cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
AdBispreneur
ISSN : 25032700     EISSN : 25499912     DOI : -
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal AdBispreneur adalah jurnal ilmiah di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan yang terbit tiga kali setahun. Diterbitkan oleh Departemen Ilmu Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Berisi tulisan hasil pemikiran dan penelitian di bidang administrasi bisnis dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : -
Articles 256 Documents
EMPLOYER BRANDING PT. ASTRA INTERNASIONAL Arianis Chan; Rivani .; Siti Fajarwati Azzahra
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.199 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.22547

Abstract

 This study aims to analyze the implementation of employer branding implemented by PT Astra International. The research method used in this study is a qualitative method with descriptive type. The object of this research is Employer Branding. The results of the study provide information that innovation is the main key for PT. Astra International to survive in this competitive era, innovation is always supported by companies. Support is provided through the provision of innovation development platforms in the form of internal competition. In addition to the employer branding program implemented through internal employees, the employer branding program in the education pillar is carried out not only for universities, but also for all levels of education. The conclusion of this study is Employer Branding at PT. Astra International is implemented seriously and deeply because of the goals of the company's Employer Branding. PT Astra International has a strategic framework of "Winning Concept, Winning System & Winning Team", Astra is trying to improve the quality of Astra's people so that they can contribute and develop themselves to the maximum.   Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi employer branding yang dterapkan oleh PT Astra International. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis deskriptif. Objek dari penelitian ini adalah Employer Branding. Hasil penelitian memberikan informasi bahwa inovasi merupakan kunci utama bagi PT. Astra International  untuk tetap bertahan di era kompetitif ini, maka inovasi merupakan hal yang selalu didukung oleh perusahaan. Dukungan yang diberikan melalui penyediaan wadah pengembangan inovasi dalam bentuk kompetisi internal. Selain program employer branding yang diterapkan melalui karyawan internal, program employer branding dalam pilar pendidikan dilakukan tidak hanya untuk perguruan tinggi, tetapi juga ke seluruh jenjang pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Employer Branding pada PT. Astra International  diterapkan secara sungguh-sungguh dan mendalam karena tujuan dari Employer Branding perusahaan. PT Astra International memiliki kerangka strategis "Winning Concept, Winning System & Winning Team", Astra berusaha meningkatkan kualitas insan Astra sehingga mampu berkontribusi dan mengembangkan diri dengan maksimal.      
ANALISIS KINERJA KEUANGAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KOTA TASIKMALAYA Nenden Kostini; Ratna Meisa Dai
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.702 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.21315

Abstract

Classic problems that are often encountered in Small and Medium Enterprises are generally related to the lack of management capabilities in working capital management. These limitations cause difficulties in measuring the financial performance of Small and Medium Enterprises. Measurement of financial performance, generally uses complex financial indicators for large companies so that it is not suitable when applied to Small and Medium Enterprises. This study aims to determine the condition of the financial performance of Small and Medium Enterprises in the City of Tasikmalaya. Measurement of financial performance uses simple financial ratios, which consist of current ratio, debt ratio and net margin ratio. The population and sample in this study are Small and Medium Enterprises in the Creative Industry Sector in the City of Tasikmalaya with 48 Small and Medium Enterprises. In addition to in-depth interviews with Small and Medium Enterprises, documentation studies were also conducted to collect secondary data. Processing data using a comparative or comparison method. The results of data processing show that the financial position of most of the Small and Medium Enterprises in Tasikmalaya City is in a liquid condition because the position of current assets is still greater than the current debt, and the profitability is quite good. Permasalahan klasik yang sering ditemui pada Usaha Kecil Menengah, umumnya berkaitan dengan minimnya kemampuan manajemen dalam pengelolaan modal kerja. Keterbatasan tersebut menyebabkan kesulitan dalam pengukuran kinerja keuangan Usaha Kecil Menengah. Pengukuran kinerja keuangan, umumnya menggunakan indikator keuangan yang kompleks untuk perusahaan besar sehingga tidak sesuai bila diterapkan pada Usaha Kecil Menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kinerja keuangan Usaha Kecil Menengah di Kota Tasikmalaya. Pengukuran kinerja keuangan menggunakan rasio keuangan sederhana, yang terdiri dari current rasio, debt rasio dan net margin rasio. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Usaha Kecil Menengah pada Sektor Industri Kreatif di Kota Tasikmalaya sebanyak 48 Usaha Kecil dan Menengah. Selain wawancara mendalam dengan pelaku Usaha Kecil Menengah, dan Dinas KUKM Kota Tasikmalaya, studi dokumentasi juga dilakukan untuk mengumpulkan data sekunder. Pengolahan data menggunakan metode komparatif atau perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi keuangan sebagian besar Usaha Kecil Menengah di Kota Tasikmalaya berada dalam kondisi yang likuid karena posisi harta lancar masih lebih besar daripada utang lancarnya, serta profitabilitas yang cukup baik. Hal ini terlihat dari kondisi current rasio yang menunjukkan
ANALISIS BUDAYA ORGANISASI PADA LEVEL MANAJEMEN MENENGAH DAN MANAJEMEN BAWAH PT XYZ MEDAN SUMATERA UTARA Iwan Sukoco; Rosana Dewi
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.521 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.21823

