Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESOLUSI KONFLIK TERHADAP SIKAP SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD GUGUS 2 SELONG LOMBOK TIMUR Rodiyah, Hadiatul; Lasmawan, Wayan; Dantes, Nyoman
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol 4, No 1 (2018): Jurnal Didika : Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar
Publisher : universitas hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.878 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus 2 Selong Lombok Timur yang dibelajarkan melalui model pembelajaran resolusi konflik dengan yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Populasi penelitian berjumlah 280 orang dan sampel berjumlah 96 yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttest control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner sikap sosial dan tes hasil belajar IPS berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan sikap sosial, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (2) terdapat perbedaan hasil belajar IPS, antara siswa yang dibelajarkan melaluii model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur, (3) terdapat perbedaan simultan, sikap sosial dan hasil belajar IPS siswa, antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Resolusi Konflik dengan siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 2 Selong Lombok Timur
Pemberdayaan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Pobuke Berbasis Geometri Untuk Menaggulangi Tingkat Pengagguran Di Desa Senyiur Mahmudah, Rifaatul; Abdullah, Abdullah; Rodiyah, Hadiatul; Susilawati, Susilawati
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1, No 1 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa senyiur merupakan salah satu  daftar pedesaan  yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Perdesaan tersebut membutuhkan pendampingan untuk mengelola potensi daerah mereka melihat banyaknya pengangguran. Faktor pendorong peningkatan Pengangguran karena tingginya angka kemiskinan yang menyebabkan banyak yang tidak menikmati bangku sekolah. Dampaknya para pengangguran tidak memiliki skill yang handal. Masyarakat pengangguran terdiri dari anak terlantar/putus sekolah dan ibu rumah tangga yang tidak memiliki hasil tetap . Salah satu pemecahan masalahnya adalah memberdayakan serabut kelapa menjadi  barang yang bernilai ekonomis, karena dapat membantu perekonomian masyarakat  pengangguran. Target luaran yang hendak dicapai adalah memberdayakan limbah  serabut  kelapa  menjadi POBUKE (Pot Bunga Kekinian) berbasis geometri. Geometri tersebut merupakan software geometri interaktif  untuk ketepatan dan simulasi penggunaan, agar mudah memanipulasi dan membuat objek-objek geometris, karena seni secara universal memiliki hubungan geometri yang begitu kompleks. Manfaat penelitian ini tidak lain membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran serta terciptanya lapangan pekerjaan. Harapanya dapat menumbuh kembangkan jiwa enterpreuner masyarakat pengangguran. Produk ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika. Metode dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode demonstrasi, ceramah, diskusi, praktik dan obsevase. 1. Metode demonstrasi berbasis ceramah digunakan sebagai simulasi training atau kegiatan pelatihan. 2. Metode diskusi digunakan sebagai komunikasi dua arah yang bersifat terbuka antara para tim peneliti dan pemateri dengan para karyawan. 3. Metode praktik untuk mengimlplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan dari para tim peneliti dan pemateri yang professional dalam bidang kerajinan. 3. Metode observase sebagai evaluasi tingkat pemahaman masyarakat dalam mengimplementasikan simulasi yang sudah diberikan.Kata Kunci : Serabut Kelapa, POBUKE, Geometri dan Pengangguran
Pemberdayaan Limbah Serabut Kelapa Menjadi Pobuke Berbasis Geometri Untuk Menaggulangi Tingkat Pengagguran Di Desa Senyiur Rifaatul Mahmudah; Abdullah Abdullah; Hadiatul Rodiyah; Susilawati Susilawati
ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masayarakat Vol 1 No 1 (2020): ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/ab.v1i1.2409

