cover
Contact Name
Arif Widiyatmoko
Contact Email
usej@mail.unnes.ac.id
Phone
+6281325660100
Journal Mail Official
usej@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Gedung D5 Lantai 1 Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 50229 Indonesia
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Unnes Science Education Journal
ISSN : 22526617     EISSN : 25026232     DOI : https://doi.org/10.15294/usej
Core Subject : Education,
This journal publishes original articles on the latest issues and trends occurring internationally in science curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of science teachers with the aim to advance our knowledge of science education theory and practice
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 1 (2014): February 2014" : 28 Documents clear
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF (MPI) PADA MATA PELAJARAN IPA TEMA ZAT ADIKTIF DAN RESPIRASI UNTUK SISWA SMP Septiyani, Sari; Sudarmin, Sudarmin; Parmin, Parmin
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2968

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan efektifitas media pembelajaran interaktif (MPI) pada mata pelajaran IPA tema zat adiktif dan respirasi untuk siswa SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan dengan subjek penelitian kelas VIII SMP Negeri 1 Ambarawa Tahun Ajaran 2012/ 2013. Analisis data meliputi analisis kelayakan produk, angket tanggapan siswa, dan analisis hasil belajar dengan N-gain dan uji t pretest-postest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MPI termasuk dalam kriteria layak dengan perentase rata-rata skor ≥ 81% pada penilaian kelayakan media dan materi. Pada uji keefektifan menunjukkan bahwa MPI efektif digunakan dalam pembelajaran sesuai dengan kriteria N-gain 0,54. Media pembelajaran interaktif juga berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar pretest dan postest dengan nilai thitung> ttabel. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran.  This research aims to determine the feasibility and effectiveness of interactive learning media (MPI) on the theme of science subjects addictive substances and respiration for junior high school. The method used in this research  is research and development with research subjects eighth grade SMP Negeri 1 Ambarawa Academic Year 2012/2013. Data analysis includes product feasibility analysis, questionnaire responses of students, and the analysis of learning outcomes with N-gain and pretest-posttest t test. The results show that MPI is included in the criteria perentase worth an average score of ≥ 81% in assessing the feasibility of media and materials. On the effectiveness of the test showed that the effective use of learning MPI in accordance with the criteria of N-gain 0.54. Interactive learning media also have a significant effect on learning outcomes with pretest and posttest values ​​t> t table. Based on the results of this study concluded that media interactive learning feasible and effective to use in learning.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA TEMA FOTOSINTESISUNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJA ILMIAH Sugianto, Sugianto; Isnaeni, Wiwi; Widiyatmoko, Arif
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2969

Abstract

Hasil observasi menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran IPA belum mengajarkan siswa dalam proses berpikir dan menemukan pengetahuannya sendiri melalui kerja ilmiah. Hal ini terjadi karena Lembar Kerja Siswa (LKS) yang digunakan belum berperan maksimal dalam melatih siswa melakukan penyelidikan.Langkah-langkah yang disajikan dalam LKS kurang melatih siswa melakukan proses ilmiah, menganalisis dan menemukan suatu konsep. LKS belum biasa digunakan untuk mencari atau menemukan suatu konsep, dan mengaplikasikan konsep yang sudah ada dalam kehidupan. Untuk itu perlu dikembangkan LKS yang dapat membimbing siswa dalam melakukan kerja ilmiah dan menuntun siswa dalam proses belajar. LKS yang dikembangkan yaitu berupa LKS berbasis keterampilan proses sains. Rancangan penelitian ini menggunakan pendekatan research and development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis keterampilan proses sains tema fotosintesis dapat dikatakan layak oleh pakar sesuai dengan standar kelayakan BSNP. Pada uji coba skala kecil, LKS berbasis keterampilan proses sains mendapat respon sangat baik oleh guru dan siswa. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan LKS berbasis keterampilan proses sainsberpengaruh atau meningkatkan kemampuan kerja ilmiah siswa. The observations results showed that science teaching activities have not taught students in the process of thinking and finding his own knowledge through the scientific work.This happens because the student worksheet has not used the maximum role in training students to investigate. The stepspresented in worksheets less train students perform scientific process, analyze and find a concept. Worksheets has not been commonly used to look for or find a concept, and apply the concepts that already there is in life.For it is necessary to develop worksheets that can guide studens in doing scientific work and guide students in the learning process. Worksheets that were developed in the form of worksheets based science process skills. The design oft his study used a research and development approach. The results showed that the worksheets based science process skills theme photosynthesis can besaid to be feasibleby expertsin accordance with eligibility standards of BSNP. On a small scale trial, worksheets based science process skills havea great response by teachers and students.The results also in dicate that theuse of worksheets based science process skills affector increase the ability of student’s scientific work.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS SETS DENGAN TEMA HUJAN ASAM UNTUK KELAS VII SMP Ningtyas, Ayu Etna; Sumarni, Woro; Christijanti, Wulan
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2970

