cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Articles 260 Documents
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIO VISUAL PKn BERBASIS TEKNIK KLARIFIKASI NILAI PADA SISWA SEKOLAH DASARDI DAERAH WISATA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Husni, Muhammad; Hadi, Yul Alfian
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.091 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audio visualPKn berbasis teknik klarifikasi nilai yang layak di daerah wisata Kabupaten Lombok Timur. Lokasi penelitian yaitu di SDN 1 Sembalun Lawang dengan jumlah siswa 21 orang, SDN 2 Sembalun Bumbung dengan jumlah siswa 30 orang dan SDN 3 Sembalun Bumbung dengan jumlah siswa 24 orang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan mengadopsi tahapan pengembangan model ADDIE (Analysis-Design-Develop-Implement-Evaluate). Instrumen penelitian ini terdiri dari angket validator ahli materi dan tampilan, angket respon siswa dan angket karakter ke Indonesia an. Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistic deskriptif skala lima kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) hasil validator ahli materi memperoleh jumlah skor 38 berada pada rentangan 34-42 pada kategori layak. Sedangkan hasil validator ahli tampilan memperoleh jumlah skor 46berada pada rentangan 41-50 pada kategori layak; 2) Hasil angket respon siswa pada uji coba skala kecil yaitu memperoleh rata-rata skor sebesar 58 pada rentangan 50-60 dengan kategori menarik, sedangkan hasil uji coba skala besar memperoleh rata-rata skor sebesar 61 pada rentangan 60<X dengan kategori sangat menarik; dan 3) Hasil angket karakter ke Indonesiaa an siswa pada uji coba skala kecil yaitu memperoleh skor sebesar 116 pada rentangan 100-120 dengan kategori Baik, sedangkan hasil angket karakter ke Indonesiaa an siswa pada uji coba skala besar jumlah skornya yaitu 118 pada rentangan 100-120 dengan kategori Baik. Sehingga dapat disimpulkan penelitian pengembangan media pembelajaran ini telah layak dan efektif.Kata kunci: media audio visual, teknik klarifikasi nilai, karakter keindonesiaan 
PENGEMBANGAN PERANGKAT TES IPA (ILMU PENGETAHUAN ALAM) SEKOLAH DASAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI UPAYA PEMBENTUKAN BANK SOAL Fadilah, Dina; Hayati, Nila
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.721 KB)

