cover
Contact Name
Mia Dwianna
Contact Email
mia.dwiana@untirta.ac.id
Phone
+6287832743759
Journal Mail Official
jurnalrisetkomunikasi@untirta.ac.id
Editorial Address
Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Jl. Raya Palka Km 3 Sindangsari, Pabuaran, Kab. Serang Provinsi Banten.
Location
Kab. serang,
Banten
INDONESIA
JRK (Jurnal Riset Komunikasi)
ISSN : -     EISSN : 26864754     DOI : DOI: http://dx.doi.org/10.62870/jrk
Jurnal Riset Komunikasi aims to encourage research in communication studies. Focus and scopes within the journal include but not limited to: 1. Media anda Text Analysis 2. Cross-cultural Communication 3. Enviromental Communication 4. Health Communication 5. Organizational Communication 6. Political Communication 7. Gender Studies
Articles 160 Documents
The Meaning of Independent Women in Social Media Sundah, Pierre Mauritz; Parulian, Nathaniel Antonio; Naha, Rambu
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.24280

Abstract

Indonesian women’s lives had been challenging at times, leaving little room for them to work. Numerous reasons contribute to these restrictions. One of the influencing elements is that men in Indonesia are given more flexibility to participate in the wider context of society, including being the primary source of producing revenue, but women in Indonesia are forced to play a role as someone who is responsible for household duties. The deeply ingrained patriarchal culture in Indonesia is to blame for this. Women in East Nusa Tenggara are also affected by this social issue, particularly those who reside on Solor Island in East Flores. Due to the poor and inconsistent quality of education, women who live there frequently receive social evaluations from other Indonesians and are stereotyped as being unintelligent, leading to the belief that women can only rely on men. However, there are other things that can be seen on the Instagram account @duAnyam, where women have the chance to become empowered in the production of woven goods, giving them the same opportunities as men who can establish economic and financial independence. Based on this social phenomenon, it is intriguing to do this research in order to understand what independent women lies @duAnyam on Instagram imply. To describe how women perceive their function as independent, typically tied to males, this study will employ qualitative methods and a phenomenological approach. The findings reflect what women mean in terms of their varying perceptions of the intrinsic independence that they possess.
Konstruksi Diri Jurnalis Perempuan dalam Praktik Jurnalistik Media Online di Tangerang Raya Raida, Kenyu -
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.21624

Abstract

Dalam perkembangan sosio-kultural, perempuan mampu menunjukkan eksistensinya di ruang publik, tidak terkecuali pada industri media dan mengemban profesi jurnalis. Ruang lingkup atau lingkungan kerja jurnalis yang terjun langsung ke lapangan sering kali dinilai sebagai profesi yang maskulin. Jika melihat data, keberadaan jurnalis perempuan masih terbilang minoritas. Di Tangerang Raya sendiri dominasi jurnalis laki-laki sangat terlihat. Menurut data sertifikasi wartawan dari Dewan Pers, di provinsi Banten terdapat 562 jurnalis antara lain 515 jurnalis laki-laki dan hanya 47 jurnalis perempuan. Maka, penelitian ini ingin melihat bagaimana perempuan mampu mengkonstruk dirinya sebagai jurnalis melalui realitas sosialnya. Objek penelitian dikaji secara kualitatif deskriptif dengan menggunakan Teori Konstruksi Realitas Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckman. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) motif perempuan berprofesi sebagai jurnalis didorong oleh minatnya di bidang menulis, menyukai tantangan, pekerjaan dengan jam kerja yang fleksibel dan pola kerja di lapangan, selain itu adanya keresehan terkait realitas sosial dalam ruang lingkupnya, 2) dalam realitas sosialnya sebagai jurnalis, perempuan rentan mengalami pelecehan seksual maupun intevensi dan diskriminasi, namun di satu sisi jurnalis perempuan mendapatkan privilese sebab diri perempuan, 3) jurnalis perempuan memaknai dirinya sebagai jurnalis adalah bentuk perlawanan, pekerjaan yang mulia, penyedia informasi dan pekerjaan yang menyenangkan.
Analisis Framing Berita Politik Di Media Daring Radar Cianjur Dan Cianjur Ekspres Taufiqurrahman, Firman
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.22106