Abstract

This study aims to determine how the organizational culture at the level of middle management and under management  PT XYZ Medan, North Sumatra. This research uses quantitative methods with the type of survey research. The sample in this study were 39 people from the middle management level and 114 people from the lower management level. The author collected data using the Denison Organizational Survey (DOCS) questionnaire). DOCS comes from the Denison Model which emphasizes the four cultural dimensions in organizations that must be mastered so that organizations can run effectively. The results of the study identified that PT XYZ has a weak organizational culture due to the four dimensions of the Denison Model namely adaptability, consistency, involvement, and mission indicating an imbalance. The involvement dimension has the highest value while the adaptability dimension has the lowest value. Perceptions of organizational culture at the middle management level are better than those at the lower management level. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana budaya organisasi pada level manajemen menengah dan manajemen bawah PT XYZ Medan Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang  dari level manajemen menengah dan sebanyak 114 orang dari level manajemen bawah. Penulis mengumpulkan data menggunakan kuesioner The Denison Organizational Survey (DOCS) ). DOCS  berasal dari Model Denison yang menekankan pada empat dimensi budaya dalam organisasi yang harus dikuasai agar organisasi dapat berjalan secara efektif. Hasil penelitian mengidentifikasikan bahwa PT XYZ memiliki budaya organisasi yang lemah dikarenakan keempat dimensi Model Denison yaitu adaptability, consistency, involvement, dan mission menunjukkan  adanya ketidakseimbangan. Dimensi involvement memiliki nilai paling tinggi sedangkan dimensi adaptability dengan nilai paling rendah. Persepsi mengenai budaya organisasi pada level manajemen menengah lebih baik dibandingkan dengan level manajemen bawah.
JENIS KAPABILITAS DINAMIS PELAKU RINTISAN START UP ENTREPRENEUR (Studi Pada Pelaku Subsektor Gastronomi di Industri Kreatif) Arif Sugiono; Dian Fordian
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.014 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i2.23012

