cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JURNAL ENGGANO
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 26155958     EISSN : 25275186     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Enggano is published twice a year, in April and September, and contains a mixture of academic articles and reviews on all aspects of marine science and fisheries.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
Karakteristik Habitat Kerang Darah (Anadara granosa) di Perairan Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah Andi Gustomi; Irma Akhrianti; Anggraini
JURNAL ENGGANO Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.11.1.104-113

Abstract

Perairan Tanjung Gunung Kabupaten Bangka Tengah merupakan kawasan pesisir yang memiliki potensi sumber daya hayati tinggi, khususnya Kerang Darah (Anadara granosa). Maraknya aktivitas antropogenik seperti penambangan timah diduga dapat mempengaruhi kondisi habitatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik habitat A. granosa berdasarkan parameter fisika-kimia perairan dan substrat. Metode yang digunakan adalah stratified random sampling dengan tiga stasiun pengamatan. Parameter yang diamati meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut, Total Organic Carbon (TOC), serta tekstur sedimen. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan menggunakan Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitat A. granosa didominasi substrat pasir (68,9–85%) dengan TOC berkisar 1,58–5,57%. Parameter lingkungan seperti suhu (27–29°C), salinitas (31,5–32‰), dan pH (7,5–8,0) masih dalam kisaran optimal. PCA menunjukkan bahwa sedimen halus, suhu, salinitas, dan pH merupakan faktor utama pembentuk karakteristik habitat. Variasi kondisi antar stasiun menunjukkan adanya heterogenitas lingkungan yang mempengaruhi keberadaan kerang darah. Kata kunci:   Anadara granosa, Bangka Tengah, habitat, Tanjung Gunung
Kerapatan dan Struktur Komunitas Lamun Serta Keterkaitannya Dengan Parameter Perairan Di Pulau Seram Kecil Kabupaten Lampung Selatan Bintang Muhammad Fadhil; Hartoni; Beta Susanto Barus; Ellis Nurjuliasti Ningsih; Melki
JURNAL ENGGANO Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.11.1.93-103

Abstract

Ekosistem lamun merupakan salah satu ekosistem laut dangkal yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekologis dan stabilitas fisik wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan dan struktur komunitas lamun serta keterkaitannya dengan parameter perairan. Stasiun penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling, sedangkan pengamatan lamun dilakukan dengan metode transek kuadrat berukuran 50 cm × 50 cm. Parameter perairan yang diukur meliputi suhu, salinitas, pH, oksigen terlarut (DO), arus, dan kecerahan. Hasil penelitian mengidentifikasi empat jenis lamun, yaitu Enhalus acoroides, Thalassia hemprichii, Cymodocea rotundata, dan Syringodium isoetifolium. Kerapatan tertinggi pada Stasiun 2 dengan kerapatan 131 ind/m2, sedangkan kerapatan terendah terdapat pada Stasiun 4 dengan nilai 71 ind/m2. Nilai indeks keanekaragaman (H’) tertinggi pada Stasiun 2 sebesar 1,13 (kategori sedang) dan indeks keseragaman (E) sebesar 0,81 (kategori tinggi) ditemukan pada Stasiun 2, sedangkan indeks dominansi (C) tertinggi terdapat pada Stasiun 4 dengan nilai 1 (kategori mendominansi). Analisis Principal Component Analysis (PCA) menunjukkan bahwa kerapatan lamun serta parameter perairan seperti suhu, salinitas, dan oksigen terlarut (DO) memiliki korelasi positif terhadap keanekaragaman dan keseragaman struktur komunitas lamun. Kata kunci:   Kerapatan, Lamun, Parameter Kualitas Air, Pulau Seram Kecil, Struktur  Komunitas