Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 1 (2016): July"
:
12 Documents
clear
Permainan Flash Card dalam Menyusun Kalimat Sederhana Bahasa Inggris bagi Siswa Tunarungu
Futtihatir Rohmah;
Shodiq Shodiq
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.811 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p30-33
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan pengaruh permainan Flashcard terhadap hasil belajar menyusun kalimat sederhana Bahasa Inggris pada siswa tunarungu. Penelitianini menggunkan rancangan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, menggunakan desainQuasi Experiment atau pretest-posttest (One Group-Pretest-Posttest Design.) Teknik pengumpulan datamenggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan hasil tabel Thitung= 0. Sedangkan harga Ttabel pada tabel dengantaraf signifikan 5% sebesar= 2,571. Dari kriteria pengujian yang telah ditetapkan, maka Ho ditolak karenaThitung < Ttabel. Kesimpulan dari hasil di atas adalah terdapat pengaruh media kartu flash card terhadap hasilbelajar menyusun kalimat sederhana Bahasa Inggris bagi siswa tunarungu.This research is conducted in order to describe the influence of Flash card game for childrenwith hearing impairment students’ learning outcomes in constructing simple English sentences. Thisstudy uses the quantitative research design with an experimental method, using Quasi-Experiment (OneGroup-pretest-posttest design) models. The data collection technique uses the Wilcoxon test. Based onthe findings of the tables are Timeframe The Absolute price taken ( the smallest ) is t = 0. While the pricetable T tabel on with 5 % significance level of = 2,571 . From Criteria Testing has determined , then Hois rejected because T hitung < T tabel . Conclusions From the findings in the differences , which meansthe influences of the media flash card learning Against findings construct simple phrases of English forStudents with hearing impairment.
Peningkatan Kemampuan Bercerita pada Peserta Didik Tunarungu di SMPLB
Inggrid Tunggal Swargani;
Sudarsini Sudarsini
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.793 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p10-15
Tunarungu adalah peserta didik yang mengalami hambatan dalam pendengaran sehinggamengakibatkan kurangnya kemampuan berbicara, khususnya menceritakan kembali. Tujuan penelitianyaitu mendeskripsikan proses pembelajaran metode sosiodrama pada pengajaran menceritakan kembalidan pengaruh metode sosiodrama terhadap peningkatan kemampuan menceritakan kembali pada pesertadidik tunarungu kelas IX di SMPLB B YPTB Malang. Metode yang digunakan yaitu eksperimen denganbentuk Single Subject Research (SSR) desain A-B-A. Hasil penelitian yaitu berpengaruhnya metodesosiodrama terhadap kemampuan menceritakan kembali berdasarkan data overlap 0%. Kesimpulannyakemampuan menceritakan kembali meningkat pada fase intervensi serta metode sosiodrama berpengaruhterhadap kemampuan menceritakan kembali.Hearing impairment students who have inability to hear resulting in a lack of ability tospeaking, especially retelling. The objectives of this research were to describe the learning processsosiodrama method of the retelling and the effect of the sosiodrama method towards the hearingimpairment students’ retelling ability in the ninth grade of SMPLB B YPTB Malang. This research wasan experimental study using A-B-A Single Subject Research (SSR) design. The results of the research areimplemented sosiodrama method the retelling ability based on data overlap 0%. The conclusion retellingability increased in the intervention phase and sosiodrama method effect towards the ability of retelling.