Abstract

The purpose of this study was to identify the types of dynamic capabilities for start-up entrepreneurs in the creative industries gastronomy sub-sector where the Organization Life Cycle stage is at the entrepreneurial stage. The method used was a snapshot case study with a naturalistic descriptive type. The informants were determined using purposive techniques with some criteria that are in accordance with the focus and locus of research. Data were collected through in-depth interviews, observation, and literature study. Data were analyzed using an interactive model. The results showed that there are several types of dynamic capabilities that start-up entrepreneurs need: the ability to choose and design organizational structures, the accuracy of the choice of information technology types, and the ability to design market-oriented strategies. Based on the results of the research above, the startup entrepreneurs are required to have a renewal ability to sustain managerial skills to analyze and adapt to the dynamics of the internal and external environment that changes amicably. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis kapabilitas dinamis yang diperlukan bagi para pelaku start up entrepreneur di sub sektor gastronomi industri kreatif yang tahap Organization Life Cycle berada pada tahap entrepreneurial. Metode yang digunakan adalah snapshoot case study dengan type deskriptif naturalistic. Penentuan informan menggunakan teknik purposive, dengan beberapa krieria yang sesuai dengan fokus dan lokus penelitian. Teknik pengambilan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan ada beberapa jenis kapabilitas dinamis yang sangat diperlukan bagi pelaku rintisan start up entrepreneur, yaitu kemampuan memilih dan mendesain struktur organisasi, ketepatan pemilihan jenis teknologi informasi dan kemampuan mendesain strategi yang berorientasi pasar. Berdasarkan hasil penelitian di atas, maka pelaku rintisan start up entrepreneur dituntut untuk memiliki renewal ability untuk menopang managerial skill, sehingga mampu menganalisa dinamika lingkungan internal dan eksternal.
VALUASI EKONOMI LIMBAH IKAN WADUK CIRATA MENJADI PRODUK TEPUNG IKAN Achmad Rizal; Asep AH. Suryana; Asep Sahidin
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.263 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i3.21086

Abstract

Mass mortality of fish in the Citarum River serial reservoir, including the Cirata reservoir has grown up to be a crucial issue for the fishing community in West Java. Fish waste due to mass death of fish in Cirata reservoir is quite high. In the context of fish mass death becomes a waste, the economic opportunity to develop fish waste into fish meal is of monetary value in terms of the availability of raw materials, nutritional composition, and marketing. In other words, the opportunity to increase fish waste into fish meal in the Cirata reservoir is fairly potential. If this happens, fish meal business has a great opportunity to enhance. Economically, economic valuation results show that: Firstly, fish meal business offers the opportunity to be developed because there is enough raw material available. Secondly, from economic analysis shows that this business is feasible, so that it has economic opportunities, this profitable opportunity will increase, if there is a mass death of fish, because production costs decrease, in this case fish prices decline. Third, the total cost required to build a fish meal home industry is Rp. 110,150,000, - with details of the initial investment costs of Rp. 63,500,000 and operational expenditure (operational costs) of 46,650,000. Finally, the economic value for the feasibility of fish flour shows that the business is feasible where BC ratio is 1.33, ROI is 6.39% and Pay Back Period is 15.63 months.Kematian massal ikan di waduk serial Sungai Citarum, termasuk di Waduk Cirata telah menjadi isu sentral bagi masyarakat perikanan di Jawa Barat.  Limbah ikan akibat kematian massal ikan di Waduk Cirata cukup tinggi.  Pada konteks kematian massal ikan sehingga menjadi limbah, peluang ekonomi pengembangan limbah ikan menjadi tepung ikan cukup bernilai ekonomis ditinjau dari aspek ketersediaan bahan baku, komposisi nutrisi, dan pemasaran. Dengan kata lain, peluang untuk meningkatkan limbah ikan menjadi tepung ikan di Waduk Cirata cukup potensial. Jika ini terjadi, usaha tepung ikan, memiliki peluang besar untuk berkembang. Secara ekonomi, hasil valuasi ekonomi menunjukkan bahwa: Pertama, Usaha tepung ikan mempunyai potensi untuk dikembangkan karena cukup tersedia bahan baku. Kedua, dari analisa ekonomi menunjukkan bahwa usaha ini layak (feasible), sehingga mempunyai peluang yang ekonomis, peluang ekonomi ini akan meningkat, jika terjadi kematian massal ikan, karena biaya produksi menurun, dalam hal ini harga ikan mengalami penurunan. Ketiga,Total biaya yang dibutuhkan untuk membangun home industri tepung ikan sebesar Rp. 110.150.000,-, dengan rincian biaya investasi awal sebesar Rp 63.500.000 dan biaya rutin sebesar 46.650.000,-. Keempat,Perhitungan valuasi ekonomi untuk kelayakan tepung ikan menunjukkan bahwa usaha tersebut adalah layak dimana BC Ratio sebesar 1,33, ROI sebesar 6,39 % dan dan pay back periode selama15,63  bulan.
KEUNGGULAN KOMPETITIF PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH : SEBUAH STUDI PEMETAAN SISTEMATIS Zeis Zultaqawa; Mohammad Benny Alexandri; Cosvi Hardinata
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.128 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i3.18646