Abstract

Keberadaan bank soal tentunya mempermudah guru dalam penyusunan perangkat tes setiap kali akan melaksanakan ujian, sehingga tidak harus tergesa-gesa dalam pembuatan soal. Kualitas butir-butir soal yang terdapat dalam bank soal tentunya berkualitas baik dan bisa dipertanggung jawabkan, karena sudah melewati prosedur pengembangan butir yang telah ditentukan. Adanya kebijakan otonomi pendidikan dan peraturan bahwa 75% soal-soal ujian nasional khusus untuk Sekolah Dasar dikelola oleh pemerintah daerah, sehingga pengembangan bank soal untuk mata pelajaran yang masuk Ujian nasional seperti mata pelajaran Ilmu pengetahuan Alam sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini adalah : (1) Untuk mengetahui karakteristik butir soal pada perangkat tes IPA SD berbasis kearifan lokal yang dikembangkan untukpembentukan bank soal dan (2) Untuk mengetahui manajemen butir soal perangkat tes IPA SD yang dikembangkan untuk pembentukan bank soal. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengacu pada model pembelajaran 4D oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Adapun prosedur yang dilakukan sehingga menghasilkan produk berupa bank soal IPA berbasis kearifan lokal meliputi: (1) Penyusunan kisi-kisi butir soal, (2) Penulisan soal, (3) Penelahaan dan revisi, (4) Perakitan tes, (5) Uji coba pra penelitian, (6) Analisis soal, (7) Revisi soal, (8) Uji coba penelitian, (9) Analisis Soal, (10) Seleksi Soal, dan (11) Bank Soal. Hasil analisis kuantitatif perangkat tes IPA menunjukkan bahwa paket IPA_1 dan IPA_2 kelas IV masing-masing diperoleh 30 dan 24 Soal yang layak dimasukkan dalam bank soal yang dikembangkan dengan rerata daya beda masing-masing sebesar 0,7046 (kriteria baik) dan 0,7641 (kriteria baik) serta rerata tingkat kesukaran 0,9242 dan 1,0421 . Sedangkan untuk paket IPA_1 dan IPA_2 Kelas V masingmasing diperoleh 32 dan 30 soal dengan kriteria daya beda (0,7526 dan 0,6602 dan  tingkat kesukaran (1,1331 dan 0,8809) baik. 
Pengembangan Komik Sebagai Media Pemeblajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Kelas IV SDN 2 Selong Hadi, Yul Alfian; Husni, Muhammaad; Pazri, Rodiatul
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.909 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media pembelajaran yang layak digunakan dalam proses pembelajaran. Metode Penelitian yang digunakan dalam  penelitian ini yaitu metode penelitian dan pengembangan (Reasearch and Development) dengan mengadopsi model 4 D, yang kemudian disederhanakan  menjadi tiga tahap karena keterbatasan  pengembangan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 2 Selong yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan  lembar instrument validasi ahli dan angket respon siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi pertama oleh ahli desain diperoleh skor 47 yang berada pada rentang skor  39 < X  ≤ 51, dengan kategori “Cukup”, hasil validasi ke dua oleh ahli desain diperoleh skor 57, yang terdapat pada rentang skor  51 < X 63, dengan kategori “Baik”, hasil validasi ahli materi memperoleh skor 60, yang berada pada rentang skor  51 < X 63, dengan kategori “Baik”, hasil uji coba lapangan memperoleh rata-rata skor 42,13 yang berada pada rentang X > 42,06 , dengan kategori “Sangat  Baik”. Hal ini menunjukkan bahwa media komik layak digunakan sebagai media pembelajaran.Kata Kunci: Komik, Reasearch and Development.
Komparasi Metode Cooperative Tipe Struktural Dyadic Methods Dengan Metode Cooperative Riview Terhadap Hasil Dan Motivasi Belajar Hakim, Arif Rahman; Fadilah, Dina
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.938 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh yang ditimbulkan oleh  metode  cooperative  tipe struktural dyadic methods (SDM) dengan metode cooperative riview (CR) terhadap  hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SDN  Lendang Nangka Utara tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan model desain Static group comparision. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Lendang Nangka Utara dan sampel penelitian  ditentukan dengan teknik random sampling. Kelas V SDN 06 sebagai kelas eksperimen 1, sedangkan kelas V SDN 02 sebagai kelas eksperimen 2. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dan angket. Data dianalisis menggunakan uji-t dua pihak dengan metode polled varian. Hasil hipotesis untuk motivasi belajar menunjukkan bahwa  (1,6819), artinya Ho diterima dan Ha ditolak, sedangkan untuk hasil belajar (1,6819) yang berarti Ho diterima dan Ha ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak adanya perbedaan pengaruh yang ditimbulkan oleh metode  Cooperative  Tipe Struktural Dyadic Methods (SDM) dengan Metode Cooperative Riview (CR) terhadap  hasil belajar dan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran IPA kelas V SDN  Lendang Nangka Utara tahun pelajaran 2018/2019.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS 2 SELONG LOMBOK TIMUR Rodiyah, Hadiatul; Lasmawan, Wayan; Dantes, Nyoman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.878 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Selong Lombok Timur yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Populasi penelitian berjumlah 280 orang dan sampel berjumlah 96 yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap sosial dan tes hasil belajar IPS berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan sikap sosial, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS, antara siswa yang dibelajarkan melaluii model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (3) terdapat perbedaan simultan, sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur
Meningkatkan Membaca Menulis Melalui Teknik SAS Kelas 3 MI No. 1 Pancor Lombok Timur Siregar, M. Deni; Yunitasari, Dukha
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh  teknik SAS dalam meningkatkan membaca dan menulis permulaan pada siswa kelas 3 MI No 1 Pancor di lombok timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan (observasi), dan refleksi.  Alat yang digunakan untuk mengukur dan mengetahui data adalah menggunakan lembar observasi, tes dan catatan lapangan. Lembar observasi digunakan untuk mengetahui aktivitas membaca dan menulis siswa pada buku teks yang disediakan, tes dilakukan setiap akhir siklus untuk mengetahui peningkatan kemampuan membaca dan menulis dengan teknik  SAS. Berdasarkan hasil observasi pembelajaran baik pada siklus I maupun siklus II siswa sudah mamapu membaca dan menulis dengan cepat. Hasil tes dari pembelajaran siklus I diketahui 8 dari 30 orang siswa belum membaca cepat. Pada hasil pembelajaran siklus II 30 dari 30 orang semuanya sudah bisa membaca dengan cepat. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan membaca dan menulis dapat ditingkatkan melalui teknik SAS. Kata kunci :  Membaca Cepat , Teknik SAS
HUBUNGAN SIKAP MATEMATIKA DENGAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SDN 06 MONTONG BAAN Atiaturrahmaniah, Atiaturrahmaniah; Rahayu, Suci
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.783 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara sikap matematika dengan hasil belajar siswa kelas V SDN 6 Montong Baan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah tekhnik sampling jenuh. Jumlah kelas V secara keseluruhan sebanyak 24 siswa. Kemudian yang menjadi sampel adalah seluruh siswa kelas V. tekhnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian prasyarat analisis data menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas data. Data dianalisis menggunakan uji korelasi prodact moment. Hasil hipotesis pada angket dengan n = 24 diperoleh rhitung 0,495 > rtabel 0,404 sedangkan uji hipotesis pada observasi dengan n = 24 diperoleh rhitung 0,470 > rtabel 0,404. Berdasarkan hasil uji hipotesis angket maka dapat diketahui Ha diterima dan Ho ditolak begitupun denganhasil uji hipotesis observasi dapat diketahui Ha diterima dan ho ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya korelasi antara sikap matematika dengan hasil belajar siswa kelas V SDN 6 Montong Baan.Kata Kunci : Sikap Matematika, Hasil Belajar 
ANALISIS KOMPETENSI PEDAGOGIK DAN KOMPETENSI IPA TERHADAP CALON GURU SEKOLAH DASAR PGSD FKIP UNIVERSITAS JAMBI Maretika, Lulu Dwi; ., Asrial; ., Syahrial; Kurniawan, Dwi Agus
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 2 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.563 KB)

