cover
Contact Name
Novian Wely Asmoro
Contact Email
agrisaintifika@gmail.com
Phone
+62271-593156
Journal Mail Official
agrisaintifika@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Pertanian, Jl. Letjend Sujono Humardhani No 1, Jombor, Sukoharjo 57521 Jawatengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
AGRISAINTIFIKA Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian
ISSN : 25800345     EISSN : 2580748X     DOI : 10.32585/ags.v3i2.544
Agrisaintifika is a scientific journal that embodies scientific articles for researchers in the field of agricultural sciences (covering the field of agribusiness, agrotechnology, food, and animal husbandry) so that it can be used as a media publication of research results.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika" : 11 Documents clear
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Daging Ayam Broiler Pada Rumah Tangga Di Kabupaten Demak Febrianti Rahmadani; Kustopo Budiraharjo; Hery Setiyawan
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.220

Abstract

ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan daging ayam broiler dan mengetahui jumlah permintaan rumah tangga terhadap daging ayam broiler. Lokasi penelitian secara purposive, metode yang digunakan adalah metode survei, pengambilan sampel secara Quota Sampling , dan penentuan responden dengan metode Multistage Random Sampling yang terdiri dari 90 responden dari 3 Kecamatan di Kabupaten Demak. Analisis data menggunakan rumus Regresi Linier Berganda dalam fungsi logaritma (Ln). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah harga daging ayam broiler (X1), harga ayam kampung (X2), pendapatan konsumen (X3), jumlah anggota keluarga (X4) dan selera konsumen (X5). Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas yang diamati secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler. Secara parsial harga ayam kampung, jumlah anggota keluarga dan selera konsumen berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler, sedangkang harga ayam broiler dan pendapatan tidak berpengaruh nyata terhadap permintaan daging ayam broiler. Kata kunci : Ayam broiler, Faktor permintaan, Rumah tangga
Proteksi Tepung Ikan Menggunakan Asap Cair dari Tempurung Kelapa Terhadap pH dan NH3 Catur Suci Purwanti
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.215

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Proteksi Tepung Ikan Menggunakan Asap Cair dari Tempurung Kelapa terhadap Fermentabilitas In Vitro dilihat dari NH3 dan pH dan mengetahui konsentrasi asap  cair  yang dapat digunakan pada proteksi bahan pakan tinggi protein. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan tiga perlakuan dan 2 ulangan. Perlakuan sebagai berikut: : P0 = Tepung ikan tanpa perlakuan, P1 = Tepung ikan + Asap cair dari tempurung kelapa konsentrasi 10%, P2 = Tepung ikan + Asap cair dari tempurung kelapa konsentrasi 20%, P3 = Tepung ikan + Asap cair dari tempurung kelapa konsentrasi 30%. Peubah yang diamati NH3 dan pH. Masing-masing perlakuan ditambahkan asap cair sebanyak 5 %. Tepung ikan diproteksi dengan asap cair dari tempurung kelapa caranya dengan menyemprotkan asap cair tersebut ke bahan tersebut  kemudian didiamkan semalam. Hasil rerata nilai kadar NH3 pada penelitian ini antara 11 – 23 mg/100 gram.  Rerata pH P0 dan P1 yang dihasilkan adalah 5,75±0,01 dan 5,51±0,01 sedangkan P2 dan P3 masing-masing 5,32±0,01 dan 5,20±0,01. Kadar NH3 dan pH yang ideal sesuai dengan kondisi didalam rumen adalah proteksi tepung ikan mengunakan  asap cair dengan konsentrasi  0% dan 10 %  Kata kunci : Asap cair, NH3, pH, proteksi, tepung ikan
Analisis Potensi Pengembangan Komoditas Salak Pondoh (Salaca edulis) di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Hidayatun Hidayatun; W Roessali; T Ekowati
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.219

