cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
STREET VENDORS EXTERNALITIES Sutarjo -
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.14 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i1.9099

Abstract

There are externalities as a result of street vendors economic activities. The externalities may be negatives and may be positives.The method used to collect data through literature and the data collected is secondary data from reports and research publication. Negative externalities caused by the street vendors are accessibility of public spaces, garbage, open space inharmony, dirty and untidy, traffic congestion, pedestrian interference and the possibility of diseases due to lack of sanitation. Tragedy of the commons happened due to excessive uses of public facilities resulting in reduced or loss of its function. The Positive externalities are generate jobs, as a distributor, security, bring the servicecloser to the customers and means of recreation. In the newinstitutional economic point of view, the government needs to intervene as a governing body to avoid the tragedy of the commons over excessive use of public resources in the form of an open area which supposed to be able to be utilised by the society.
INDUSTRIAL RELATIONS: COMPARATIVE NON-STANDARD EMPLOYMENT RELATIONSHIP IN NIGERIA AND INDONESIA Devi Melisa Damiri; Mohammad Benny Alexandri
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.588 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i1.12881

Abstract

ABSTRACTThe research objective is to study and determine the level of non-standard employment relationships in Nigeria and Indonesia. The employment relationship is not as standard as is initial workers, which are contract employees and outsourcing. The nonstandard employment relationship are reinforced by the number of unemployment in Nigeria and Indonesia which are every form of nonstandard employment will offer the challenge but it will tend to have the great of losses.The results of the study found that non-standard employment relationships in Nigeria and Indonesia in general is not different. Most employees are not standard work is in positions which have low skills, without a career path and can harm the development of human resources for both companies or clients. On the other hand, who had a temporary job as an employee or non-standard employee is better than not having a job. Therefore the unemployment rate can be reduced and can significantly increase the country's economic growth.Keywords: Unemployement, nonstandard employment relations, contract employees, outsourcing, country’s economic growth HUBUNGAN INDUSTRIAL:  PERBANDINGAN HUBUNGAN KERJA TIDAK STANDAR DI NEGARA NIGERIA DAN INDONESIA ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menentukan tingkat hubungan kerja tidak standar di Nigeria dan Indonesia. Hubungan kerja tidak standar yang dimaksud sebagai karyawan kontrak dan outsourcing. Hubungan kerja tidak standar diperkuat oleh jumlah pengangguran yang ada di Nigeria dan Indonesia dimana setiap bentuk pekerjaan tidak standar menawarkan tantangan namun akan cenderung memiliki banyak kerugian. Hasil penelitian ditemukan bahwa hubungan kerja tidak standar di Nigeria dan Indonesia pada umumnya tidak berbeda. Sebagian besar karyawan merupakan pekerja tidak standar yang memiliki keterampilan kerja yang rendah, tanpa memiliki jenjang karir dan dapat membahayakan perkembangan sumber daya manusia baik bagi perusahaan maupun klien.  Di sisi lain, memiliki pekerjaan sementara baik sebagai pekerja standar ataupun pekerja tidak standar akan lebih baik daripada tidak memiliki pekerjaan. Dengan demikian tingkat pengangguran dapat dikurangi dan secara signifikan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara.Kata kunci: Pengangguran, hubungan kerja tidak standar, karyawan kontrak, outsourcing,                    pertumbuhan ekonomi negara.
PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS MEREK (STUDI PADA PENGGUNA KARTU As DI STIA YPPT PRIATIM TASIKMALAYA) Teguh Heri Widodo; Pratami Wulan Tresna
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.772 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v3i1.16615