Abstract

 ABSTRAKPembelajaran ipa merupakan salah satu pembelajaran yang terdapat di sekolah dasar dan juga menjadi salah satu mata pelajaran yang wajib dikuasai oleh siswa. Keberhasilan pembelajaran sains di sekolah dasar ini dipengaruhi oleh kompetensi yang dimiliki oleh guru atau calon guru. Pengetahuan calon guru akan sangat berpengaruh terhadap pembelajaran ipa. Kurikulum ipa juga telah diterapkan dibeberapa sekolah yang harapannya dapat meningkatkan kualitas hasil pembelajaran ipa. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi pedagogik dan kompetensi IPA untuk calon guru. Penelitian ini dilakukan di Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Jambi, dengan sampel terdiri dari mahasiswa semester 1 hingga semester 8. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 340 mahasiswa calon guru yang sedang menempuh pendidikan di Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Negeri Jambi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan Bila seorang calon guru tidak memiliki kompetensi ipa (X = 0) , maka diperkirakan skor kompetensi pedagogik yang dimiliki adalah 4,5 sedangkan calon guru memiliki kompetensi IPA maka akan diperkirakan skor kompetensi pedagogik yang diperoleh adalah sebanyak 0,4 = 40%, ini membuktikan bahwasannya terdapat pengaruh yang kuat antara kompetensi pedagogik terhadap kompetensi ipa. Kata kunci : calon guru sekolah dasar, kompetensi ipa, kompetensi pedagogik, 
Kolaborasi Penerapan Problem Posing Dan Metode Eksperimen Sebagai Upaya Peningkatan Pemahaman Konsep Mahasiswa PGSD 2C Pada Mata Kuliah Konsep Dasar Sains Sd Tahun Akademik 2018/2019 Fadilah, Dina; Hakim, Arif Rahman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 2 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.52 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa kelas 2C pada mata kuliah konsep dasar sains SD melalui penerapan kolaborasi problem posing dengan metode eksperimen pada semester genap tahun akademik 2018/2019. Adapun jenis penelitian yang dilakukan berupa penelitian tindakan kelas dengan menggunakan desain Hopkins yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 33 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dengan menggunakan instrument  berbentuk tes uraian. Sementara itu analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengkonversi nilai yang diperoleh mahasiswa dengan standar acuan yang sudah ditetapkan oleh Universitas Hamzanwadi.  Indikator keberhasilan yang ditetapkan adalah penelitian dikatakan berhasil jika persentase nilai ≥ 70 mencapai 75%. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh skor rata-rata siklus I sebesar 73,94 dengan nilai maksimal 89 dan minimal 49. Adapun jumlah mahasiswa yang memperoleh nilai  70 ≥ sebanyak 10 orang dengan persentase 30,30% dan memperoleh nilai ≥ 70 sebanyak 23 orang dengan persentase 69,69%. Selanjutnya pada siklus II diperoleh skor rata-rata sebesar 76,96 dengan nilai maksimal 93 dan minimal52. Adapun jumlah mahasiswa yang memperoleh nilai  70 ≥ sebanyak 7 orang dengan persentase 21,21% dan memperoleh nilai ≥ 70 sebanyak 26 orang dengan persentase 78,78%. Berdasarkan perolehan persentase nilai ≥ 70 pada siklus II dapat disimpulkan bahwa indicator keberhasilan telah tercapai sehingga pelaksanaan siklus bias dihentikan.
Model Pembelajaran Kontekstual Meningkatkan Kemampuan Menulis Laporan Pesera Didik Kelas V Sdn 2 Pancor Rohimah, Rohimah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 5, No 1 (2019): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.604 KB)

