cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ambon,
Maluku
INDONESIA
JURNAL SIMETRIK
ISSN : 23029579     EISSN : 25812866     DOI : -
Jurnal SIMETRIK adalah jurnal yang mempublikasikan tentang bidang ilmu yang berkaitan dengan Teknik Sipil, Teknik Mesin, dan Teknik Elektro-Listrik, terbit secara berkala dua kali dalam setahun (Juni dan Desember). ISSN (Cetak) : 2302-9579 , ISSN (Online): 2581-2866.
Arjuna Subject : -
Articles 320 Documents
ANALISA KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN JASA TERMINAL ANGKUTAN UMUM MARDIKA AMBON Istia, Penina; Maelissa, Nelda; Titaley, Henriette
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.80

Abstract

Kualitas pelayanan merupakan sesuatu yang berpusat pada upaya pemenuhuan kebutuhan dan keinginan pelanggan”. Dengan adanya kualitas pelayanan yang baik di dalam suatu publik pemerintah akan menciptakan kepuasan bagi para konsumennya. pelayanan di terminal Mardika untuk pelayanan jasa transportasi masih belum teratur artinya belum sesuai yang diharapkan oleh pengguna jasa transportasi. Pengaturan kendaraan yang masuk dan keluar belum tertata rapi sehingga menimbulkan kemacetan dan keresahan dari masyarakat dalam hal ini pengguna jasa transportasi. Bahkan dapat dikatakan juga bahwa pelayanan akan transportasi terasa sempit bergerak disebakan oleh para pedang kaki lima yang sering berjualan dalam terminal mardika sehingga aktivitas kendaraan angkutan umum di dalam terminal mengalami kemacetan.Metode analisa data yang digunakan dalam penulisan ini adalah analisa regresi bergada dangan pengujian statistik berupa uji Uji determinasi (R2) digunakan untuk mengetahui presentase pengaruh variabel pelayanan jasa terminal angkutan umum mardika secara serentak terhadap variabel kepuasan, uji koefisien regresi bersama (uji F) Uji ini digunakan untuk mengetahui variabel indenden (X1,X2,X3,....Xn) secara signifikan terhadap variable dependen (Y), dan Uji koefisien regresi secara parsial (Uji t) Uji ini digunakan untuk mengetahui model regresi variabel independen (X1,X2,X3,....Xn) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen (Y)Hasil yang diperoleh dari analisa data adalah X10,217 atau sig < 0,05 signifikan, X2 0,727 atau sig < 0,05 signikan, X3 0,486 atau sig < 0,05, X4, X4 0,919 atau sig < 0,05, X5 0,051 atau sig < 0,05. Uji R2 (R square) sebesar 0,086 atau 86%., nilai F hitung sebesar 1,779 sedangakan F tabel menunjukan nilai sebesar 2,30 atau 1,779 > 2,30 maka dengan demikian dapat di katakan bahwa Ho di tolak, uji parsial nilai –t tabel < -t hitung yakni 1,989 < -1,242 dengan demikian Ho di terima. Uji koefisien variabel X2 Tingkat signifikan a = 5%, t hitung sebesar -0,351 dan t tabel sebesar 1,989 dengan demikian dapat dikatakan bahwa nilai variabel X2 = -0,351 > 1,989 maka di tolak.
Pelatihan Proses Pengelasan Menggunakan Mesin Las Listrik dalam Upaya Peningkatan Ketrampilan Pekerja di Desa Rumahtiga Pattiasina, ST., MT, Nanse Henny
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.90