Abstract

ABSTRACTResearch on the Influence of Brand Trust on Brand Loyalty conducted on As Sim Card User in civitas academic student of STIA YPPT Priatim Tasikmalaya conducted to answer the question about the influence of trust on the loyalty of citizens of Yppt Priatim College of Tasikmalaya As Sim card users. This is a type of quantitative research using descriptive method for analytical method. The data collection techniques that used in this research are questionnaires, interviews and observations. From the research result obtained by brand trust of citizen STIA YPPT Tasikmalaya influenced brand loyalty. Brand trust variable (X) is 0,000 (sig value <0,05) so H1 is accepted and it can be concluded that customer's trust toward a brand will influence customer's loyalty level to the brand. The results are statistically significant. The value of determination can also describe the level of total independent variable contribution to the dependent variable changes. Therefore, it can be said that brand trust contributes a total effect of 57% to changes in customer loyalty to a brand on Kartu As users at STIA YPPT Tasikmalaya. Key word: Brand Trust, Brand Loyalty ABSTRAKPenelitian Pengaruh Kepercayaan Merek terhadap Loyalitas Merek  yang dilakukan pada pengguna kartu AS civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yppt Priatim Tasikmalaya dilakukan untuk menjawab pertanyaan mengenai pengaruh kepercayaan terhadap loyalitas civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yppt Priatim Tasikmalaya pengguna kartu AS. Penelitan ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan  menggunakan metode deskriptif analisis. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan observasi. Dari hasil penelitian diperoleh kepercayaan merek civitas akademika STIA YPPT TASIKMALAYA berpengaruh pada loyalitas merek tersebut. Variabel kepercayaan merek (X) sebesar 0,000 (nilai sig<0,05) sehingga H1 diterima dan dapat disimpulkan bahwa tingkat kepercayaan pelanggan terhadap suatu merek akan mempengaruhi tingkat loyalitas pelanggan terhadap merek tersebut. Hasil tersebut signifikan secara statistic. Nilai determinasi juga dapat menggambarkan tingkat kontribusi variabel bebas secara total terhadap perubahan variabel terikat. Oleh karena itu, dapat dikatakan pula bahwa kepercayaan merek memberikan kontribusi pengaruh secara total sebesar 57% terhadap perubahan tingkat loyalitas pelanggan terhadap suatu merek pada civitas akademika STIA YPPT TASIKMALAYA.
ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL Ria Arifianti
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.232 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i3.11216

Abstract

ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL  Ria ArifiantiDepartement of Business Administrative ScienceFaculty of Social and Political Sciences University of PadjadjaranEmail : r.arifianti@unpad.ac.id. ria_arifianti@yahoo.co.id ABSTRACT                Layout strategies undertaken to generate profits, and to provide comfort for visitors. Despite the fact that so run smoothly. This can be seen from the customer complained about the layout made by the company. They complained of the board were not clear and the high placement so that makes them confused for mencarai desired goodsThe approach taken in this study is a qualitative approach. The research method is descriptive method. Technique of collecting data using study of literature and field. Field studies using observation and interviews.The research results that Retail Modern retail use this type of layout. The arrangement is based layout to provide convenience for consumers when shopping. Other than that a good layout. Placement will impact and improve competitiveness. The advice given is a clear indication of the existence of the placement of goods, so as not to confuse consumers when shopping Keywords : modern retail,  lay out strategy   ANALISIS TATA LETAK DALAM PERSPEKTIF RITEL  ABSTRAK Strategi tata letak dilakukan untuk menghasilkan keuntungan, dan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Meskipun pada kenyataannya tidak begitu berjalan dengan lancar. Hal ini terlihat dari pelanggan mengeluhkan tata letak yang dilakukan oleh perusahaan. Mereka mengeluhkan papan petunjuk yang tidak jelas dan tinggi penempatannya sehingga membuat mereka kebingungan untuk mencarai barang yang diinginkan Pendekatan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yaitu penelitian yang dilakukan secara induktif untuk memperoleh data yang bersifat menyeluruh atau holistic dan mendalam. Metode penelitiannya adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, dan wawancara mendalam. Hasil penelitian mennujukkan bahwa Ritel Modern menggunakan jenis tata letak ritel. Penataan tata letak didasarkan untuk memberikan kenyamanan bagi konsumen ketika berbelanja. Selain daripada itu penempatan layout yang baik akan memberikan dampak dan meningkatkan daya saing. Adapun saran yang diberikan adalah Adanya petunjuk yang jelas tentang penempatan barang, sehingga tidak memusingkan konsumen ketika berbelanja Kata kunci : ritel modern, strategi tata letak
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR)DISCLOSURE AND THE IMPLICATIONS OFEARNING RESPONSE COEFFICIENT (ERC) Rusdin .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.552 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v1i2.10238

