cover
Contact Name
Jamil Suprihatiningrum
Contact Email
inklusi@uin-suka.ac.id
Phone
+62274-515856
Journal Mail Official
inklusi@uin-suka.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/inklusi/ET
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Inklusi Journal of Disability Studies
ISSN : 23558954     EISSN : 25809814     DOI : https://doi.org/10.14421/ijds
Core Subject : Social,
INKLUSI accepts submission of manusciprts on disability issues from any discipline. We are promoting an interdisciplinary approach to work on disability rights and social inclusion of the people with disabilities.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2022)" : 7 Documents clear
Fasilitas Pejalan Kaki bagi Penyandang Disabilitas pada Jalur Pedestrian di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu Dwi Oktavallyan Saputri
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090201

Abstract

Jalur Pedestrian Lapangan Merdeka Kota Bengkulu merupakan salah satu salah satu elemen ruang publik yang yang semestinya mampu memberikan rasa kenyamanan, keamanan, dan kemudahan bagi semua orang, termasuk para penyandang disabilitas.. Maka diperlukan studi dan analisis mengenai kondisi jalur pedestrian taman kota Lapangan Merdeka khususnya bagi pengguna disabilitas. Penelitian akan dilakukan dengan pengamatan langsung pada objek penelitian, yaitu jalur pedestrian Lapangan Merdeka Bengkulu, dengan pendataan dan analisa terhadap variabel fasilitas pedestrian baik ukuran, permukaan, area istirahat, pencahayaan, drainase, ram, tangga, dan rambu/marka. Hasil yang didapatkan bahwa jalur pedestrian Lapangan Merdeka Kota Bengkulu, terkait fasilitas bagi penyandang disabilitas masih memiliki beberapa kekurangan baik dari kualitas maupun keberagaman. Sehingga jalur pedestrian Lapangan Merdeka Kota Bengkulu belum sepenuhnya ramah terhadap penyandang disabilitas. Perlu dilakukannya evaluasi lebih lanjut oleh pemegang wewenang terhadap jalur pedestrian agar dapat digunakan semua kalangan, baik pengguna anak-anak, lansia, maupun penyandang disabilitas.
Surveillance on Tactile-Based Media Accessibility Levels for the Visually Impaired in Bandung Train Stations Fadhlillah, Fariz
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090202

Abstract

This paper intended to survey tactile-based media accessibility levels for the visually impaired in train stations incorporated in Operational Region II Bandung. Data collection got conducted on interviews with 30 visually impaired. Research objects included context as an orientation and mobility (OM) system as stated in 'Regulation of the Minister of Transportation of the Republic of Indonesia Number 36 of 2019 concerning Minimum Service Standards for Transporting People by Train' and 'Regulation of the Minister of Public Works and Public Housing of the Republic of Indonesia Number 14 of 2017 concerning the Requirements for Building Facilities Convenience’, namely: tactile paving, braille sign , signage, map, information board, and ticket. Generally, the visually impaired did not receive good minimum services at the station since the universal design principles had not yet get applied to design tactile-based accessibility standards. The accessibility levels of those media came from the visually impaired pragmatical usage.
Urgensi Ketersediaan Juru Bahasa Isyarat pada Khutbah Jum’at bagi Tuli Rahmi, Ramadhany
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090205

Abstract

Penyandang disabilitas Muslim mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagai pemeluk agama untuk mendapat ilmu agama dan beribadah. Penyandang disabilitas khususnya Tuli ketika pelaksanaan shalat Jumat, diharapkan memiliki akses untuk dapat memahami khutbah yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengadvokasi kebutuhan Tuli di masjid, agar kebutuhan akses komunikasi dan informasi bagi Tuli dapat terwujud di ruang khutbah Jumat. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Informan ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Sumber data yang digunakan merupakan sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh responden menyarankan hal yang sama yakni pengurus masjid sebaiknya memiliki sensitif akses disabilitas. Artinya mereka memperhatikan jamaah disabilitas atau yang memiliki kebutuhan khusus, tidak hanya Tuli namun juga ragam disabilitas lainnya. Dibutuhkan kerjasamanya dari pengurus masjid, khotib dan juru Bahasa isyarat agar kebutuhan akses komunikasi dan informasi bagi Tuli dapat terwujud di ruang khutbah Jumat.
Pengaruh Video Edukasi Bisindo terhadap Tingkat Pengetahuan Dismenorea pada Remaja Putri Tuli Lala Putri, Ashari; Yati, Dwi
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090204

