cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Nonformal
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2019): September 2019" : 5 Documents clear
Proses Pembelajaran Masyarakat Pada Program Konservasi Tanah Baruna Setyoningrum; Sopingi Sopingi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.283 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p108-118

Abstract

Abstract: Common purpose of this research are to explained public learning process on preparation step of land conservation at DesaJetisLor. And the special purpose of this research are (1)to explain about the public learning process of land conservation social activity program at DesaJetis Lor (2) to know explain public learning process on large school activity of land conservation program at DesaJetisLor (3) to explain about public learning process on RKTD arrangement activity of land conservation at JetisLor.Qualitative approach case study type use in this research.Collecting data method by interview technique, observation and documentation.Analysis technique by data reduction, data display and conclusion.The result of this result show that (1) there is an informal learning process on program socialization process, (2) there is an nonformal learning process on SLKT program, (3) there is an informal learning process on RKTD arrangement processAbstrak: Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses pembelajaran masyarakat pada tahap persiapan program konservasi tanah di Desa Jetis Lor. Sedangkan tujuan khusus penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan sosialisasi program konservasi tanah di Jetis Lor (2) untuk menjelaskan  proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan sekolah lapang pada program konservasi tanah di Desa Jetis Lor, (3) untuk menjelaskan proses pembelajaran masyarakat pada kegiatan penyusunan RKTD program konservasi tanah di Jetis Lor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisa yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat proses pembelajaran informal di dalam proses sosialisasi program, (2) terdapat proses pembelajaran nonformal di dalam program Sekolah Lapang Konservasi Terpadu (SLKT), (3) terdapat proses pembelajaran informal didalam proses penyusunan Rencana Konservasi Tanah Desa (RKTD).
Literasi Finansial Keluarga Pekerja Migran Indonesia Ditinjau Dari Pengelolaan Remitan Bayu Adi Laksono
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.067 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p68-75

Abstract

Abstract: The purpose of this study was to examine the financial literacy of migrant worker families in terms of remittance management. This study was conducted in seven hamlets of Payaman Solokuro Village, Lamongan Regency. Using cluster random sampling techniques in determining the research sample and using the Harry King Nomogram in determining the number of samples, as many as 95 persons. Data analysis uses ANOVA (Analysis of Variant) technique. The results showed that 63.2% of migrant workers’ families received remittances of 1-3 million each sending period, and 81.1% received remittances once a month. The literacy rate of migrant workers’ families from the perspective of remittance receipts intensity is in medium level, however migrant workers’ families who receive remittances in period of once in three months tend a high level of literacy. Families of migrant workers who receive remittances of more than three million each sending period are higher in financial literacy than others. The results of data analysis show that the financial literacy of migrant workers’ families do not have a significant difference in terms of the remittance receipts intensity, and the financial literacy of migrant workers’ families in terms of remittance receiptsquantitydo not have a significant difference. The results of this study indicate that migrant workers’ families can increase their financial literacy through financial training and have careful considerationsin making economic decisionsAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mengkaji literasi finansial keluarga pekerja migran ditinjau dari pengelolaan remitan, baik dari intensitas maupun kuantitas. Penelitian ini dilakukan di tujuh dusun dari Desa Payaman Solokuro Kabupaten Lamongan. Menggunakan teknis cluster random sampling dalam menetukan sampel penelitian serta menggunakan Nomogram Harry King dalam menentukan besaran sampelnya, yakni sebanyak 95 orang. Analisis data menggunakan teknik ANOVA (Analysis of Varian). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 63,2% keluarga pekerja migran mendapat remitan sebanyak 1-3 Juta setiap periode pengirimannya, serta 81,1% menerima remitan sebulan sekali. Tingkat literasi keluarga pekerja migran ditinjau dari sudut pandang intensitas penerimaan remitan berada pada tingkat sedang, namun keluarga pekerja migran yang menerima remitan pada periode tiga bulan sekali cenderung memiliki tingkat literasi yang tinggi. Keluarga pekerja migran yang menerima kiriman remitan lebih dari tiga juta setiap periode pengirimannya cenderung memiliki tingkat literasi finansial yang lebih tinggi diantara yang lainnya. Hasil analisis data menunjukkan bahwa literasi finansial keluarga pekerja migran tidak memiliki perbedaaan yang signifikan ditinjau dari intensitas penerimaan uang remitan, serta literasi finansial keluarga pekerja migran ditinjau dari kuantitas penerimaan uang remitan tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keluarga pekerja migran dapat meningkatkan literasi finansialnya melalui pelatihan pengelolaan keuangan serta memiliki pertimbangan yang matang dalam mengambil keputusan ekonomi
Kemandirian Peternak Sapi Perah dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Anjar Susilowati; Imam Hambali; Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.967 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p76-84

