cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
RANCANG BANGUN APLIKASI PENENTU TARIF DASAR OJEK DI KOTA AMBON BERBASIS ANDROID Dharmawan, Eka Adhitya; Ginting, Sri Widyanti; Noya, Femmy
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.45

Abstract

Pengemudi ojek dan pengguna ojek di Daerah kota Ambon mengalami masalah yang sama dalam penentuan harga dasar ojek. Tarif masih ditentukan berdasarkan perkiraan jarak tempuh dari titik awal ke tujuan. Untuk mengatasi permasalahan penentuan tarif yang tidak terstandarisasi maka perlu dibuat suatu  aplikasi yang dapat membantu penentuan tarif ojek. Penelitian dilakukan dengan cara memetakan area dan menaruh penanda dalam aplikasi. Aplikasi Penentu Tarif Dasar Ojek dapat mempermudah pengguna dan pengemudi dalam melihat tarif dasar ojek secara realtime. Dapat menghitung harga dasar ojek berdasarkan tarif ojek dan jarak tempuh yang dilalui. 
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN SELEKSI PRIORITAS PENGAJUAN DOSEN CALON PENERIMA SERTIFIKASI Ginting, Sri Widyanti; Dharmawan, Eka Adhitya
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.46

Abstract

Sertifikasi dosen merupakan pemberian sertifikat pendidik untuk dosen. Penentuan kriteria dosen penerima sertifikasi di Politeknik Negeri Ambon selama ini masih didasarkan pada indikator-indikator yang dinilai secara manual karena masih dilakukan dengan seleksi berkas terhadap kriteria-kriteria yang ditentukan rentan terhadap penilaian-penilaian yang bersifat subjektif.Melalui sistem pendukung keputusan dengan parameter-parameter yang mengacu pada  ketetapan panitia sertifikasi dari Dikti, dapat dibuat suatu aplikasi untuk menentukan prioritas dosen calon penerima sertifikasi.  Metode didasarkan pada pembobotan matematis untuk menyusun perangkingan dalam menentukan prioritas calon dosen yang akan diseleksi dalam penentuan sertifikasi dosen.  Aplikasi sistem pendukung keputusan bukan sebagai penentu pemilihan dosen untuk disertifikasi berdasarkan rangking tertinggi, namun sebagai penunjang bagi pimpinan maupun panitia selaku pengambil keputusan untuk menentukan kelayakan dosen yang akan disertifikasi. 
TINJAUAN PENGAMAN GARDU DISTRIBUSI 37A TERHADAP LEDAKAN TRAFO DI SKIP DALAM PALDAM Pattiapon, MT, Ir. Denny Richard
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.47

Abstract

Daya listrik yang dewasa ini digunakan bersumber dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), selanjutnya daya listrik tersebut didistribusikan ke pusat-pusat beban melalui transformator distribusi. Sistem pendistribusian energi listrik ke pusat beban melalui gardu distribusi sering kali menyebabkan terjadinya gangguan pada transformator distribusi. Berdasarkan pengalaman yang sering terjadi di lapangan dimana terjadi permasalahan pada trafo disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya trafo daya tidak stabil, beban tidak seimbang, pembebanan yang melebihi kapasitas trafo dan masalah lain yang sering terjadi pada pusat-pusat beban, serta kurang terpeliharanya peralatan-peralatan transformator distribusi. Dari hasil analisis perlu ditekankan dalam menjaga keseimbangan beban serta pemeliharaan peratatan gardu distribusi demi meningkatkan pelayanan yang aman dan baik bagi konsumen. Sebuah transformator memiliki berbagai jenis pengaman yang digunakan untuk masing-masing kondisi serta waktu tertentu. Pembumian pada gardu distribusi bertujuan untuk mengamankan trafo serta bagian-bagian dari peralatan yang konduktif dari bahaya tegangan sentuh. Penyusunan peralatan pada panel gardu harus diatur sedemikian rupa sehingga aman bagi manusia. 
Mitigasi karakter muka air banjir dari morfometri DAS Wai Loning – Negeri Laha, berbasis Geographic Information System (GIS) Pattiselanno, Steanly Reynold. R.
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.48

