HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika terbit 2 (dua) kali setahun pada bulan Maret dan September dengan proses peer-review dan open access. Memiliki p-ISSN: 2549-6700 dan e-ISSN:2549-6719 , diterbitkan oleh Program Studi pendidikan matematika STKIP Andi Mattappa Pangkep.
HISTOGRAM Berisi tulisan/artikel hasil pemikiran dan hasil penelitian yang ditulis oleh pakar, pendidik, ilmuan, praktisi dan pengkaji dalam disiplin ilmu pendidikan matematika terutama pada pengembangan model pembelajaran dan pengembangan perangkat serta istrument pembelajaran matematika
Articles
403 Documents
PENGEMBANGAN SOAL PENALARAN MODEL TIMSS PADA MATERI GEOMETRI DAN PENGUKURAN SMP
Pribadi, Adi;
Somakim, Somakim;
Yusup, Muhammad
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (603.854 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i2.30
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengembangkan  soal  penalaran  matematika  model TIMSS konten geometri dan pengukuran  yang valid baik secara logis dan empiris serta mempunyai efek potensial terhadap peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Design Reseacrh tipe Development Studies. Subjek dari penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri  1 Palembang kelas VIII.7 yang berjumlah 26 orang siswa. Proses pene litian ini melalui tahapan Preliminary Evaluation dan Formative Evaluation. Berdasarkan hasil penelitian , diperoleh 5 soal penalaran matematika. Soalâsoal tersebut  memenuhi karakteristik TIMSS dan memenuhi indikator soal penalaran TIMSS.  Dari hasil fie ld test yang dilakukan , diketahui terdapat 17 siswa (63,3846%)  yang mendapatkan  nilai di atas rata-rata , dimana rata-rata nilai siswa yaitu 70,55.
PENGARUH MINAT DAN KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS X SMA
Arifin, Sadriwanti
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.434 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v2i1.121
Penelitian ini merupakan penelitian ex â post facto yang bersifat koresional.Masalah yang diselidiki dalam penelitian ini adalahketerkaitan variabel minat dan kreativitas terhadap hasil belajar matematika.Data dikumpulkan diolah dengan menggunakan analisis statistik âSPSS dan Minitabâ. Hasil analisis menunjukkan bahwa minat belajar matematika diperoleh skor rata-rata 73,14 dari skor ideal 125 dengan standar deviasi 13,613. Kreativitas belajar matematika dengan skor rata-rata 63,35 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 7,183 dan hasil belajar matematika dengan skor rata-rata 15,73 dari skor ideal 25 dengan standar deviasi 2,933. Selanjutnya pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi linear ganda diperoleh kesimpulan bahwa (1) minat belajar matematika mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA (2) kreativitas belajar matematika tidak mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA (3) minat belajar dan kreativitas belajar matematika secara bersama-sama mempunyai pengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa
Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Penerapan Cipp Evaluation Model Pada Siswa Kelas VIIB Maha Putra Tello Makassar
Jusmiana, Andi
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 1 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (187.145 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v2i1.122
Penelitian ini membahas tentang peningkatan hasil belajar matematika melalui penerapan CIPP Evaluation Model pada Siswa Kelas VIIB SMP Maha Putra Tello. Makassar dengan permasalahan 1) Bagaimana gambaran hasil belajar matematika siswa sebelum diterapkan CIPP Evaluation model. 2) Bagaimana gambaran hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan CIPP evaluation model. 3) Bagaimana gambaran peningkatan hasil belajar matematika siswa setelah diterapkan CIPP evaluation model. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) dengan Subjek penelitian adalah kelas VIIB SMP Maha Putra Tello Makassar dengan jumlah siswa 21 orang. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan observasi dan tes. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Data hasil evaluasi konteks dan proses diolah secara kualitatif dan data hasil evaluasi input dan produk diolah secara kuantitatif yaitu menggunakan statistik deskriptif. Hasil yang dicapai setelah penerapan CIPP evaluation model, pada siklus I rata-rata skor hasil belajar siswa sebesar 64,40  berada pada kategori rendah, pada siklus II, 77,05 berada pada kategori tinggi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya model pembelajaran CIPP Evaluation model maka hasil belajar matematika siswa kelas VIIB SMP Maha Putra Tello Makassar mengalami peningkatan.   Â
PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP GEOMETRI MELALUI METODE DEMONSTRASI SISWA KELAS V SDN 186 LEMBANG
Jumrah, Jumrah
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.714 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i1.18
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilakukan di SDN 186 Lembang Kab. Pinrang yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep geometri siswa kelas V melalui metode Demonstrasi. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 186 Lembang Kab. Pinrang Tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa 28 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes pemahaman konsep yang dilakukan tiap akhir siklus, observasi, refleksi dan respon siswa. Dari data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian yang dicapai setelah dianalisis yaitu : (1) pada Siklus I, diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 67,36 dengan standar deviasi 11,74 dan persentase siswa yang mencapai KKM sebesar 67,86%. (2) pada Siklus II, diperoleh skor rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 71,54 dengan standar deviasi 10,50 danpersentase siswa yang mencapai nilai KKM sebesar 85,71%. (3) hasil observasi menunjukkan adanya peningkatan aktivitas siswa antara lain siswa menjadi lebih aktif bertanya, menanggapi pertanyaan dan membuat kesimpulan, serta siswa terlihat memperhatikan pelajaran dengan tenang dan fokus sehingga mereka bisa menjawab pertanyaan tentang materi pelajaran dengan baik dan benar. (4) Terjadinya peningkatan pemahaman konsep geometri siswa setelah menerapkan metode demonstrasi.
PENINGKATAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PENDEKATAN OPEN ENDED PROBLEM
Ardi, Syamsul
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.271 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i1.19
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas siswa Kelas X SMA Negeri 2 Pangkajene Kab. Pangkep melalui pendekatan open ended problem. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas X Aljabar SMA Negeri 2 dengan jumlah 28 orang, Siklus I dilaksanakan selama 4 kali pertemuan dan siklus II dilaksanakan 3 kali pertemuan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa selama pembelajaran berlangsung, angket kreativitas untuk mengetahui tingkat kreativitas siswa setelah pemberian tindakan, dan tes hasil belajar sebagai data tambahan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan untuk setiap indikator yang diamati, yaitu: fleksibilitas, originalitas, elaboration dan fluency (b) skor rata-rata kreativitas siswa pada siklus siklus I sebesar 72,96,. Padakategori rendah dan siklus II 87,86 pada kategori sedang (c) nilai rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I yaitu 60,35 dari skor ideal 100 sedangkan pada siklus II yaitu 60,91. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya pendekatan open ended problem maka kreativitas belajar matematika siswa Kelas X SMAN 2 Pangkajene mengalami peningkatan.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN TES FORMATIF DENGAN UMPAN BALIK TERHADAP HASIL BELAJAR STATISTIK DESKRIPTIF MAHASISWA PRODI STUDI EKONOMI SYARIAH STAIN WATAMPONE
Darwis, Rahma Hidayati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (376.575 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i1.22
ABSTAK:Â Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen melibatkan dua perlakuan yaitu pemberian tes formatif dengan umpan balik dan pemberian tes formatif tanpa umpan balik, dengan satu variabel yaitu hasil belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai perbedaan hasil belajar mahasiswa yang diajar dengan pemberian tes formatif dengan umpan balik dengan hasil belajar mahasiswa yang diberi tes formatif tanpa umpan balik pada mahasiswa program studi Ekonomi Syariah. Populasi adalah seluruh mahasiswa prodi ekonomi syariah yang memprogramkan mata kuliah statistik deskriptif dan secara acak sederhana terpilih 2 kelompok. Analisis statistik yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis infrensial. Hasil analisis statistik deskriptif diperoleh skor rata-rata berada pada kategori tinggi untuk kelompok yang diberi tes formatif dengan Umpan Balik dan rata-rata untuk kelompok yang diberi tes formatif tanpa Umpan Balik berada pada kategori rendah. Hasil ini memberikan gambaran bahwa hasil belajar statistik deskriptif mahasiswa yang diberi tes formatif dengan umpan balik lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diberi tes formatif tanpa umpan balik. Hasil analisis inferensial dengan statistik uji-t disimpulkan bahwa tingkat hasil belajar staistik deskriptif mahasiswa yang diberi tes formatif dengan umpan balik berbeda signifikan dengan hasil belajar statistik deskriptif mahasiswa yang diberi tes formatif tanpa umpan balik.