Abstract

Langkah-langkah kebijakan dan penyusunan perencanaan tenaga kerja yang berkesinambungan, terimplementasi melalui kesiapan tenaga kerja makro dan mikro, berdasarkan data penduduk dan tenaga kerja, kesempatan kerja, pelatihan (kompetensi kerja), hubungan industrial, kondisi lingkungan kerja, pengupahan dan kesejahteraan serta jaminan sosial tenaga kerja. Statistik Daerah Kecamatan Teluk Ambon Tahun 2016 mencatat bahwa desa Rumahtiga dengan luas 28,39 km2 dikategorikan sebagai desa berpenduduk terbanyak sebesar 10.723 jiwa dimana kepadatan penduduknya adalah 376 jiwa/km2. Dampak konkritnya sangat dirasakan terhadap pembangunan infrastruktur yang semakin cepat dengan daya beli masyarakat yang semakin besar. Hal ini tergambar jelas melalui kemudahan akses transportasi menggunakan JMP, pembangunan rumah sakit umum pusat, kantor gubernur, kantor kejaksaan dan lainnya. Sehingga keberadaan warga desa rumahtiga yang berdomisili di RT 001 Jalan Haubaga, dituntut untuk dapat beradaptasi dengan pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, melalui pengembangan kelompok usaha mikro seperti bengkel pengelasan. Kendalanya para pekerja masih sulit menyelesaikan hasil lasan yang berbentuk profil (lekukan) dalam menghasilkan sebuah produk jadi. Durasi waktu kerja cukup lama, hasil lasan belum sempurna dan proses pengelasan masih berjalan sesuai pengalaman bukan sesuai metode atau teknis pengelasan yang benar. Mencermati kendala ini, maka diperlukan suatu proses pelatihan pengelasan menggunakan mesin las listrik. Capaian hasil kerja pengelasan menunjukkan bahwa efisiensi waktu pengerjaan berdampak pada hasil produksi dimana sebelum pelatihan capaian durasi waktu kerja adalah 5 hari, sedangkan sesudah proses pelatihan capaian waktu kerjanya adalah 2 hari, berupa 15 buah bentuk produk jadi dengan optimalisasi waktu kerja sebesar 16 jam kerja  (8 jam/hari) dapat terlaksana secara baik.Kata kunci: mesin las listrik, desa rumahtiga
ANALISIS PENATAAN AREAL TERMINAL ANGKUTAN UMUM MARDIKA KOTA AMBON Titaley, ST., MT, Henriette Dorothy; Istia, Penina T; Maelissa, Nelda
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 1 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i1.93

Abstract

Terminal Mardika merupakan salah satu terminal yang memiliki andil besar dalam roda perekomunian masyarakat kota Ambon karena selain terletak pada pusat kota, terminal ini berdekatan dengan pasar dan pertokoan yang ada. Dari hasil pengamatan di lokasi, terjadi penyalahgunaan fungsi terminal yang dilakukan baik dari pengemudi kendaraan, para penumpang maupun pedagang-pedagang kaki lima yang melakukan aktivitas masing-masing sehingga menimbulkan masalah lain seperti kemacetan yang terjadi pada akses keluar masuk kendaraan. Hal ini menyebabkan terjadi penurunan fungsi terminal untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna terminal dalam hal ini pengemudi kendaraan dan penumpang dimana kondisi terminal menjadi semrawut.  Dari permasalahan ini maka areal terminal Mardika perlu penataan ulang sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai terminal dengan baik. Penataan dititikberatkan pada model pola parkir yang efektif dan waktu pelayanan bagi kendaraan dengan mengamati pola masuk kendaraan dalam terminal Mardika. Dari hasil rekapan data frekuensi kendaraan pada terminal Mardika memperlihatkan bahwa peak hour keluar masuk kendaraan terjadi pada pukul 07.00-08.00 WIT, 10.00 -11.00 WIT, 15.00-16.00 WIT. Kondisi eksisting menunjukan bahwa kapasitas pelayanan terminal A1 dan A2 perlu penangan terkait dengan pelayanan kendaraan. Dengan mengembalikan fungsi terminal hanya untuk parkiran kendaraan maka permasalahan kemacetan dan antrian yang panjang dapat diatasi. 
ANALISA UMUR PAKAI TRANSFORMATOR DISTRIBUSI 20 KV DI PT. PLN CABANG AMBON Latupeirissa, Hamles Leonardo
JURNAL SIMETRIK Vol 8 No 2 (2018): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v8i2.101

