cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
PAX HUMANA
ISSN : 23373512     EISSN : 25483021     DOI : -
Pax Humana adalah Jurnal Humaniora Yayasan Bina Darma yang terbit dua kali dalam satu tahun (Juni dan Desember). Jurnal ini hadir sebagai wadah pencerahan dan pemberdaya masyarakat atas dasar kasih dan perdamaian.
Arjuna Subject : -
Articles 114 Documents
Peran Pemerintah Serta Pemuka Agama Dalam Membentuk Perilaku Masyarakat Salatiga Untuk Hidup Berdampingan Melalui Tagline Kota Salatiga Hati Beriman Martania Hartika
PAX HUMANA Vol 4, No 1 (2017)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (938.868 KB)

Abstract

Pemerintah kota memiliki peran khusus terhadap perilaku masyarakatnya, begitu juga dengan pemuka agama. Bagi masyarakat kota Salatiga perilaku untuk dapat hidup rukun berdampingan merupakan kebiasaan hidup bermasyarakat. Tidak mudah bagi sebuah kota menciptakan situasi yang kondusif ditengah isu keagamaan yang memanas, hingga mampu meraih prestasi sebagai kota paling toleran no 2 di Indonesia. Selain itu makna dari tagline kota Salatiga seolah memiliki keterkaitan dengan perilaku masyarakat dan prestasi yang telah diraih. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mengenai peran pemerintah kota Salatiga dalam menata warganya untuk hidup sesuai tagline kota Salatiga Hati Beriman, dan menjelaskan peran pemuka agama kota Salatiga dalam mengendalikan pengikutnya untuk tetap hidup damai dan rukun saling berdampingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskritif, dan data utama diperoleh dari hasil wawancara mendalam dengan pemerintah kota dan pemuka agama. Meskipun faktanya masyarakat sudah memiliki kebiasaan hidup saling berdampingan sejak dini, namun pemerintah kota memiliki tanggung jawab dalam prestasi toleransi dan pemuka agama memiliki tanggung jawab dalam budaya toleransi. Pemerintah kota sudah dengan baik menjalankan perannya sebagai koordinator bagi pemuka agama dalam menjalankan setiap aktivitasnya yang berpedoman dengan makna tagline. Begitu juga dengan pemuka agama yang dengan baik berperan sebagai kontributor dalam upaya membudayakan toleransi. Keduanya telah berupaya menciptakan kehidupan kota yang mampu saling berdampingan dan bertoleransi.
Masyarakat informasi pada sektor pertanian: Kasus Petani Cabai Desa Genteng, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat Sri Fatimah
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.37 KB)

Abstract

Paper ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh label masyarakat infomasi dapat dilekatkan pada pada suatu kelompok tani tanaman cabe di desa Genteng, Sukasari, Tanjungsari, Sumedang, Jawa barat.Suatu masyarakat informasi antara lain dapat diukur dari kemampuan akses, mengevaluasi, mengorganisasikan dan menggunakan informasi untuk untuk belajar, mengatasi masalah, membuat keputusan dalam berbagai konteks. Dalam paper ini digunakan pendekatan kualitatif untuk mengetahui derajat tersebut dengan melakukan kajian primer ke kelompok tani tanaman cabe yang berada di desa kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat melek informasi petani masih pada level rendah disebabkan kemampuan untuk memperoleh informasi masih kecil. Pendayagunaan informasi juga masih rendah. Hal ini terbukti dari kurangnya kreatifitas dan upaya untuk mengatasi masalah secara mandiri, kenyataanya masih sangat tergantung pada ketua kelompok tani,penyuluh dan narasumber lain. Melek infomasi masih bersifat asimetris antara tokoh dan pimpinan kelompok dengan anggota.
KAJIAN STRATEGI PERANCANGAN AMBIENT MEDIA ADVERTISING DALAM KARYA MBIENT MEDIA PRODUK FRONTLINE VERSI Get Them off Your Dog Peni Pratiwi
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2321.689 KB)