PENGARUH KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 SATAP BUNGORO
Alimuddin, Herman
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (226.959 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i1.182
Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen yang bersifat korelasi dengan menggunakan analisis regresi linear sederhana yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh keaktifan belajar siswa akibat penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) terhadap hasil belajar matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas VII SMP Negeri 4 Satap Bungoro tahun ajaran 2017-2018 yang berjumlah 27 siswa, dengan mengambil sampel dengan menggunakan teknik âsimple jenuhâ. Pegumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan dan tes tertulis. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Keaktifan siswa pada saat pembelajaran termasuk kategori aktif dengan persentase 55,55% dan skor rata-rata 75,26, Hasil belajar matematika siswa termasuk kategori sangat baik dengan persentase 51,82% dan skor rata-rata 80,56. Uji hipotesis diperoleh nilai Fhitung  > Ftabel ( 6,965 > 4,24 ), yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik sebelum penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI). Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) terjadi peningkatan hasil belajar pada peserta didik kelas VII SMP Negeri 4 Satap Bungoro.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROGRAM LINEAR BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF PENDEKATAN SCIENTIFIC DENGAN MEDIA E-LEARNING
ANTI, SIRW
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.295 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i1.24
Penelitian ini bertujuan mengembangkan perangkat pembelajaran program linear berbasis model pembelajaran kooperatif pendekatan scientific dengan media e-learning yang valid, praktis dan efektif di kelas X multimedia SMKN 1 Somba Opu. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi, tes, dan kuisioner respon siswa. Subyek penelitian adalah kelas X Multimedia di SMKN 1 Somba Opu. Perangkat Pembelajaran yang dikembangkan adlah buku siswa, LKS, dan PP. Proses pengembangan perangkat pembelajaran menggunakan prinsip Thiagarajan (4-D). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa (1) Perangkat pembelajaran yang digunakan valid karena hasil validasi berada pada interval 3,5 ⤠ð Ì
< 4,5 dengan rata-rata ð Ì
= 4.1 berarti valid dan dapat digunakan dengan revisi kecil; (2) Perangkat pembelajaran praktis karena didalamnya terdapat kategori yang dapat mengaplikasikan aktivitaspembelajaran; (3) Perangkat pembelajaran efektif karena didalamnya terdapat tiga instrumen yaitu tes hasil belajar, LKS, dan kuisioner respon siswa yang terdapat pada kriteria interval tolerasi efektif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA
Alimuddin, Herman
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1, No 2 (2017): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.17 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v1i2.186
Penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation terhdap hasil belajar matematika. Permasalahan yang dikaji adalah â Hasil belajar peserta didik yang menerapkan pembelajaran Group Investigation berbeda dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang menerapkan pembelajaran Group Investigation berbeda dengan yang menerapkan pembelajaran konvensional materi Bilangan Bulat. Sampel penelitian diambil secara random, di mana dipilih menjadi dua kelas dari 12 kelas. Pengumpulan data menggunakan Tes Hasil Belajar Matematika pada pokok Bahasan Bilangan Bulat dalam bentuk Uraian.Teknik Analisis data menggunakan statistika deskriptif adalah sebagai berikut. (1) Hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation (Kelompok eksperimen) Mencapai nilai rata rata sebesar 73,67 dengan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 8,479 (2) Hasil belajar matematika peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran konvensional (Kelompok Kontrol) mencapai nilai rata rata 69,92 dengan simpangan baku (standar deviasi) sebesar 76,25. Dan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan model pembelajaran Group Investigation lebih tinggi dibanding dengan model pembelajaran Konvensional. Teknik analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan menggunakan model Group Investigation dengan siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Konvensional.
DESAIN PEMBELAJARAN KOOPERATIF BERBASIS TEORI BRUNER UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA
Yusri, Yunarni;
Arifin, Sadriwati
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2, No 2 (2018): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (240.113 KB)
|
DOI: 10.31100/histogram.v2i2.233
Jenis penelitian adalah desain research yang bertujuan untuk mendesain pembelajaran, khususnya perangkat yang digunakan dengan model pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner pada pokok bahasan kubus dan balok yang meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Buku Siswa, dan Lembar Kerja Siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIISMP Negeri 1 Labakkang sebanyak 30 orang. Prosedur desain yang digunakan siklus Mc. Kenney yang dipadukan dengan model Dick & Carey yang meliputi 3 tahap, yaitu Preliminary design, Prototyping phase, dan assessment phase. Perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner yang telah didesain telah divalidasi dan direvisi tiga kali sehingga layak untuk digunakan. Hasil dari ujicoba terbatas menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner bersifat efektif dan praktis, yaitu (1) skor rata-rata yang diperoleh siswa pada tes hasil belajar adalah 76,87 dari skor ideal 100 dengan standar deviasi 12,43. Dimana 24 dari 30 siswa atau 80 memenuhi ketuntasan individu yang menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal tercapai; (2) dengan menggunakan perangkat pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran ; (3) pada umumnya siswa memberikan respons positif terhadap kegiatan pembelajaran. Jadi berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa hasil desain pembelajaran pembelajaran kooperatif berbasis teori Bruner di kelas VIII SMP Negeri 1 Labakkang berkualitas.