Abstract

ABSTRAKPeralatan sistem tenaga seperti transformator distribusi memiliki umur desain yang ditentukan oleh perusahaan manufaktur sehingga dapat beroperasi dalam kurun waktu tertentu. Namun sejalan dengan pemakaiannya dilapangan, umur transformator distribusi tersebut dapat berkurang atau bertambah dari umur desainnya. Umur transformator dapat berkurang akibat beberapa hal. Salah satu penyebab berkurangnya umur penggunaan transformator adalah pembebanan, pembebanan mengakibatkan peningkatan temperatur pada transformator. Panas yang timbul mengakibatkan terjadinya penguraian dari bahan-bahan transformator yang dapat mempercepat proses penuaan suatu transformator. Terjadinya panas yang terlalu tinggi akan dapat merubah sifat konstruksi bagian-bagian transformator. Setiap kenaikan sekitar 6°C dari batas yang diizinkan akan mengakibatkan berkurangnya umur. Kenaikan suhu ini harus dibatasi. Isolasi dari penghantar (conductor) pada belitan transformator akan mengakibatkan kerusakan jika dikenai suhu yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah, (i) menghitung seberapa besar presentasi sisa umur pakai transformator distribusi setelah digunakan sekian tahun. (ii) menghitung prediksi umur pakai transformator distribusi untuk setiap transformator yang digunakan.Penelitian ini di laksanakan pada penyulang/feeder Karpan I PT. PLN cab, Ambon, khususnya pada transformator distribusi yang terpasang pada penyulang/feeder Karpan I. Jenis data yang diperlukan untuk melakukan analisis perhitungan, (i) data trafo distribusi dan (ii) data pembebanan siang/malam hari (beban puncak), sedangkan variabel analisisnya, (i) beban transformator, (ii) temperatur belitan, (iii) susut umur selama 24 jam dan (iv) prediksi umur pakai transformator.Hasil analisis, maka diprediksikan umur pakai transformator distribusi yang terbebani diatas 80% dari kapasitas transformator pada penyulang Karpan I kota Ambon adalah >20 tahun. Kata kunci: umur pakai; transformator
Studi Eksperimen Kinerja Oven Surya Berpermukaan Bentuk Oval Hatuwe, Azmain Noor; Wusurwut, Abdul Hadi; KELIAN, MOHAMMAD ACHMAD SOFYAN
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.171

Abstract

Oven surya yang menjadi objek penelitian ini, memiliki desain berupa kombinasi parabola dengan setengahselinder, sehingga permukaan sinar masuk ke dalam oven surya berbentuk oval. Oven surya ini memiliki luaspermukaan sinar matahari masuk sebesar 1.3 m2, reflektor dilapisi dengan potongan cermin, dan fokus sinarterletak pada kedalaman 36 cm dari permukaan atas. Sedangkan di bagian atas parabola diberi penutup yangterbuat dari bahan plastik transparant. Penutup ini berfungsi melindungi absorber dari udara lingkungan. Padaposisi fokus sinar pantul diletakkan kotak alumanium berwarna hitam yang berfungsi sebagai absorber danwadah pemanggangan roti. Oven surya ini didesain untuk mampu memusatkan sinar matahari pada areal yangkecil, sehingga dapat menghasilkan panas yang tinggi. Pengujian yang dilakukan untuk mengukur kinerja ovensurya menggunakan metode true eksperimen. Dimana data hasil penelitian diperoleh melalui perlakuanpengujian di laboratorium. Perolehan data tersebut selanjutnya digunakan untuk menentukan efisiensi dancooking power. Data hasil eksperimen, memberikan informasi tentang kinerja oven surya, bahwa semakinbertambahnya volume air, maka membutuhkan energi panas yang lebih banyak. Sedangkan nilai cooking powertertinggi 646 watt diperoleh dari hasil pengujian valume air sebanyak 2 liter, dan nilai efisiensi oven suryatertinggi 0,72 diperoleh dari hasil pengujian volume air sebanyak 2 liter. Oven surya ini dapat memanggang rotidengan berat adonan sebesar 1 kg, selama 55 menit.
Kajian Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Di Sungai Wae Bobot Kecamatan Werinama Kabupaten Seram Bagian Timur Kelian, Mohamad Achmad Sofyan
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.172