Abstract

Proses belajar mengajar akan lebih efektif bila didukung dengan tersedianya bahan ajar atau alat bantu yang menunjang. Modul IPA terpadu dengan pendekatan SETS diharapkan dapat memperjelas dan mempermudah penyajian materi dan mengembangkan kemampuan siswa dalam berinteraksi langsung dengan lingkungan dan sumber belajar lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengembangkan bahan ajar IPA terpadu yang layak digunakan dan efektif digunakan dalam pembelajaran.Penilaian kelayakan didasarkan pada hasil penilaian instrumen kelayakan oleh pakar, meliputi kelayakan materidan penyajian. Keefektifan  modul dianalisis dengan membandingkan perbedaan hasil belajar sebelum dan setelah menggunakan modul.Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian modul IPA terpadu oleh pakar menunjukkan kriteria sangat layak. Pada uji coba skala kecil, modul yang dikembangkan mendapat respon sangat baik oleh siswa. Hasil uji coba skala besar menunjukkan bahwa keefektifan modul yang dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran mendapat respon sangat baik oleh guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa modul IPA terpadu berbasis SETS dengan tema hujan asam layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran kelas VII di SMP Negeri 30 Semarang. Teaching and learning activity will be more efective if supported by the avability of teaching materials. Integrated natural science module by SETS approach expected to clarify and simplify the presentation of the materials, and develop the student ability to interact with the environment and another learning source directly. This research aims to develop teaching materials integrated natural science that feasibility and effectively used in learning. The feasibility assesment based on assesment instrument by experts include materials and views. The effectiveness of module analyzed by comparing the difference of learning out comes before and after using the module. Research type used in this research was Research and Development. The results showed that the integrated science assessment’s module by experts showed very worthy criteria. On limited-scale trials, the module received very good response from the students. On large-scale trials showed that the effectiveness of the module in learning activity received great responses from teacher and students. Based on the results of this study concluded that the integrated sciece module based on SETS with acid rain’s theme are feasible and effective to use in learning activity at 30 semarang Junior High School. 
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA IPA TERPADU BERBASIS PEMANFAATAN LABORATORIUM PADA TEMA CIRI-CIRI MAKHLUK HIDUP DI KELAS VII SMP 1 JATI KUDUS Fitriana, Eka; Siadi, Kusoro; Peniati, Endah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2972

Abstract

IPA berkaitan dengan permasalahan kehidupan baik mengenai proses kehidupan, interaksi dengan lingkungan sekitar. Hal yang melatarbelakangi penelitian yaitu belum tersedianya bahan ajar IPA Terpadu, kurangnya pemanfaatan laboratorium IPA serta kondisi siswa yang kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan LKS IPA Terpadu berbasis pemanfaatan laboratorium dan untuk mengetahui apakah LKS tersebut dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Pada tahap validasi oleh validator yang meliputi komponen isi, bahasa dan penyajian diperoleh skor rata-rata 97,56% menunjukkan LKS ini sangat layak diterapkan dalam pembelajaran. Hal itu didukung tanggapan guru yang mencapai 98,33% dan tanggapan siswa sebesar 91% menyatakan bahwa LKS ini sangat menarik. LKS ini dapat meningkatkan hasil belajar kognitif siswa mencapai 0,71 yang merupakan kriteria peningkatan tinggi. Dari analisis tersebut disimpulkan bahwa LKS IPA Terpadu berbasis pemanfaatan laboratorium sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Science deals with problems of the life of both the processes of life, interaction with the surrounding environment. The background to the researchers is the unavailability of integrated science teaching materials, lack of utilization of laboratory science, and conditions that are less active students in the learning process. This study aims to determine the feasibility of integrated science worksheets based laboratory utilization and to determine whether these worksheets can increase student learning outcomes. The research method used is a Research and Development. In the validation phase by the validator, which includes content, language and presentation earned an average score of 97.56% shows this very worthy worksheets applied in learning. This is supported by the response of teachers who achieved 98.33% and a response of 91% of students stated that the worksheets is very interesting. Worksheets may increase students' cognitive learning outcomes reached 0.71 which is a high improvement criteria. From the analysis concluded that the integrated science worksheets based laboratory utilization is very suitable to be used in the learning process and can increase student learning outcomes.  
PENGEMBANGAN LKS IPA TERPADU SMP BERPENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TEMA GETARAN DAN GELOMBANG Sari, Anis Kurnia; Sunarto, Wisnu; Dewi, Novi Ratna
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2951

