cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
Mohammad Fauziddin
Phone
+6282285580676
Journal Mail Official
jurnalobsesi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai Nomor 23 Bangkinang Kota Kabupaten Kampar Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
ISSN : 23561327     EISSN : 25498959     DOI : https://doi.org/10.31004/obsesi
Core Subject : Education,
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini is an peer-reviewed journal dedicated to interchange for the results of high quality research in all aspect of early childhood educatuion. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments and simulation, as well as applications, with a systematic proposed method, sufficient review on previous works, expanded discussion and concise conclusion. As our commitment to the advancement of science and technology, the Jurnal Obsesi follows the open access policy that allows the published articles freely available online without any subscription.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 2 (2024)" : 40 Documents clear
Upaya Meningkatkan Perkembangan Motorik Kasar Anak Prasekolah melalui Permainan Lempar Tangkap Bola Kecil Gunawan Gunawan; Masna Masna; I Putu Suwika; Zakiyyatul Imamah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5393

Abstract

Aktif secara fisik memainkan peran dalam perkembangan fisik anak. Meskipun ada banyak bukti hubungan positif antara aktivitas fisik dan keterampilan motorik pada anak. Bagaimana aktivitas fisik yang seharusnya dilaksanakan untuk meningkatkan perkembangan keterampilan motorik kasar secara optimal masih kurang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas permainan lempar tangkap bola kecil terhadap perkembangan motorik kasar anak prasekolah. Desain penelitian pre eksperimen dengan the one group pre test-post test, sampel penelitian anak prasekolah usia 4-6 tahun. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan uji coba dengan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menujukan, terdapat peningkatan perkembangan keterampilan motorik kasar antara sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Kesimpulannya, pemberian permainan lempar tangkap bola kecil secara rutin melalui pembelajaran memberikan pengaruh terhadap perkembangan motorik kasar anak prasekolah. Hasil penelitian ini menambah pengetahuan guru dan orang tua murid akan pentingnya permainan lempar tangkap bola kecil terhadap peningkatan kemampuan motorik kasar anak prasekolah. 
The Role of YouTube-Based Drawing in Early Childhood Social-Emotional Development Samsul Alam; Sunarto Sunarto
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5506

Abstract

The objective of this study is to examine the role of YouTube-based drawing in early childhood social-emotional development. This study employed qualitative research methods to get a comprehensive comprehension and analysis of the subject matter. The chosen research methodology is case study analysis, which involves analysing and interpreting the literature as well as the data acquired via observations, interviews, and documentation. The data in this study were obtained from learners, teachers, children’s artworks, and teacher records such as RPPH and teacher journals. The data in this study were analysed using a child development theory created by CASEL. The study findings indicate that young children who engage in YouTube-based drawing activities actively connect with both their peers and teachers. The act of sketching indirectly contributes to the facilitation of early childhood social-emotional development. The observational data on YouTube-based sketching in early infancy reveals five primary categories of social-emotional competence: self-awareness, self-management, decision-making, interpersonal skills, and social awareness.
Positive Parenting Styles in Educating Alpha-Generation Children in the Industrial Revolution 4.0 Era Iis Sintiani; Nur Faizah Romadona
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5689

Abstract

An intangible piece of gold can be beautiful if it is carved by an expert carver, and young children will become good individuals who grow and develop well shall their parents are knowledgeable about good parenting patterns. The alpha generation comprises individuals born in 2013 and above. This generation faces the Industrial Revolution 4.0 era, in which such a revolution is a phenomenon collaborating cyber and automatization technologies, meaning that all things are applied using technologies that reduce human involvement in the process. Parents should understand parenting style in educating alpha-generation children facing the Industrial Revolution 4.0 era. This parenting style is definitely different than parenting styles of previous generations. Therefore, the study aimed to understand a good parenting style for alpha-generation children in encountering the Industrial Revolution 4.0 era. The study method was systematic review, where researchers documented and processed various sources, such as articles, books, and documents concerning positive parenting styles in educating the alpha generation and facing the Industrial Revolution 4.0 era.
Aktivitas Menyenangkan untuk Stimulasi Membaca Permulaan Naila Ridho Fuadah; Lisnawati Ruhaena
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5380

