cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Majalah Kesehatan FKUB
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
This journal uses Open Journal Systems 2.4.7.1, which is open source journal management and publishing software developed, supported, and freely distributed by the Public Knowledge Project under the GNU General Public License.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2016)" : 6 Documents clear
Pengaruh Relaksasi Otot Progresif dengan Musik terhadap Kualitas Tidur Lansia di Posyandu Lansia “Anjasmoro” Kelurahan Sukorame Kediri Setyoadi, Setyoadi; Lestari, Retno; Kusuma, Nirmala
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.104 KB)

Abstract

Kualitas tidur merupakan kepuasan tidur yaitu suatu keadaan istirahat badan dan pikiran (tidur nyenyak atau pulas) yang ditandai dengan badan terasa segar ketika bangun tidur. Kualitas tidur buruk akan mengakibatkan badan terasa lelah, tanda-tanda vital tidak stabil meskipun tidur dalam waktu yang lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh relaksasi otot progresif dengan musik terhadap kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia “Anjasmoro” Kelurahan Sukorame Kota Kediri. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pre-experimental. Sampel penelitian adalah 17 orang lansia. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah relaksasi otot progresif dengan musik. Variabel tergantung adalah kualitas tidur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan  dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari relaksasi otot progresif dengan musik terhadap kualitas tidur pada lansia di Posyandu Lansia Kelurahan Sukorame Kota Kediri (p = 0,000) Kesimpulan penelitian ini  adalah relaksasi otot progresif dengan musik dapat meningkatkan kualitas tidur lansia. Kata kunci: Kediri, Kelurahan Sukorame, kualitas tidur, Lansia, Musik, Relaksasi otot.
Pengaruh Pemberian Kacang Hijau (Phaseolus radiatus L.) terhadap Pencegahan Peningkatan Kadar Glukosa Darah pada Tikus (Rattus novergicus) Galur Wistar Bunting Briliansari, Debby Amalia; Prijadi, Bambang; Nugroho, Fajar Ari
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.292 KB)

Abstract

Selama kehamilan terjadi peningkatan kadar glukosa darah seiring bertambahnya usia kehamilan. Pilihan sumber karbohidrat yang tepat diperlukan agar kadar glukosa darah terkontrol selama kehamilan, sehingga dapat mencegah terjadinya diabetes melitus gestasional. Kacang hijau mengandung serat larut tinggi dan memiliki indeks glikemik rendah. Kandungan tersebut dapat mengurangi penyerapan karbohidrat dalam tubuh, sehingga dapat menurunkan kadar glukosa darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian kacang hijau terhadap pencegahan peningkatan kadar glukosa darah pada tikus putih Wistar yang bunting. Penelitian ini bersifat true experimental in vivo dengan rancangan post test only with control group design. Sampel yang digunakan adalah tikus Wistar usia 2-3 bulan yang bunting. Tikus dibagi dalam empat kelompok yaitu kelompok normal tidak diberi kacang hijau (P0), perlakuan 1 diberi kacang hijau 0,3 g/hari (P1), perlakuan 2 diberi kacang hijau 0,6 g/hari (P2), dan perlakuan 3 diberi kacang hijau 1,2 g/hari (P3). Diketahui bahwa kacang hijau mampu mencegah peningkatan kadar glukosa darah pada tikus Wistar bunting, meski tidak signifikan (p = 0,494). Dosis efektif kacang hijau adalah 0,6 g/ekor/hariyang mampu mengontrol kadar glukosa darah sebesar 88,60 + 8,17 mg/dl. Kata kunci: Glukosa darah, Kacang hijau, Kehamilan.
Pengaruh Substitusi Sari Umbi Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Kadar Kalium, Pigmen Betalain dan Mutu Organoleptik Permen Jeli Hanifan, Fazanurivana; Ruhana, Amalia; Nur, Dwi Yuni
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.25 KB)