Abstract

Telah dilakukan penelitian dalam rangka pengembangan LKS IPA Terpadu berpendekatan keterampilan proses pada tema getaran dan gelombang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan LKS IPA Terpadu terhadap hasil belajar siswa, sehingga jika terdapat pengaruh dapat diketahui berapa besar pengaruh tersebut terhadap hasil belajar siswa. Desain penelitian yang digunakan adalah Research and Development. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 2 Tengaran. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling. LKS yang telah dikembangkan diuji kelayakannya dengan mendapatkan penilaian dari 3 ahli. Hasil penilaian menunjukkan bahwa LKS IPA Terpadu yang dikembangkan sangat layak. Berdasarkan hasil analisis data, pengaruh antar variabel diperoleh rxy= 0,90 sehingga dapat dicari koefisien determinasi KD= 81%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan LKS IPA Terpadu berpendekatan keterampilan proses pada tema getaran dan gelombang berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sebesar 81%.  Has done research in the development of Integrated Sciences Student Activity Sheet process skills approach to the theme vibrations and waves. The purpose of this research was to determine the effect of the development of Integrated Science Student Activity Sheet learning outcomes, so if there are significant known how much influence can have on student learning outcomes. The study design used was a Research and Development. The population used is all class VIII junior high school Negeri 2 Tengaran. Classes are taken as the sample is using cluster random sampling. Student Activity Sheet that have been developed tested for feasibility by obtaining ratings of 3 experts. Assessment results indicate that the Integrated Natural Science Student Activity Sheet developed is feasible. Based on the results of data analysis, the influence between variables obtained rxy = 0,90 so it can be searched determination coefficient KD = 81%. It can be concluded that the effect of the use of Integrated Science Student Activity Sheet process skills approach in vibration and wave theme on learning outcomes of students by 81%. 
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERMUATAN MIND MAPPING PADA TEMA CAHAYA DAN PENGLIHATAN UNTUK KELAS VIII SMP/MTs Arbai, Sri Zuliyati; Edie, Sukiswo Supeni; Pamelasari, Stephani Diah
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2952

Abstract

Munculnya Permendiknas No. 22 tahun 2006 yang menyatakan bahwa substansi mata pelajaran IPA pada SMP/MTs merupakan IPA Terpadu perlu dukungan dengan adanya bahan ajar terpadu. Telah dilakukan pengembangan modul IPA Terpadu bermuatan mind mapping pada tema cahaya dan penglihatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul IPA Terpadu dan mengetahui kelayakannya sebagai bahan ajar.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan 2 tahap uji coba, yaitu uji keterbacaan modul dan uji coba pemakaian modul. Uji keterbacaan modul dilakukan oleh 8 siswa kelas IX dan 3 orang guru IPA, sedangkan uji coba pemakaian modul dilakukan di kelas VIII F. Hasil kelayakan modul diperoleh dari validasi ahli mencapai >80%,  hasil tanggapan guru sebesar 93,34%, hasil uji keterbacaan modul mencapai skor 92,5%, hasil tanggapan siswa sebesar 93,6% pada uji coba pemakaian modul, serta hasil belajar siswa dengan ketuntasan klasikal sebesar 94,4%. Berdasarkan hasil penelitian di atas, dapat disimpulkan bahwa modul IPA Terpadu bermuatan mind mapping pada tema cahaya dan penglihatan telah memenuhi syarat kelayakan bahan ajar. Disarankan untuk mengembangkan modul mind mapping pada materi yang berbeda dengankegiatan belajar yang lebih menyenangkan.  Permendiknas No. 22of 2006 states that thesubstance ofteaching integrated science for Junior High School needs asupportof providing an integrated teaching materials. Based on that background the development of integrated science modul with mind mapping approach has been done. The research objective is to develop an Integrated Science modul and determineits feasibilityas a teaching material. This research used the Research and Development design with 2 phases. They are readability test and application test. Readability test was carried outfor 8 students of IX grade and 3 science teachers, while theapplication wascarried outfor students of  VIIIF.Feasibility result sobtained from expert validation modul reached >80%, the results ofthe teachers responsewas93.34%, the results of student responses were 92.5% while in readability testand93.6% in application test. The students also achieved classical completeness of 94.4%. Based on the results aboveit can be concludedthat the Integrated Science modul withmind mapping approach “lightandvision”, theme is eligible to be used as teaching material. It can be recommended to develop a mind mapping modul in a different material with more interesting activity. 
PENGEMBANGAN MEDIA INTERAKTIF PEMBELAJARAN IPA TERPADU TEMA MATA UNTUK SISWA KELAS VIII Viyanti, Nur; Parmin, Parmin; Akhlis, Isa
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2953

