cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
SemanTIK : Teknik Informasi
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 24601446     EISSN : 25028928     DOI : http://dx.doi.org/10.55679/semantik.v8i1
Jurnal "semanTIK" merupakan salah satu media publikasi hasil-hasil penelitian dalam bidang teknologi informasi. Kajian penelitian dalam jurnal yaitu Rekayasa Perangkat Lunak, Jaringan Komputer, Sistem Cerdas, Sistem Informasi dan Robotika. Sasaran dalam penerbitan jurnal ini adalah Dosen, Mahasiswa dan para Peneliti dalam bidang TI.
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2017): semanTIK" : 21 Documents clear
PENERAPAN METODE LINEAR CONGRUENT METHOD (LCM) DALAM PERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME MONOPOLI EDUKASI UNTUK TOKOH PAHLAWAN NASIONAL Ady Marwan; Sutardi Sutardi; Rahmat Ramadhan
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (939.551 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2585

Abstract

Kurangnya media pendukung dalam memperkenalkan Tokoh Pahlawan Nasional membuat masyarakat kurang mengenal Tokoh Pahlawan mereka sendiri, hal ini disebabkan kebanyakan masyarakat hanya mengenal Pahlawan yang umum diketahui. Padahal semua Pahlawan telah memberikan jasa bahkan nyawa mereka demi bangsa Indonesia, untuk itu diperlukan media yang tepat dalam memperkenalkan Tokoh Pahlawan Nasional, salah satunya melalui Game Monopoli Edukasi yang dapat memberikan informasi tentang Pahlawan Nasional.Metode pengacakan yang dapat dipakai adalah metode Linear Congruent Method (LCM) yang digunakan untuk mengacak pertanyaan pada game monopoli. Pada metode ini, akan terjadi perulangan pada periode tertentu atau setelah sekian kali pembangkitan, hal ini merupakan sifat dari metode tersebut sehingga penentuan konstanta sangat menentukan baik tidaknya bilangan acak yang diperoleh sehingga seakan-akan tidak terjadi perulangan pertanyaan yang sama.Berdasarkan hasil pengujian, metode pengacakan Linear Congruent Method (LCM) dapat diimplementasikan pada game Monopoli Edukasi untuk Tokoh Pahlawan Nasional. Pada penelitian ini tidak terjadi perulangan pertanyaan yang sama pada saat aplikasi dibuka kembali. Kata kunci— Game Edukasi, Linear Congruent Method (LCM), Pahlawan Nasional.
PEMILIHAN LOKASI BARU BTS TELKOMSEL CABANG KOTA KENDARI MENGGUNAKAN METODE SAW DAN TOPSIS BERBASIS WEB GIS Muhammad Abdillah Rahmat; Bambang Pramono; Rizal Adi Saputra
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.621 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2590

Abstract

Komunikasi adalah proses interaksi seseorang atau kelompok dalam menyampaikan informasi yang berupa pesan, ide dan gagasan dari satu pihak ke pihak lain.  Hal ini yang mendorong manusia untuk berinovasi dalam menciptakan teknologi baru, salah satunya adalah telekomunikasi GSM (Global System for Mobile Communication).Kota Kendari adalah salah satu kota di Indonesia yang penduduknya banyak menggunakan brand GSM Telkomsel.Untuk mengatasi masalah tersebut diperlukan suatu aplikasi yang dapat diakses dan mempermudah Telkomsel dalam menetapkan lokasi pembangunan BTS yang baru dengan berbasis Web  Geographic Information System (GIS) agar mempermudah pemetaan lokasi baru yang layak untuk dibangun sebuah BTS dan dapat berlaku secara user friendly terhadap pengguna aplikasi.Hasil penelitian ini menunjukkan metode SAW dan TOPSIS adalah dua metode yang dapat diterapkan dalam  pencarian lokasi baru, karena metode SAW dan TOPSIS dapat menghasilkan sistem pendukung keputusan yang lebih baik dibandingkan menggunakan satu metode diantaranya.Kata kunci— Komunikasi, BTS, SAW, TOPSIS.
RANCANG BANGUN APLIKASI UNTUK MEMPERMUDAH KONFIGURASI PORT KNOCKING DALAM MIKROTIK Ayu Abrianingsih; LM. Fid Aksara; La Ode Hasnuddin S. Sagala
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.529 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2649