Abstract

ABSTRACT  One of the reasons is social management reporting for strategic reasons. Although it is not yet compulsory, but it can be said that almost all the companies listed on the Indonesian Stock Exchange already disclose information about CSR in its annual report in diverse levels. The purpose of the study is to examine the effect of the information of Corporate Social Responsibility disclosed in the companies’ annual reports on the informativeness of earnings (measured by earning response coefficient, ERC). The study hypothesized that there is negative effect of CSR disclosures level on the ERC since the CSR disclosures provide investors more information which is not captured by the accounting earnings. The sample of the study consist of 135 annual reports 2013 and 2014 of the companies listed at the Indonesia Stock Exchange. The empirical results of the study show that the level of CSR disclosures has negative effect on the ERC as predicted. The results of the study indicate that investors assess the CSR information disclosed by the companies in their annual reports for their investment decision. Keywords : corporate social responsibility, disclosure, earnings response coefficient   PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN IMPLIKASINYA TERHADAP EARNING RESPONSE COEFFICIENT (ERC) ABSTRAK  Salah satu alasan manajemen melakukan pelaporan sosial adalah untuk alasan strategis. Meskipun belum bersifat wajib, tetapi dapat dikatakan bahwa hampir semua perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mengungkapkan informasi mengenai CSR dalam laporan tahunannya dalam kadar yang beragam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh informasi dari Corporate Social Responsibility (CSR) yang diungkapkan dalam laporan tahunan perusahaan terhadap keinformatifan laba yang diukur melalui koefisien respon laba (Earning Response Coefficient/ERC). Hipotesis penelitian ini bahwa terdapat pengaruh negatif tingkat pengungkapan CSR terhadap ERC,ketika investor mendapatkan informasi CSR yang diungkapkan oleh perusahaan dalam laporan tahunan untuk keputusan investasi mereka yang tidak direspon oleh laba akuntansi. Sampel penelitian ini terdiri dari 135 laporan tahunan 2013 dan 2014 dari perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil empiris dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengungkapan CSR memiliki efek negatif terhadap ERC seperti yang diperkirakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investor menilai informasi CSR yang diungkapkan oleh perusahaan dalam laporan tahunan mereka untuk keputusan investasi mereka.
PENGARUH KREATIVITAS TERHADAP DAYA SAING USAHA B Lena Nuryanti S; Jajang Nurjaman
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.619 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v2i3.16493

Abstract

ABSTRACTThe purpose of this research is to explore the influence of creativity on the Knitting industry business owners Binong Jati Bandung and its effect on the competitiveness of businesses. This type of research is descriptive and the method used as the explanatory survey with saturated sample technique, with the number of samples as many as 76 people are business owners. Data analysis technique used is simple with linear regression tools computer software SPSS 22.0 for windows. The results of this research in the form of findings that creativity has a considerable influence on innovation conducted business owners for the progress of his efforts. Innovations made by entrepreneurs to result in profits for the company, one of which improves the competitiveness that is owned by the company. The company's strategy, structure and rivalry, the condition factor of production, demand, condition and related industries become a tool to determine competitiveness. The originality of this research is the development of an innovative business enterprise for its contents to contribute to the improvement of power competitive efforts. Keywords : creativity, innovation, competitiveness, entrepreneurship, the knitting industry                    Bandung   ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi pengaruh kreativitas pada para pemilik usaha di Industri Rajut Binong Jati Bandung dan efeknya pada daya saing usaha yang dimiliki.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif, verifikatif, dan metode yang digunakan yaitu explanatory survey dengan teknik sampel jenuh, Dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang pemilik usaha. Teknik analisa data yang digunakan adalah regresi liniear sederhana dengan alat bantu software komputer SPSS 22.0 for windows.Hasil dari penelitian ini berupa temuan bahwa kreativitas memiliki pengaruh yang cukup besar pada inovasi yang dilakukan para pemilik usaha untuk kemajuan usahanya. Inovasi yang dilakukan oleh para pengusaha mengakibatkan keuntungan bagi perusahan, salah satunya meningkatkan kemampuan daya saing yang dimiliki oleh perusahaan. Strategi perusahaan, struktur dan persaingan, kondisi faktor produksi, kondisi permintaan, dan industri terkait menjadi alat untuk menentukan daya saing.. Orisinalitas dari penelitian ini membicarakan tentang kreativitas yang dilakukan oleh seorang pelaku usaha yang terintegrasi untuk meningkatkan inovasi yang dilakukan pelaku usaha bagi perusahaannya untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan daya saing usahanya. Kata kunci :  Kreativitas, inovasi, daya saing, wirausaha, industri rajut Bandung 
ANALISIS KINERJA SAHAM SEBAGAI DAMPAK DARI DETERMINASI NON PERFORMING LOAN TERHADAP PROFITABILITAS Andri Helmi Munawar; Yogi Sugiarto Maulana
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.023 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.19365