Abstract

Media massa daring merupakan sumber informasi utama sehingga perannya sangat penting dalam menyebarkanluaskan informasi dan pembentukan opini publik melalui pembingkaian informasi dalam berita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara media online Radarcianjur.com dan Cianjurekspres.com dalam menyusun berita terkait fakta pencopotan baliho bakal capres Anies Baswedan oleh kader Partai Demokrat Cianjur. Penelitian ini bersifat analisis deskriptif dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tema pemberitaan yang diplih adalah sama, yakni pencopotan atau penurunan baliho bakal capres Anies Baswedan oleh Kader Partai Demokrat Cianjur pada Jumat, 01 September 2023. Selain itu, juga terdapat kesamaan pada aspek elemen berita, narasumber, pernyataan, serta latar informasi yang merupakan bagian dari elemen sintaksis dan unsur skrip. Kendati tema yang diusung sama, namun ada perbedaan dari aspek diksi yang ditonjolkan sebagai teras atau informasi utama dalam tubuh berita. Radarcianjur.com memilih kata “bakar” sementara Cianjurekspres.com memilih diksi “ribuan”. Kata pertama merupakan kata kerja sedangkan yang kedua menunjukkan jumlah sebagai kata benda. Kata pertama merupakan kata kerja yang menunjukkan sebuah ekspresi kemarahan, sedangkan kata yang kedua adalah kata nomina yang merujuk pada kuantitas atau jumlah banyak untuk memberikan kesan magnitudo.
WACANA PEREMPUAN DALAM LIRIK LAGU DAN VIDEO KLIP AESPA "GIRLS" Paokuma, Dzakiyyah Dzikraa; Iman, Asrul Nur
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29282

Abstract

Lagu “Girls” berbicara mengenai kekuatan untuk memerangi kejahatan, menerima individualisme seseorang, serta ajakan agar para perempuan bersatu bersama-sama melalui jalan cerita berupa perlawanan Aespa kepada kejahatan Black Mamba di dunia Metaverse. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan memahami bagaimana wacana perempuan dalam lirik lagu dan video klip “Girls” oleh Aespa.  Penelitian ini menggunakan analisis wacana Sara Mills (Feminist Stylistics) dengan empat strukturnya yakni peran/karakter, fragmentasi, fokalisasi, dan skemata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan diposisikan sebagai subjek sekaligus objek media. Pada video klip dan lirik lagu “Girls” mewacanakan adanya citra perempuan pada era postfeminisme dengan menjadi subjek yang kuat, mandiri, dan berani. Namun secara fragmentasi, tubuh perempuan masih dijadikan objek komersial dan ditampilkan sedemikian rupa untuk mengonstruksi citra tubuh perempuan sempurna, sehingga dapat menjadi komoditas yang memiliki nilai jual bagi perusahaan industri media.
Strategi Komunikasi Dakwah Orang Tua dalam Memberikan Pemahaman Ibadah Kepada Anak Di Desa Talang Kemuning Nuzuli, Ahmad Khairul; Maharani, Tuti
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.23858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai Strategi komunikasi dakwah orang tua dalam memberikan pemahaman ibadah kepada anak di desa talang kemuning.  Orang tua menjadi peran dalam membentuk pemahaman ibadah pada anak, seperti yang telah di ketahui orang tua madrasah awal terbentuknya kepribadian anak, dalam berkomunikasi kepada anak orang tua mempunyai strategi-strategi, yang mana strategi orang tua dalam menanamkan nilai ibadah pada anak yang banyak di gunakan orang tua di desa talang kemuning adalah dengan rutin mengaji didepan anak-anak, mengajak anak sholat dengan lemah lembut dan penuh kasih sayang dan ketika anak malas melaksanakan ibadah seperti sholat dan mengaji strategi yang paling ampuh orang tua adalah memberikan hadiah kepada anak. Orang tua juga menjadi contoh dalam segi berbicara,bertingkah laku dan berpakaian harus sesuai dengan ajaran agama kita, jika kita orang tua ingin anak bisa mengaji  dan sholat orang tua harus  lebih dahulu memberi contoh kepada anak dengan rutin mengaji dan sholat didepan anak-anak.
Volume 15 Issue 2, Desember 2024 Matter, Front
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i2.30496

Abstract

IMPLEMENTASI FUNGSI KEHUMASAN DALAM DISTRIBUSI INFORMASI PELAYANAN PUBLIK DI KECAMATAN YOSOWILANGUN KOTA LUMAJANG Ananta, Adela Rahmah
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i2.27589