Abstract

Port knocking merupakan suatu sistem keamanan yang bertujuan untuk membuka atau menutup akses block ke port tertentu dengan menggunakan firewall pada perangkat jaringan. Sehingga untuk masuk  ke  port  tertentu  maka  user  harus  melakukan  pengetukan  terlebih  dahulu.  Konfigurasi  port knocking dapat disetting didalam firewall mikrotik. Dalam melakukan konfigurasi port knocking seorang user harus membuat beberapa rule port knocking, sehingga membutuhkan waktu yang lama bagi user untuk melakukan konfigurasi.Dalam penelitian ini akan diibuat sebuah aplikasi yang dapat digunakan untuk mempermudah dalam melakukan konfigurasi aturan port knocking, sehingga seorang user tidak perlu lagi melakukan settingan secara manual. Aplikasi ini dirancang dengan pemodelan berorientasi obyek, Aplikasi ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman java.Berdasarkan  hasil  pengujian,  aplikasi  ini  sudah  berjalan  dengan  baik  untuk  melakukan konfigurasi port knocking, ditandai dengan kemampuanya dalam melakukan konfigurasi dan knocking untuk membuka akses pada port yang tertutup. Melaui aplikasi ini, seorang user dapat dengan mudah melakukan konfigurasi port knocking didalam mikrotik.Kata kunci— Port Knocking, User, Java, Mikrotik, Firewall.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMBERIAN BANTUAN PENGURANGAN UANG KULIAH TUNGGAL BAGI MAHASISWA KURANG MAMPU PADA UNIVERSITAS HALU OLEO MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) Roy Pane; Ika Purwanti Ningrum; Rizal Adi Saputra
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.521 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.3289

Abstract

Metode Simple Additive Weighting atau metode SAW merupakan metode yang juga dikenal dengan metode penjumlahan berbobot. Konsep dasar metode SAW adalah mencari penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap alternatif pada semua atribut, nilai maksimal dari perhintungan aplikasi metode SAW ini 45 sedangkan nilai terkecil 0 dan nilai batas kelulusan 15.Hasil dari penelitian ini yaitu sebuah aplikasi pendukung keputusan pemberian bantuan pengurangan uang kuliah tunggal bagi mahasiswa kurang mampu pada Universitas Halu Oleo, pada pengujian sistem yang lama dan yang baru terdapat perbedaan hasil keputusan pemberian bantuan pengurangan UKT, dimana hasil keputusan menggunakan sistem yang lama semua mahasiswa dinyatakan lulus sedangkan mengunakan aplikasi sistem metode Simple Additive Weighting 1 (satu) mahasiswa dinyatakan tidak lulus karena mempunya nilai SAW 13,35 dengan kata lain tidak memenuhi kriteria kurang mampu dari hasil perhitungan dan perangkingan SAW.Kata Kunci—Sistem Pendukung Keputusan, Simple Additive Weighting, Pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT).
APLIKASI PENCARIAN RUTE TERPENDEK APOTEK DI KOTA KENDARI MENGGUNAKAN ALGORITMA FLOYD-WARSHALL Wa Ode Ayunita Purnama Wulandari; Bambang Pramono; L.M. Tajidun
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.08 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2586

Abstract

Kebutuhan akan pelayanan kesehatan membuat tersebarnya apotek di Kota Kendari. Penyebaran apotek diikuti dengan tersebarnya Dokter Praktik yang melakukan praktik di beberapa apotek. Untuk itu, dibutuhkan sebuah aplikasi pencarian rute terpendek menuju apotek. Untuk memudahkan seseorang mengenali lokasi berada dibutuhkan landmark sebagai penanda lokasi.Dalam mencari rute terpendek dibutuhkan sebuah algoritma. Algoritma Floyd-Warshall dapat menghitung bobot terkecil dari semua rute yang menghubungkan pasangan titik dengan menghitung sekaligus bobot untuk semua rute yang mungkin dilewati. Algoritma ini efektif digunakan karena kesederhanaan dalam perhitungan matematik.Penelitian dilakukan menggunakan 45 titik awal berupa landmark dan 96 titik tujuan berupa apotek yang ada di Kota Kendari. Data diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Kendari dan observasi langsung di lapangan menggunakan Global Positioning System (GPS) kemudian diolah di Quantum GIS dan diterapkan pada aplikasi berbasis web. Dari hasil pengujian, Algoritma Floyd-Warshall menghasilkan bobot paling kecil. Semakin banyak titik yang dimasukkan maka pencarian akan semakin lama. Kata kunci— Algoritma Floyd-Warshall, Apotek, Kota Kendari, Pencarian Rute Terpendek.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN STATUS GIZI BURUK DAN REKAM MEDIK PADA BALITA DAN IBU HAMIL MENGGUNAKAN METODE SIMPLE MULTI-ATRIBUTE RATING TECHNIQUE Andi Tenri Puttiri Utari; Muh. Yamin; La Surimi
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (896.45 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2591

