cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam
ISSN : 20881886     EISSN : 25800663     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 2 (2021)" : 14 Documents clear
ILMU PENGETAHUAN DALAM PERSPEKTIF HADIS NABI Su'eb
AL - IBRAH Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v6i2.177

Abstract

Dalam kehidupan dunia, ilmu pengetahuan mempunyai peran yang sangat penting. Perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan memberikan kemudahan bagi kehidupan, baik dalam kehidupan individu maupun kehidupan bermasyarakat. Di samping ayat–ayat Qur’an yang memposisikan Ilmu dan orang berilmu, al-Qur’an juga mendorong umat Islam untuk berdo’a agar ditambahi ilmu. Dalam hubungan inilah konsep membaca, sebagai salah satu wahana menambah ilmu, menjadi sangat penting dan Islam telah sejak awal menekankan pentingnya membaca. Mencari dan menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi seorang muslim baik laki-laki maupun perempuan. Rasululullah SAW menjadikan kegiatan menuntut ilmu dan pengetahuan yang dibutuhkan oleh kaum Muslimin untuk menegakkan urusan-urusan agamanya, sebagai kewajiban yang Fardlu ‘Ain bagi setiap Muslim. Ilmu yang Fardlu Ain yaitu ilmu yang setiap orang yang sudah berumur aqil baligh wajib mengamalkannya yang mencakup ilmu aqidah, mengerjakan perintah Allah, dan meninggalkan laranganNya.
INTEGRASI ANTARA KEILMUAN DAN AGAMA SERTA IMPLIKASINYA TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM Muhaimin; Afandi, Idris
AL - IBRAH Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v6i2.178

Abstract

Korelasi ilmu dan agama, baik secara ontologi, epistemologi maupun aksiologi selalu memunculkan persoalan yang menjadikan diskusi sengit bermula dari temuan Copernicus dan berlanjut sampai pada masa Galileo Galilei tentangheliosentris alam semesta yang berbeda pandangan dengan gereja yang menyatakan geosentris alam semesta. Pandangan Ibn Arabi terkait dengan esensi alam semesta dapat dijadikan rujukan sebagai basis konsep integrasi ilmu, utamanya yang berkaitan dengan obyek-obyek ilmu, sumber dan klasifikasi ilmu, serta metode ilmiah, dan lain-lainnya, tentunya dengan menggunakan metode yang berbeda-beda sesuai dengan tabiat obyek-obyeknya, yaitu metode Tajribi (”eksperimental”), atau metode Burhani (”demonstratif”) maupun metode Irfani (”intuitif / gnostik”). Implikasi integrasi tersebut setidaknya dapat mencakup tiga hal: Pertama; kurikulum, kurikulum ini bisa jadi dalam bentuk penyusunan silabus yang mencakup dua isu fundamental, yaitu “epistemologi”, dan “etika”. Kedua; implikasi pada proses belajar-mengajar, dimana proses ini mempunyai peranan yang sangat penting pada ranah imajinasi kreatif sebagai metode alternatif selain metode “deduktif” dan “induktif”, karena dalam perumusan teori, imajinasi kreatif melampaui proses penalaran yang sangat logic. Ketiga; implikasi yang berhubungan dengan aspek pendidikan social- keagamaan, dengan paradigma integratif, peserta didik akan dapat diajak untuk berfikir secara holistik dan tidak parcial dalam menghayati kemajemukan keyakinan dan keberagamaan. Abstract The correlation of science and religion, both ontologically, epistemologically and axiologically, always raises issues that make heated discussions begin with Copernicus' findings and continue until the time of Galileo Galilei about the heliocentric universe which differs from the church's view that states the universe is geocentric. Ibn Arabi's view related to the essence of the universe can be used as a reference as a basis for the concept of integration of science, especially with regard to objects of science, sources and classification of science, as well as scientific methods, and others, of course by using different methods according to the nature of the objects, namely the Tajribi method ("experimental"), or the Burhani method ("demonstrative") and the Irfani method ("intuitive / gnostic"). The implications of such integration can include at least three things: First; curriculum, this curriculum can be in the form of syllabus preparation which includes two fundamental issues, namely "epistemology", and "ethics". Second; implications for the teaching and learning process, where this process has a very important role in the realm of creative imagination as an alternative method to the "deductive" and "inductive" methods, because in the formulation of theory, creative imagination goes beyond a very logical reasoning process. Third; implications related to aspects of socio-religious education, with an integrative paradigm, students will be invited to think holistically and not partially in living the plurality of beliefs and diversity.
METODE PENANAMAN KARAKTER RELIGIUS Ainurrofiq, Mahbub
AL - IBRAH Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v6i2.179