Abstract

Hubungan Masyarakat (Humas) merupakan sebuah bidang atau proses yang mengelola dan memfasilitasi komunikasi antara suatu entitas (seperti organisasi, pemerintah, atau individu) dengan masyarakat luas. Peran Humas meliputi penyampaian informasi secara jelas dan akurat kepada publik, membangun suatu hubungan baik dan saling menguntungkan antar entitas tersebut dengan masyarakat, serta menjaga dan memperbaiki citra atau persepsi yang dimiliki oleh entitas tersebut di mata masyarakat. Bagian Humas Kecamatan Yosowilangun Kota Jember memfokuskan upayanya pada pelayanan kepada masyarakat sehari-hari. Peran Humas sangat penting dalam memastikan informasi mengenai berbagai layanan publik tersebar efektif kepada masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mengeksplorasi strategi dan praktik Humas dalam menyampaikan informasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini untuk menyelidiki fungsi kehumasan dalam menyebarkan dan mendistribusikan informasi mengenai layanan publik di wilayah tersebut, sambil mengevaluasi hubungan yang terjalin antara Humas, masyarakat, dan pemerintah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasanya implementasi kehumasan berfungsi sebagai komunikator (Communicator) yang efektif, pembangun hubungan (Relationship) yang baik, dan pengelola citra untuk memperkuat interaksi positif antara pemerintah daerah dengan masyarakat di Kecamatan Yosowilangun Kota Jember.
Volume 15 Issue 1, Juni 2024 Matter, Front
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.30676

Abstract

PENINGKATAN PAGEVIEWS MEDIA SIBER DALAM KAJIAN EKONOMI MEDIA (STUDI KASUS BANTENRAYA.COM) cakimin, muhaemin; Dimyati, Idi; Gumelar, Rangga Galura
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 1 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.22147

Abstract

Dalam penelitian ini, peneliti melakukan pendalaman terhadap strategi dan faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan pageviews pada media siber Bantenraya.com, dengan fokus pada kajian ekonomi media sebagai pisau analisis utama. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dan melakukan studi kasus pada BantenRaya.com, sebuah media siber yang beroperasi di wilayah Provinsi Banten. Metode penelitian ini menggunakan Teknik wawancara mendalam dengan pemilik media, editor, jurnalis, dan staf terkait lainnya, serta analisis konten yang diterbitkan oleh BantenRaya.com dengan tujuan mendapatkan informasi yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang digunakan oleh Bantenraya.com untuk meningkatkan pageviews sebagai pintu masuk mendapatkan iklan programatik selain iklan langsung. Diantaranya adalah penggunaan judul yang menarik dan konten yang relevan dengan pembaca, pemberdayaan media sosial untuk memperluas jangkauan dan interaksi dengan audiens, dan kolaborasi dengan pihak lain yang berkontribusi pada pengembangan Bantenraya.com. Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan pageviews meliputi pemahaman yang baik tentang minat dan kebutuhan pembaca, upaya kontinyu dalam meningkatkan kualitas konten dan pelayanan media, serta fleksibilitas dalam menyesuaikan diri dengan perubahan tren dan teknologi yang berkaitan dengan media siber. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang kajian ekonomi media dalam konteks media siber, dengan fokus pada peningkatan pageviews. Temuan-temuan ini dapat memberikan wawasan berharga bagi media siber lainnya dalam mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan memperkuat ekonomi media mereka. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi dasar untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang ini, serta memberikan sumbangan kepada perkembangan teori dan praktik dalam kajian ekonomi media dan media siber.Kata Kunci:   Pageviews, Iklan Programatik, Media Siber, Internet, konten, media sosial
Media Sosial TikTok sebagai Ruang Baru untuk Ekspresi Keagamaan Mukhroman, Iman; Truna, Dody S; Gibson, Ahmad
Jurnal Riset Komunikasi Vol 15, No 2 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31506/jrk.v15i1.29297

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memasuki era society 5.0, dimana agama sebagai living religion sudah bersinergi dengan media baru menjadi digital religion. Media sosial TikTok. menjadi salah satu platform digital yang populer bagi lintas generasi untuk mengekspresikan keagamaannya dengan menggunakan beragam fitur yang menarik pa TikTok Shop. Dengan menggunakan metode literatur review dan analisis isi konten Tiktok, kajian ini mengungkap bahwa kehadiran Tiktok selain menjadi ruang baru untuk mengekspresikan keagamaan juga memunculkan dan tantangan, seperti fanatisme dan penyebaran informasi palsu tentang ajaran agama. Interaksi sensitif antara tiktokers dan keyakinan lain dapat memicu konflik. Penting untuk kemudian mempertimbangkan risiko yang terkait dengan publikasi konten keagamaan di media TikTok, dengan tetap memperhatikan etika dan kaidah living religion yang berlaku di masyarakat