cover
Contact Name
Arif Prastiawan
Contact Email
prastarif46@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
prastarif46@gmai.com
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan
ISSN : 25486683     EISSN : 25497774     DOI : -
Core Subject : Education,
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, ISSN 2549-7774 (online), ISSN 2548-6683 (print), is an interdisciplinary publication of original research and writing on education. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan is published by Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang.
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): June 2017" : 14 Documents clear
Profesi Pendidik: Tantangan Dan Harapan Nasrun Nasrun
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.589 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i12017p069

Abstract

Abstract: Today’s educational issues include two things, namely: (1) educational practice is conducted without education science; and (2) the occurrence of several “mistake” of education. The problem is of course influenced by several factors that are very complex, among others, there are five main things that cause two things can happen, namely: (1) educators are not trained in advance to carry out tasks (untrained); (2) not well trained (undertrained); (3) are less concerned about their duties and obligations (uncommitted); (4) lower education facilities (under-facilitated); and (5) educators are underpaid so as to give rise to pragmatic educational attitudes and burden objections. The provision that educators are professionals carries the consequence that educators are required to meet their professional requirements. Education Institution of Education Personnel (LPTK) as an institution producing educators and educational staff very concerned conceptually-praxis as the center of orientation and guidance for the development and enforcement trilogy educator profession, namely: (1) basic educational scholarship; (2) the substance of the educator profession; and (3) the practice of educator profession to be mastered by educator candidates. Along with the development of the dynamics and challenges of education increasingly complex. Policies and regulations that continue to be simulated and implemented are now directed to deal with various dynamics developments and challenges. The efforts of professionalization of educators through various programs are also continuously conducted. The efforts being undertaken and carried out at this time of hope in the future leads to the birth of educator figures in which awaken the professional dignity based on: (1) useful service; (2) a commensurate exercise; and (3) get a healthy recognition from the government and the community.Abstrak: Permasalahan pendidikan dewasa ini mencakup dua hal, yaitu: (1) praktik pendidikan dilakukan tanpa didasari ilmu pendidikan; dan (2) terjadinya beberapa kecelakaan pendidikan. Permasalahan tersebut tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor yang sangat kompleks, antara lain ada lima hal pokok yang menyebabkan dua hal tersebut bisa terjadi, yaitu: (1) pendidik tidak dilatih terlebih dahulu untuk melaksanakan tugas-tugasnya (untrained); (2) tidak terlatih dengan baik (undertrained); (3) kurang peduli atas tugas dan kewajibannya (uncommitted); (4) fasilitas pendidikan rendah (under-facilitated); dan (5) pendidik dibayar rendah (underpaid) sehingga menimbulkan sikap pendidik yang pragmatis dan keberatan beban. Ketetapan bahwa pendidik adalah tenaga profesional membawa konsekuensi bahwa pendidik wajib memenuhi persyaratan profesionalnya. Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai institusi penghasil pendidik dan tenaga kependidikan sangat berkepentingan secara konseptual-praksis sebagai pusat orientasi dan penuntun bagi pengembangan serta ditegakkannya trilogi profesi pendidik, yaitu: (1) dasar keilmuan pendidikan; (2) subtansi profesi pendidik; dan (3) praktik profesi pendidik yang harus dikuasi oleh calon pendidik. Seiring dengan perkembangan zaman dinamika dan tantangan dunia pendidikan semakin kompleks. Kebijakan dan regulasi yang terus digodok dan diimplementasikan saat ini diarahkan untuk menghadapi berbagai perkembangan dinamika dan tantangan yang terjadi. Upaya profesionalisasi pendidik melalui berbagai program juga terus dilakukan. Upaya-upaya yang sedang dilakukan dan dijalankan saat ini harapannya ke depan bermuara kepada lahirnya sosok-sosok pendidik yang di dalam dirinya terbangun kemartabatan profesi yang didasarkan atas: (1) pelayanan yang bermanfaat; (2) pelaksanaan yang bermandat; dan (3) mendapatkan pengakuan yang sehat dari pemerintah dan masyarakat.
Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Belajar Peserta Didik Yuzarion Yuzarion
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.917 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i12017p107