Abstract

Berdasarkan Permendiknas No. 22 tahun 2006 pembelajaran IPA seharusnya dilakukan secara terpadu. Namun kenyataannya belum ada perangkat pembelajaran IPA secara terpadu dan media yang mampu memaparkan keterpaduan bidang kajian IPA. Tema mata mempelajari konsep abstrak yang membutuhkan media untuk menggambarkan konsep abstrak menjadi pengalaman konkret. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah media pembelajaran IPA terpadu yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development). Berdasarkan validasi pakar, tanggapan guru dan siswa serta hasil evaluasi siswa, maka media interaktif layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA terpadu tema mata. Based on the  Regulation of National Education Minister (Permendiknas) Number 22 year 2006, educating science should be done integratedly. However, in fact integrated science learning equipment and media that can represent the integration of study in science field have not been provided well. The theme “eye” studies about the abstract concepts which need media to represent them into concrete experiences. This research aims to produce a feasible and effective integrated science learning media to be used in teaching- learning process. Research method used in  this study is Research and Development. Based on expert validation, the teacher’s and students’ feedback and opinion, and also the result of the evaluation, it can be concluded that interactive media is feasible to be used as integrated science learning media themed “eye”.  
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS JOYFUL LEARNING DENGAN TEMA ROKOK DAN KESEHATAN Prasetyowati, Ratna; Sudarmin, Sudarmin; Kasmui, Kasmui
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2954

Abstract

Pembelajaran IPA di SMP N 5 Jepara belum dilaksanakan secara terpadu dan masih berpusat pada guru. Pengembangan modul IPA terpadu berbasis joyful learning dapat menjadi salah satu cara untuk melaksanakan pembelajaran IPA terpadu sehingga siswa dapat memahami konsep IPA terpadu secara utuh dan menyeluruh serta aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan modul, keefektifan dan kepraktisan dari penerapan modul dalam pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode R and D (Research and Development) dengan tahapan: identifikasi potensi dan masalah, perencanaan, desain modul, validasi desain, revisi desain, uji coba skala kecil, revisi modul, uji coba skala besar, revisi modul, modul final. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran dan sesuai standar BSNP dengan nilai kelayakan isi 3,47, kelayakan bahasa 3,65, kelayakan penyajian 3,56 dan kelayakan kegrafikan 3,59. Kefektifan penerapan modul diperoleh dari peningkatan hasil pretes dan postes dengan N-gain sebesar 0,52 kategori sedang dan signifikansi uji t sebesar 142,63. Nilai ketuntasan belajar siswa secara klasikal juga dapat mencapai 86,15%. Kepraktisan penggunaan modul diperoleh dari observasi keterlaksanaan pembelajaran sebesar 84,22%, aktivitas siswa sebesar 77,35%, angket tanggapan siswa sebesar 98,47% dan angket tanggapan guru sebesar 90%. Science learning in SMP N 5 Jepara has not been implemented in an integrated manner and teacher centered. Development of an integrated science module based on joyful learning can be one way to implement an integrated science learning that students can understand the concepts of integrated science completely and student can be active in this learning. This study aims to determine the feasibility of module, the effectiveness, and practicality of the implementation of module in learning. This study uses the method of R and D (Research and Development) with stages: problem identification, planning, module design, design validation, design revisions, small-scale trials, revision modules, large-scale trials, module revisions, final module. The studied variables are the feasibility of modules by experts, learning outcomes, teacher and student responses questionnaire, learning implementation observation and student activities observation. The results show that the developed module fit for use in teaching and in accordance with the standards BSNP an average score of 3.47 contents feasibility, 3.65 languages feasibility, 3.56 presentation feasibility and 3.59 graphic feasibility. Effectiveness of application modules can be seen from the increase in pretest and posttest results with the classical N-gain medium category was 0.52 and the significance of the t test for 142.63. Student’s classical mastery learning value also can reach 86.15%. Practicality of the use module that is gained from learning implementation observation 84.22%, student activities 77.35%, students' responses questionnaire is 98.47% and teachers' responses questionnaire is 90%.
PENGEMBANGAN MODUL IPA TERPADU BERBASIS MASTERY AND MEANINGFUL LEARNING PADA TEMA MANFAAT CAHAYA BAGI KEHIDUPAN DI SMP Dwi Meiatun, Riris Nurindriani; Susilo, Susilo; Lisdiana, Lisdiana
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2955

