humans and culture). According to anthropolinguistic studies, a language will be able to reflect humans and their culture. The data in this study are the oral tradition of the forbidden custom in the folklore of Golan and Mirah Villages. The method in this research is descriptive qualitative with resource search techniques, snowball sampling. While the research stages are as follows: (1) data collection, including interviews, tapping, and taking notes; (2) data reduction; (3) data display; (4) data interpretation; (5) verification and conclusion.

Page 1 of 1 | Total Record : 6