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menghitung pendapatan usahatani salak pondoh, menganalisis bagaimana potensi produksi dan potensi pengembangan komoditas salak pondoh di Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan Bulan November hingga Desember 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survey, pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode multistage random sampling dengan mengambil Desa Pekandangan dan Desa Sipedang di Kecamatan Banjarmangu yang paling banyak mengusahakan tanaman salak. Responden dalam penelitian ini berjumlah 80 responden yang terdiri dari 60 responden petani salak pada analisis pendapatan, 20 responden dalam analisis SWOT yang terdiri dari 6 dinas pemerintah, 10 petani salak, dan 4 pedagang. Metode analisis data menggunakan analisis pendapatan, analisis LQ dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan petani salak pondoh sebesar Rp 4.964.615/bulan. Produksi salak pondoh pada periode 2012 – 2014 bukan merupakan komoditas basis dengan nilai LQ < 1, sedangkan pada Tahun 2015 dan 2016 merupakan komoditas basis di Kecamatan Bajarmangu dengan nilai LQ 1,726 pada Tahun 2015 dan 1,560 pada Tahun 2016. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa skor pada matrik IFE 2,97 dan matrik EFE menunjukkan skor sebesar 2,76. Skor tersebut menunjukkan potensi pengembangan komoditas salak di Kecamatan Banjarmangu berada pada kuadran 1 yang menunjukkan bahwa komoditas salak pondoh memiliki kekuatan internal untuk memanfaatkan peluang yang ada.Kata kunci: basis, pengembangan, LQ, SWOT, salak pondoh
Pendugaan Umur Simpan Keripik Tempe Sagu dalam Pengemas Aluminium Foil Afriyanti Afriyanti; Catur Budi Handayani; A. Intan Niken Tari
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.214

Abstract

ABSTRAKKeripik tempe sagu adalah salah satu alternatif modifikasi tempe kedelai yang memiliki tekstur yang lebih renyah, penampakan yang lebih menarik dan rasa yang lebih gurih.  Tepung tapioka atau biasa disebut tepung sagu menjadi bahan campuran saat proses fermentasi.  Kerenyahan produk ini tidak tahan lama jika tidak dikemas dengan pengemas yang sesuai.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui umur simpan keripik tempe sagu dalam pengemas aluminium foil dengan metode Arrhenius.  Metode penelitiannya dengan penyimpanan produk pada suhu 50C, 270C dan 500C selama satu bulan.  Analisis terhadap kadar air dan kadar asam lemak bebas dilakukan setiap 6 hari sekali.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk keripik tempe sagu yang disimpan dengan pengemas aluminium foil memiliki umur simpan selama 108 hari atau 3,6 bulan.Kata kunci:  Aluminium foil, Arrhenius, Keripik tempe sagu
Studi Korelasi Luas Pemilikan Lahan Pertanian Dengan Usaha Bertanam Padi Pada Petani Sukamto Sukamto; Budi Sunaryo; Mulyono Mulyono
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.190

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa korelasi antara luas pemilikan lahan pertanian dengan pendapatan usaha bertanam padi pada petani di Kelurahan Giritontro Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri musim pada tanam tahun 2010. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani di Kelurahan Giritontro Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri musim tanam tahun 2010 sebanyak 758 Kepala Keluarga (KK) yang diambil dengan menggunakan stratifield proportional random sampling atau sampel berstrata, proporsional, dan acak.Metode penelitian yang digunakan adalah studi korelasional.Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan angket.Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data pemilikan lahan pertanian dan angket digunakan untuk memperoleh data pendapatan petani dari bertanam padi.Teknik analisis data dengan menggunakan rumus r Product Moment pada taraf signifikansi 5%.Dari hasil analisis data diperolehr hitung = 0,5299 (taraf signifikan 5%, diperoleh rtabel = 0,195. Hal ini berarti H0 ditolak dan Hk diterima atau yaitu “terdapat korelasi yang positif dan signifikan antara lahan pertanian dengan pendapatan usaha bertanam padi pada petani Giritontro Kecamatan Giritontro Kabupaten Wonogiri musim tanam tahun 2010. Harga r hitung yang positif menunjukan bahwa antara luas lahan pertanian dengan pendapatan usaha bertanam padi terdapat hubungan searah, artinya semakin luas lahan yang dimiliki petani akan diikuti dengan semakin tingginya pendapatan yang diperoleh petani, sebaliknya semakin sempitnya lahan yang dimiliki petani akan diikuti dengan semakin rendahnya pendapatan yang diperoleh petani. Kata kunci: Korelasi, Lahan Pertanian
Analisis Pengaruh Agrowisata Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Bunga Krisan Di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Umi Lestariningssih; Agus Setiadi; Hery Setiyawan
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.218