Abstract

Many factors are important in generating competitiveness, from these factors will create and maintain a superior position from competitors, which is called competitive advantage. However, a thorough understanding of the state-of-the-art of competitive advantage is still needed. Therefore, this article aims to classify, identify scientific publications and carry out a systematic analysis of the latest literature to create an extensive and detailed understanding in the field of competitive advantage. The research method was carried out by systematic mapping study (SMS) to examine scientific publications in the field of competitive advantage generated based on the focus and type of research from time to time. The results of this study provide guidance to assist researchers in planning future research through the discovery of research gaps (Gaps). This Systematic Mapping Study Procedure follows relevant empirical guidelines and maps articles in the Scopus electronic database. Based on the search results found 167 articles that match the inclusion criteria. The author classifies articles into seven categories, namely prior research trends, country of origin of publication, type of article, research approach, research methods, research focus, and research locus. Banyak faktor yang penting dalam menghasilkan daya saing, dari faktor tersebut akan menciptakan dan mempertahankan posisi yang unggul dari pesaing, yang disebut dengan keunggulan kompetitif. Akan tetapi, pemahaman menyeluruh tentang state-of-the art dari keunggulan kompetitif masih dibutuhkan. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk mengklasifikasikan, mengidentifikasi publikasi ilmiah dan melakukan analisis sistematik terhadap literatur terkini guna menciptakan pemahaman yang ekstensif dan terperinci dibidang keunggulan kompetitif. Metode penelitian dilakukan dengan cara Systematic Mapping Study (SMS) untuk menelaah publikasi ilmiah dibidang keunggulan kompetitif yang dihasilkan berdasarkan fokus dan tipe riset dari waktu ke waktu. Hasil penelitian ini memberikan panduan untuk membantu peneliti dalam merencanakan penelitian dimasa yang akan datang melalui penemuan kesenjangan penelitian (gaps). Prosedur studi pemetaan sistematis ini mengikuti panduan empiris yang telah relevan dan memetakan artikel di database elektronik Scopus. Berdasarkan hasil pencarian ditemukan 167 artikel yang cocok dengan kriteria inklusi. Penulis mengklasifikasikan artikel pada tujuh kategori yaitu tren penelitian terdahulu, negara asal publikasi, jenis artikel, pendekatan penelitian, metode penelitian, fokus penelitian dan lokus penelitian.
PERAN FEASIBILITY DAN ENTREPRENEURIAL SELF-EFFICACY DALAM MEMEDIASI PENGARUH PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN TERHADAP NIAT BERWIRAUSAHA Tri Wulida Afrianty
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.514 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i3.25181