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang banyak dijumpai di Indonesia adalah penyakit kardiovaskular seperti hipertensi. Umbi bit merah bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan sebagai antioksidan. Pengolahan umbi bit merah menjadi permen jeli dapat digunakan sebagai alternatif makanan kudapan untuk mencegah hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi sari umbi bit merah terhadap kadar kalium, kadar pigmen betalain serta  mengetahui mutu organoleptik yang meliputi tekstur, warna, rasa dan aroma pada permen jeli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan adalah sebagai berikut P0 (air 40 % dan gula 60 %), P1 (sari umbi bit 70 % dan gula 30 %), P2 (Sari umbi bit 60 % dan gula 40 %), P3 (Sari umbi bit 50 % dan gula 50 %), P4 (sari umbi bit 40 % dan gula 60 %). Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh signifikan antara penambahan sari umbi bit pada permen jeli terhadap kandungan kalium (p < 0,001) dan pigmen betalain (p < 0,001), dengan kandungan kalium dan pigmen betalain tertinggi pada perlakuan P2 yaitu sebesar 153,79 mg/100 g dan 1,356 mg/100 g. Kelompok P3 merupakan hasil perlakuan terbaik dengan kadar kalium 151,17 mg/100 g, kadar pigmen betalain 1,288 mg/100 g, serta persentase tingkat kesukaan panelis terhadap aroma (P3) 100 %, rasa (P3) 96 %, tekstur (P2 dan P3) 92 % dan warna (P2 dan P3) 96 %. Kesimpulan dari penelitian ini adalah permen jeli dengan substitusi sari umbi bit dan gula dapat meningkatkan kadar kalium dan pigmen betalain serta mutu organoleptik. Kata kunci: Kalium, Mutu Organoleptik, Permen Jeli, Pigmen Betalain, Umbi Bit Merah.
Penggunaan Tes Teichmann untuk Mengidentifikasi Bercak Darah yang Menempel pada Pakaian dengan Paparan Air Tawar, Tanah, dan Udara bebas Puspitaati, Adiarani; Prastowo, Wening; Napitupulu, Onggung MH
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.554 KB)

Abstract

Darah adalah salah satu dari bukti fisik yang paling sering ditemukan pada tempat kejadian perkara. Darah lebih mudah dikenali karena berwarna merah tua, tetapi bisa berubah karena pengaruh lingkungan. Perubahan warna pada bercak darah disebabkan oleh perubahan hemoglobin menjadi methemoglobin yang menyebabkan warna merah tua menjadi merah kecoklatan. Test Teichmann dilakukan untuk memastikan bercak yang diperiksa adalah darah.  Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan potensi tes Teichmann untuk mengidentifikasi bercak darah pada pakaian dengan paparan air tawar, tanah, dan udara dengan lama paparan 20 menit,  1x24 jam, 2x24 jam, 3x24 jam, 4x24 jam, dan 5x24 jam setelah paparan. Dari media dengan paparan air tawar, tanah, dan udara pada 20 menit, 1X24 jam, 2X24 jam, 3X24 jam, 4X24 jam, dan 5X24 jam, didapatkan kristal hematin yang berbentuk batang berwarna gelap kecoklatan yang mengindikasikan hasil positif bercak darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tes Teichmann dapat mengidentifikasi bercak darah pada pakaian yang dipapar air tawar, tanah, dan udara dalam waktu 20 menit, 1X24 jam, 2X24 jam, 3X24 jam, 4X24 jam, dan 5x24 jam.Kata kunci: Bercak darah, Kristal hematin, Tes Teichmann.
Pengaruh Ion Asing terhadap Kinerja Elektroda Selektif Ion Metanil Yellow Berbasis Aliquat 336-Kitosan sebagai Carrier Membran serta Aplikasinya pada Sampel Tahu D, Bheta Sari; Atikah, Atikah; Sulistyarti, Hermin
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.212 KB)

Abstract

Elektroda selektif ion (ESI) metanil yellow tipe kawat terlapis telah dibuat menggunakan bahan aktif aliquat 336-kitosan, bahan pendukung campuran polivinilklorida (PVC), dan pemlastis dioktiloftalat (DOP) dengan perbandingan aliquat 336:kitosan:PVC:DOP = 0,5%:5 %:34,5 %:60% b/b dilarutkan dalam pelarut tetrahidrofuran (THF) (1:3 b/v). Namun, ESI ini belum diuji selektifitasnya. Maka, pada penelitian ini ingin diketahui pengaruh ion asing terhadap kinerja ESI metanil yellow tipe kawat terlapis bermembran aliquat 336-kitosan serta aplikasinya pada sampel tahu. Pengaruh ion asing ditentukan dengan menentukan koefisien selektivitas (Ki,j) membran dengan metode larutan tercampur. Larutan yang diukur mengandung ion utama metanil yellow dengan rentang konsentrasi 10-5–10-2 M dan ion asing benzoat (C7H5O2-), klorida (Cl-), dan asetat (CH3COO-)dengan konsentrasi tetap 10-3 M. Hasil penelitian menunjukkan keberadaan ion asing C7H5O2-, Cl-, CH3COO- tidak mempengaruhi kinerja ESI yang ditunjukkan oleh nilai Ki,j kurang dari 1, dengan urutan selektivitas C7H5O2-&gt;CH3COO-&gt;Cl-. Aplikasi pada penentuan kadar metanil yellow secara potensiometri menggunakan ESI metanil yellow tipe kawat terlapis berbasis aliquat 336-kitosan hasilnya dibandingkan dengan metode standar spektrofotometri menggunakan uji-t dengan tingkat kepercayaan 90% menunjukkan hasil tidak berbeda secara bermakna, sehingga ESI ini dapat digunakan sebagai metoda alternatif untuk pengukuran kadar metanil yellow dalam tahu. Kata kunci: Aliquat 336, Elektroda selektif ion metanil yellow, Ion asing, Kitosan,Validasi.
Ekstrak Kulit dan Biji Anggur (Vitis vinifera) Menurunkan Jumlah Sel Neuron yang Rusak, Volume Infark, dan Memperbaiki Fungsi Motorik pada Tikus Wistar Model Stroke Iskemik Lukito, Astrid Nandikasari; Indra, Mohammad Rasjad
Majalah Kesehatan FKUB Vol 3, No 1 (2016)
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.659 KB)