Efek Media Komik terhadap Perilaku Disiplin pada Anak Tunagrahita
Dewi Yuliani;
Dimas Arif Dewantoro
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.139 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p34-38
Pendidikan sangatlah penting untuk diberikan kepada anak khususnya pendidikan karakter.Kesimpulan dari observasi yang telah dilakukan, ternyata masih banyak anak yang kurang disiplin saatberada di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah pengaruh media komik terhadapperilaku disiplin pada anak tunagrahita kelas X. Rancangan penelitian menggunakan quasy experimentdengan bentuk time series design. Hasil obsevasi perilaku disiplin sebelum diberikan perlakuan yaitu51,75, setelah diberikan perlakuan sebesar 79,85. Hasil analisis menyimpulkan bahwa Ho ditolak dan Haditerima. Artinya, ada pengaruh media komik terhadap perilaku disiplin pada anak tunagrahita kelas X diSMALB Pembina Tingkat Nasional Malang.Education is important to the child, especially a character education. The conclusion duringobservations, there are many children who lack discipline in school. The purpose of this study is toknow effect of the comics media towards discipline behavior of Childrens with Intellectual Disabilitiesin the class X. The research design using quasy experiment with the form of time series design. Resultsdisciplined behavior before being gived treatment is 51.75, after being gived treatment is 79.85. Theresults of the analysis concluded that Ho is rejected and Ha accepted. The conclusion is It can be effectof the Comic Media towards Discipline Behavior of Childrens with intellectual disabilities in the class Xof SMALB Pembina Tingkat National Bagian C Malang.
Spelling Puzzle dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Siswa Tunagrahita
Zulfa Lailatuz;
Ahmad Samawi
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.527 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p16-20
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca kata siswa tunagrahitasebelum diberikan intervensi, dan saat diberikan interensi berupa permainan spelling puzzle, sertamendiskripsikan ada tidaknya pengaruh permainan spelling puzzle terhadap kemampuan membacakata pada siswa tunagrahita. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodeeksperimen dengan menggunakan Single Subject Reseach (SSR) dengan model desain A-B-A. Hasilpenelitian menunjukan perolehan mean level yang meningkat, dan persentasi overlap 0%, yang artinyaada pengaruh permainan spelling puzzle sebagai bentuk intervensi terhadap peningkatan kemampuanmembaca kata sebagai target behavior. Kesimpulan secara keseluruhan menunjukan bahwa permainanspelling puzzle dapat meningkatkan kemampuan membaca kata siswa tunagrahita kelas 1.This study was aimed to describe the effect of spelling puzzle to word reading ability ofstudent with Intellectual Disabilities. The research method used is experimental method using SingleSubject Research (SSR) with A-B-A design. The research results show that the overlap percentage is 0%,it’s mean there is influence of spelling puzzle as an intervention to increase student’s word reading asa target of behavior.It is recommended of this study that the teachers can use media in learning processbased on the characteristics and the students’ needs.
Modul Seni Tari untuk Mengoptimalkan Pendidikan Karakter pada Anak Tunarungu
Arie Michael Roosmaya;
Endro Wahyuno
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (258.655 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p39-42
Siswa tunarungu yang mengalami kesulitan menerima dan gangguan dalam persepsi bunyi danirama sehingga memiliki efek yang kompleks pada gangguan perilaku. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengembangkan modul pembelajaran instruksional untuk mengajar tari dan untuk menentukanefektivitas dari seni materi pengajaran di SDLB Putra Jaya Malang. Penelitian ini menggunakan metodeR & D yang terinspirasi dari model Sugiyono. Penelitian ini menunjukkan bahwa modul seni tari efektifdengan nilai 75% dan dengan kategori valid. Kesimpulan dari penelitian ini adalah modul seni tari dapatdigunakan dalam pembelajaran siswa tunarungu.Students with hearing impairment have difficulty in receiving information and the perceptionof sound and rhythm so that it has a complex effect such adaptive behavioral. The purposes of this studywas to develop instructional learning module for teaching dance, and to determine the effectiveness of theteaching material art of dance in SDLB Putra Jaya Malang. This research uses R & D which is inspiredby Sugiyono models. The research showed that the module with score 75% was valid. The conclusion ofthis research is the dance module can be used social learning at hearing impairment students.