Abstract

Membaca permulaan masih menjadi perhatian khusus terutama di Indonesia. Dalam mengembangkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini masih didapati banyak variasi metode yang digunakan oleh guru di sekolah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana aktivitas stimulasi yang dilakukan oleh guru dalam mengembangakan kemampuan membaca permulaan di salah satu sekolah di Yogyakarta. Partisipan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan guru kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi. Tahapan penelitian yaitu : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa guru memberikan stimulasi membaca menggunakan beberapa metode yang bervariasi yaitu dengan game, lagu, dan bercerita. Media yang digunakan dalam memberikan stimulasi yaitu flashcard dan buku bacaan. Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kemampuan membaca permulaan diantaranya (1) peran guru dalam penataan kelas dan penggunaan metode stimulasi yang menyenangkan, serta mengulang-ulang pengenalan huruf (2) peran keluarga dalam mengulang dan membiasakan pengenalan huruf di sekolah seperti membacakan buku cerita sebelum tidur, (3) peran teman sebaya yang sudah lebih mengenal huruf. Implikasi penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan baca tulis anak usia dini, perlu stimulasi yang menyenangkan.
Fostering Child Empowerment Through English Language Competency in Speaking Skills Marudut Bernadtua Simanjuntak
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5400

Abstract

This research delves into the intricate relationship between English language competency, specifically in speaking skills, and the empowerment of young learners within the context of early childhood education. Combining descriptive qualitative research with an extensive literature review, the study elucidates the profound implications of language proficiency on child empowerment. The research employs a methodology involving in-depth interviews, systematic classroom observations, and content analysis. Subjects comprise young learners in early childhood education, with a focus on their English language proficiency in speaking. Data collection includes semi-structured interviews with educators, parents, and learners, alongside literature review findings. The outcomes reveal that language proficiency functions as a transformative tool, fostering self-confidence, self-expression, and active learning participation. Proficient speakers exhibit enhanced agency and autonomy, equipping them with cognitive tools for academic success and global navigation. Disparities in language competency and empowerment among young learners are identified, necessitating inclusive educational practices and targeted support. This research underscores educators' pivotal role, alongside engaged parents and inclusive curriculum design, in fostering language proficiency as a means of empowering children in early education. The study contributes to a holistic understanding of language's role in shaping the foundations of empowered, lifelong learners. 
Peran Orang Tua Terhadap Anak dalam Menghafal Al-Qur’an Ibrahim M Jamil; Mariana Mariana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5533

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya peranan orang tua membimbing dan mendampingi anak menghafal Al-Qur’an sejak dini, per kalimat, dan per ayat. Rumusan masalah; bagaimanakah peran orang tua terhadap anak menghafal Al-Qur’an. Penelitian kualitatif deskriptif ini dilakukan terhadap 15 orang tua untuk mengetahui perannya bagi anak yang menghafal Al-Qur’an. Sumber data sekunder dan primer untuk menganalisa data yang dipakai adalah; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua mendidik anak mereka menghafal Al-Qur’an rata-rata di umur lima tahun, saat masuk usia Taman Kanak-Kanak (TK). Orang tua berpendapat pembelajaran menghafal Al-Qur’an sejak usia dini sangat dibutuhkan. Semua orang tua aktif membimbing anaknya mengaji di rumah, di lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan mesjid terdekat. Orang tua telah menjalankan perannya dengan baik membimbing dan mengarahkan anaknya menghafal Al-Qur’an,  memberi contoh dan memberi perintah untuk mencontoh, memberi dorongan (motivator), memberi tugas dan tanggung jawab, memberi kesempatan mencoba, mengadakan pengawasan dan pengecekan kembali (recheck).
Persepsi Pendidik tentang Pembelajaran Sosial Emosional Anak Usia Dini Sri Nurhayati Selian; Hanna Amalia
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5192

Abstract

Anak usia dini adalah waktu yang ideal bagi anak untuk belajar dan memahami emosi besar mereka, seperti senang, marah, khawatir, bangga, sedih, takut, cemburu, malu. Perilaku yang suka mengamuk dan perubahan suasana hati yang ekstrem dapat ditangani ketika anak diajari cara mengontrol emosi tersebut. Mengajari anak-anak untuk memahami mengapa mereka merasakan perasaan sedih, marah dan senang sangatlah diperlukan agar anak dapat mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk mengendalikan emosi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru PAUD tentang kegiatan pembelajaran yang dapat membantu mengembangkan aspek sosial-emosional anak usia dini.  Metode penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif.  Subyek penelitian 15 guru dan teknik pengumpulan data dengan wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian menghasilkan 4 tema besar, yaitu komponen bermanfaat dari pembelajaran sosial emosional atau SEL (social and emotional learning), bahan dan sumber daya yang digunakan selama implementasi, menilai perubahan dalam pembelajaran sosial emosional, serta dukungan pertumbuhan sosial emosional
Pengaruh Media Kotak Huruf untuk Meningkatkan Resiliensi Anak Usia Dini Durrotunnisa Durrotunnisa; Nurhayati Nurhayati; Andi Agusniatih
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5618