Abstract

Desa senyiur merupakan salah satu  daftar perdesaan  yang menjadi pusat perhatian pemerintah. Perdesaan tersebut membutuhkan pendampingan untuk mengelola potensi daerah mereka melihat banyaknya pengangguran. Faktor pendorong peningkatan Pengangguran karena tingginya angka kemiskinan yang menyebabkan banyak yang tidak menikmati bangku sekolah. Dampaknya para pengangguran tidak memiliki skill yang handal. Masyarakat pengangguran terdiri dari anak terlantar/putus sekolah dan ibu rumah tangga yang tidak memiliki hasil tetap . Salah satu pemecahan masalahnya adalah memberdayakan serabut kelapa menjadi  barang yang bernilai ekonomis, karena dapat membantu perekonomian masyarakat  pengangguran. Target luaran yang hendak dicapai adalah memberdayakan limbah  serabut  kelapa  menjadi POBUKE (Pot Bunga Kekinian) berbasis geometri. Geometri tersebut merupakan software geometri interaktif  untuk ketepatan dan simulasi penggunaan, agar mudah memanipulasi dan membuat objek-objek geometris, karena seni secara universal memiliki hubungan geometri yang begitu kompleks. Manfaat penelitian ini tidak lain membantu pemerintah mengurangi tingkat pengangguran serta terciptanya lapangan pekerjaan. Harapanya dapat menumbuh kembangkan jiwa enterpreuner masyarakat pengangguran. Produk ini juga dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika. Metode dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode demonstrasi, ceramah, diskusi, praktik dan obsevase. 1. Metode demonstrasi berbasis ceramah digunakan sebagai simulasi training atau kegiatan pelatihan. 2. Metode diskusi digunakan sebagai komunikasi dua arah yang bersifat terbuka antara para tim peneliti dan pemateri dengan para karyawan. 3. Metode praktik untuk mengimlplementasikan pengetahuan yang sudah didapatkan dari para tim peneliti dan pemateri yang professional dalam bidang kerajinan. 3. Metode observase sebagai evaluasi tingkat pemahaman masyarakat dalam mengimplementasikan simulasi yang sudah diberikan.
Penggunaan Media Flash Card Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Dengan Hambatan Fungsional Belajar Baiq Sri Hulfa; Donna Boedi Maritasari; Hadiatul Rodiyah
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v6i1.4382

Abstract

This objective of this research to analyze the factor that influence the reading difficulties of students with functional learning disabilities, and to assess the effecacy of employing flash card media based on local wisdom on the reading ability of students with functional learning difficulties. The descriptive qualitative research method was applied, employing a case study methodology. This study’s participants were five third-grade students from SDN 2 Kesik who had functional learning difficulties. Observation, interviews and documentation were utilized to gain data. Data were analyzed using data collection, data reduction, data presentation, and conclusion/verification. The findings indicate that using flash card media based on local wisdom is helpful for sharpening students’ memory as well as improving the reading skills of students with functional learning disabilities at the level of reading, identifying letters and spelling. This can be observed through the students’ improving reading skills indicators.
Kultur Sekolah dalam Pencegahan Bullying dan Kekerasan di Sekolah Dasar Habibuddin Habibuddin; Mijhamuddin Alwi; Muhammad Sururuddin; Sahiruddin Sahiruddin; Najmul Hadi; Sadaruddin Sadaruddin; Hadiatul Rodiyah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2023): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/didika.v9i2.24916

Abstract

Bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah dasar (SD) semakin marak terjadi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan di SD Negeri 2 Tebaban Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombk Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif terdiri atas data collecting, data reduction, data display, dan conclusion. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) pengembangan kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan dilakukan melalui: (a) kebijakan sekolah, seperti kesediaan menjadi tim pencegahan dan penanganan kekerasan (TPPK), dan program sekolah untuk pembiasaan perilaku religius, disiplin, peduli sesama, dan peduli pada lingkungan; (b) kurikulum sekolah mengintegrasikan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila (P3) melalui materi pelajaran, dan pengembangan diri atau keterampilan siswa; dan (c) kepala sekolah berperan menjadi pemimpin, memberi keteladanan, interaktif dan komunikatif, motivator, sekaligus menjadi pengawas; serta (d) guru-guru berperan menjadi model, fasilitator, pengarah, komunikator, motivator, dan mediator; (2) pendukung pengembangan kultur sekolah dalam pencegahan bullying dan kekerasan adanya kebijakan sekolah, kurikulum sekolah, dan kepala sekolah dan guru memiliki peran menanamkan nilai-nilai anti bullying dan kekerasan, sedangkan penghambatnya, terdapat nilai-nilai (gotong royong, kemandirian, dan lain-lain) belum diaktualisasikan oleh siswa, perkembangan media sosial sangat mempengaruhi perilaku bullying dan kekerasan siswa.   Kata Kunci: bullying, kekerasan, kultur sekolah
Pendidikan Karakter Berbasis Ekologis dalam Novel Anak-Anak Sungai Sondong Karya Ramajani Sinaga dan Implikasinya pada Pembelajaran Sastra di Sekolah Baiq Rizki Hidayati; Hadiatul Rodiyah
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 10 No 4 (2024): Desember
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v10i4.27471