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the independence of dairy farmers in community empowerment efforts. This type of research is quantitative with descriptive design. The population of this study was 44 dairy farmers in Pait Village, Kasembon Subdistrict, as well as samples. Data collection techniques used were structured interviews. Data analysis in this research is percentage analysis. The results of this study indicate that as many as 69% of breeders have been able to take the initiative, as many as 44% of breeders are able to overcome the problem, as much as 72% of breeders are able to foster perseverance, as much as 48% of breeders have gained satisfaction, as many as 60% of breeders have self-confidence. Based on these data, it was concluded that the independence of dairy farmers in community empowerment efforts was in the quite independent category. Suggestions for this research are spesific studies areneededon the factors that cause the independence of dairy farmersAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan rancangan deskriptif. Populasi penelitian ini peternak sapi perah di Desa Pait Kecamatan Kasembon sebanyak 44 orang yang sekaligus sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 69% peternak sudah mampu berinisiatif, sebanyak 44% peternak mampu mengatasi masalah, sebanyak 72% peternak mampu menumbuhkan ketekunan, sebanyak  48% peternak sudah  memperoleh rasa puas,  sebanyak 60%  peternak yang mempunyai rasa percaya diri. Berdasarkan data tersebut  diperoleh kesimpulan bahwa kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan berada pada kategori cukup mandiri. Saran untuk penelitian ini adalah diperlukan kajian  secara spesifik tentang faktor-faktor yang menyebabkan kemandirian peternak sapi perah
Self Image Orangtua dalam Memilih Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (Studi kasus pada PAUD Ar Ridho Kota Malang) Cevyana Nafa Izzani; Umi Dayati; M. Ishom Ihsan
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.775 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p85-93

Abstract

Abstract: This study aims to determine the parent's Self Image in the selection of audits. The research design used by the researcher is a case study design. This research was conducted in Tarbiyatul Athfal Ar Ridlo, Malang. The key informants selected by the researcher were 4 people, amely the principal and three student guardian. Data collection technique in this study was interviews, document study and observation. Data were analyzed qualitatively which includes the process of data reduction, data display, and verification. Data validity test is done by triangulation techniques and observation extension. The analysis shows that in the view of TA Ar Ridlo's parents are expensive schools that have good quality that raises socialite, fashionable and classy Self Image of parents Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Self Image orangtua dalam pemilihan lembaga PAUD. Rancangan penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah rancangan penelitian studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Tarbiyatul Athfal Ar Ridlo Kota Malang. Informan kunci penelitian ini sebanyak 4 orang, yaitu kepala sekolah dan tiga walimurid. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, studi dokumen dan observasi. Data dianalisis secara kualitatif yang meliputi proses reduksi data, display data, dan verifikasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi dan perpanjangan pengamatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa menurut pandangan orangtua TA Ar Ridlo merupakan sekolah mahal yang memiliki kualitas baik yang memunculkan Self Image sosialita, fashionable dan berkelas dari orangtua
Pengorganisasian Kelompok Sadar Wisata Melalui Program Desa Wisata di Desa Pujon Kidul Nadiasari Nadiasari; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.921 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p94-107

Abstract

Abstract: The purpose of this study specifically is to describe the stages of organizing  of Tourism Awareness Groups through the Tourism Village Program in Pujon Kidul Malang Regency. This study uses qualitative research methods using a type of case study approach. This research began with data collection using observation techniques, interviews and documentation studies. Then the data obtained is recorded and given a code. Then, in analyzing the data using data reduction, display data and drawing conclusions. After analyzing the data then checking the validity of the data, checking the validity of the data using triangulation technique. The results of this study that there are several stages of organizing Tourism Awareness Groups include: (1) socialization, (2) group formation, (3) program planning, (4) program implementation and (5) evaluation.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan tahapan pengorganisasian  Kelompok Sadar Wisata melalui Program Desa Wisata di Pujon Kidul Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Kemudian data yang diperoleh dicatat dan diberi kode. Kemudian, dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, display, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengecekan keabsahan data, yang digunakan adalah triangulasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa tahapan pengorganisasian Kelompok Sadar Wisata  meliputi: (1) sosialisasi, (2) pembentukan kelompok, (3) perencanaan program, (4) pelaksanaan program dan (5) evaluasi.

Page 1 of 1 | Total Record : 5