cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Sistem : Jurnal Ilmu-Ilmu Teknik
ISSN : 02167131     EISSN : 25496867     DOI : 10.37303
Core Subject : Engineering,
Jurnal Sistem diterbitkan 3 (tiga) kali setahun oleh Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana Malang, sebagai sarana informasi dan forum kajian masalah-masalah teknik. Berisi tentang tulisan ilmiah, ringkasan hasil penelitian, pembahasan kepustakaan dan pemikiran kritis yang orisinil dan up to date. Redaksi menerima para ahli, praktisi dan siapa saja yang berminat untuk menyumbangkan tulisan yang belum pernah diterbitkan dalam media lain.
Arjuna Subject : -
Articles 211 Documents
ANALISA PENGGUNAAN PASIR PANTAI PECAK LUMAJANG SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TEKAN
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 1 (2023): IN-PRESS
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i1.241

Abstract

One of the determinants of the quality of concrete is the quality of fine aggregate used as a concrete mix because most of the concrete volume is filled with fine aggregate. The fine aggregate quality observed in this research was beach sand at Watu Pecak in Lumajang. This study aims to determine how much the compressive strength of the concrete has using river sand ex. Lumajang, using unwashed beach sand, and beach sand washed with fresh water against a concrete compressive strength of 30 MPa with the same proportion of each sand. Concrete samples using a cylinder diameter of 15 cm and height of 30 cm amounted to 27 pieces of the test sample. Concrete age will be tested in 7 (seven) days, 14 (fourteen) days, and 28 (twenty-eight) days. The average concrete compressive strength results using washed beach sand is 31,93 Mpa. The value is 1,66 Mpa or 4,9% smaller than normal concrete, which equals 33,59 Mpa. The average concrete compressive strength using unwashed beach sand is 31,58 Mpa. The value is 2,01 Mpa or 6,29% smaller than normal concrete and is 0,35 or 1,11% smaller than concrete using washed beach sand.
FILTER PENGHAPUS NOISE UNTUK PEMROSESAN SUARA MANUSIA DENGAN ALGORITMA LMS, NLMS DAN AFA
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 1 (2023): IN-PRESS
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i1.242

Abstract

Pada lingkungan dengan karakteristik noise tidak diketahui, filter fixed sulit menjadi optimum. Untuk mengatasi hal tersebut digunakanlah filter adaptif. Filter adaptif memiliki kemampuan untuk menyetel sendiri koefisien filternya sehingga untuk mendesainnya membutuhkan sedikit pengetahuan tentang karakteristik noise dan sinyal asli. Dalam Penelitian ini akan dibahas mengenai penghapusan noise dengan filter adaptif menggunakan algoritma LMS, NLMS dan AFA. Tujuan dari penyusunan Penelitian ini adalah mengkaji proses penghapusan noise pada sinyal suara manusia dan membandingkan performansi algoritma-algoritma adaptif LMS, NLMS dan AFA. Untuk pembahasan dari Penelitian ini dilakukan analisis terhadap misadjustment, SNR, perubahan daya, kecepatan konvergensi, dan kompleksitas perhitungan. noise yang digunakan adalah kipas angin pendingin komputer. Misadjusment untuk algoritma LMS dan NLMS bernilai 0.06 sedangkan AFA bernilai 0.05. Dengan SNR input -17,804 dB untuk LMS menghasilkan SNR output 3,619 dB, NLMS -1,563 dB dan AFA 4,535 dB. Perubahan daya berbanding lurus dengan SNR semakin tinggi SNR perubahan daya juga semakin tinggi. Untuk algoritma AFA konvergensi dicapai pada iterasi ke 30, LMS iterasi ke 500 sedangkan NLMS iterasi ke 4000. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kecepatan konvergensi AFA adalah yang tertinggi, disamping itu AFA relatif tidak terpengaruh oleh perubahan amplitudo input. Kompleksitas perhitungan merupakan jumlah operasi matematika (dalam hal ini yang digunakan operasi perkalian) yang diperlukan oleh suatu algoritma dalam sekali iterasi. Berdasarkan kompleksitas perhitungan algoritma LMS merupakan algoritma yang paling sederhana.
PENENTUAN WAKTU BAKU PADA PROSES PEMBUATAN PAVING BLOCK BERJENIS BATA Pasaribu, Sondang Asinauli; Wahyudi, Rizqi; Nugraha, Andhyka Tyaz
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i2.256

