cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
JURNAL ILMIAH PLATAX
ISSN : 23023589     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Mencakup Penulisan yang berhubungan dengan pelaksanaan penelitian yang dilakukan secara mandiri, atau kelompok, dan berdasarkan Ruang Lingkup Pengelolaan Wilayah Pesisir, Konservasi, Ekowisata, dan Keanekaragaman Hayati Perairan.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014" : 5 Documents clear
Coral Fishes in Coral Reef Waters of Sub District Maba, East Halmahera egency North Maluku Province Ari Rondonuwu
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.2.1.2014.4403

Abstract

This study aims to determine the distribution and abundance of reef fish in coral reef waters of Sub District Maba and was conducted at 10 stations. Data were collected by conducting visual census on the 50-meter transect line at 5 meters depth. In addition to revealing the number of species and abundance of coral fishes, data were analyzed to determine the diversity index (Shannon-Wiener). Based on field observations, most of the reef fishes  found in the Sub-district of Maba surrounding waters are being categorized to have less potential category (50%);  fair potential (41.67%); potential (8:33%); and  there is no population being classified in very potential category. Several locations have the potential reef fish condition were Jara-jara Cape, Gee Island, and Para-para Island.  Based on the existence of the target species population, in term of species richness and abundance, it is assumed that largely dominated by the target fish species that has low economic value. On the other hand target fish that has high economic value only consists of few species such as grouper, jacks, sweetlips, and snappers.   Keywords : coral fishes,  coral reef, sub district maba ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi dan kelimpahan ikan karang di perairan terumbu karang Kecamatan Maba. Penelitian dilakukan di 10 lokasi. Pengambilan data dilakukan dengan metode sensus visual pada transek garis sepanjang 50 meter, kedalaman 5 meter. Selain mengungkapkan jumlah spesies dan kelimpahan individu, analisis data diarahkan untuk mengetahui indeks keanekeragaman (Shannon-Wiener).  Berdasarkan hasil pengamatan, sebagian besar sumberdaya ikan karang di wilayah Kecamatan Maba, telah masuk dalam kategori kurang potensial (50 %); cukup potensial (41,67 %); potensial (8.33%); dan tidak ada yang tergolong dalam kategori sangat potensial.  Lokasi-lokasi yang memiliki kondisi ikan karang yang potensial,  Tanjung Jara-jara, Pulau Gee, dan Pulau  Para-para. Keberadaan populasi spesies target, baik kekayaan spesies maupun kelimpahan individu, ternyata sebagian besar didominasi oleh jenis ikan target yang bernilai ekonomi/pasar rendah.  Beberapa jenis ikan yang memiliki nilai ekonimis penting ditemukan  seperti, kerapu, Sweetlips (bibir manis), Bobara, dan kakap. Keywords : coral fishes,  coral reef, sub district maba
Conditions of Coral Reef in Bunaken Island North Sulawesi Province Alex Denny Kambey
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.2.1.2014.4404

Abstract

Community structure of corals were analyzed to understand their response to different conditions of coral reefs in several places of Bunaken island. This study focused on species abundance and diversity including Shannon-Wiener’s species diversity (H’) respectively. The result recorded 67 species and 29 genera of corals. In general, the condition of coral reefs in Bunaken Island in good condition.   Keywords: Community structure, coral reef.   A B S T R A K   Struktur komunitas karang dianalisis untuk memahami respon   terhadap perbedaan kondisi  terumbu karang di beberapa tempat pulau Bunaken. Penelitian ini difokuskan pada kelimpahan dan keragaman spesies termasuk keragaman Shannon-Wiener spesies (H') masing-masing. Hasilnya mencatat 67 spesies dan 29 genera karang. Secara umum, kondisi terumbu karang di Pulau Bunaken dalam kondisi baik.   Kata kunci : Komunitas struktur, terumbu karang.
Analysis of Heavy Metal Polution In River Mouths And Estuaries Tondano And Sario IN Manado City North Sulawesi Sandra Tilaar
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.2.1.2014.4406