Abstract

Karakter sungai di Pulau Ambon memiliki ciri hanya satu aliran sungai utama dari hulu ke hilir ataupun satu aliran sungai utama yang akan terbagi menjadi beberapa anak sungai di arah hilir.  Ini berbeda dengan karakter sungai Wai Loning yang membelah Negeri Laha yang menerima aliran dari dua sungai utama lainnya yaitu Wai Sakula dan Wai Tengah, yang menyebabkan potensi debit banjirnya menjadi berkali lipat lebih banyak terutama di musim hujan.Berdasarkan hal tersebut, maka diperlukan suatu kajian studi penelitian tentang potensi karakter muka air banjir aliran sungai pada DAS yang dibentuk oleh kesatuan aliran Wai Sakula – Wai Tengah – Wai Loning, yang pastinya membutuhkan survey kawasan DAS demi mengumpulkan parameter morfometri DAS. Data teknis yang diperlukan untuk DAS Wai Loning berupa morfometri sungai yang meliputi: luas DAS, panjang DAS, lebar DAS, kemiringan data gradien sungai, orde dan tingkat percabangan sungai, kerapatan sungai, dan bentuk DAS.Berdasarkan hasil identifikasi data  WRb= 12,33 dan Rc = 0,25, maka DAS Wai Loning yang terbentang antara 3°40’6,51” - 3°43’19,50” LS dan 128°1’17,20” - 128°5’26,98” BT dengan luas 35.674.050,00 m2 (35,67 km2) atau 3.567,405 Ha, dan keliling 41.990,00 m (41,99 km) termasuk karakter DAS dimana sungainya mengalami kenaikan dan penurunan muka air banjir yang berlangsung dengan cepat serta karakter debit puncak yang datang dengan cepat, begitu juga penurunannya.
Studi eksperimen pengaruh penggunaan blade sistem buka tutup arah horizontal terhadap kinerja kincir angin poros vertikal Hatuwe, Azmain Noor
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.49

Abstract

Penelitian ini menerapkan sistem buka tutup blade arah horizontal pada kincir angin sumbu vertikal.  Ketika kincir angin berputar,  permukaan blade yang cembung bergerak berlawanan arah datang angin.  Hembusan angin yang menerpa permukaan cembung dari blade,  menghasilkan torsi yang bersifat memutar kincir pada arah berlawanan. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan gi adalah true eksperiment. Penelitian diperoleh melalui pengujian langsung pada kincir yang menjadi objek penelitian.  Kincir angin ini menggunakan blade yang berbentuk empat persegi panjang dengan permukaan rata.  Jumlah bladr yang digunakan pada saat pengujian bervariasi 2, 3 dan 4, setiap pengujian jumlah blade yang terpasang,  diberikan hembusan angin 250 cm/detik, 180 cm/detik, 112 cm/detik, 86 cm/detik dan 55 cm/detik.Hasil pembahasan data penelitian diperoleh informasi bahwa. Sistem buka tutup blade dapat memutar kincir angin poros vertical, penggunaab blade 3 buah menghasilkan daya yang lebih besar, dari daya yang dapat dihasilkan oleh 2 atau 4 buah blade, semakin besar hembusan angin meningkatkan daya yang dihasilkan dan daya maksimal untuk masing-masing penggunaan blade diproleh pada kecepatan 250 cm/detik, yaitu 2 buah blade menghasilkan daya 0,134 Watt,  3 buah blade menghasilkan 0,16 Watt,  dan 4 buah blade menghasilkan daya 0,15 Watt.
Pelatihan Sheet Metal Pembuatan Oven Guna Peningkatan Usaha Mikro Skala Industry Rumahtangga di Desa Rumahtiga Pattiasina, Nanse Henny
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 2 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i2.50