Abstract

Dunia industri komersil yang sarat dengan strategi pemasaran menjadi kian pelik ketika masyarakat mulai memperlihatkan kejenuhan atas cara pemasaran yang konvensional. Masyarakat saat ini sangat memerlukan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang bisa membuat mata masyarakat terperanjat karena sesuatu yang unik dan tidak biasa. Di sela rasa jenuh akan janji janji dan testimony testimony produk yang terbukti itulah strategi perencanaan media membuat cara yang baru. Hadirnya paduan dua media konvensional menghasilkan tataran media ketiga, yaitu; through the line advertising, dalam ambient media advertisement. Penelitian ini merupakan upaya untuk mengkaji strategi perencanaan media periklanan dalam ambient media advertisement, yang pada penelitian ini menggunakan suatu objek penelitian salah satu karya Printed Ambient Media Advertisement berjudul Get Them off Your Dog.Melalui pengkajian karya tersebut akan dibahas tentang bagaimana strategi perencanaan media karya karya ambient masa kini, bagaimana respond masyarakat dan lingkungan. Melalui studi kasus akhirnya ditemukan beberapa kendala komunikasi dalam penyampaian pesan kepada audience, serta cara yang praktis dalam membuat strategi perancangan ambient media. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dan teori komunikasi sebagai ground theory, dan teori teori lain sebagai teori pembentuk.Dalam kesimpulannya, peneliti menemukan suatu solusi dalam strategi perencanaan media periklanan ambient media advertisement, yaitu dengan memfokuskan target audience ke dalam lingkungan dimana komunitas tersebut bersosialisasi (community zone), serta membuat ambient media tersebut menjadi suatu karya iklan yang interaktif, sehingga timbul-lah perasaan akan pengalaman pribadi yang dirasakan setiap target audien.
GEREJA DAN HOAKS DALAM KEBHINEKAAN INDONESIA Broery Doro Pater Tjaja
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (680.02 KB)

Abstract

Berita serta informasi yang berisikan ketidakbenaran dalam era digital menjadi sebuah soal publik karena kehadirannya dalam area umum, kendati kadang kontennya bersifat pribadi. Hoax atau berita kebohongan ternyata telah tercampur dengan berita kebenaran yang seringkali membuat keadaan menjadi panas dan tegang. Hoax bisa saja berkonten soal agam yang memicu konflik antar agama. Tentunya informasi bohong hadir karena disengaja. Hoax menjadi media yang laris manis untuk mencapai tujuan tertentu, dan yang paling sering adalah politik. Politik sendiri adalah ranah publik yang melibatkan gereja di dalamnya sebagai bagian dari arak-arakan bermasyarakat dan bernegara. Itu berarti warga gereja bisa terseret arus hoax dan tenggelam bersamanya. Gereja sebagai institusi keagamaanpun bersifat publik yang dipercaya warga gereja sebagai media pewartaan syalom Allah. Syalom Allah adalah berita sukacita yang mengandung kebenaran. Karena itulah, penting peran gereja mewartakan kebenaran di manapun, dalam situasi apapun sebagai antisipasi meletusnya konflik. Dengan demikian, gereja tururt merawat Indonesia.
Role of Public Relations Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ambon City to Educate People with Intercultural Communication Approach Ruby Marsal Parera
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10961.846 KB)

Abstract

Ambon is a region with the riches natural resources that which potential and has own characteristics. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ambon city as an instance that has important role in the progress of tourism need Public Relations to educate the people related from tourism with utilize communication media. Education doing with approach from intercultural communication so the delivery process of the message and the information can be effective, remember about the background of people culture that diverse. The purpose of this research is the roles of Public Relations can configurate people related from tourism so that local and non local people interested to visit Ambon city. The method of this research is qualitative descriptive. The research results is some of the role of public relations in Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ambon city had been done, however is not optimal because lack of human resources. In addition, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Ambon city just promotes tourism without educating people so that people do not understand about tourism. Education using the intercultural communication approach had been done on interpersonal communication but not for mass communication.
Peran Public Libraries dalam Model Literasi Politik Role of Public Libraries in Political Literacy Model Albertoes Pramukti Narendra
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.673 KB)