Abstract

In line with the government's efforts to encourage the growth of entrepreneurs among the younger generation, several universities in Indonesia (one of them is Universitas Brawijaya) has set an entrepreneurship course as one of the mandatory courses at the undergraduate level. However, to date, no systematic research and publications have been found on the effectiveness of those entrepreneurship education. Therefore, by using the theory of perception, the purpose of this study is to evaluate whether an entrepreneurship education provided to students of Universitas Brawijaya is able to foster their entrepreneurial intentions. Specifically, this study analyzes the effect of entrepreneurship education on entrepreneurial intentions mediated by feasibility and entrepreneurial self-efficacy. This research was conducted using a quantitative approach. The population of this research is all active students of Universitas Brawijaya who have taken entrepreneurship courses. The sampling technique used was quota sampling with a total of 150 respondents representing 15 faculties. The data collection method was carried out using a survey questionnaire. The analytical tool used in this study is Partial Least Square (PLS). The results of this study indicate that feasibility and entrepreneurial self-efficacy mediate the effect of entrepreneurship education on the student’s entrepreneurial intentions.  Selaras dengan upaya pemerintah untuk mendorong tumbuhnya wirausaha di kalangan generasi muda, beberapa universitas di Indonesia (termasuk Universitas Brawijaya) telah menetapkan mata kuliah kewirausahaan sebagai salah satu mata kuliah wajib pada strata S1. Namun, sampai saat ini belum ditemukan penelitian serta publikasi yang sistematis tentang efektifitas pendidikan kewirausahaan tersebut. Untuk itu, dengan menggunakan teori persepsi, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah pendidikan kewirausahaan yang diberikan kepada mahasiswa Universitas Brawijaya mampu menumbuhkan niat berwirausaha bagi mahasiswa. Secara spesifik, penelitian ini menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha dengan dimediasi oleh feasibility dan entrepreneurial self-efficacy. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif Universitas Brawijaya yang telah menempuh mata kuliah kewirausahaan. Teknik sampel yang dipergunakan adalah teknik quota sampling dengan total responden berjumlah 150 dari 15 fakultas yang ada di Universitas Brawijaya.  Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan survey questionnaire. Alat analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa feasibility dan entrepreneurial self-efficacy memediasi pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap niat berwirausaha.
PENGARUH STRATEGIC ORIENTATION, GOVERNMENT REGULATION TERHADAP GREEN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN ENVIRONMENTAL PERFORMANCE Antin Rakhmawati; Kusdi Rahardjo; Andriani Kusumawati; Muhammad Nizar
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.931 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i3.19175

Abstract

This study examines and explains the relationship of income factor variables from the application of the green supply chain management concept, namely the strategic orientation and government regulation, and further effect on. The object of this research is small and medium enterprises which are associated with the traditional semi-modern greengrocery market in Malang Regency. This study uses census sample method by involving all the owners of traditional semi-modern greengrocery market. The results of this study indicate that, firstly, strategic orientation and government regulation have a significant positive impact on green supply chain management, secondly, green supply chain management has a significant positive effect on environmental performance, thirdly, strategic orientations and government regulation have a significant positive impact on environmental performance through green supply chain management.Penelitian ini menguji dan menjelaskan hubungan variabel yang menjadi faktor income dari penerapan konsep green supply chain management , yaitu strategic orientation dan government regulation, yang kemudian membentuk environmental performance. Objek penelitian ini adalah usaha kecil menengah yang terasosiasi pada pasar sayur tradisional-semi modern Kabupaten Malang. penelitian ini menggunakan metode sampel jenuh dengan melibatkan seluruh pemilik UKM pasar sayur tradisional- semi modern. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama strategic orientation berpengaruh positif signifikan terhadap green supply chain management, kedua goverment regulation berpengaruh positif signifikan terhadap green supply chain management, ketiga green supply chain management berpengaruh positif signifikan terhadap environmental performance, keempat strategic orientation berpengaruh positif signifikan terhadap environmental performance melalui green supply chain management, dan yang kelima government regulation berpengaruh positif signifikan terhadap environmental performance melalui green supply chain management.
PELAKSANAAN STRATEGI DROPSHIP DALAM SUPPLY CHAIN PADA INDUSTRI KERAMIK Ria Arifianti; Sam un Jaja Raharja; Rivani .
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.083 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i3.25761