Abstract

Gizi buruk adalah suatu keadaan abnormal protein terhadap tubuh manusia, yang disebabkan oleh kurangnya asupan makanan maupun protein dalam tubuh. Perlu adanya perhatian khusus secara cepat dan baik, untuk mencegah terjadinya gizi buruk. Proses Penentuan Status Gizi buruk dapat dilakukan dengan teknologi dan informasi. Untuk itu dibuat suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat mengetahui secara langsung status gizi buruk seseorang. Proses identifikasi status gizi buruk balita atau ibu hamil dimulai dengan memilih alternatif dan kriteria/gejala. Untuk melakukan pembobotan Simple Multi Atribut Rating Technique (SMART) dapat dilakukan dengan, mengurutkan kepentingan suatu atribut dari level terburuk ke level terbaik.Implementasi metode SMART dalam sistem pendukung keputusan ini berjalan dengan baik, metode ini dapat digunakan berdasarkan bobot dan kriteria yang sudah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mendapatkan nilai keputusan harus melalui proses input nilai dan bobot masing-masing kriteria, nilai dan bobot di-input berdasarkan tingkat kepentingan kriteria yang dipilih. Hasil analisis yang didapatkan adalah hasil perangkingan nilai terbesar untuk dijadikan bahan dalam proses pengambilan keputusan.Kata kunci— Gizi buruk, Sistem Pendukung Keputusan, Simple Multi Atribut Rating Technique.
ANALISIS PERBANDINGAN ALGORITMA BOYER MOORE DAN ALGORITMA KNUTH MORRIS PRATT PADA APLIKASI TRIPELKA FOODSHOP KENDARI BERBASIS ANDROID Parenrengi, Andi Maghfirah; Saputra, Rizal Adi; Tajidun, LM
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.312 KB)

Abstract

Kemajuan yang sangat pesat dibidang teknologi terutama teknologi informasi komputer mempengaruhi perkembangan dunia bisnis. Tripelka adalah komunitas pengusaha makanan online yang sangat membutuhkan teknologi internet untuk mempercepat penyampaian informasi. Berdasarkan hal itu maka dibuatlah aplikasi pencarian menu makanan berbasis android. Untuk mempersingkat proses penyajian data pada aplikasi ini maka diterapkan pencocokan string pada pencarian menu-menu makanan yang kita inginkan. Ada berbagai jenis algoritma string matching yang umum di gunakan, anatara lain : Algoritma Boyer Moore, Algoritma Brute Force dan Algoritma Knuth Morris Pratt. Dalam penelitian ini dilakukan analisis perbandingan antara Algoritma Boyer Moore dan Algortima Knuth Morris Pratt, untuk menentukan  algoritma yang paling baik digunakan dalam aplikasi Tripelka Foodshop Kendari. Parameter yang digunakan untuk membandingkan kedua algoritma tersebut adalah waktu pencarian dan tingkat keakurasian data yang ditampilkan.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Algoritma Boyer Moore dan Algoritma Knuth Morris Pratt memiliki tingkat keakurasian yang sama tetapi  Algoritma Boyer Moore adalah algoritma menggunakan waktu pencarian yang lebih cepat dibandingkan Algoritma Knuth Morris Pratt.Kata kunci—Android, Pencocokan String, Algoritma Boyer-Moore, Algoritma Knuth Morris Pratt
ANALISIS PERBANDINGAN RSSI PADA ACCESS POINT LINKSYS WAP54G, TP-LINK WA5110G DAN D-LINK DWL-G700AP Yessi Alfrida Syahputri; Muh. Yamin; LM Fid Aksara
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.109 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2587

Abstract

Kebutuhan akan koneksi internet terutama Wi-Fi sangat diminati oleh pengguna layanan internet, karena teknologi Wi-Fi sangat relatif mudah untuk diimplementasikan dan memberikan kebebasan kepada penggunanya untuk dapat mengaksesnya kapan dan dimana saja. Untuk dapat terhubung dengan Wi-Fi dibutuhkan sebuah perangkat yaitu Access Point. Ukuran kekuatan sinyal juga mempengaruhi cakupan area yang yang akan dijangkau, semakin besar kekuatan sinyal maka semakin luas jangkauannya.Sinyal yang diterima oleh Receiver dapat diukur menggunakan nilai RSSI atau Receive Signal Strength Indicator. RSSI adalah sebuah ukuran kekuatan sinyal radio yang diterima oleh receiver. Nilai RSSI ini merupakan kualitas sinyal yang diterima Receiver dalam jarak tertentu. Pengukuran RSSI dilakukan pada Laboratorium Sistem Informasi dan Programming Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo dengan bantuan tools InSSIDer yang ter-install pada PC dimana dilakukan pengujian terhadap 3 jenis ketinggian Access Point, yaitu 50 cm, 150 cm dan 210 cm serta menggukan 3 vendor Access Point berbeda yaitu Linksys WAP54G, TP-Link WA5110G dan D-Link DWL-G700AP.Hasil akhir dari Penelitian adalah ketinggian 50 cm memberikan pancaran sinyal yang lebih baik daripada ketinggian 150 cm dan 210 cm. Selain itu vendor Access Point merk TP-Link WA5110G memberikan pancaran sinyal yang lebih kuat dan stabil dibandingkan dengan merk yang lain. Kata kunci— Receive Signal Strength Indicator (RSSI), Access Point, Wi-Fi, InSSIDer
IMPLEMENTASI ALGORITMA FREQUENT PATTERN GROWTH PADA APLIKASI RETAIL BERBASIS JAVA MODEL VIEW CONTROLLER (MVC) Laila Wahda Basalamah; Natalis Ransi; LM Bahtiar Aksara
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.718 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2592