Metode Syllabic untuk Meningkatkan Keterampilan Membaca Permulaan Anak Autis
Qumalasari Rani Ayu;
Sudarsini Sudarsini
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.486 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p21-25
Penelitian ini dilakukan karena keterampilan membaca permulaan siswa masih terbilangrendah. Penggunaan metode syllabic ini cukup sederhana dan mudah. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh penggunaan metode syllabic terhadap keterampilan membaca permulaan padasiswa autis kelas 1. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen jenis SSR dengan desain A-B-A.Hasil penelitian adalah pada baseline 1 mengalami peningkatan 31,7 – 35%, pada kondisi intervensimengalami peningkatan 58,9% - 67,8% dan pada kondisi baseline 2, subjek berada pada 57,2% - 61,1%.Kesimpulannya terdapat peningkatan mean level saat kondisi baseline 1 dengan kondisi baseline 2.Sarannya dapat dikembangkan lebih lanjut oleh peneliti selanjutnya tentang metode syllabic.The study is done because of reading skill the beginning of the students is relatively low. Theuse of this method syllabic quite simple and easy. The purpose of this research is to know the influenceof the use of a method of syllabic against of reading skill the beginning on the kids autistic grade 1 . Thisresearch uses experiment methods kind of SSR with the design A-B-A. The result of this research is atbaseline 1 increased 31.7 to 35 % , on condition the intervention has been an increase in 58,9 % to 67.8% and baseline in the condition of A2 , the subject is at 57,2 % to 61,1 %. The conclusion there is anincrease of the mean level when baseline 1 to baseline 2. Advice on this research is be developed furtherby researchers next of methods of syllabic.
Permainan Scramble dalam Menyusun Kalimat pada Siswa Tunagrahita
Wahyu Andriani;
Rizqi Fajar Pradipta
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (318.25 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p43-46
Anak tunagrahita memiliki keterbatasan dalam penguasaan kalimat terutama pengolahanperbendaharaan kata yang kurang berfungsi, karena itu mereka mengalami kesulitan dalam menyusunkalimat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengaruh permainan scramble terhadap kemampuanmenyusun kalimat pada siswa tunagrahita. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimental denganrancangan time series design. Penelitian ini menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan menyusunkalimat pada siswa tunagrahita sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dengan permainan scramble.Hal ini ditunjukkan dari hasil t hitung < t tabel pada taraf signifikan 0,05 yaitu 0 < 1. Kesimpulan daripenelitian ini adalah permainan scramble berpengaruh tterhadap kemampuan menyusun kalimat padasiswa tunagrahita.Children with intellectual disability have limitations in language acquisition mainly inprosessing vocabulary that is less functioning as it is expected, that is why they fell difficulty in preparingsentence. The purpose of this study was to describe the effects of the scramble games toward capabilityof sentence composition for students with intellectual disability. The method used is a quasi-experimentaldesign with time series design. This study shows there is a difference capability of sentence compositionfor students with intelllectual disability before and after treatment with scramble game. It is shown fromthe results of t arithmetic < t table at significant level of 0.05 is 0 <1. The conclusion of this study is thescramble game affect toward capability of sentence composition for students with intellectual disability.