Abstract

Lingkup penelitian ini adalah SMP Al Hamidiyah Blega yang merupakan salah satu lembaga pendidikan yang berada di daerah pedalaman atau pedesaan. Akan tetapi, sekolah tersebut sangat mengutamakan anak didiknya hidup sesuai dengan ajaran agama Islam. Dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan keislaman seperti shalat dhuha, membaca Al-Qur’an, menghafal juz 30, shalat dzuhur berjamaah, berdoa dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja metode penanaman karakter religius yang dilakukan Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Al Hamidiyah Blega, dan untuk mengetahui Hasil penanaman karakter di SMP Al hamidiyah Blega. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan, dengan menggunakan pendeketan deskriptif, dalam mengumpulkan data yang ada di lapangan peneliti menggunakan metode Observasi, Wawancara, Dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data menggunakan analisis Deduktif, serta menggunakan empat pengecekan keabsahan data yaitu transferability, confirmability, credibility dan dependability. Hasil penelitian yang dilakukan peneliti adalah metode yang dilakukan Guru Pendidikan Agama Islam di SMP Al Hamidiyah Blega, yaitu keteladanan, penanaman kedisiplinan, pembiasaan, menciptakan suasana kondusif, integrasi dan internalisasi, sentuhan hati, dan repetisi (pengulangan). Hasil dari penanaman karakter religius di SMP Al Hamidiyah Blega yaitu setelah dilakukan nya metode penanaman karakter religius oleh Guru Pendidikan Agama Islam dan guru PAIdapat dilihat bahwa siswa sudah cukup baik memiliki karakter religius walaupun belum mencapai hasil yang maksimal. sikap yang sudah dimiliki siswa yaitu beriman dan bertakwa kepada Allah dan rosul-Nya berikut seluruh ajaran-Nya, selalu bersyukur, sopan dan santun, disiplin, cinta tanah air, tanggung jawab, empati dan rela berkorban, jujur, tolong menolong, dan ikhlas.
PEMBINAAN POTENSI SISWA MELALUI KEGIATAN MUHADHOROH DI MADRASAH DINIYAH NURUD DHOLAM AMPARA’AN KOKOP BANGKALAN Muksin; Munajib
AL - IBRAH Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/alibrah.v6i2.180

Abstract

Sekolah merupakan lembaga pendidikan yang menampung peserta didik untuk di bina agar peserta didik memiliki kemampuan, kecerdasan dan keterampilan. Dalam proses pendidikan diperlukan pembinaan yang terarah agar peserta didik dapat mencapai prestasi belajar yang maksimal sehingga tujuan pendidik dapat tercapai. Setiap peserta didik memiliki potensi atau bakat yang harus dibina dan di kembangkan.Upaya sekolah ataupun lembaga dalam mengembangkan potensi atau bakat peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler.Sebagai mana yang telah di laksanakan di madrasah Nurud Dholam kepala madrasah dan juga dewan guru dalam membina potensi atau bakat santri melalui kegiatan muhadhoroh. Berdasarkan dari latar belakang di atas maka rumusan masalah sebagai berikut, bagaimana pembinaan potensi siswa melalui kegiatan muhadhoroh di Madrasah Diniyah Nurud Dholam, bagaimana bentuk-bentuk kegiatan dalam muhadhoroh yang dapat mengembangkan potensi siswa di Madrasah Diniyah Nurud Dholam. Penelitian ini di lakukan di lembaga Madrasah Diniyah Nurud Dholam Ampara’an Kokop Bangkalan.Janis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif.Dan mengumpulan datanya di lakukan dengan metode Observasi, interview/wawancara dan dokomentasi. Kemudian data di analisis meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pembinaan potensi dan bakat santri di madrasah Nurud Dholam meliputi kegiatan ekstrakurikuler seperti: Muhadhoroh, Isro’ Mikraj dan peringatan Tahun Baru Islam (Hijriyah). Dalam kegiatan ektrakurikuler muhadhoroh santri diberi tugas serangkaian acara yang dilaksanakan di muhadhoroh seperti: MC, Qiro’at, Sambutan, Asroful Anam, dan acara inti yang isi dengan Tahlil bersama. Kendala dalam kegiatan muhadhoroh adalah: cuaca hujan, tempat yang kurang strategis dan mati lampu.

Page 2 of 2 | Total Record : 14