Abstract

This study aims to analyze the dropship strategy in the context of supply chain management in order to meet the desires of consumers to obtain products that are fast and useful. The research method used is qualitative research are methods to explore and understand the meaning of a number of individuals or groups of people ascribed to social or humanitarian problems. The results of the study revealed that the dropship strategy activities have been carried out by ordering online and manually. Dropship strategy involves 3 (three) elements, namely first, the buyer in this case the customers who come from domestic and abroad. Second, the seller (ceramic craftsman), and third, is the person who markets the ceramics (the craftsman cooperates with UPTD Plered). The obstacle that was found was in the case of the durability of the ceramic packaging that would be sent both domestically and abroad. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dropship dalam konteks supply   chain   management dalam rangka memenuhi keinginan konsumen memperoleh produk yang cepat dan bernilai guna. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif  merupakan metode-metode untuk mengeksplorasi dan memahami makna yang oleh sejumlah  individu atau sekelompok orang dianggap berasal dari masalah sosial atau kemanusiaan. Unit analisisnya adalah para pengrajin keramik. Teknik pengumpulan datanya adalah : studi literatur, observasi dan wawancara dengan para pengrajin keramik dan cross cek dengan Dinas UMKM  Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan Strategi dropship telah dilakukan secara pemesanan online maupun secara manual. Strategi dropship melibatkan 3 (tiga) unsur yaitu pertama, pembeli dalam hal ini para pelanggan yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Kedua, penjual (pengrajin keramik), dan ketiga, adalah orang yang memasarkan keramiknya (pengrajin bekerjasama dengan UPTD Plered). Kendala yang ditemukan adalah dalam hal ketahanan kemasan  keramik yang akan dikirim baik dalam maupun luar negeri.
PENELITIAN KEWIRAUSAHAAN DI INDONESIA : PEMETAAN PUBLIKASI DALAM PERSPEKTIF SCIENTOMETRIK (1972-2019) Agung Purnomo; Indrianawati Usman; Nur Asitah
AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa
Publisher : Departemen Ilmu Administrasi Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UNPAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.359 KB) | DOI: 10.24198/adbispreneur.v4i3.25021

Abstract

Entrepreneurship in Indonesia continues to grow and develop. However, there were no studies that review and map entrepreneurial studies from Indonesian affiliated researchers with data from year to year. This research aims to map entrepreneurial research by Indonesian institutional affiliated researchers that was published internationally in the Scopus indexed in a Scientometric perspective. The study conducted a bibliometric method and analyzed research data using the analyze search results service from Scopus and the VOSviewer application. Research data of 947 academic documents published from 1972 to 2019 were obtained from the Scopus database in December 2019. The results showed the most productive Indonesian-affiliated institutions and individual researchers in entrepreneurship publications were Institut Teknologi Bandung and Grisna Anggadwita. The subject area and sources of the most publications of entrepreneurship were business, management, and accounting; and proceedings of the IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. There were five groups of research keywords, and three collaboration patterns of Indonesian affiliated researchers in the field of entrepreneurship. Kewirausahaan di Indonesia kian tumbuh dan berkembang. Namun, belum ada penelitian yang mengulas dan memetakan studi kewirausahaan hasil peneliti berafiliasi Indonesia dengan data dari tahun ke tahun. Riset ini bertujuan untuk memetakan penelitian kewirausahaan oleh peneliti berafiliasi institusi Indonesia yang dipublikasikan internasional bereputasi terindeks Scopus dalam perspektif Scientometrik. Studi melakukan metode bibliometrik dan menganalisis data penelitian menggunakan layanan analyze search results dari Scopus dan aplikasi VOSviewer. Data penelitian 947 dokumen akademik yang diterbitkan dari tahun 1972 hingga tahun 2019 yang diperoleh dari database Scopus pada bulan Desember 2019. Hasil penelitian menunjukkan institusi dan individu peneliti berafiliasi Indonesia paling produktif dalam publikasi bidang kewirausahaan adalah Institut Teknologi Bandung dan Grisna Anggadwita. Bidang studi dan sumber publikasi terbanyak ranah kewirausahaan adalah bisnis, manajemen, dan akuntansi; dan prosiding IOP Conference Series: Materials Science and Engineering. Ada lima kelompok kata kunci penelitian, dan tiga pola kolaborasi peneliti berafiliasi Indonesia pada bidang kewirausahaan. 

Filter by Year

2016 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2024): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 3 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 2 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 8, No 1 (2023): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 3 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 2 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 7, No 1 (2022): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 3 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 2 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 6, No 1 (2021): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 3 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 2 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 5, No 1 (2020): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 3 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 2 (2019): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 4, No 1 (2019): Adbispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 3 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 2 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 3, No 1 (2018): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewiraus Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 3 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 2 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur Vol 2, No 1 (2017): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 3 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 2 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa Vol 1, No 2 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): Adbispreneur Vol 1, No 1 (2016): AdBispreneur : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Administrasi Bisnis dan Kewirausa More Issue