Abstract

This research study exploiting of potency charge river alternatively resource of energi for the power station ofhydro mini energy ( PLTMH). Case study the evaluated is Wai Bobot River which located in CountrysideFragon Enchain, District Of Field Jar Pate;Upstream, Sub-Province of Werinama Kab. Seram Bagian Timur.Power Station Of Hydro Mini Energy ( PLTMH) expected can be woke up by Local Government Of Sub-Province of Werinama Kab.Seram Bagian Timur to obtain;get energy capacities attached equal to 27 kW to 42house and 0,514 kW to each;every house by exploiting Wai Bobot River. Dimension Building barricade PLTMHspecified from pursuant to River Wai Bobot floods debit equal to Q= 55 m3 / det. Debit plan equal to 0,80 m3 /det obtained from result of direct measurement in field by considering various aspect for example : yieldedenergy, scheme of PLTMH, high fall, turbine operational and also defrayal of work of and civil of elektromekanikallowest.
Kajian Kinerja Waktu Dan Biaya Proyek Dengan Metode Nilai Hasil (Earned Value) Pada Laboratorium Navigasi Politeknik Perikanan Negeri Tual Jamlaay, Octovianus
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.173

Abstract

Proyek konstruksi adalah suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu dalam penyelesaiaannya. Suatu proyekkonstruksi dikerjakan dengan perencanaan yang matang agar proyek selesai sesuai dengan jangka waktu yang telahditentukan. Penjadwalan proyek adalah suatu bentuk perencanaan proyek yang dibuat dengan tujuan agar proyekselesai tepat waktu. Metode ini menjawab pertanyaan apakah proyek pada saat ini – saat pelaporan – masih sesuaidengan anggaran atau jadwal, sehingga dapat mengungkapkan apakah kemajuan pelaksanaan pekerjaan proyeksenilai dengan bagian anggaran yang dapat diukur sesuai rencana. Dengan menggunaakan 3 (tiga) indikator ACWP(Actual Cost of Work Performance), BCWP (Budget Cost Work Performance), BCWS (Budget Cost of WorkSchdule) hasilnya dapat dianalisa terhadap penyimpangan terhadap jadwal/waktu, dan penyimpangan terhadap biaya.Dari hasil analisa pada proyek Pembangunan Laboratorium Navigasi Politeknik Perikanan Negeri Tual diprolehbahwa pada minggu ke-6 proyek mengalami perpanjangan waktu (schedule overrun) dari 12 minggu menjadi 22,22minggu serta biaya melebihi rencana dari Rp 803.000.000 menjadi Rp 876.576.410 (cost overrun).
Kajian Unjuk Kerja Beban Tidak Seimbang Pada Trafo Open Delta Sinay, Pelpinus
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.174

Abstract

Transformator (trafo) adalah suatu alat yang dapat memindahkan (menyalurkan) dan mengubah energi listrikdari satu rangkaian ke rangkaian listrik yang lain dengan frekuensi yang sama berdasarkan prinsip induksielektromagnetik.Trafo yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah trafo tiga fasa hubungan open delta,yang disambung dengan beban terhubung delta. Jika salah satu dari belitan tiga fasa pada trafo hubungan deltamengalami kerusakan, maka sisa dua belitan lainnya dapat diimplementasikan atau dirancang menjadi tiga fasahubungan open delta, yang dapat difungsikan untuk menyalurkan daya listrik tiga fasa ke beban. Unjuk kerjayang dimiliki dari pengaruh beban tidak seimbang pada trafo open delta, saat dibebani dengan beban tidakseimbang yang tidak sama besar pada setiap fasa, menyebabkan terjadi kenaikan arus pada setiap fasa, sehinggaterjadi kenaikan daya input yang diserap oleh beban tidak seimbang mengakibatkan rugi daya (loses) yang lebihbesar dengan efisiensi yang mengecil.Tujuan penelitian adalah kajian unjuk kerja beban tidak seimbang padatrafo open delta dan Metode penelitian adalah metode eksperimen pada laboratorium, yang meliputi pengujianpada trafo tiga fasa hubungan open delta dalam keadaan beban tidak seimbang. Hasil pengukuran menunjukanbahwa terdapat perbedaan unjuk kerja (hasil keluran) pengaruh dari beban tidak seimbang antara rata- rata arusdengan loses maupun dengan efisiensi pada trafo open delta.
Kajian Komparatif Pengukuran Waktu Kerja Proses Pemecahan Batok Biji Pala (Myristica Fragrans) Menggunakan Sistem Manual dan Ekonomi Gerakan MOST Pattiasina, Nanse H; Wairatta, Amelia
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.175