Abstract

Abstract: The results showed that the structural model has a decent (GFI = 0.930, AGFI = 0.908 > 0.90; CFI = 0.990, TLI = 0.988 > 0.95, and RMSEA = 0.029 < 0.08) and obtain the support of empirical data (X2 = 169.029 and p = 0.068 > 0.05). Factors parents attitudes toward children, the attitude of teachers toward students, and self-regulated learning influence on student achievement. Parents’ attitudes toward children, the attitude of teachers towards students direct effect on self-regulated learning and indirect effect on student achievement through self-regulated learning. These findings support the social cognitive theory.Abstrak: Hasil penelitian menujukkan bahwa model struktural layak (GFI = 0,930, AGFI = 0,908 > 0,90; CFI = 0,990, TLI = 0,988 > 0,95; dan RMSEA = 0,029 < 0,08) dan memperoleh dukungan data empiris (X2 = 169,029 dan p = 0,068 > 0,05). Faktor sikap orangtua terhadap anak, sikap guru terhadap peserta didik, dan self-regulated learning berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik. Sikap orangtua terhadap anak, sikap guru terhadap peserta didik, berpengaruh langsung terhadap self-regulated learning dan berpengaruh tidak langsung terhadap prestasi belajar peserta didik melalui self-regulated learning. Temuan ini mendukung teori kognitif sosial.
Penerapan Model Pembelajaran Make a Match dengan Media Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Iis Daniati Fatimah
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.656 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i12017p028

Abstract

Abstract: Implementation of “Make A Match” Learning Model with Picture Cards to Improve Motivation and Learning Outcomes for Student. This study aimed to describe the application of learning models make a match with the picture card media as well as to determine the increase in motivation and learning outcomes third grade students of Public Elementary School Kranjingan 5 Jember (SDN Kranjingan 5 Jember) after application of learning models make a match with the picture card media. This study uses classroom action research. This study using two cycles, each cycle consisting of three meetings. The subjects were students of class III SDN Kranjingan 5 Jember with 30 students.Abstrak: Penerapan Model Pembelajaran Make A Match dengan Media Kartu Bergambar untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran make a match dengan media kartu bergambar serta untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas III SDN Kranjingan 5 Jember setelah penerapan model pembelajaran make a match dengan media kartu bergambar. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dengan menggunakan dua siklus, setiap siklus terdiri dari 3 pertemuan. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SDN Kranjingan 5 Jember yang berjumlah 30 siswa.
Keterlibatan Peserta Pada Proses Pelaksanaan Pelatihan Subkejuruan Mobil Diesel di Unit Pelaksana Teknis Pelatihan Kerja (UPT-PK) Singosari Malang Reskie Wulan Sari; S. Mundzir
Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan Vol 2, No 1 (2017): June 2017
Publisher : Faculty of Education Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.408 KB) | DOI: 10.17977/um027v2i12017p076

Abstract

Abstract: The involvement of learner in the training program of mobil diesel is one of factor that will determine the successful of that program. The objective of this research is to know the forms of participant involvement, quality of participant involvement, and factors that influence participant involvement in the training implementation process. This research uses qualitative approach with research type of case study. Data collection conducted by observation, interview, and documentation method. From the research result, it is known that: (1) forms of participant involvement only limited to the learning process; (2) participant involvement divided into active and passive involvement because not all of participant that active in the training; and (3) factor that influence participant involvement is intrinsic and extrinsic factor.Abstrak: Keterlibatan peserta didik dalam program pelatihan mobil diesel merupakan salah satu faktor yang akan menentukan keberhasilan program tersebut. Tujuan penelitian ini yaitu, mengetahui bentuk-bentuk keterlibatan peserta, kualitas keterlibatan peserta, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan peserta pada proses pelaksanaan pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan jenis penelitian studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian diketahui: (1) bentuk-bentuk keterlibatan peserta hanya terbatas pada proses pembelajaran; (2) keterlibatan peserta dibedakan menjadi keterlibatan aktif dan keterlibatan pasif karena tidak semua peserta giat dalam pelatihan; dan (3) faktor yang mempengaruhi keterlibatan peserta yaitu faktor instrinsik dan faktor ekstrinsik.

Page 2 of 2 | Total Record : 14