cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
AGRIKAN Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan
ISSN : 19796072     EISSN : 26210193     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Bidang kajian dimuat meliputi agribisnis, teknologi budidaya, sumberdaya perikanan, kelautan, sosial ekonomi kelautan dan perikanan, bioteknologi perikanan. Sejak tahun 2017 mulai diterbitkan secara elektronik kerjasama Pusat Studi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Wuna Raha.
Arjuna Subject : -
Articles 826 Documents
Pendekatan dinamis dalam pengembangan UKM di Kota Ternate Linda Umasugi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 1 (2012)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.1.15-23

Abstract

Di dalam mewujudkan Visi pembangunan Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate adalah : “menjadi lembaga pemerintah yang kredibel dan efektif untuk mendinamisasikan pemberdayaan koperasi dan UMKM dalam rangka meningkatkan produktifitas, daya saing dan kemandirian”. Untuk mewujudkannya maka perlu ditetapkan Misi Pembangunan Perindustrian dan Perdagangan sebagai berikut : 1. Memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah melalui perumusan kebijakan; 2. Mengkordinasikan perencanan, pelaksanaan dan pengendalian kebijakan pemberdayaan koperasi dan UMKM. Meningkatkan sinergi dan peran aktif masyarakat dan dunia usaha dalam rangka meningkatkan produktifitas, daya saing dan kemandirian koperasi dan UMKM secara sistematis dan berkelanjutan sampai dengan tahun 2009, jumlah tenaga kerja yang terserap dalam usaha kecil dari berbagai sektor ekonomi di Kota Ternate berjumlah 4.467 tenaga kerja atau 84,60% dari total penyerapan tenaga kerja yang ada di Maluku Utara. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat penyerapan tenaga kerja usaha kecil di Kota Ternate adalah cukup besar adalah terbesar jika dibandingkan dengan tingkat penyerapan tenaga kerja pada usaha non usaha besar dan menengah. Di dalam implementasinya sendiri lebih ke strategi/program permodalan yaitu memberikan modal bagi usaha kecil dan menengah dengan kreteria pinjaman dari 5 juta-25 juta dan untuk pinjaman lebih dari itu maka pihak dari Dinas Koperasi dan UKM mengarahkannya ke pihak Perbankan. namun program yang belum terlaksana untuk lebih memajukan UKM di Kota Ternate adalah belum terwujudnya UKM trade center yang nantinya dipakai sebagai tempat pameran dan pemasaran dari hasil-hasil UKM itu sendiri.  Program permodalan bagi usaha kecil dan menengah tersebut terlaksana karena adanya dana dari PEMDA Kota Ternate sekitar 1 M lebih dan dana dari pemerintah pusat berupa dana Hibah untuk koperasi pemuda dan wanita serta dari lembaga penyaluran dana bergulir pada tahun 2008 untuk koperasi dan UKM.
Analisis usaha dan nilai tambah agroindustri kerupuk singkong Haryati La Kamisi
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 4, No 2 (2011)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.4.2.82-87

Abstract

Agroindustri kerupuk singkong menggunakan bahan utama singkong. Kerupuk singkong banyak diproduksi oleh industri rumah tangga (Home Industri). Pada industri rumah tangga ini pengunaan tenaga kerjanya melibatkan tenaga kerja dari dalam maupun luar keluarga untuk melakukan aktivitas produksi. Penulis berkeinginan melakukan analisis usaha dan nilai tambah kerupuk singkong dengan perumusan masalah mengenai : (1) bagaimana sistem pengolahan kerupuk singkong, (2) berapa besar nilai usaha (biaya, penererimaan, dan pendapatan) pada kerupuk singkong, (3) berapa besar nilai tambah (biaya, penererimaan, dan pendapatan) pada kerupuk singkong. Tujuan penelitian ini untuk mencari jawaban dari perumusan masalah tersebut.  Berdasar hasil penelitian dapat disimpulkan sebagai berikut : (1) dalam sekali produksi, biaya total home industry kerupuk singkong sebesar Rp 4.626.995,-, penerimaan total home industry kerupuk singkong sebesar Rp 9.243.000,-, keuntungan total home industry kerupuk singkong sebesar Rp. 4.616.005,-. (3) Produksi kerupuk singkong mampu memberikan nilai tambah sebesar Rp 4.044,2/kg dengan rasio nilai tambah 0.61% dari nilai produksi.
Manajemen sumber daya manusia strategik, kinerja karyawan dan kinerja pemasaran (Pada industri pengolahan buah markisa di Makassar) Rukiaty Usman
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.2.54-60