Abstract

Salah satu dari keempat kemampuan berbahasa peseeta didik di sekolah dasar adalah kemampuan menulis disamping kemampuan membaca, berbicara dan mendengarkan. Salah satu faktor penyebab rendahnya kemampuan peserta didik dalam menulis dalam hal ini dikhususkan pada kemampuan menulis laporan adalah strategi pembelajaran yang belum mengena pada peserta didik. Langkah yang ditempuh penulis dalam mengatasi permasalahan ini adalah dengan penggunaan metode pembelajaran kontekstual. Penelitian ini mengangkat dua pokok permasalahan yakni: (1) Bagaimana kemampuan siswa dalam menulis laporan pengamatan sebelum menggunakan model pembelajaran kontekstual dalam materi menulis laporan pengamatan pada peserta didik kelas 6 SDN 2 Pancor dan  (2) Apakah ada peningkatan kemampuan siswa setelah menggunakan model pembelajaran kontekstual dalam materi menulis laporan pengamatan pada siswa kelas 6 SDN 2 Pancor. Guna menjawab pertanyaan ini, maka dilakukanlah penelitian tindakan kelas.  Penelitian tindakan kelas yang telah ditempuh, didesain berdasarkan model dan metode pembelajaran sesuai dengan yang telah dipersiapkan. Selama dua siklus, menempuh empat tahapan berikut: (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi/pengamatan, dan (4) refleksi. Setelah melakukan serangkaian kegiatan yang telah direncanakan, terbukti kemampuan menulis laporan pengamatan pada peserta didik kelas V SDN 2 Pancor, meningkat pada setiap siklusnya. Hasil penelitian menunjukkan Pada pra siklus sampai siklus pertama kenaikan dari 56,27 menjadi 73,6 kemudian pada siklus kedua rata-rata nilai kelas menjadi 85,4. Pada siklus pertama siswa dominan melakukan kesalahan penulisan ejaan, huruf kapital, dan kata depan. Siklus kedua, hanya ditemukan satu kelompok menggunakan kata tidak baku. Kualiatas setelah diadakan penelitian ini terlihat dalam penulisan tanda baca, huruf kapital, preposisi dan sistematika laporan pengamatan. siklus kedua siswa sudah dapat merinci lokasi pengamatan di ruang-ruang sekitar sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kontekstual dalam upaya peningkatan kemampuan menulis Laporan siswa kelas VI SDN 2 Pancor Kecamatan Selong 2018/2019

Page 3 of 26 | Total Record : 260