Abstract

Dysmenorrhea is one of the disorders experienced by women during menstruation, including young deaf women. Dysmenorrhea needs to be treated in order to minimize the symptoms from worsening. Unfortunately, deaf people generally experience difficulties in receiving and understanding the information conveyed orally, so it is necessary to provide information about dysmenorrhea using the proper media. This research was conducted to determine the effect of BISINDO’s educational video media on the level of knowledge of dysmenorrhea in young deaf women. The research was conducted using a quantitative approach with a one-group pretest–posttest design involving 30 young deaf women that experienced menstruation as a sample selected by a total sampling technique. Data were collected by questionnaire and then analyzed using the Wilcoxon test. This study indicates that BISINDO educational video has an effect on the level of knowledge of dysmenorrhea in young deaf women, proven by the p-value of the Wilcoxon test results was 0.004. Dismenorea merupakan salah satu gangguan yang di alami oleh perempuan ketika menstruasi, tak terkecuali remaja putri Tuli. Penanganan dismenorea perlu dilakukan agar gejalanya tidak semakin parah. Sayangnya, orang Tuli secara umum mengalami hambatan dalam penerimaan dan memahami informasi yang disampaikan secara lisan, sehingga pemberian informasi mengenai dismenorea perlu dilakukan menggunakan media yang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media video edukasi BISINDO terhadap tingkat pengetahuan dismenorea pada remaja putri Tuli. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan jenis rancangan one group pretest – posttest yang melibatkan 30 remaja putri Tuli dan sudah menstruasi sebagai sampel yang dipilih dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner dan kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Nilai p value dari hasil uji Wilcoxon sebesar 0,004, menunjukkan ada pengaruh penggunaan video edukasi BISINDO terhadap tingkat pengetahuan dismenorea pada remaja putri Tulibencana COVID-19.
Kajian Ruang Kepegawaian Di Gedung Komisi Nasional Disabilitas dalam Konsep Desain Inklusif Harahap, Rachmita Maun; Permatasari, Chandrarezky; Hayati, Arina; Bararatin, Kirami
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090203

Abstract

The purpose of the study is to identify the design aspects of working environment based on the experience of people with disability. The first floor of Komisi Nasional Disabilitas (KND) workspace which used by National Commission for Disabilities as its secretariat, will be the priority case of this study. The study examine how to implement the inclusive design concept in the workplace focus on realizing equal opportunities in the implementation of Respect, Protection and Fulfillment of the Rights of Persons with Disabilities. The research use qualitative approach, include the use of methods such as in-depth interviews, participant observation, architectural and interior elements’ measurement based on Universal Design and Deaf Space principles. Quantitative approach is also applied by using questioners’ assessment for measuring values of environment by way of comparison with the regulations of Universal Design and Deaf Space guidelines. The results shows that personal experience of people with disability plays important role to evaluate their environment. The meaning of inclusive and accessible environment can be vary based on the participants’ interpretation. Yet during the participant observation, the study reveals that the building and interior spaces of KND have not been designed to meet the principles of universal design and deaf space. The participants mostly have done some physical adjustment and spatial/furniture arrangements to meet their personal conditions, needs, and preference to carry out their daily activities independently. In conclusion, this research proposes design parameters from the perspective of the participants elaborated with the principles Universal design and Deaf Space in effort to increase inclusivity for all users.
Perempuan dengan Disabilitas Merespon Covid-19 : Sebuah Perspektif Pekerjaan Sosial Feminis Ro'fah, Ro'fah
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.090206

Abstract

This research shows that --reinforcing existing research-- women with disabilities experience quite complex obstacles and impacts of Covid 19. The intersection between disability and gender creates the seriousness and complexity of the impacts experienced. The economic and social impact faced by women with disabilities is strengthened by their already vulnerable position economically and socially: lack of accessibility, social protection policies that are not inclusive and cultural factors still stigmatizing. However, in contrast to the assumptions about powerlessness and dependency, these women are strong figures whose resilience has been built. The Bantul earthquake that made them disabled has shaped them as resilient women who see the impact of Covid as a lighter disaster. These women even see Covid as a medium to form a positive identity and challenge stigma, prejudice, and social construction about the inability of women with disabilities to become mothers and wives. Penelitian ini menunjukkan bahwa --menguatkan penelitian yang sudah ada-- perempuan dengan disabilitas mengalami hambatan dan dampak Covid 19 yang cukup kompleks. Persinggungan antara disabilitas dan gender melahirkan keseriusan dan kompleksitas dampak yang dialami. Dampak ekonomi dan sosial yang dihadapi perempuan penyandang disabilitas dikuatkan dengan posisi mereka yang sudah rentan secara ekonomi dan sosial:  minimnya aksesibilitas, kebijakan perlindungan sosial yang tidak inklusif dan juga faktor kultural yang masih menstigmasi. Namun, berbeda dengan asumsi tentang ketidakberdayaan dan ketergantungan, perempuan perempuan ini adalah sosok kuat yang sudah terbangun resiliensinya. Gempa Bantul yang menjadikan mereka penyandang disabilitas telah membentuk mereka sebagai perempuan reselien yang melihat dampak Covid sebagai musibah yang lebih ringan. Perempuan perempuan ini bahkan melihat Covid sebagai media mereka membentuk identitas positif dan menggugat stigma dan prejudice dan konstruksi sosial  tentang ketidakmampuan perempuan disabilitas menjadi ibu dan istri.
Front Matters: Cover, Masthead, Table of Contents, Editorial Ristiyanti, Ragil
INKLUSI Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 7