cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 25482300     EISSN : 25482181     DOI : -
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Terbarukan merupakan jurnal elektronik yang mempublikasikan hasil penelitian, knowledge sharing dari dosen, mahasiswa maupun kalangan industri yang berfokus pada teknologi kimia pengolahan bahan alam dan energi secara berkelanjutan. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2020)" : 5 Documents clear
Pengaruh Penambahan Kitosan terhadap Karakteristik Plastik Biodegradable dari Limbah Nata de Coco dengan Metode Inversi Fasa Hayati, Kholisoh; Setyaningrum, Claudia Candra; Fatimah, Siti
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2020.004.01.02

Abstract

Limbah nata de coco merupakan nata yang tidak dapat dijadikan sebagai produk setelah proses sortasi sehingga menghasilkan limbah padat dan masih jarang dimanfaatkan. Limbah nata de coco memiliki kandungan selulosa sebesar 42,567% yang dapat digunakan dalam pembuatan plastik biodegradable. Metode yang digunakan adalah metode inversi fasa yaitu dengan menguapkan pelarut yang telah dicetak pada plat kaca. Pada penelitian ini serbuk limbah nata de coco terdiri dari tiga variasi yaitu 2 ; 2,5 ; dan 3 gram serta variasi penambahan kitosan yaitu 2,5 ; 3 ; dan 3,5 gram. Pada pembuatan bioplastik ini juga ditambahkan gliserol sebagai zat pemlastis. Bioplastik yang dihasilkan dari berbagai perbandingan memiliki karakteristik yang berbeda-beda. Hasil pengujian kuat tarik optimal yang diperoleh yaitu pada perbandingan selulosa : kitosan (2,5 : 3,5) sebesar 4,22 Mpa dan uji elongasi optimal pada perbandingan selulosa : kitosan (3 : 3,5) sebesar 3,28%. Nilai uji ketahanan air optimal yang diperoleh yaitu pada perbandingan selulosa : kitosan (2 : 3,5) sebesar 70,93%. Pada analisis gugus fungsi (FTIR) tidak ditemukan adanya gugus fungsi baru dalam bioplastik dibandingkan dengan gugus fungsi yang ada pada bahan pembentuknya. Pada uji biodegradabilitas, diperoleh nilai biodegradabilitas sekitar 80% - 100%  setelah ditanam di dalam tanah selama 14 hari.
Model Kinetika Produksi Biogas dari Limbah Makanan Shitophyta, Lukhi Mulia
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2020.004.01.03

Abstract

Biogas is one of the renewable energies to minimize the use of fossil fuels. Biogas can be generated from food wastes through anaerobic digestion. The study aimed to determine the kinetic model of biogas production from food waste using linear, exponential and Gaussian equations. The result showed that the simulation of the Gaussian equation (R2 0.992) is the ideal model to be applied to a kinetic model of biogas production from food waste, while the exponential equation had the greater value of R2 than linear equation.
Renewable Energy on Islands: Lessons for Indonesia to Apply Rianto, Faizal; Utari, Diah Siti; Jenawi, Billy; Sujarwani, Riau
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2020.004.01.04

Abstract

The purpose of this article is to examine lessons and examples from renewable energy initiatives implemented on islands and archipelagos to drive its use in Indonesia. Indonesia has achieved 91.16% electrification ratio in 2016, and in 2024 planned to achieve electrification ratio of 100%. Lack of electricity access, however, is endemic throughout Indonesia. Due to its geography, providing electricity to Indonesia’s population is a daunting task as its archipelagic landscape poses a challenge in electrification efforts. Studies and case studies have shown the potential application of renewable energy on islands as small islands can make the transition to renewable energy. Due to the importance in providing electricity to small populated islands to achieve higher electrification ratio, it is therefore important for Indonesia to take note that renewable energy initiatives, particularly on islands, are not only yielding positive results socially, economically, and environmentally, but it is also viable and feasible to implement
RBAET Editorial Section Oktavian, Rama
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses Interesterifikasi Minyak Kelapa Sawit Menjadi Biodiesel Dengan Co-solvent Metil Ester Daryono, Elvianto Dwi
Jurnal Rekayasa Bahan Alam dan Energi Berkelanjutan Vol. 4 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rbaet.2020.004.01.01

Abstract

Saat ini kebutuhan akan bahan bakar minyak semakin meningkat seiring dengan meningkatnya populasi dan berkembangnya teknologi, akan tetapi cadangan minyak bumi yang berasal dari fosil semakin menipis karena sifatnya yang tidak dapat diperbaharui. Oleh karena itu, banyak upaya yang dilakukan untuk mencari sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui (renewable). Salah satu sumber energi alternatif yang saat ini banyak dikembangkan adalah fatty acid methyl ester (FAME) yang biasa dikenal dengan nama biodiesel. Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang menjanjikan yang dapat dibuat dari minyak goreng bekas, lemak hewani atau minyak nabati yang dikonversikan ke dalam metil ester melalui proses transesterifikasi dengan alkohol. Metode yang digunakan adalah metode interesterifikasi, yaitu dengan mengganti gugus metil alkohol dengan gugus metil dari metil asetat dengan produk samping triacetin. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapat konsentrasi optimum dengan massa katalis 0,5% berat minyak pada kecepatan pengadukan 600 rpm yaitu sebesar 4,80%. Sedangkan yield optimum juga didapatkan dengan massa katalis KOH 0,5% berat minyak pada kecepatan pengadukan 600 rpm yaitu sebesar 5,56%. Dapat disimpulkan bahwa kondisi optimum pada penelitian ini adalah dengan massa katalis 0,5% berat minyak dan kecepatan pengadukan 600 rpm.

Page 1 of 1 | Total Record : 5