Abstract

Tenaga kerja memegang peranan penting dalam keberlangsungan sebuah perusahaan. Kemampuan perusahaan dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas tenaga kerja berkaitan dengan penentuan Waktu Standar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang waktu siklus, waktu normal, dan waktu standar untuk setiap produksi paving block, menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal dengan menggunakan metode Stopwatch Time Study. Hasil penelitian diperoleh waktu siklus sebesar 181,711 detik atau 3,028 menit, waktu normal sebesar 204,580 detik. Waktu standar atau waktu terbaik tenaga kerja pada proses produksi paving block adalah 259.410 detik pada proses adonan basah, 88.950 detik untuk proses adonan kering, 19.831 detik untuk proses produk jadi. Jumlah tenaga kerja yang optimal untuk memenuhi target produksi perusahaan adalah 5 orang sehingga dapat memenuhi 7200 paving block.
EVALUASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) PADA PAKET PEMBANGUNAN FLY OVER ALOHA Ona, Devi; Djaelani, Mohammad
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i2.269

Abstract

ANALISIS KELAYAKAN PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR TUBAN SECARA EKONOMIS DENGAN METODE DESKRIPTIF KUALITATIF DAN KUANTITATIF Wilantiko, Aski; Judiono, Judiono
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.271

Abstract

KAJIAN TEKNIS PENANGANAN KEMACETAN PERSIMPANGAN SEBIDANG KERETA API KERTOSONO Putra, Hayu Awal; Hamzah, Yayu Sriwahyuni
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.272

Abstract

ANALISIS PERPINDAHAN MASSA DAN UJI ORGANOLEPTIK RASA TERHADAP PENERAPAN DEEP FAT FRYING PADA PEMBUATAN ABON IKAN LAUT Zainuri, Ach. Muhib; Patma, Tundung Subali; Suharto, Nugroho
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.273

Abstract

Ikan tergolong bahan pangan yang cepat mengalami pembusukan dibandingkan dengan jenis makanan lain akibat bakteri dan perubahan kimiawi. Karena ikan tergolong bahan pangan mudah busuk, perlu dilakukan penanganan dan pengolahan hasil perikanan secara baik. Salah satu proses pengolahannya adalah menjadi abon ikan. Salah satu tahapan penting dalam pembuatan abon ikan adalah penggorengan yang membuat produk pangan lebih lezat, prosesnya cepat, dan menjaga produk pangan lebih baik. Contoh teknlogi penggorengan adalah deep fat frying yang merupakan proses di mana produk makanan dipanaskan dan dikeringkan dengan merendamnya di dalam minyak goreng, umumnya pada suhu 170?190oC, sebagai penghantar panas selama periode waktu tertentu. Desain penelitian yang dilakukan adalah: (1) Rancang bangun alat deep fat frying suhu terkontrol dilengkapi dengan automatic fish floss, (2) Analisis kadar air produk abon ikan laut, (3) Analisis kadar minyak produk abon ikan laut, dan (4) Uji organoleptik produk abon ikan. Hasil akhir dari kegiatan penelitian ini adalah (1) dihasilkannya alat deep fat frying yang akan diterapkan pada industri mitra, dan (2) didapatkannya suatu formulasi tepat dalam pembuatan abon ikan laut berdasarkan parameter input yang telah ditentukan.
ANALISIS INDUSTRI JAGUNG PADA KAWASAN INDUSTRI SUMBAWA BARAT DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 150 TON/HARI TEPUNG JAGUNG Sarbini, Sarbini
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.277

Abstract

Produksi jagung pulau Sumbawa di tahun 2022 sebanyak 2.000.000 ton lebih, walaupun diperkirakan tahun 2023 turun kisaran 3 % karena kemarau Panjang. Harga jagung fluktuatif dikarenakan supply dan demad dunia. Namun jagung Produksi pulau sumbawa cukup baik kualitasnya. Salah satu cara untuk meningkatkan nilai jual komoditi jagung dan membantu menstabilkan harga maka perlu direncanakan industri pengolahan jagung dengan memfaatkan Kawasan Industri Sumbawa barat yang akan direncanakan. Dengan terbangunan Kawasan Industri sebagai pengembangan industri smelter tembaga dapat dimanfaatkan oleh industri hasil bumi Sumbawa khususnya dan Nusa Tengara Barat umumnya.dengan Nilai i% diatas 30 % dan diatas MAAR 12%, maka industri olahan jagung layak dikembangkan di pulau Sumbawa atau menfaatkan Kawasan Industri Sumbawa barat. Tepung jagung di pasar global mengalami kenaikan sehingga membuka peluang eksport dan didalam negri olahan jagung banyak dimanfaatkan industry peternakan dan konsumsi.
MENINGKATKAN KEKUATAN LAPISAN LOGAM DAN DAYA REKAT PROSES COATING YANG MENGGUNAKAN POWDER COATING DENGAN TREATMENT Sudarto, Sudarto
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.278