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar berupa modul IPA terpadu berbasis mastery and meaningful learning pada tema manfaat cahaya bagi kehidupan di kelas VIII SMP. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan (Reseach and Development)). Hasil penelitian dengan menggunakan modul IPA terpadu berbasis mastery and meaningful learning yang dilaksanakan di SMP Muhammadiyah Cilongok dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil uji kelayakan modul IPA terpadu oleh pakar isi sebesar 3,5, pakar penyajian 3,76, dan pakar bahasa 3,5. Tingkat ketuntasan klasikal siswa 100% dengan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 85,43 dan keaktifan siswa secara klasikal sebesar 86,05%. Angket tanggapan guru memiliki presentase sebesar 100%, angket tanggapan siswa dalam uji coba skala kecil sebesar 95%, dan uji coba skala besar sebesar 97%. Uji keterlaksanaan pembelajaran memiliki skor rata-rata 3,32. Hal ini berarti modul IPA terpadu yang dikembangkan layak, efektif, dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPA di sekolah yang diteliti. Berdasarkan hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa modul yang dikembangkan dinyatakan layak, efektif, dan praktis The purpose of this research is to develop instructional materials in the form of an integrated science module mastery and meaningful learning based on the theme of light benefits for life in junior high school. This study uses a design research and development (Reseach and Development). Results of studies using science module integrated based on mastery and meaningful learning which was conducted at SMP Muhammadiyah Cilongok is  analyzed descriptive quantitatively. Results of validity integrated science module by expert of content is 3.54, 3.76 presenting experts, and linguists 3.5. Students’s target achievment is 100% by  average of 85.43 students’s activities generally is 86.05%. Teachers questionaire present 100%, and students respondents in the small-scale validity show 95%, while in large-scale show 97%. Test feasibility study has average score of 3.32. This means that the integrated science module which has been developed is feasible, and simple to be used in teaching and learning science at the schools under study. Based on the results of this study, it can be concluded that the module dveloped is feasible, effective, and practical.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERPENDEKATAN JELAJAH ALAM SEKITAR MATERI EKOSISTEM Cholidah, Nur; Parmin, Parmin; Priyono, Bambang
Unnes Science Education Journal Vol 3 No 1 (2014): February 2014
Publisher : Department of Integrated Science, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Semarang in Collaboration with Perkumpulan Pendidikan IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/usej.v3i1.2956

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui kelayakan LKS berpendekatan JAS untuk bisa dikembangkan sebagai bahan pembelajaran serta mengetahui tanggapan guru dan siswa tentang penggunaan LKS berpendekatan JAS sebagai bahan ajar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) meliputi beberapa tahapan yaitu: identifikasi masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain oleh ahli, Perbaikan, uji coba skala kecil, revisi produk, uji coba skala besar, revisi produk, dan produk akhir. Pengambilan sampel Uji coba skala besar tersebut secara convenience sample. Hasil penelitian ini meliputi data kualitatif dan data kuantitatif. Data kualitatif diperoleh dari instrumen penilaian kelayakan LKS tahap I sebesar 100%, tahap II yaitu, penilaian kelayakan isi materi 96,87%, penilaian kelayakan  kebahasaan 84,62%, penilaian kelayakan penyajian 73,68%, serta angket tanggapan guru 75% dan angket tanggapan siswa 77,90%. Data kuantitatif diperoleh dari hasil belajar siswa setelah proses pembelajaran yaitu Tes evaluasi 8,67% dengan standar KKM 7,00. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKS berpendekatan JAS materi ekosistem kelas VII layak dan dapat dikembangkan untuk pembelajaran. This research was conducted to determine the feasibility of worksheet based on approach JAS to be developed as a learning material as well as discovering the response of teachers and students on the use of worksheet based on JAS as teaching materials. The research method used is Research and Development (R&D) which includes several stages: problem identification, data collection, product design, design validation by experts, correction , small-scale trials, product revisions, large-scale trials, revision products, and final products. The large-scale sampling is done by convenience sampling. Results of this study include qualitative data and quantitative data. The qualitative data is obtained from the feasibility assessment instruments LKS phase I of 100%, phase II, feasibility assessment materials 96.87%, the assessment linguistic appraisal criteria was 84.62%, the assessment of presentation expendience 73, 68%, as well as the questionnaire responses of 75% of teachers and students' questionnaire responses of 77.90%. Quantitative data is obtained from the results of student’s learning after the learning process of evaluation tests at 8.67%. of standart KKM 7,00. From the results of this study. It is concluded that the worksheet based JAS material class VII ecosystem is feasible and able to develop for learning.

Page 2 of 3 | Total Record : 28