Abstract

This study aims to determine the concentration of heavy metal Hg and Pb in estuary waters Tondano and Sario River in the Bay of Manado, and compare the state of the estuary waters Tondano with Sario estuary waters. Information obtained from this study is expected to be useful for the management of the marine environment, particularly coastal waters, so the environmental monitoring and utilization of coastal areas can be better implemented. The study was conducted for 4 months from September to December 2013. Analasis heavy metal analysis was performed according to the instructions better for Hg, Zn and Pb. The content of Hg and Zn in the water column in the estuary waters Tondano and Sario still within tolerable levels. The content of Pb in the water column in the estuary waters and estuary Tondano and Sario has passed the specified levels and has passed the tolerable levels. Human activity continues to grow around the Gulf waters of Manado so may result in appropriate changes that can lead to contamination, because it is necessary to monitor water quality regularly and continuously.   Keywords: pollution, heavy metals, water quality   A b s t r a k Penelitian ini bertujuan mengetahui konsentrasi logam berat Hg dan Pb pada Perairan Muara Sungai Tondano dan Sungai Sario di Teluk Manado, serta membandingkan keadaan Perairan Muara Sungai Tondano dengan Perairan Muara Sungai Sario. Informasi yang diperoleh dari penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengelolaan lingkungan perairan, khususnya perairan pantai, sehingga pemantauan lingkungan dan pemanfaatan wilayah pesisir pantai dapat dilaksanakan lebih baik. Penelitian dilakukan selama 4 bulan sejak bulan September sampai dengan bulan Desember 2013. Analasis logam berat dilakukan menurut petunjuk analisis baik untuk Hg, Zn dan Pb. Kandungan Hg dan Zn pada kolom air pada perairan Muara Sungai Tondano dan Muara Sungai Sario masih dalam kadar yang ditoleransi. Kandungan Pb pada kolom air di perairan Muara Sungai Tondano dan Muara Sungai Sario telah melewati kadar yang ditetapkan dan telah melewati kadar yang ditoleransi. Adanya aktivitas manusia yang terus berkembang di sekitar Perairan Teluk Manado sehingga dapat mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan secara tepat yang dapat mengakibatkan pencemaran, karena itu perlu diadakan pemantauan kualitas air secara berkala dan berkesinambungan.   Kata kunci : pencemaran, logam berat, kualitas air
Diversity, Distribution Pattern, Morphometric of Box Mussel Septifer bilocularis (Linnaeus, 1758) on the Reef Flat in Cape Lampangi, South Minahasa Grace Mustamu; Lawrence J. L Lumingas; Anneke V. Lohoo
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.2.1.2014.4402

Abstract

Septifer bilocularis (Linnaeus, 1758) is a suspension feeder organisms which are found live clustered on dead coral . This study aims to estimate the average density, analyzes the distribution patterns and analyze morphometric aspects of a long-high (thick) relation, length-total weight relation and length-weight index without shell  relation of S. bilocularis at that location. Sampling method using transect squares method, with the length of each line is 50m, on each transect placed 10 squares (measuring 1m x 1m). Based on the data analysis of the average density in both transect was 214 individuals with a clustered deployment pattern, with a maximum shell length of 29,64mm. The relation between length and high of shell shows that the growth is allometri negative, length and total weight shell relationships is allometri negative, where the contents of the weight index does not increase with increasing length but declined. Box mussel Septifier bilocularis live clustered with very dense aggregations in intertidal reef flat area on the intertidal zone are exposed at the lowest tide at Cape Lampangi.   Keywords : box mussel, morphometric, Cape Lampangi, South Minahasa   ABSTRAK Septifer bilocularis (Linnaeus, 1758) merupakan organisme pemakan suspensi yang banyak ditemukan hidup secara mengelompok pada rataan terumbu karang mati. Penelitian ini bertujuan untuk menduga kepadatan rata-rata, menganalisis indeks dispersi atau pola sebaran dan menganalisis aspek morfometrik berupa hubungan panjang-tinggi (tebal), panjang-berat dan panjang-indeks berat tubuh tanpa cangkang dari S. bilocularis di lokasi tersebut. Pengambilan sampel menggunakan metode transek kuadrat, dengan panjang setiap garis 50 meter, pada masing-masing transek diletakkan 10 kuadrat (berukuran 1m x 1m). Berdasarkan analisis data kepadatan rata-rata secara keseluruhan (kedua transek) adalah 214 individu dengan pola penyebaran mengelompok, dengan panjang cangkang maksimum 29,64mm. Hubungan pertumbuhan panjang dan tinggi cangkang ‘allometri negatif’, hubungan panjang cangkang dan berat total ‘allometri negatif’, di mana pertambahan indeks isi tidak sejalan dengan pertambahan panjang tetapi menurun. Kerang kotak Septifier bilocularis hidup mengelompok dengan agregasi yang sangat padat di daerah intertidal rataan terumbu pada zona intertidal yang terekspos pada saat surut terendah di Tanjung Lampangi.   Kata kunci : karang kotak, morfometrik, Tanjung Lampangi, Minahasa Selatan
Lift Net Fisheries an it’s Continuity In Local Fishermen Community In North Sulawesi Province (Case study in Labuan Uki Bolaang Mongondow) Ridwan Lasabuda; Lawrence J. L. Lumingas; Rose O. S. E Mantiri
Jurnal Ilmiah PLATAX Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jip.2.1.2014.4407