Pengaruh Senam Ritmik Tanpa Alat untuk Kelincahan Anak Cerebral Palsy
Martha Novita Yatna;
Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.428 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p1-4
Anak cerebral palsy memiliki hambatan motorik dan kecerdasan diakibatkan oleh kerusakan otak. Memodifikasi pembelajaran yang berkaitan bidang keolahragaan dapat membantu memperbaiki kondisi motoriknya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengaruh senam ritmik tanpa alat terhadap kelincahan anak cerebral palsy. Penelitan ini menggunakan metode Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B-A. Tingkat kelincahan subjek diukur menggunakan tes kelincahan shuttle run. Hasil analisis data didapatkan: (1) level rata-rata sebelum intervensi 117 detik, (2) level rata-rata saat intervensi 95 detik, (3) level rata-rata setelah intervensi 88 detik. Kesimpulan penelitian ini adalah ada pengaruh senam ritmik tanpa alat terhadap kelincahan anak cerebral palsy. Saran bagi guru pendidikan jasmani adaptif agar mengaplikasikan senam ritmik tanpa alat pada anak cerebral palsy.Child with cerebral palsy who inactive because of constraints on some members of the movement. Modification learn can help them. The purpose of this study was to describe the effect of rhythmic gymnastics without equipment to practice agility for cerebral palsy grade 2 in SDLB. This study uses Single Subject Research (SSR) with the A-B-A design. Measurement of the target behavior using duration with shuttle run agility test. The results of the data analysis in this study were: (1) the average level of agility subject before intervention was 117 seconds, (2) the average level of agility subject when the intervention increased to 95 seconds, (3) the average level of agility subject after the intervention was stopped at 88 seconds. The conclusion of this study is available the effect of rhythmic gymnastics without equipment to practice agility for cerebral palsy grade 2 elementary school in SLB Pembina National Lawang district Malang. Suggestions for adaptive physical education teachers to apply the rhythmic gymnastics without equipment to practice agility for child with cerebral palsy
Metode Demonstrasi Mencuci Tangan Anak Tunagrahita Ringan
Puji Rahayu;
Umi Safiul Ummah
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (315.387 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p26-29
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan pengaruh metode demonstrasiterhadap kemampuan mencuci tangan anak tunagrahita ringan kelas VII SMPLB. Rancangan penelitianmenggunakan quasi eksperimen dengan desain penelitian time series. Nilai pre-test kemampuan mencucitangan sebelum menggunakan metode demonstrasi adalah 44,9 yaitu rata-rata kelas. Sedangkan nilaipost-test setelah menggunakan metode demonstrasi yakni 82,4 yaitu nilai rata-rata kelas. Analisis datamenggunakan uji Wilcoxon yang dihitung secara manual sehingga menghasilkan kesimpulan harga To = 0< T = 1, maka Ho ditolak. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah metode demonstrasiberpengaruh terhadap kemampuan mencuci tangan anak tunagrahita ringan.This research was conducted with aimed at describing the effect of the method demonstrationtowards the ability of hand washing for childerns with light intellectual disabilities in VII class ofSMPLB. This research was a quasi-experimental with time series design. The pre -test upon ability ofhand washing before using the method demonstration is 44.9 which is the average class. While the valueof post-test after using the method of demonstration that 82.4 is the average value of the class. Dataanalysis using the Wilcoxon test were calculated manually resulting inferences To = 0 < T = 1 , then Hois rejected. The conclusion of this study is the demonstration method effect on the ability hand washingfor childerns with intellectual disabilities.
Kemampuan Menyusun Kalimat pada Siswa Tunarungu melalui Kartu Gambar
Lina Kumalasari;
Sinta Yuni Susilawati
Jurnal ORTOPEDAGOGIA Vol 2, No 1 (2016): July
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.663 KB)
|
DOI: 10.17977/um031v2i12016p47-50
Siswa tunarungu memiliki keterbatasan dalam menginterpretasi kalimat karena kemampuannyahanya bersandar pada pengalaman bahasanya yang terbatas, sehingga terjadi kesalahpahaman makna danarti bagi orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar sebelum dansesudah menggunakan kartu gambar dan kata untuk menyusun kalimat. Penelitian ini menggunakanrancangan penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pre-tes post test design. Dimana sebuaheksperimen yang dilaksanakan pada satu kelompok tanpa menggunakan kelompok kontrol ataupembanding. Dari perhitungan tersebut dapat dinyatakan adanya pengaruh penggunaan kartu gambardan kata sebagai bentuk intervensi terhadap kemampuan menyusun kalimat perintah.Students with hearing impairment have limitations in interpreting the sentence because hisability to interpret the phrase only rely on their limited language experience, When they speak, thespoken sentence is unstructured or upside down so that other people. The purpose of this study were:to determine differences in learning outcomes before and after picture card and word usage of sentencecomposition. This study was a pre-experimental research design with the design of one group pre-testpost-test design. the experiment conducted on a group was without using a control or comparison group.From these calculations could be expressed that there was the influence card use picture and word as aform of intervention in the ability to make sentences command as the target behavior.