Abstract

Iklim pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah dewasa ini, senantiasa diselaraskan dengan kebijakan pemerintah dalam upaya peningkatan kemampuan sumber daya manusianya guna bersaing dan berdaya guna. Hal ini terimplementasi melalui peningkatan wawasan pelaku usaha, penyerapan produk di pasar lokal, pertumbuhan kondisi usaha yang lebih kondusif serta prospek perluasan pangsa pasar yang semakin baik. Dampak konkrit perluasan tersebut juga terjadi secara sektoral di kota Ambon, khususnya Desa Rumahtiga. Melalui akses informasi, pembangunan berbagai infrastruktur dan pertumbuhan usaha-usaha masyarakat, potret warga desa yang ada di rumahtiga yakni RT 002/ RW 04, sudah dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan usaha-usaha yang berskala rumahtangga. Dari segi ekonomi mampu memberikan hasil berupa variasi usaha, yang salah satunya melalui penjualan panganan ringan (seperti kue, dll). Dalam kondisi riilnya, usaha tersebut masih memerlukan proses pengerjaan yang lama karena masih berorientasi tradisional sebagai hasil pengalaman tradisi keluarga, sistem manajemen yang belum terkelola secara baik, jaringan usaha terbatas dan masih dikonsumsi untuk kalangan lingkungan sekitar. Prospek pengembangan kemampuan warga dapat lebih diberdayakan lagi melalui metode pelatihan sheet metal. Sehingga capaian kerja yang dihasilkan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan warga (peserta pelatihan) yang ditunjukkan dalam kekompakkan bekerja yang tercipta secara baik (sisi kerjasama tim), kemampuan berinovasi dalam bentukkan soft skill (efisiensi waktu, efektifitas bekerja dan output kerja) tergambar jelas berdasarkan kualitas kerja oven yang baik.
Analisis Pengaruh Intensitas Penerangan Pada Laboratorium Dan Bengkel Jurusan Teknik Elektro Parera, Lory Marcus; Tupan, Hendrik Kenedy; Puturuhu, Victor
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.72

Abstract

Lighting is one of the most important components in planning a building. To do all the activities that exist in the room of a building then needed a sufficient intensity of lighting, so that it can be carried out with maximal especially related to work practices conducted in the laboratory for the purposes of teaching and learning process. Lighting in the room when viewed from the quality is a strong illumination or lighting level is required where for different types of activities will require different levels of illumination. The results of this study is based on the use of light intensity in the laboratory and workshop through a measurement of the intensity of room lighting using SNI 16-7062-2004 standard and calculate the electrical energy it uses. Measurement of landing intensity was measured using lux meter measuring instrument. Measurements are done at 09.00, 12.00 and 15.00. The room is in accordance with the standard of environmental health requirements of office and industrial work with an area of 118.80 m2 has a lighting intensity (E) of 183.82 lux. While the intensity of illumination (E) 20.85 - 85.44 lux is recommended for the addition of the number of points of light
PENGARUH KEDALAMAN ELEKTRODA TERHADAP PENGUKURAN TAHANAN JENIS: TANAH, PASIR DAN AIR LAUT DI PULAU AMBON DENGAN KONFIGURASI WENNER ALFA Salamena, Vicky
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.75