Abstract

Pembangunan di sektor pertanian menjadi bagian integral pembangunan nasional yang telah mendapatkan tempatdan peranan strategis, dengan sasaran meningkatkan hasil pertanian untuk mendukung industri yang kuat. Komoditipertanian tersebut antara lain yaitu buah pala. Tanaman pala ini banyak dihasilkan di tanah Maluku, sebagai ladangsubur, berkembangnya tanaman tersebut. Kondisi yang terjadi saat ini, proses pengolahan hasil pertanian tanamanbuah pala, masih bersifat manual serta tradisional yang dampaknya berimplikasi terhadap kebutuhan waktu kerjayang lebih lama, penyerapan jumlah tenaga kerja yang lebih banyak dan estimasi biaya produksi yang dihasilkanlebih besar. Untuk itu dalam mencapai efektivitas dan efisiensi kerja yang optimal, dapat terukur melaluipenggunaan waktu kerja. Kajian yang akan ditinjau adalah perbandingan waktu kerja proses pemecahan batok bijipala menggunakan sistem manual dan studi ekonomi gerakan MOST (Maynard Operation Sequences Techniques).Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu kerja pemecahan batok biji pala secara manual dengan kapasitas 201buah menghasilkan waktu kerja sebesar 383 detik atau 6 menit 23 detik, sedangkan untuk kapasitas yang lebih kecilyaitu 10 buah, catatan waktu kerjanya yaitu 62 detik atau 1 menit 2 detik. Melalui kajian MOST, untuk batok bijipala sejumlah 201 buah menghasilkan waktu kerja sebesar 302 detik atau 5 menit 2 detik dan sejumlah 10 buahdengan waktu 52 detik (< 1 menit) atau 0,86 menit. Sehingga dalam persentasenya dihasilkan perbandingan waktukerja sebesar 78.85% yang menunjukkan terjadi penghematan waktu kerja sebesar 21.15% bila menggunakankonsep MOST dibanding cara manual. Capaian hasil ini menunjukkan bahwa sistem kerja yang baik adalah sebuahproses kerja yang dilakukan berdasarkan prosedur kerja yang tepat, ruang gerak yang memadai, koordinasi seluruhgerakan tubuh yang baik sehingga berdampak pada peningkatan efisiensi waktu dan efektivitas dalam bekerja.
Perancangan Sistem Kontrol Menggunakan Plc Cp 1l Dengan I/O = 6/4 Untuk Menggerakan Mesin Ac Maupun Dc Tupalessy, J; Pattiapon, Denny R; Loppies, Emy
JURNAL SIMETRIK Vol 7 No 1 (2017): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v7i1.176

Abstract

Sistem kontrol mempunyai peranan yang sangat penting dalam dunia perindustrian. Agar lebih memudahkanmanusia dalam melaksanakan kegiatan khusunya di bidang perindustrian maka perlu dirancang suatu alat yangnantinya dapat dimanfaatkan oleh manusia itu sendiri. Sistem kontrol dengan menggunakan PLC CP 1L denganI/O = 6/4 dirancang untuk dapat menggerakan mesin AC maupun DC. Di dalam perancangan perangkat lunakpada PLC, digunakan program software SYSMAC CP 1L untuk pemrograman dan simulasinya. Ternyata darihasil pengujian menunjukkan bahwa Sistem kontrol yang dikombinasikan dengan PLC Cp 1L dengan I/O = 6/4dapat menggerakan mesin AC maupun DC dengan baik.

Filter by Year

2017 2026