Abstract

AbstractThis paper discusses the role of public libraries in political literacy programs. This paper uses literature review methods from various sources. The data shows that there is still a knowledge gap in the political and citizenship fields in Indonesia. The impact of knowledge gaps in politics and citizenship makes it easy for people to be controlled by a variety of external factors which sometimes aim for negative things, and to reduce these gaps requires open learning so that people increasingly know their role as citizens. The Public Library has the duty to educate people's lives through various literacy programs or learning for the community. The Public Library is required to take part in political literacy programs so that citizens have knowledge and have an attitude in determining political choices. The results of the study show that there are several political literacy models that can be carried out by the Public Library in the context of political learning and citizenship for all levels of society. Recommendations that can be given include (1) Libraries need to be more pro-active in building networks with various parties so that they become a source of learning for people with various subjects. (2) The library develops literacy activities in various fields and carefully recognizes people who will use literacy programs. so that it can be useful.Keywords : Public Libraries, Political Literacy.
Pemanfaatan Sentiment Analysis Menggunakan Data Twitter untuk Melihat Tren Positif dan Negatif pada Kampanye Pimilihan Gubernur Jawa Tengah 2018 Vita Tantriyati; Radius Tanone
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1506.506 KB)

Abstract

Media sosial adalah salah satu produk teknologi informasi yang banyak dipakai masyarakat untuk memaparkan pendapat mereka baik itu yang bersifat pribadi ataupun yang umum seperti pada pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah. Twitter merupakan salah satu media sosial yang dengan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan pendapat mereka ataupun mengikuti perkembangan berita terkait Pilgub. Dengan memanfaatkan hashtag dari data Twitter dilakukan proses sentiment analysis untuk mengetahui respon masyarakat terhadap Pilgub Jawa Tengah 2018. Hasil yang didapat dari sentiment analysis yaitu respon masyarakat terhadap Pilgub Jateng 2018 positif. Sedangkan dukungan lebih banyak diberikan kepada pasangan calon Ganjar Pranowo dan Taj Yasin.
Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tema 7 Pada Siswa Kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan Anastasia Ratna Fidari; Henny Dewi Koeswanti; Elvira Hoesein Radia
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang memakai tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehinnga peserta didik mendaptkan pengalaman yang bermakna. Melalui kurikulum 2013 ini, pengetahuan yang diterima siswa dapat tersimpan lebih baik karena informasi yang masuk ke alam bawah sadar pikiran siswa. Sistem TGT (Teams Games Tournament) yang menekankan adanya kerjasama antara anggota kelompok untuk mencapai tujuan belajar. Tujuan penelitian adalah mengetahui penerapan Teams Games Tournament pada pembelajaran tema 7 untuk meningkatkan hasil belajar tematik pada siswa kelas IV SDN Klampok 1 Kecamatan Godong Kabupaten Grobogan. Metode penelitian ini menggunakan Teori Kemmis dan Taggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dengan ketuntasan 95%.
Teknologi Informasi, Media Sosial dan Hoaks Wilson M.A. Therik
PAX HUMANA Vol 5, No 1 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.879 KB)

Abstract

-
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Materi Tematik Melalui Penerapan Model SQ3R pada Peserta Didik Kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga Mae saroh; Henny Dewi Koeswanti; Elvira Hoesein Radia
PAX HUMANA Vol 5, No 2 (2018)
Publisher : Yayasan Bina Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu kesulitan yang dihadapi oleh peserta didik kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga dalam mempelajari materi tematik adalah memahami isi bacaan. Salah satu alternatif model pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca dan memahami materi tematik adalah model SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, dan Review). Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar tematik melalui usaha perbaikan pembelajaran dengan menerapkan model SQ3R. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di kelas IV SD Negeri Mangunsari 02 Salatiga. Penelitian dirancang dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model SQ3R dalam pembelajaran pada materi tematik, hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan pada masing-masing siklus. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan nilai rata-rata peserta didik dari masing-masing siklus, yaitu pada siklus I sebesar 66,95 dengan ketuntasan klasikal sebesar 78,05%; pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 73,78 dengan ketuntasan klasikal 87,80%. Saran yang dapat dikemukakan adalah hendaknya metode ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran bagi guru sebagai upaya meningkatkan hasil belajar peserta didik dan diharapkan perlu kajian-kajian penelitian lebih lanjut untuk menyempurnakan penelitian ini, sehingga lebih bermanfaat bagi peningkatan hasil belajar peserta didik.

Page 7 of 12 | Total Record : 114