Abstract

Bisnis retail berkembang pesat di Indonesia dalam beberapa tahun ini dan kita dapat menjumpainya di kota-kota besar maupun kota-kota kecil. Dalam bisnis retail, diperlukan pengendalian dan pengawasan yang baik dalam arus data barang dagangan. Salah satunya dengan melakukan pencatatan data yang teratur mulai dari pendistribusian ke gudang kemudian dilakukan penyusunan di swalayan hingga sampai ke tangan konsumen, serta penyuguhan informasi dalam bentuk sistem pelaporan yang tepat waktu dan akurat. Masalah ketersediaan barang yang selalu ada dapat diatasi dengan menyimpan informasi pembelian dalam database, dari data transaksi konsumen yang tersimpan hal ini dapat memberikan pengetahuan kepada pihak swalayan  dalam  melihat  barang-barang  mana yang  sering  dibeli  oleh  konsumen dan barang-barang yang dibeli secara bersamaan oleh konsumen.Algoritma Frequent Pattern Growth digunakan untuk menentukan  kombinasi dari jenis barang yang sering dibeli konsumen dengan mencari  item yang  sering muncul  kemudian  dihitung menggunakan support dan confidence.Pengujian dilakukan menggunakan dataset yang merupakan data transaksi penjualan pada Swalayan Surya Cabang Wua-Wua menggunakan algoritma Frequent Pattern Growth yang bertujuan untuk menentukan pola analisis kombinasi barang yang dibeli secara bersamaan. Hasil dari penelitian adalah sebuah aplikasi retail yang dapat mengetahui pola pembelian konsumen menggunakan algoritma FP-Growth berbasis Java  Model View Controller (MVC) pada Swalayan Surya Cabang Wua-Wua.Kata kunci— Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia, Aplikasi Retail, Frequent Pattern Growth, Java, MVC.
PENERAPAN ALGORITMA BRANCH AND BOUND DALAM MENENTUKAN JALUR TERPENDEK UNTUK MELAKUKAN PENCARIAN PENGINAPAN DAN HOTEL DI KOTA KENDARI Restu Hadi Saputra; Jumadil Nangi; LM. Bahtiar Aksara
semanTIK Vol 3, No 1 (2017): semanTIK
Publisher : Informatics Engineering Department of Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.067 KB) | DOI: 10.55679/semantik.v3i1.2651

Abstract

Hotel merupakan sarana yang amat dibutuhkan saat ini. Akan tetapi, tidak semua masyarakat khususnya pendatang mengetahui lokasi hotel yang ada di Kota Kendari. Untuk itu dibutuhkan pencarian hotel beserta rute terpendek untuk mencapai sebuah hotel. Untuk membantu penandaan lokasi maka landmark menjadi suatu penanda suatu lokasi.Untuk melakukan pencarian rute terpendek dibutuhkan algoritma. Algoritma Branch and Bound digunakan untuk memecahkan masalah pencarian rute terpendek. Algoritma Branch and Bound mencari rute terpendek dengan menghitung masing-masing cabang dan membandingkannya hingga ditemukan rute mencapai hotel tujuan dengan jarak yang terkecil.Landamark dipilih berdasarkan tempat yang banyak diketahui karena cirinya.  Data hotel dipilih dari situs pencarian hotel yang tersedia dan observasi langsung kelapangan. Hasil pengujian, algoritma Branch and Bound menemukan nilai terkecil. Banyaknya titik akan mempengaruhi lama proses pencarian.Kata kunci— Algoritma Branch and Bound, Hotel, Kota Kendari, Pencarian Rute Terpendek. 

Page 1 of 3 | Total Record : 21