Abstract

Fundamental performance of the banking sector which is proxied by CAMEL analysis is an indicator that is able to assess the level of soundness of a company that has an impact on the potential performance of a company's stock portfolio. This article wants to reveal how companies can understand how to improve company performance and improve performance on company performance. The sample in this study uses purposive sampling, secondary data on financial statements of PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk with a study period of 2007-2017, research using quantitative methods with explanatory methods, analysis techniques using path analysis. The results of this study indicate that non-performing loans have a significant effect on return on assets, but partially both the effects of non-performing loans and return on assets are not significant on stock prices. The existence of mediation variables in this study does not become a significant influence on changes in stock prices, meaning that there is no significant non-performing loan effect on stock prices with return on assets as an intervening variable.. Kinerja fundamental sektor perbankan yang diproksikan dengan analisis CAMEL merupakan indikator yang mampu menilai tingkat kesehatan suatu perusahaan yang tentunya ber-impact terhadap kinerja potofolio saham perusahaan. Penelitian ini ingin mengungkap bagaimana perusahaan dapat mengetahui dampak kinerja fundamental salah satu aktiva produktif yang berisiko (non performing loan) terhadap profitabilitas bank dan dampaknya pada performance saham perusahaan. Sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling, data sekunder laporan keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan periode waktu penelitian 2007-2017, pendekatan penelitian menggunakan kuantitatif dengan metode eksplanatori, teknik analisis menggunakan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan non performing loan memiliki pengaruh signifikan terhadap return on asset, namun secara parsial baik pengaruh non performing loan dan return on asset tidak signifikan terhadap harga saham. Keberadaan variabel mediasi dalam penelitian ini tidak menjadi pengaruh berarti terhadap perubahan harga saham, artinya tidak terdapat pengaruh signifikan non performing loan terhadap harga saham dengan return on asset sebagai variabel intervening.
ANALISIS PETA ALIRAN PROSES PADA INDUSTRI KERAMIK PLERED PURWAKARTA, INDONESIA Sam&#039;un Jaja Raharja; Ria Arifianti
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.933 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.24365

Abstract

Plered Ceramics is a business in processing clay, whose products can be used as household appliances and decoration. In its development the SME industry can export. Achievement to make products that are acceptable and in accordance with the wishes of consumers has been increasingly recognized by businesses. There fore we need a process flow that can support the smooth production process to fulfill orders. This study aims to analyze the production process flow map in the ceramics industry Plered Purwakarta from the perspective of layout theory. The method used is a qualitative method of study of motion and time.Based on the results of research on designing process flow maps related to the machine is better and more profitable for craftsmen because it takes a shorter time. However, its use is experiencing obstacles due to lack of skills in operating the machine in ceramic processing.Keramik Plered merupakan usaha dalam pengolahan tanah liat, yang produknya dapat digunakan sebagai alat rumah tangga dan hiasan. Dalam perkembangannya industri UKM ini dapat melakukan ekspor.  Pencapaian untuk membuat produk yang dapat diterima dan sesuai keinginan konsumen sudah semakin disadari oleh para pelaku usaha. Oleh karena itu diperlukan adanya aliran proses yang dapat menunjang kelancaran proses produksi untuk memenuhi pesanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peta aliran proses produksi pada industri keramik Plered Purwakarta dari perspektif teori tata letak. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif studi gerak dan waktu.Berdasarkan hasil penelitian perancangan peta aliran proses yang berkaitan dengan mesin lebih baik dan lebih menguntungkan bagi para pengrajin karena memakan waktu yang lebih singkat. Namun dalam penggunaannya mengalami hambatan karena kurangnya ketrampilan dalam pengoperasian mesin dalam pengolahan keramik.
APLIKASI IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS DALAM MENILAI KUALITAS PELAYANAN JASA PENDIDIKAN DI PROPINSI JAWA BARAT Deni Hamdani; Saepudin -; Ruddy Rudolf; Margo Purnomo
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.056 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.22553