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk menganalisis perbedaan pendapatan petani bunga krisan sebelum dan sesudah adanya agrowisata, serta menganalisis pengaruh agrowisata terhadap peningkatan pendapatan petani bunga krisan di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survei. Lokasi penelitian dipilih secara purposive di Agrowisata Kampung Krisan Clapar Bandungan. Responden ditentukan secara purposive, yaitu anggota Kelompok Tani Gemah Ripah yang menanam bunga krisan yang berjumlah 32 orang. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan November – Desember 2017. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara yang dibantu menggunakan kuesioner. Alat analisis yang digunakan adalah Paired Sample T-test dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan petani bunga krisan sebelum dan sesudah adanya agrowisata. Pendapatan petani setelah adanya agrowisata lebih tinggi dibanding pendapatan petani sebelum adanya agrowisata. Rata-rata pendapatan petani setelah adanya agrowisata sebesar Rp 31.713.636/tahun lebih tinggi dibanding pendapatan petani sebelum adanya agrowisata sebesar Rp 30.395.843/tahun. Agrowisata berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan petani bunga krisan di Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang. Kata Kunci : agrowisata, bunga krisan, pendapatan petani
Analisis Menurunnya Minat Petani Menanam Padi Organik dengan Pendekatan Fishbone Diagram Di Kabupaten Ngawi Ari Leksono Marhaen Widodo; Mohd. Harisudin; Agustono Agustono
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.213

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis keragaan pendapatan petani padi organik dan petani padi konvensional, mengetahui faktor penyebab apa yang paling utama menyebabkan menurunnya minat petani menanam padi organik, serta mencari tindakan apa yang dapat meningkatkan minat petani menanam padi organik. Metode dasar yang digunakan adalah metode deskriptif dengan teknik pengambilan data menggunakan teknik observasi, wawancara, kuesioner, serta dokumen dan pencatatan. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Penelitian dilakukan di Kabupaten Ngawi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani, analisis efisiensi usahatani, serta analisis fishbone diagram. Berdasarkan hasil analisis menunjukan bahwa pendapatan usahatani padi konvensional lebih tinggi apabila dibandingkan dengan usahatani padi organik dengan nilai Rp. 18.131.817,66,-/ha/MT berbanding dengan Rp. 11.330.399,35,-/ha/MT. Analisis Efisiensi menunjukan bahwa kedua jenis usahatani telah efisien namun nilai efisiensi usahatani padi konvensional lebih tinggi apabila dibandingkan dengan usahatani padi organik dengan nilai 3,09/MT berbanding dengan 2,01/MT. Berdasarkan analisis fishbone diagram menunjukan bahwa faktor yang paling berpengaruh adalah dari faktor manusia yaitu dengan permasalahan penerimaan uang yang terlambat.Kata Kunci : Efisiensi Usahatani, Fishbone Diagram, Padi Organik, Pendapatan, Petani.
Peran Kelompok Tani Terhadap Tingkat Pengetahuan Petani Jambu Biji Getas Merah di Kelompok Tani Makmur Kecamatan Pagerruyung Kabupaten Kendal Wahyu Puji Lestari; Diah Mardiningsih; Siwi Gayatri
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.222

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini yaitu menganalisis peran kelompok tani terhadap tingkat pengetahuan petani dalam bertani jambu biji getas merah. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Desember 2017 di Kelompok Tani Makmur Kecamatan Pagerruyung, Kabupaten Kendal. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode survai. Pengambilan data menggunakan metode sensus kepada 32 anggota kelompok tani Makmur. Analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran kelompok sebagai media belajar, media kerjasama, unit produksi, dan unit usaha berpengaruh secara serempak terhadap tingkat pengetahuan petani dengan angka signifikasi sebesar 0,045. Unit usaha mendapatkan angka signifikasi sebesar 0,002, hal ini berpengaruh secara parsial terhadap tingkat pengetahuan petani. Peran kelompok sebagai media belajar sebesar 0,611, media kerjasama sebesar 0,225, dan unit produksi sebesar 0,395, secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan petani.  Kata kunci : peran kelompok, pengetahuan, kelompok tani, jambu getas merah
Pengaruh Imbangan Aquadest dalam Pembuatan Sabun Mandi Cair Berbahan Virgin Coconut Oil (VCO) Asri Widyasanti; Cindy Almas Ramadha
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.217