Abstract

Masalah penelitian adalah sebagian anak belum memiliki daya juang atau resilensi, yang ditandai dengan kemampuan komunikasi dan kolaborasi, efikasi diri, self aware, empati, kemampuan memecahkan masalah yang masih perlu dikembangkan sebagai bekal menyongsong generasi emas. Selain itu beberapa  sekolah kurang memiliki kemampuan membuat media bermain  bagi anak di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenalkan desain kotak huruf sebagai upaya untuk mengidentifikasi resiliensi anak. Metode yang digunakan adalah mendesain media (design thinking) dengan tahapan empathize, define, ideate, prototype dan tes. Jumlah subyek sebanyak 12 guru  dan 45 anak usia 4-5 tahun dari dua sekolah yang berbeda. Hasilnya menunjukkan bahwa guru-guru memerlukan pendampingan dalam merancang media bermain dan belajar anak (tahap empati); mendefinisikan kebutuhan (define), mengidentifikasi bahan yang digunakan yaitu bahan  utama kardus dan karton (ide utama), prototype dilakukan dengan uji expert validity (valid) dengan perolehan nilai CVR = 1,00, dan melakukan tes terhadap media hasil desain yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan signifikan rerata skor resiliensi anak sebesar 3, 87 sebelum dan setelah menggunakan media kotak huruf.
Pengaruh Metode Bercerita terhadap Peningkatan Kemampuan Literasi Sosial dan Finansial Anak Usia Dini Dzikra Fadillah Alfarizka; Evi Selva Nirwana
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5441

Abstract

Tujuannya adalah untuk menanamkan kepekaan sosial terhadap anak agar anak dapat bersosialisasi dengan baik terhadap teman sebaya, adik, dan orang yang lebih tua darinya selain itu juga diharapkan anak dapat menerapkan hidup hemat sejak dini dan dapat memilih antara kebutuhan dan keinginan anak. Adapun tujuan penelitian ini yaitu melihat apakah terdapat pengaruh metode bercerita yang di terapkan oleh guru terhadap perkembangan kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 21 orang anak yang di TK Aisyiyah VII Kota Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan tes penilaian, observasi dan dokumentasi. Analisa data kuantitatif menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara metode bercerita terhadap kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini. Kemampuan literasi sosial dan finansial anak usia dini yang ditingkatkan dalam penelitian ini melalui buku cerita yaitu, tolong menolong, gotong royong, kerja sama, hidup hemat, suka berbagi, dan mengenal antara kebutuhan dan keinginan.
Tingkat Self-Esteem sebagai Intervening Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan terhadap Burnout pada Guru TK Tri Aspiyana; Raisa Vienlentia; Krisma Natalia; Yeri Prianti
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i2.5605

Abstract

Dalam bidang pendidikan, peran seorang guru sangat menentukan dalam proses belajar mengajar. khususnya di bidang pendidikan anak usia dini. Guru merupakan salah satu sumber daya manusia yang dikelola dan dioptimalkan dalam upaya menyukseskan iklim persaingan yang ketat ini dan mencapai keunggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki potensi peran mediasi Self-esteem dalam hubungan antara budaya organisasi dan gaya kepemimpinan dan kelelahan pada instruktur taman kanak-kanak. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dengan pendekatan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan gaya kepemimpinan dengan budaya organisasi dan Burnout tidak dimediasi atau dipengaruhi oleh Self-esteem. Temuan mendukung hal ini, menunjukkan bahwa variabel budaya organisasi, gaya kepemimpinan, dan Self-esteem semuanya berdampak pada Burnout secara bersamaan dan pengaruh langsung faktor-faktor tersebut terhadap Burnout lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung melalui Self-esteem

Page 1 of 4 | Total Record : 40