Abstract

Indonesia sebagai negara tropis memiliki potensi besar untuk dapat menghasilkan aneka macam buah.        Buah-buahan Indonesia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi produk olahan adalah buah-buahan lokal. Salah satunya adalah buah markisa.  Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui aplikasi dan menganalisa adanya pengaruh dari praktik-pratik menejemen sumber daya strategik yang meliputi training, selective staffing, empowerment dan performance appraisal terhadap kinerja karyawan dan kinerja pemasaran pada industry pengolahan buah  markisa di Makassar. Peneltian ini dilaksanakan dari Oktober sampai Desember 2011, dengan menggunakan metode analisis swot. Hasil analisis strategi  swot yaitu : Strategi (SO) meningkatkan volume produksi, Strategi (WO) peningkatan kelembagaan industry pengolahan, Strategi (ST) menetapkan strategi harga, (WT) memantapkan rencana pemasaran dan mutu pelayanan konsumen.
Kelimpahan Dan Kepadatan Kima (Tridacnidae) Di Kepulauan Spermonde Susiana Susiana; Andi Niartiningsih; Muh. Anshar Amran
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6 (2013): Publikasi Edisi Spesial
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.0.55-61

Abstract

Kima (giant clams) merupakan salah satu hewan laut yang dilindungi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Penetapan tersebut berdasarkan kenyataan bahwa  populasi  kima di  alam  sudah sangat  menurun  terutama  disebabkan pemanfaatan manusia. Melihat kondisi kritis tersebut, perlu dilakukan penelitian dasar tentang kelimpahan dan kepadatan kima dalam upaya konservasi.  Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan kelimpahan dan kepadatan terhadap parameter kualitas perairan di Kepulauan Spermonde. Lokasi penelitian hanya pada zona III dan IV di Kepulauan Spermonde. Metode penelitian menggunakan belt transect/sweept area pada dua stratifikasi yakni reff flat dan reef slope.  Analisis data menggunakan formula Krebs (1978) dengan bantuan Software Microsoft Office Excel 2013 yang dapat memberikan gambaran kelimpahan dan kepadatan serta kualitas perairan antar zona. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Kelimpahan zona III dan zona IV adalah berturut-turut sebesar 75,5 dan 48,8 ind.  Kepadatan zona III dan zona IV adalah berturut-turut sebesar 30,2 dan 19,4 ind/m2. Jadi, baik kelimpahan maupun kepadatan kima zona III lebih tinggi dibandingkan dengan zona IV. Kelimpahan dan kepadatan tertinggi adalah dari jenis T. crocea. Sementara itu jenis-jenis lainnya yang diperoleh di lokasi adalah T. squamosa, T. maxima, T. derasa dan H. hippopus. Kelimpahan dan kepadatan kima dipengaruhi oleh nilai kualitas perairan yang mendukung kehidupan kima.
Efektivitas Program CCDP-IFAD terhadap Mutu Mikrobiologi dan Organoleptik Ikan Asap di Kota Ternate (Studi Kasus Kelompok Industri Pengasapan Kelurahan Faudu Kecamatan Pulau Hiri) Ibnu Wahab Laitupa
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 1 (2017)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.1.22-26

Abstract

Pengawasan sumberdaya perikanan dalam penanganan illegal fishing di perairan Provinsi Maluku Utara Armain Naim
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 3, No 2 (2010)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.3.2.1-14

Abstract

Sektor perikanan merupakan salah satu leading sektor dalam pembangunan ekonomi Provinsi Maluku Utara, namun konstribusi sektor ini dirasakan belum optimal dikarenakan masih ada praktek penangkapan ikan yang tidak bertanggung jawab dan bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, karena terjadi kehilangan sumberdaya yang cukup besar akibat illegal fishing. Metode penelitian deskriptif dengan studi kasus digunakan untuk memperoleh gambaran (deskripsi) lengkap tentang pengawasan sumberdaya perikanan dalam penanganan illegal fishing di Perairan Maluku Utara oleh Dinas Kelautan dan Perikanan. Metode analisis data adalah qualitative-descriptive analysis dengan tabulasi distribusi frekuensi. Hasil analisis menunjukan bahwa sarana dan prasarana pengawasan masih sangat terbatas dan tidak efektif digunakan untuk melakukan pengawasan sumberdaya ikan di daerah yang menjadi kewenangan pengelolaan perikanan Pemerintah Provinsi Maluku Utara, 66,6% responden mengatakan sarana dan prasarana kurang efektif untuk digunakan dalam membantu penanganan illegal fishing di perairan Provinsi Maluku Utara, Pembangunan Pos Pengawasan di setiap Kabupaten/Kota belum berfungsi sebagaimana yang direncanakan, jumlah lokasi dan intensitas patroli di laut sangat terbatas dan sangat dipengaruhi oleh cuaca di Laut. Kegiatan siswasmas masih kurang disosialisasikan, partisipasi masyarakat nelayan 54% pernah melaporkan illegal fishing di daerahnya, 85,57% mengatakan bahwa mereka bersedia kalau dilibatkan dalam rapat yang membahas mengenai illegal fishing. Upaya pengawasan dan penegakan hukum oleh aparat pengawas masih lemah, masih terdapat perbedaan persepsi dan pemahaman antar aparat pengawas bidang perikanan tentang produk peraturan perundang-undangan bidang perikanan.
Pengaruh harga dan kualitas terhadap keputusan pembelian ayam potong di pasar Gamalama Hamka Hamka
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 7, No 1 (2014)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.7.1.18-24

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh harga dan kualitas terhadap keputusan pembelian konsumen ayam potong, dengan jumlah responden 100 konsumen yang melakukan pembelian ayam potong di pasar Gamalama.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh singnifikan terhadap keputusan pembelian dengan hasil pengujian regresi untuk variabel Harga terhadap Keputusan pembelian menunjukkan nilai thitung = 4.356 dengan nilai signifikansi 0.000, sedangkan hasil   pengujian   regresi   untuk   variabel   Kualitas   produk   terhadap Keputusan pembelian menunjukkan nilai thitung = 2.220  dengan signifikansi 0,03. Dengan menggunakan batas signifikansi 0,05, nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05, maka H0 diterima.  Nilai   F   hitung   sebesar   29.602   dengan signifikansi 0,000. Dengan menggunakan batas signifikansi 0,05, nilai signifikansi tersebut lebih kecil dari 0,05. Dengan arah koefisien positif, dengan demikian diperoleh bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa harga, dan kualitas produk  secara   bersama-sama   memiliki   pengaruh   yang   signifikan   terhadap keputusan pembelian. Koefisien determinasi (adjusted R²)  yang diperoleh sebesar  0,765. Hal  ini  berarti  76,5% keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh variabel harga, dan kualitas produk.
Pemberian pakan fitoplankton yang berbeda terhadap kepadatan rotifer Brachionus plicatilis skala laboratorium Anita Padang; La Rajaku; M. Sangadji
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 6, No 2 (2013)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.6.2.44-48

Abstract

Rotifer merupakan kelompok zooplankton yang mempunyai peran penting sebagai pakan hidup bagi berbagai jenis ikan yang dibudidayakan. Dalam kegiatan budidaya, kultur rotifer merupakan kegiatan yang sangat penting, dimana dalam kegiatan tersebut dapat menggunakan pakan buatan maupun pakan alami fitoplankton. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui jenis pakan fitoplankton yang tepat  terhadap kepadatan rotifer Brachionus plicatilis. Penelitian yang dilaksanakan pada bulan Desember 2010 di Laboratorium Pakan Alami Balai Budidaya Laut Ambon dimana bibit rotifer Brachionus plicatilis ditebarkan ke dalam wadah kultur yang telah steril dengan kepadatan awal 10 ind/ml, kemudian diberi aerasi. Selama 14 hari pemeliharaan rotifer Brachionus plicatilis diberikan pakan alami fitoplankton jenis Chlorella sp, Cocolithophore sp dan Tetraselmis sp. Kepadatan Brachionus plicatilis dengan pakan fitoplankton jenis Tetraselmis sp dan Cocolithophore sp mencapai puncak kepadatan tertinggi pada hari kedelapan sedangkan Chlorella sp lebih lambat yaitu pada hari keduabelas. Tetraselmis sp memberikan kepadatan tertinggi yaitu sebesar 247 ind/ml, Cocolithophore sp sebesar 66 ind/ml dan Chlorella sp sebesar 147 ind/ml.
Hubungan karakteristik dengan keterdedahan media massa petani jambu mete (Kasus petani jambu mete di Desa Neumatang Kecamatan Wetar Kabupaten Maluku Barat Daya) Paulus M. Puttileihalat
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 4, No 2 (2011)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.4.2.47-51

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2010, di Desa Neumatang Kabupaten Maluku Barat Daya, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan karakteristik petani jambu mete dengan keterdedahan media massa.  Metode penentuan responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah proposive sampling, dimana responden diambil secara sengaja terhadap petani yang melakukan kegiatan usahatani tanaman jambu mete berjumlah 10 orang.   data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan sampel dan pengisian daftar pertanyaan yang sudah disiapkan sebelumnya. Hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan nyata antara karakteristik petani (umur, Pendidikan dan pengalaman) dengan keterdedahan petani pada media massa. Hal ini disebabkan karena walaupun semakin bertambahnya umur, tingginya tingkat pendidikan dan banyaknya pengalaman petani tidak didukung dengan ketersedian  informasi jambu mete.
Analisis hubungan faktor oseanografi dengan hasil tangkapan ikan tenggiri (Scomberamorus spp) di perairan Kec. Leihitu Kab. Maluku Tengah Umar Tangke
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 5, No 2 (2012)
Publisher : Sangia Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.5.2.1-11

Abstract

Kecamatan Leihitu memiliki letak geografis yang menunjukan bahwa daerah tersebut berbatasan langsung dengan laut Banda sehingga wilayah lautnya yang dominan memiliki potensi perikanan yang besar.  Potensi perikanan ini umumnya di dominasi oleh perikanan pelagis diantaranya ikan tuna (Thunnus spp) ikan layang (Decapterus spp), Ikan tenggiri (Scommberamorus spp) dan jenis ikan laiinya.  Ikan tenggiri adalah jenis ikan pelagis besar yang senang berenang berombol dalam kelompok kecil, tidak jauh dari pantai.  ikan jenis ini tergolong ke dalam marga Scomberomorus, suku Scombridae. Ikan tenggiri merupakan kerabat dekat tuna, tongkol, madidihang, mackerel dan kembung dimana penangkapan umumnya menggunakan alat tangkap pancing, gill net, purse seine, payang dan alat penangkapan lainnya.  Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Desember 2010 sampai bulan Februari 2011. Penggunaan analisis regresi linier berganda serta uji F dan uji t untuk melihat hubungan antara faktor oseanografi dan hasil tangkapan ikan tenggiri yang didaptkan selama penelitian baik secara keseluruhan maupun secara individual.  Hasil analisis parameter oseanografi diketahui bahwa dari tiga parameter oseanografi (SPL, Klrofil-a dan Kec. Arus) secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan  ikan tenggiri sedangan hasil uji t menunjukan bahwa secara individual terdapat dua dari tiga faktor Oseanografi yang berpengaruh nyata terhadap hasil tangkapan ikan tenggiri, diantaranya klorofil-a dan kecepatan arus.