Abstract

ABSTRAK             Sabun merupakan surfaktan yang digunakan bersama air untuk membersihkan atau mencuci yang tersedia dalam bentuk padat dan cair. Bahan baku sabun mandi cair menggunakan minyak kelapa murni (VCO). Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun mandi cair, mencari jumlah imbangan aquadest yang terbaik dalam pembuatan sabun mandi cair, dan mengetahui perbandingan mutu sabun mandi cair yang dihasilkan terhadap karakteristik sabun mandi cair. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental desain laboratorium dengan analisis deskriptif dengan pembuatan sabun metode panas. Perlakuan pada penelitian ini dengan perbedaan imbangan aquadest yang diberikan untuk pembuatan sabun mandi cair berbahan minyak kelapa murni yaitu A = sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (1:1), B = sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (2:1), dan C = sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (3:1) dari 200 gram basis sabun. Pengamatan pada sabun mandi cair antara lain sifat fisik sabun, sifat kimia sabun, dan uji organoleptik. Hasil analisis menunjukan bahwa semua formula sabun mandi cair memenuhi persyaratan berdasarkan SNI sabun mandi cair 06-4085-1996. Formula sabun mandi cair dengan perlakuan C (sabun mandi cair dengan imbangan aquadest : pasta sabun (3:1)) merupakan produk terbaik secara keseluruhan. Hasil analisis sabun mandi cair pada perlakuan C adalah bobot jenis 1,055, kadar alkali bebas 0,0073 %, nilai pH 9,07 , nilai angka lempeng total 1  koloni/g, nilai viskositas 3400 cPs , dan nilai stabilitas busa 27,66%. Sehingga teknologi proses pembuatan sabun mandi cair dengan minyak kelapa murni dengan imbangan aquadest yang terbaik dapat dikembangkan dan diaplikasikan pada skala rumah tangga dan industri.Kata kunci: Imbangan Aquadest,  Minyak Kelapa Murni, Sabun Cair,  Mutu Sabun
Efektivitas Dosis Pupuk Bokasi Pada Fase Vegetatif Tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata Ness) Sudarmi Sudarmi; Wartini Wartini
AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2018): Agrisaintifika
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v2i1.221

Abstract

ABSTRAKPertumbuhan  tanaman sangat dipengaruhi oleh kandungan unsur hara tanah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dosis pupuk bokashi yang tepat agar mendapatkan pertumbuhan  terbaik dari tanaman sambiloto (Andrographis paniculata Ness).  Metode penelitian adalah eksperimen, dirancang dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL), dengan perlakuan tunggal yaitu variasi dosis pupuk bokashi dengan 3 ulangan. Variasi dosis  pupuk bokashi  ada 4 level yaitu : Tanpa dipupuk bokashi  (B1) sebagai pembanding; Pupuk bokashi 5 ton/ha  (B2); Pupuk bokashi 10 ton/ha (B3); Pupuk bokashi 15 ton/ha (B4). Hasil penelitian  Dosis   pupuk bokashi berpengaruh  terhadap tinggi tanaman, jumlah cabang dan jumlah daun. Kesimpulan dosis  15 ton/ha pupuk bokashi menunjukkan pertumbuhan yang paling optimal hasil rata-rata meliputi : tinggi tanaman  60,07 cm/tanaman, jumlah  cabang 24,11 buah/tanaman dan jumlah daun 121,33 buah/tanaman berbeda nyata dengan tanpa pupuk bokashi sebagai kontrol. Kata Kunci : Dosis, Pupuk bokashi,  Pertumbuhan, Sambiloto

Page 1 of 2 | Total Record : 11