Abstract

Proses pengecatan atau penyepreyan yang menggunakan powder atau bubuk cat dengan cara melapisi logam adalah proses terakhir yang dilakukan guna mempercantik atau memperindah dan untuk melindungi logam dari korosi. Pelapisan atau pengecatan dengan bubuk cat merupakan pelapisan logam selain untuk mempercantik atau memperindahjuga untuk menahan korosi itu drngan menggunakan bahan resin yang kering guna mencapai daya rekat dengan kekuatan serta ketahanan terhadap korosi pada logam dengan optimal. Sebelum proses pengecatan atau penyepreyan dilakukan kondisi logam atau material harus bersih dari beberapa hal yang menyebabakan hasil coating menjadi tidak bagus atau mengalami kendala, proses pembersihan ini disebut treatment permukaan materila atau logam yang bertujuan meningkatkan gaya adhesi diantar bubuk cat dengan logma atau meterial yang akan dicat atau di spray. Treatment merupakan tindakan awal yang memegang peranan yang sangat penting dalam menentukan hasil dan kualitas pada pengecatan atau penyepreyan yang akan dihasilkan. Pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh awal dalam melakukan terhadap daya rekat dan kekuatan pada pelapisan di proses pengecatan atau penyepreyan dengan menggunakan powder coating atau cat bubuk.Dalam proses treatment ini merupakan titik awal memeperoleh hasil yang memuaskan dalam proses coating atau penyepreyan. Proses ini merupakan proses yang harus dilakukan dalam proses coating yang mana logam atau meterial harus beenar benar bersih dari kotoran maupun debu yang akan mempengaruhi prose coating maupun hasilnya.
EVALUASI PENYEBAB CHANGE ORDER PADA PROYEK BANGUNAN GEDUNG DI KALIMANTAN Pratama, Hariyono Seputro Youngky
SISTEM Jurnal Ilmu Ilmu Teknik Vol 19 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wisnuwardhana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37303/sistem.v19i3.279

Abstract

Penelitian bertujuan mencari penyebab change order (CO) proyek bangunan gedung di Propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Barat yang direncanakan oleh joint venture dua konsultan klasifikasi besar dari Makassar dan Jakarta. Proyek di Kalimantan Selatan berupa gedung satu hingga lima lantai sebanyak 12 buah (luas total 28.795 m2), dikerjakan oleh kontraktor klasifikasi besar dari Jakarata; di Kalimantan Barat berupa lima buah gedung satu hingga empat lantai (luas total 22.480 m2) dikerjakan oleh joint venture dua kontraktor klasifikasi besar dari Jakarta. Rancangan menggunakan penelitian kualitatif; fokus penelitian pada bidang struktur dan arsitektur. Sumber data dari dokumen individu konsultan yang terlibat dalam kegiatan proyek. Pengolahan dengan cara mengelompokkan data pekerjaan konstruksi dan arsitektur; dua kelompok tersebut dikelompokkan lagi menjadi sub bidang struktur dan arsitektur, lalu di analisis berdasarkan studi literatur. Kesimpulannya CO disebabkan karena konsultan perencana terlambat menyelesaikan pekerjaan yang mengakibatkan: (1) hasil gambar detail tidak sesuai dengan kondisi lapangan; (2) fondasi mengalami perubahan kedalaman, di Kalimantan Selatan perlu dikurangi, di Kalimantan Barat kedalamannya perlu ditambah; (4) perubahan pekerjaan fondasi di Kalimantan Selatan menyebabkan beaya proyek bertambah 0,95% dari beaya aslinya, sedangkan perubahan pekerjaan di Kalimantan Barat tidak mengubah beaya pelaksanaan proyek.