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan aktivitas kehidupan komunitas nelayan tangkap lokal yang beroperasi di kawasan teluk Labuan Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow (pesisir Utara  perairan  Sulawesi Utara, Laut Sulawesi). Dalam rangka mengungkap permasalahan yang dialami oleh nelayan  lokal teluk Labuan Uki, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey, jenis studi kasus, dimana informasi dari responden (nelayan lokal teluk Labuan Uki)  dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, wawancara, pengamatan dan observasi.  Sedangkan metode analisis untuk menjawab tujuan penelitian yaitu analisis deskriptif. Adapun hasil yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : 1) bagaimana  kondisi sosial ekonomi  nelayan lokal Teluk Labuan Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow; 2) tingkat produktivitas alat dan peralatan tangkap yang digunakan, serta jenis ikan tangkapan; 3) Mengetahui sistem pemasaran dan pengolahan hasil tangkapan ikan nelayan lokal Teluk Labuan Uki, kabupaten Bolaang Mongondow.   Keyword : nelayan lokal, alat tangkap bagan, teluk labuan uki   ABSTRACT This study was done to investigate the socio-economical conditions of the local fishermen of Labuan Uki Bay , Bolaang Mongondow ; productivity of tools and fishing equipment used and the type of fish catches and marketing systems, and processing of the catch . The method used in this study was a survey method , type of case study , which collected information from respondents using questionnaires, interviews, and observation. Methods of analysis to answer the research purpose was descriptive analysis. The results showed that socio-economical conditions of local fishermen of  Labuan Uki Bay were still low , where the majority of their houses were huts and made of wood ; the largest percentage of low educational level of elementary and secondary school . Fishing gear used was “bagan” boat with a length of between 7-18 m, using an engine of 5.5 OD ( katinting ), and a net of 4.5 to 10 m depth, run by one person, usually done by the owner . The average of catching period was 12 hours per trip, starting from 18.00 PM until 06.00 AM, while the majority of fish caught were anchovy ( Stelopohorus spp ) . In peak season , the catch reaches 100 bowls ( 10 bowls = 1 kg ) per trip , while in the bad and  transitional season ranged from  5 to 40 bowls per trip. Anchovy catches were dried using sun heat and placed on a rack , processed products were then sold to middlemen ( tibo - tibo ) at a price of Rp 15,000 per kg . There were some processed through boiling and then dried with a tool , and sold at Rp . 35.000 per kg . Keyword : local fishermen , “bagan” fishing gear, Labuan Uki Bay

Page 1 of 1 | Total Record : 5


Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): ISSUE JANUARY-JUNE 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): ISSUE JULY-DECEMBER 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): ISSUE JANUARY-JUNE 2025 Vol. 12 No. 2 (2024): ISSUE JULY-DECEMBER 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): ISSUE JANUARY-JUNE 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): ISSUE JULY-DECEMBER 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): ISSUE JANUARY-JUNE 2023 Vol. 10 No. 2 (2022): ISSUE JULY-DECEMBER 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): ISSUE JANUARY-JUNE 2022 Vol. 9 No. 2 (2021): ISSUE JULY-DECEMBER 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): ISSUE JANUARY - JUNE 2021 Vol. 8 No. 2 (2020): ISSUE JULY-DECEMBER 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): ISSUE JANUARY-JUNE 2020 Vol. 7 No. 2 (2019): ISSUE JULY - DECEMBER 2019 Vol 7, No 1 (2019): ISSUE JANUARY-JUNE 2019 Vol. 7 No. 1 (2019): ISSUE JANUARY-JUNE 2019 Vol. 6 No. 2 (2018): ISSUE JULY-DECEMBER 2018 Vol 6, No 1 (2018): ISSUE JANUARY-JUNE 2018 Vol 6, No 1 (2018): EDISI JANUARI-JUNI 2018 Vol. 5 No. 2 (2017): ISSUE JULY - DECEMBER 2017 Vol. 5 No. 1 (2017): ISSUE JANUARY - JUNE 2017 Vol. 4 No. 2 (2016): EDISI JULI-DESEMBER 2016 Vol. 4 No. 1 (2016): EDISI JANUARI-JUNI 2016 Vol 3, No 2 (2015): EDISI JULI - DESEMBER 2015 Vol. 3 No. 1 (2015): EDISI JANUARI-JUNI 2015 Vol. 2 No. 3 (2014): EDISI SEPTEMBER-DESEMBER 2014 Vol. 2 No. 2 (2014): EDISI MEI - AGUSTUS 2014 Vol. 2 No. 1 (2014): Edisi Januari - April 2014 Vol. 1 No. 4 (2013): Edisi September - Desember 2013 Vol. 1 No. 3 (2013): EDISI MEY - AGUSTUS 2013 Vol. 1 No. 2 (2013): EDISI JANUARI - APRIL 2013 Vol. 1 No. 1 (2012): (Edisi September - Desember 2012) More Issue