cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sistem : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik
ISSN : 02167131     EISSN : 25496867     DOI : 10.37303
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sistem diterbitkan 3 (tiga) kali setahun oleh Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana Malang, sebagai sarana informasi dan forum kajian masalah-masalah teknik. Berisi tentang tulisan ilmiah, ringkasan hasil penelitian, pembahasan kepustakaan dan pemikiran kritis yang orisinil dan up to date. Redaksi menerima para ahli, praktisi dan siapa saja yang berminat untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 212 Documents
MENGOPTIMALKAN TATA LETAK (LAYOUT) UNTUK MENGATUR TATA LETAK FASILITAS SECARA EFISIEN DI CV. DUA CENDERAWASIH KAB. JOMBANG Sudarto, Sudarto
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 21 No 3 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v21i3.321

Abstract

Tata letak (layout) gudang memiliki peran penting dalam mendukung efisiensi proses produksi. Meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk sangkar burung berdampak pada proses produksi yang dituntut cepat hingga produk sampai ke tangan konsumen. Dikarenakan jarak antar lantai produksi dengan beberapa pendukungnya yang terpisah lokasi antara gudang dengan lantai produksi menyebabkan tidak efesiennya operasional dan keberlangsungan proses produksi. Penelitian ini dilakukan di CV. Dua Cenderawasih sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan sangkar burung yang ada di Kab. Jombang. Permasalahan yang dihadapi perusahaan saat ini adalah kurangnya keteraturan dalam penempatan barang, jarak perpindahan material yang tidak efisien, dan waktu pencarian barang yang relatif lama. Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data aktivitas gudang, analisis aliran material (material flow analysis), serta perancangan ulang tata letak menggunakan pendekatan Systematic Layout Planning (SLP). Data yang dianalisis mencakup frekuensi keluar-masuk barang, volume pergerakan material, serta hubungan kedekatan antar area kerja. Hasil pengolahan data diperoleh luas lantai antara raw material, meja potong, mesin jahit, mesin bordir, quality control, hingga gudang produk jadi sebesar 43,36 m 2 . Selanjutnya dibuat tabel tingkat hubungan kedekatan aktivitas menggunakan Activity Relationship Chart (ARC) yang direkapitulasi ke dalam Worksheet for Activity Relationship Diagram (WARD), lalu dibuat percobaan tata letak baru menggunakan Activity Relationship Diagram (ARD), terakhir dibuat layout usulan menggunakan Area Allocation Diagram (AAD) dengan pola U shape dan jarak perpindahan antar fasilitas sebesar 13,5 m. Lantai produksi yang baru dilakukan di satu tempat yang sama sehingga tidak adanya waste jarak dan waktu untuk proses perpindahan material. Dengan demikian, optimalisasi tata letak gudang di CV. Dua Cenderawasih berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi operasional dan efektivitas manajemen inventaris perusahaan.
STUDI KELAYAKAN ASPEK PEMASARAN DAN FINANSIAL PEMBANGUNAN PERUMAHAN HATIQU RESIDENCE KECAMATAN BALUNG KABUPATEN JEMBER Dini Andarista Sutarjo; Arif Wahono; Muslimatul Mufida
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 20 No 2 (2024): In-Press
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v20i2.330

Abstract

Proyek Pembangunan Perumahan Hatiqu Residence di Kabupaten Jember dibangun di atas lahan seluas 6.126 m², dengan 3 tipe rumah yaitu 36/72, 36/85, dan 98/98. Data yang dibutuhkan adalah gambar kerja dan spesifikasi tiap tipe rumah, harga standart pekerjaan Kabupaten Jember tahun 2023, dan peta lahan. Metode yang digunakan untuk menentukan aspek pasar adalah berdasarkan dari hasil kuesioner, dan aspek finansial berdasarkan parameter NPV (Net Present Value), BCR (Benefit Cost Ratio), IRR (Internal Rate of Return), dan PP (Payback Period). (1) Hasil penelitian aspek pasar menunjukkan bahwa peminat tipe 36/72 sebesar 28%, tipe 36/85 sebesar 31%, dan tipe 98/98 sebesar 41%. (2) Responden terbanyak pada usia 21-30 tahun dikarenakan dalam usia tersebut dominan orang memikirkan untuk membeli rumah, dan rumah yang paling banyak diminati oleh kalangan masyarakat adalah tipe 98/98 (2 lantai) dengan 41 responden. (3) Aspek finansial juga dinyatakan layak jika total pendapatan Rp 20.646.407.123; jumlah pengeluaran Rp 16.888.684.484; kemudian diikuti nilai parameter NPV sebesar Rp 3.757.722.639; BCR sebesar 1,222; IRR sebesar 30%; PP dalam waktu 9 tahun 4 bulan. Perubahan pada pendapatan senstitif pada nilai 80% dan perubahan pengeluaran sensitif pada nilai 120%, sehingga syarat tiap parameter analisis finansial menjadi tidak layak.