Abstract

ABSTRACTThe research objective is to determine the results of the assessment by the Natural Sciences method for the determinant variables of satisfaction of higher education services including: tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy, in the Purwakarta and Subang regions, and to map the scores of the assessment results using the Natural Sciences into a Cartesian diagram so that management can take corrective action against management of service quality that has been running so far. The research hypothesis is assumed that the determinant variables of higher education service satisfaction will significantly influence student satisfaction. A descriptive Method (survey) used in this study. The study population was private university students in academy in the area of commissariat IV B APTISI West Java, in the cities of Subang and Purwakarta. The sample uses proportional to the Slovin formula. The results of the study are: 1. Tangible, Reliability, Responsive, and Emphaty variables are in quadrant A, which shows that the performance of these variables is lower than the desire of PTS students in Subang and Purwakarta cities, and 2. Assurance variable is in quadrant D , which shows that performance is at a high level but students' desires are only low. Tujuan penelitian untuk mengetahui hasil penilaian  dengan metode IPA terhadap variabel-variabel penentu dari kepuasan pelayanan jasa pendidikan tinggi meliputi : tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy, di wilayah Purwakarta dan Subang, serta memetakan skor hasil penilaian menggunakan IPA ke dalam diagram kartesius sehingga pihak manajemen dapat mengambil tindakan korektif terhadap manajemen kualitas pelayanan yang selama ini telah berjalan. Hipotesis penelitian adalah diduga variabel-variabel  penentu kepuasan pelayanan jasa perguruan tinggi akan berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan mahasiswa. Metode deskriptif (survey) digunakan pada penelitian ini. Populasi penelitian adalah mahasiswa PTS pada Sekolah Tinggi yang berada di wilayah komisariat IV B APTISI Jawa Barat, di kota Subang dan Purwakarta. Sampel menggunakan Proporsional dengan Rumus Slovin. Hasil penelitian adalah : 1. Variabel Tangible, Reliability, Responsive, dan Emphaty berada pada kuadran A, yang menunjukkan bahwa kinerja dari variable-variabel tersebut lebih rendah dari keinginan mahasiswa PTS di kota Subang  dan Purwakarta, dan 2. Variabel Assurance  berada pada kuadran D, yang menunjukkan bahwa kinerja berada pada tingkat tinggi namun keinginan mahasiswa hanya rendah saja.
ANALISIS KREDIT USAHA RAKYAT PADA BANK RAKYAT INDONESIA Suryanto .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.414 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.22488

Abstract

This study aims to analyze the procedure for granting people's business credit (KUR) to Bank Rakyat Indonesia (BRI). The research method used in this study is a qualitative method with a type of descriptive research. The data obtained in this study uses research instruments, namely through observation, in-depth interviews, and documentation studies. Interviews were conducted with the Micro and Small Director of Bank BRI, debtor representatives and prospective debtors, as well as Bank Indonesia Representative Credit Section Bandung. Data collected from several sources carried out credibility testing with data triangulation — data analysis techniques used with data reduction, data presentation, and conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the provision of people's business loans to Bank BRI through several stages, namely the stages of credit administration, credit documentation, credit approval, credit processing. The level of Non-Performing Loans (NPL) of BRI KUR shows a fairly large number of 2.31%, but among other KUR executing banks BRI's NPL is the smallest. The high level of NPL is because there are several factors, including: (1) wrong perceptions among Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) actors regarding the source of funds in KUR distribution; (2) changes in the character of the debtor; and (3) the account officer section conducts a subjective analysis because there are certain relationships with prospective debtors Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prosedur pemberian kredit usaha rakyat (KUR) pada Bank Rakyat Indonesia (BRI). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data yang diperoleh pada penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yaitu melalui observasi, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan Direktur Mikro dan Kecil Bank BRI, perwakilan debitur dan calon debitur, serta Bagian kredit Bank Indonesia Perwakilan Bandung. Data yang terkumpul dari beberapa sumber dilakukan pengujian kredibilitas dengan triangulasi data. Teknik analisis data yang digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pemberian kredit usaha rakyat pada Bank BRI melalui beberapa tahapan yaitu tahap credit administration, credit documentation, credit approval, credit processing. Tingkat Non Performing Loan (NPL) KUR BRI memperlihatkan angka yang cukup besar yaitu 2,31%, tetapi diantara bank pelaksana KUR yang lainnya NPL Bank BRI yang paling kecil. Tingginya tingkat NPL dikarenakan adalah ada beberapa faktor, antara lain: (1) persepsi yang salah dikalangan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengenai sumber dana dalam penyaluran KUR; (2) adanya perubahan karakter debitur; dan (3)  bagian account officer melakukan analisis secara subjektif karena ada hubungan tertentu dengan calon debitur.

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue