cover
Contact Name
Hadi
Contact Email
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Phone
+6282374210479
Journal Mail Official
jpsmipaunsri@mipa.unsri.ac.id
Editorial Address
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Jl. Palembang-Prabumulih Km. 32 Inderalaya Ogan Ilir
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Penelitian Sains
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : 14107058     EISSN : 25977059     DOI : 10.26554
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Penelitian Sains (JPS) MIPA UNSRI merupakan wahana komunikasi ilmiah di bidang sains serta lintas ilmu yang terkait; diterbitkan sejak 1 Oktober 1996 oleh UP2M FMIPA Universitas Sriwijaya. Jurnal ini berisikan tulisan atau karangan ilmiah dalam berbagai bidang tersebut yang diangkat dari hasil penelitian, survei, atau telaah pustaka, yang belum pernah dipublikasikan dalam terbitan lain.
Arjuna Subject : -
Articles 739 Documents
Analisis Bahan Magnet Nanokristalin Barium Heksaferit (BaO•6Fe2O3) dengan Menggunakan High-Energy Milling Akmal Johan
Jurnal Penelitian Sains Vol 14, No 1 (2011)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1746.27 KB) | DOI: 10.56064/jps.v14i1.121

Abstract

Telah disintesis bahan magnet nanokristalin barium heksaferit dengan menggunakan high-energy milling. Secara sistematis waktu milling dilakukan selama 5, 10, 15, 20 dan 30 jam disertai dengan proses annealing dari temperatur ruang hingga temperatur 400_C, 600_C, 800_C dan 1000_C selama 3 jam. Hasil pengukuran pola difraksi sinar-X sebelum dan setelah proses milling menunjukkan deformasi struktur kristal yang ditandai dengan tinggi puncak difraksi yang semakin menurun serta semakin melebar dan ditandai oleh penurunan sifat kemagnetan bahan. Dari pengukuran sifat kemagnetan sebelum dan sesudah proses milling selama 30 jam masing-masing nilai koersivitas intrinsik adalah 1,68 kOe dan 1,13 kOe, sedangkan nilai magnetisasi remanen diperoleh masing-masing 42,5 emu/gram dan 8,16 emu/gram. Proses pemanasan (annealing) pada temperatur 1000_C selama 3 jam terhadap bahan yang telah di milling, menunjukkan perbaikan sifat magnet bahan terutama nilai koersivitas intrinsik naik hingga 4,39 kOe, serta nilai magnetisasi remanen yang kembali seperti sebelum di milling sekitar 40,8 emu/gram. Terkait dengan peningkatan koersivitas magnet intrinsik dari 1,68 kOe (origin) menjadi 4,39 kOe setelah rekristalisasi dengan ukuran kristalit yang semakin halus, maka dapat disimpulkan bahwa peningkatan sifat magnet intrinsik ini akibat perubahan ukuran kristalit yang menurun dalam rentang nanometer yaitu sekitar ukuran 40-60 nm dibandingkan sebelum proses milling sekitar 1 μm (1 mikron).
Studi Potensi Antioksidan Ekstrak Dasar dan Fraksi Aktif Tumbuhan Jamu; Phylanthus niruri Linn. Herlina Herlina; Elfita Elfita
Jurnal Penelitian Sains Vol 11, No 1 (2008)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4823.225 KB) | DOI: 10.56064/jps.v11i1.411

Abstract

Telah dilakukan studi potensi antioksidan dari ekstrak kasar dengan pelarut metanol dan fraksi aktif tumbuhan Phylanthus niruri Linn. Hasil uji potensi dengan metode ferri tiosianat menggunakan pembanging BHA menunjukkan bahwa bagian tumbuhan yang paling aktif adalah bagian akar. Selanjutnya dilakukan fraksinasi dengan pelarut n-heksana, etil asetat dan metanol pada akar tumbuhan Phylanthus niruri Linn. Uji potensi dengan metoda yang sama dan pengukuran absorbansi dilakukan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan dibandingkan dengan BHA. Secara berturut-turut nilai absorbansi kontrol, fraksi etil asetat, BHA, fraksi n-heksana dan fraksi metanol pada waktu 120 menit adalah 0,015; 0,015; 0,034; 0,057 dan 0,129. Fraksi metanol memiliki aktivitas antioksidan lebih besar dari standar aktivitas antioksidan BHA dan fraksi lain.
Potensi Antioksidan Ekstrak dan Fraksi Daun Eceng Gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) yang Berasal dari Salah Satu Rawa di Palembang, Indonesia Mauizatul Hasanah; Muhamad Rizkyah. A.P; Kiki Amelia
Jurnal Penelitian Sains Vol 18, No 3 (2016)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.98 KB) | DOI: 10.56064/jps.v18i3.19

Abstract

Potensi antioksidan dari ekstrak dan fraksi daun eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms) yang berasal dari salah satu rawa di Palembang, Indonesia, telah diketahui. Sampel segar eceng gondok diperoleh dari rawa di Seduduk Putih, Palembang. Ekstraksi dilakukan terhadap 1000 g daun segar menggunakan pelarut etanol. Ekstrak kental kemudian difraksinasi menggunakan pelarut dengan berbagai tingkat kepolaran (n-heksan, etil asetat, air). Uji fitokimia dilakukan terhadap ekstrak dan fraksi yang diperoleh. Potensia antioksidan diketahui dengan menguji aktifitas ekstrak dan fraksi dalam menghambat radikal bebas difenilpikrilhidrazil (DPPH), dengan pengamatan absorbansinya pada alat Spektrofotometri UV-Vis. Hasil rendemen ekstrak kental diperoleh 2,68 %(b/b), sedangkan rendemen masing – masing fraksi berturut – turut untuk tiap pelarut adalah 30,94 %b/b (pelarut air), 39,65 %b/b (pelarut etil asetat), 5,80 %b/b (pelarut n-heksan). Hasil uji fitokimia terhadap fraksi, senyawa kimia yang terlarut di fraksi air dan etil asetat adalah golongan flavonoid, fenolik dan saponin, sedangkan n-heksan melarutkan steroid. Hasil uji antioksidan menunjukkan bahwa kekuatan potensi antioksidan dari ekstrak total etanol sebesar 164 µg/ml, fraksi air sebesar 367,70 µg/ml, fraksi etil asetat sebesar 104,40 µg/ml, fraksi n-heksan  sebesar 611,51 µg/ml. Kesimpulan, fraksi etil asetat memiliki potensi yang paling tinggi sebagai antioksidan.
Analisis Penyebaran Uap Dengan Teknik Seismik 4-D pada Proses Perolehan Minyak Lanjut Dengan Injeksi Uap Mokhamad Yusuf Nur Khakim
Jurnal Penelitian Sains No 11 (2002)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6139.518 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i11.312

Abstract

Pada proses perolehan minyak lanjut dengan injeksi uap, teknik seismik 4-d telah berhasil digunakan untuk memantau penyebaran dan ketebalan uap. Teknik ini membandingkan data seismik 3-d sebelum penginjeksian uap (data baseline) dengan data 3-D yang direkam selama penginjeksian uap (data monitor). Data baseline dan monitor direkam pada parameter yang sama. Penyebaran uap ditentukan dengan pemetaan perbedaan waktu refleksi. Perbedaan waktu refleksi ini digunakan untuk menentukan ketebalan uap dengan menggunakan faktor skala yang dihasilkan dari data permodelan dan data sumur. Hasil analisis peta perbedaan waktu refleksi dan ketebalan uap menunjukkan bahwa penyebaran uap mempunyai pola radial yang tidak sederhana.
Identifikasi Morfologi Dinoflagelata dari Fenomena Ledakan Populasi Alga di Pantai Lido, Johor Bahru Malaysia Rozirwan Rozirwan
Jurnal Penelitian Sains Vol 13, No 2 (2010)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (971.944 KB) | DOI: 10.56064/jps.v13i2.153

Abstract

Studi ini dilakukan untuk memastikan identitas dinoflagelata yang menyebabkan ledakan algae di perairan Pantai Lido, Johor Bahru pada Juli tahun 2002. Kultur klon berhasil ditumbuhkan dalam medium ES-DK pada suhu 26_C dengan siklus pencayaan 14:10 jam terang gelap. Pengamatan spesies dilakukan melalui mikroskop cahaya dan mikroskop elektron (SEM). Sel-sel yang dikultur berbentuk bulat bujur dengan ukuran panjang 13-22 m dan lebar 12- 19 μm. Keseluruhan permukaan valva diliputi oleh duri-duri yang pendek dan berpangkal lebar. Duri-duri tersebut tersebar secara merata pada permukaan sel. Satu duri apikal yang pendek juga ditemukan pada sel. Kolar periflagelanya bercabang. Gelang interkaleri berjalur melintang dan sebagian sel terdapat pedunkel. Ciri-ciri morfologi tersebut menunjukkan bahwa spesies ini adalah Prorocentrum minimum atau Prorocentrum balticum. Namun hasil pengamatan tersebut lebih cenderung sebagai sel P. minimum karena bentuk sel yang tidak simetri.
Studi Penyerapan Ion Kromium oleh Serbuk Batang Enceng Gondok dan Aplikasinya pada Limbah Industri Pelapisan Seng Nova Yuliasari; Fahma Riyanti; Christina A Christina A
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 2 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5162.552 KB) | DOI: 10.56064/jps.v10i2.443

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang kemampuan serbuk batang enceng gondok kering berukuran 100 mesh dalam penyerap ion lromium dari limbah industri pelapisan seng. Penelitian ini bertujuan menentukan kondisi optimum dan persen penyerapan ion kromium yang diaplikasikan ke limbah. Parameter yang diteliti adalah waktu kontak optimum, berat optimum penyerap dan pH optimum. Pengukuran kadar ion kromium pada semua perlakuan dilakukan dengan metode Spektrofotometri Serapan Atom (SSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk penyerapan 25 mg/L ion Cr6+ pada 100 mL larutan didapat kondisi optimum pada waktu kontak 60 menit (persen penyerapan 66,52%), berat penyerap 300 mg (persen penyerapan 79,19%) dan pada pH 7 (persen penyerapan 76,81%). Kadar ion Kromium yang terdapat pada limbah industri pelapisan seng adalah 80,543 mg/L. Aplikasi yang dilakukan terhadap ion kromium yang terdapat di limbah industri pelapisan seng pada kondisi optimum menunjukkan persen penyerapan sebesar 33,02% dengan menggunakan konsentrasi ion kromium limbah yang telah diencerkan yaitu 24,407 mg/L.
Menentukan Konduktivitas Termal Tandan Kosong Sawit dengan Polistiren (Polystyrene) sebagai Heat Flux Meter Hadir Kaban
Jurnal Penelitian Sains Vol 12, No 2 (2009)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.384 KB) | DOI: 10.56064/jps.v12i2.176

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui besarnya konduktivitas termal dan tahanan termal tandan kosong sawit dengan menggunakan polistiren (polystyrene) sebagai heat flux meter. Sampel tandan kosong sawit diambil dari pengolahan pabrik sawit yang baru diproses oleh pabrik. Pengukuran hanya dilakukan untuk densitas bulk 0, 2728gr/cm3; variasi ketebalan dilakukan dengan memberikan tekanan pada sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya konduktivitas termal tandan kosong sawit berkisar antara 0,07686597 W/mk - 0,10275511 W/mK, sedangkan tahanan termalnya berkisar antara 2,392343586 hr ft2 _F/Btu - 3,868327764 hr ft2 _F/Btu.
Pengaruh Kandungan Ligan pada Pasir Kuarsa Terhadap Interaksi Kation Zn (II) Fahma Riyanti; Aldes Lesbani Aldes Lesbani; Ratna, L.P Ratna, L.P
Jurnal Penelitian Sains No 19 (2006)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4789.113 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i19.467

Abstract

Telah dilakukan penentuan sifat fisikokimia interaksi kation Zn (II) pada pasir kuarsa melalui penentuan konstanta laju interaksi, pengaruh konsentrasi awal dan pengaruh HCl-NaOH. Pada pasir kuarsa dalam media air bebas mineral dan media 0,5%(b/v) MgCl2. Hasil penelitian pada laju interaksi kation Zn(II) dalam media air bebas mineral lebih cepat dengan konstanta laju 1,2864.102 menit-1 daripada dalam media 0,5%(b/v) MgCl2 4,7855.10-3 menit-1. Pengaruh konstanta kation menunjukkan bahwa kation Zn(II) lebih banyak terikat dalam media air bebas mineral. Pangaruh HCl-NaOH menunjukkan bahwa pH>6,907 proses interaksi akan menurun akibat terjadinya pengendapan kation membuat senyawa hidroksida.
Studi Kompetisi Interaksi Besi(II) dengan Seng(II) pada Asam Humat Aldes Lesbani; Setiawati Yusuf; Yeni Iswanti
Jurnal Penelitian Sains Vol 16, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.88 KB) | DOI: 10.56064/jps.v16i1.79

Abstract

Telah dilakukan studi pemanfaatan asam humat yang diekstraksi dari tanah gambut Muara Kuang untuk kompetisi interaksi besi(II) dan seng(II). Selanjutnya studi interaksi dipelajari dengan menentukan jenis ikatan antara asam humat-besi(II) dan asam humat-seng(II) dengan metode desorpsi berurutan. Hasil peneli-tian menunjukkan bahwa seng(II) terikat lebih banyak dibanding besi(II) pada asam humat dengan konsentrasi awal yang sama. Jumlah seng(II) yang terikat sebesar 96,8% sedangkan besi(II) sebesar 74,6%. Desorpsi beru-rutan besi(II) dan seng(II) pada asam humat menunjukkan kedua kation terikat pada asam humat dengan ika-tan yang didominasi oleh ikatan ionik.
Menentukan Faktor Persekutuan Terbesar [FPB] Suatu Ring Polinom Bn[X] Dengan Menggunakan Algoritma Euclid Sugandi Yahdin; Wenny Rosita Wr
Jurnal Penelitian Sains No 5 (1999)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.157 KB) | DOI: 10.56064/jps.v0i5.367

Abstract

Algoritma Pembagian merupakan generalisasi konsep pembagi-pembagi dan konsep Faktor Persekutuan Terbesar [FPB] untuk suatu himpunan dalam Ring Euclid. Salah satu himpunan yang merupakan Ring Euclid adalah Ring Polinom dengan koefisien-koefisien dalam bilangan bulat modulo n dimana n merupakan bilangan prima. Faktor Persekutuan Terbesar suatu Ring Polinom dalam Ring Euclid dapat dihitung dengan menggunakan Algoritma Euclid yang merupakan proses iterasi atau pengulangan dari Algoritma Pembagian Polinom.

Page 9 of 74 | Total Record : 739