Abstract

Stroke iskemik merupakan penyakit karena tersumbatnya pembuluh darah ke otak sehingga menyebabkan kerusakan neurologis. Kerusakan ini akibat perubahan seluler yang menyebabkan kerusakan neuron, edema otak, dan penurunan fungsi motorik. Ekstrak kulit dan biji anggur (Vitis vinifera) mengandung resveratrol yang mampu melintasi sawar darah otak dan memperbaiki kematian neuron melalui jalur patofisiologi seluler serta menginduksi ERK 1/2 pathway untuk regenerasi otak. Pada penelitian ini ingin diketahui korelasi antara perbaikan jumlah neuron yang rusak, volume infark, dan fungsi motorik setelah pemberian ekstrak kulit dan biji anggur pada tikus. Penelitian eksperimental ini menggunakan tikus (Rattus norvegicus) yang terbagi menjadi 5 kelompok yaitu (1) kontrol positif (+), (2) kontrol negatif (-), (3)  dosis ekstrak 50 mg/kgBB, (4)  dosis ekstrak 100 mg/kgBB, dan (5) dosis ekstrak 200 mg/kgBB. Ekstrak diberikan selama 2 minggu. Tikus diinduksi stroke dengan metode unilateral carotid artery occlusion selama 45 menit. Kemudian diuji fungsi motoriknya dengan ladder rung walking test. Setelah 2 minggu, dianalisis fungsi motorik, jumlah neuron yang rusak dan volume infark dengan metode hematoksilin &amp; eosin. Berdasarkan uji Pearson terdapat korelasi yang cukup antara fungsi motorik dengan jumlah neuron yang rusak maupun volume infark (berturut-turut R = 0,306; R = 0,346). Sementara antara jumlah neuron yang rusak dengan volume infark terdapat korelasi yang kuat (R = 0,645, p = 0,002; p &lt; 0,05). Kesimpulannya terdapat korelasi antara perbaikan jumlah sel neuron yang  rusak, volume infark, dan fungsi motorik.Kata kunci: Kulit dan biji anggur, Motorik, Infark, Regenerasi otak, Resveratrol, Stroke.

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 4 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 3 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 11 No. 1 (2024): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 4 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2023): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2022): Majalah Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2022): Majalah Kesehatan Vol 8, No 3 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 2 (2021): Majalah Kesehatan Vol 8, No 1 (2021): Majalah Kesehatan Vol 7, No 4 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 3 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 2 (2020): Majalah Kesehatan Vol 7, No 1 (2020): Majalah Kesehatan Vol 6, No 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 3 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 2 (2019): Majalah Kesehatan Vol 6, No 1 (2019): Majalah Kesehatan Vol 5, No 4 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 3 (2018): Majalah Kesehatan Vol 5, No 2 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 5, No 1 (2018): Majalah Kesehatan Fakultas Kedokteran Vol 4, No 4 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 3 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 2 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 4, No 1 (2017): MAJALAH KESEHATAN FAKULTAS KEDOKTERAN Vol 3, No 4 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 3 (2016): MAJALAH KESEHATAN Vol 3, No 2 (2016) Vol 3, No 1 (2016) Vol 2, No 4 (2015) Vol 2, No 3 (2015) Vol 2, No 2 (2015) Vol 2, No 1 (2015) Vol 1, No 4 (2014) Vol 1, No 3 (2014) Vol 1, No 2 (2014) Vol 1, No 1 (2014) More Issue