Abstract

This research aims to describe the value of ecologically based character education in the novel Anak-anak Sungai Sondong by Ramajani Sinaga, and implications for Literature Learning in Schools. This research method is qualitative research. The data source for this research uses primary and secondary data. Primary data uses the novel Sondong Children. Secondary data was obtained from journals and books related to character education with an environmental ethics approach. Data collection techniques use reading and note-taking techniques. Data analysis techniques using triangulation, reduction, presentation and concluding data. The results of this research are (a) responsibility, (b) love and concern for nature, (c) solidarity, (d) respect for nature, (e) living simply and in harmony with nature, (f) justice. From the results of data analysis, there are 89-character education with an environmental ethics approach that can be implemented in literature learning in schools in accordance with the dimensions of the Pancasila profile, namely morals towards nature.
Implementasi pengembangan media digital untuk meningkatkan kompetensi Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Donna Boedi Maritasari; M. Syahruddin Amin; Hadiatul Rodiyah; Baiq Rizki Hidayati; Nunung Alya Ayu Lastari; Rizka Elvira Amanillah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 3 (2025): May
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i3.30649

Abstract

AbstrakProgram Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan teknologi dalam memperkuat Profil Pelajar Pancasila, dengan menerapkan aplikasi Wordwall sebagai media pembelajaran inovatif. Kompetensi Pelajar Pancasila merupakan faktor penting untuk membentuk siswa yang berkarakter kuat dan siap menghadapi tantangan di era digital. Dalam hal ini, pemanfaatan teknologi digital seperti Wordwall berperan strategis dalam mendukung pencapaian tujuan tersebut. Metode yang diterapkan dalam PKM ini mencakup pelatihan intensif bagi peserta, khususnya siswa sebagai tempat uji coba media dan pelatihan kepada para guru, untuk memanfaatkan aplikasi Wordwall dalam menciptakan konten pembelajaran interaktif dan mendukung pembelajaran berbasis digital. Peserta pelatihan terdiri dari 12 guru SD Negeri 4 Selong, yang dilatih untuk membuat permainan edukatif, merancang kuis interaktif, dan menghasilkan materi pembelajaran menarik menggunakan aplikasi ini. Hasil dari kegiatan ini mencakup peningkatan keterampilan berpikir kritis, kemandirian, dan kreativitas peserta, serta peningkatan kemampuan kolaborasi melalui teknologi dan minat dalam eksplorasi pembelajaran digital. PKM ini memberikan dampak positif dalam mengembangkan kompetensi Pelajar Pancasila, memfasilitasi pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi, serta membuka peluang bagi peserta untuk menjadi pengguna teknologi yang lebih mahir dan bertanggung jawab. Dengan mengintegrasikan alat digital seperti Wordwall ke dalam sistem pendidikan, para pendidik dapat lebih efektif mempersiapkan siswa menghadapi tantangan di era digital sambil menanamkan nilai-nilai Pancasila. Kata kunci: teknologi; wordwall; pelajar pancasila. AbstrackThis Community Service Program (PKM) aims to maximize the use of technology in strengthening the Pancasila Student Profile by implementing the Wordwall application as an innovative learning medium. The competencies of Pancasila Students are essential in shaping students who possess strong character and are ready to face challenges in the digital era. In this context, the utilization of digital technology like Wordwall plays a strategic role in supporting the achievement of these goals. The methods employed in this PKM include intensive training for participants, particularly students as testing grounds for the media, and training for teachers to utilize the Wordwall application in creating interactive learning content and supporting digital-based learning. The training participants consist of 12 teachers from SD Negeri 4 Selong, who are trained to create educational games, design interactive quizzes, and produce engaging learning materials using this application. The outcomes of this activity include improvements in critical thinking skills, independence, and creativity among participants, as well as enhanced collaboration skills through technology and increased interest in exploring digital learning. This PKM has a positive impact on developing the competencies ofPancasila Students, facilitating more interactive and technology-based learning, and opening opportunities for participants to become more skilled and responsible technology users. By integrating digital tools like Wordwall into the education system, educators can more effectively prepare students to face challenges in the digital era while instilling Pancasila values. Keywords: technology; wordwall; pancasila students.