Abstract

Tahanan jenis tanah sangat diperlukan dalam menentukan sistem pentanahan pada peralatan sistem tenaga listrik seperti di stasiun pembangkit atau gardu listrik.Dari hasil pengukuran tahanan jenis tanah dapat ditentukan tahanan pentanahan yang dapat dipakai untuk menentukan sistem pentanahan (grounding) peralatan listrik tersebut.Penelitian ini bermaksud mengukur tahanan jenis materia:l tanah, pasir dan air laut di pulau Ambon dengan metoda Wenner Alfa. Pengukuran dilakukan dengan variasi kedalaman elektroda dari 1-cm sampai dengan 8-cm dengan jarak elektroda 4-cm.Hasil pengukuran untuk tanah makin dalam elektroda tahanan V/I makin kecil untuk kedalaman lebih kecil dari jarak elektroda, untuk kedalaman elektroda lebih besar dari jarak elektroda hasil pengukuran tahanan V/I konstan. Hasil pengukuran jahanan jenis tanah tidak berpengaruh terhadap kedalaman eletroda.Hasil perhitungan tahanan jenis tanah dari pengukuran dengan perubahan elektroda dari 1-cm s/d 8-cm berkisar antara 4.000-Wcm s/d 6.000-Wcm yang reratanya berkisar 5.300-Wcm, tahanan jenis tanah nilainya tetap konstan dengan penambahan kedalaman elektroda.Pengukuran untuk material pasir menunjukkan bahwa kedalaman elektroda lebih kecil dari 4 cm nilai tahanan V/I konstan.Untuk kedalaman elektroda lebih besar dari jarak elektroda nilai tahanan V/I meningkat sebanding dengan kedalman eletroda.Tahanan jenis pasir bernilai konstan pada kedalaman lebih kecil dari jarak eletroda. Pengukuran tahanan V/I air laut konstan pada kedalaman eletroda lebih kecil dari jarak elektroda, selanjutnya akan mengecil bila elektroda semakin dalam. Semakin dalam eletroda, tahanan jenis air laut makin besar untuk kedalman elektroda lebih kecil dari jarak elektroda, untuk kedalaman eletroda lebih besar dari jarak elektroda pengukuran tahanan tahanan jenis air laut semakain kecil.
AUTOMATISASI PENGERAK PINTU AIR PADA BENDUNGAN PERSAWAHAN DI KABUPATEN BURU selin, selin; Rikumahu, Jacob; Patiapon, Richard
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.77

Abstract

Ketidakstabilan debit air pada permukaan yang diperlukan akan menyebabkan hasil panen yang kurang memadai. Pada daerah-daerah yang mempunyai sawah yang luas harus membutukan seorang petugas untuk menutup dan membuka pintu air  (Dam) untuk  kebutuhan air pada sawah setiap harinya. Maka untuk penghematan waktu, untuk membuka dan menutup pintu air. Sebagai pengerak pemutar adalah motor listrik yang jika di berikan tegangan lewat sistim kontrol maka motor akan berputar sesuai kebutuhan yakni jika perlu untuk mebuka pintu maka motor akan berputar searah jarum jika untuk menutup maka motor akan berputar berlawana  sehingga pintu akan menutup saluran air yang mengalir.
ANALISIS KERUGIAN TEGANGAN PADA JARINGAN TEGANGAN RENDAH (JTR) 380/220 VOLT GARDU DISTRIBUSI POLITEKNIK NEGERI AMBON Latupeirissa, Hamles Leonardo; Muskita, Halomon; Leihitu, Critter
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.79

Abstract

Type jaringan distribusi pada kampus Politeknik Negeri Ambon merupakan type radial, dengan 17 titik beban. Memiliki kapasitas terpasang 200 kVA dengan ukuran panjang dan luas penampang kawat yang bervariasi pada setiap titik beban.Titik-titik beban yang berjarak jauh dan ukuran luas penampang tidak ideal seperti (i) gedung aula, (ii) gedung Teknik Elektro, dan (iii) gedung Teknik Sipil. Akibat dari jauhnya titik-titik beban tersebut dan juga ukuran luas penampang, maka mengakibatkan terjadinya jatuh tegangan.Hasil analisis terhadap kualitas tegangan pada jaringan tegangan rendah gardu Politeknik Negeri Ambon, terlihat bahwa ukuran panjang dan luas penampang suatu penghantar sangat mempengaruhi besar-kecilnya presentasi jatuh tegangan atau regulasi tegangan pada saluran penghantar tersebut. Hal tersebut dikarenakan semakin panjang suatu penghantar dan semaki kecil ukuran luas penampangnya, maka akan semakin besar hambatan atau resistansi pada penghantar.Pada perhitungan regulasi tegangan (VR), terlihat bahwa load bus 16 (8,21 %) dan 17 (8,56 %) terjadi regulasi tegangan yang melewati batas maksium 4 %. Hal ini diakibatkan dari panjang penghantar dan ukuran luas penampang penghantar yang kecil (16 mm2). Namun setelah mengganti ukuran luas penampang penghantar dengan yang lebih besar (70 mm2), maka terlihat adanya perbaikan kualitas tegangan, dimana regulasi tegangan pada load bus 16 turun menjadi 2,5 % dan pada load bus 17 turun menjadi 2,6 %.

Filter by Year

2017 2026