cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 294 Documents
Search results for , issue "2023" : 294 Documents clear
Kualitas Tidur dan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Ferawati Taherong; Siti Aqma Ibrahim; Yunita Suriani; Vivi Adriana; Yanti Mustarin; Zelna Yuni Andryani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14313

Abstract

Sleep quality is one's satisfaction with sleep, so that one does not feel tired, yawns often and is sleepy in the morning. Among others: sleep quality, sleep duration, sleep duration, sleep efficiency, sleep disturbances at night, daytime sleep dysfunction, use of sleeping pills. The aim is to know the relationship between sleep quality and the incidence of anemia in pregnant women at the Jongaya Health Center, Makassar. This study used a cross sectional study method. The population was all anemic patients in pregnant women at the Jongaya Health Center, Makassar, as many as 51 respondents. The sampling technique uses nonprobability sampling. This research took 2 weeks to collect data in the form of questionnaires and interviews. Furthermore, the data was processed using a computer to determine Univariate and Bivariate analysis. Bivariate results with the Gamma Test p = 0.033 > p = 0.05, so Ha is accepted, meaning that there is a relationship between sleep quality and the incidence of anemia in pregnant women at the Jongaya Health Center, Makassar City in 2019.Keywords: sleep quality, anemia in pregnant women                  ABSTRAK Kualitas tidur kepuasan seseorang terhadap tidurnya, sehingga seseorang tidak merasakan kelelahan, sering menguap dan mengantuk di pagi hari. Antara lain: Kualitas tidur, durasi tidur, lantensi tidur, efesiensi tidur, gangguan tidur pada malam hari, disfungsi tidur siang hari, penggunaan obat tidur. Tujuan diketahui hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian anemia pada ibu hamil di puskesmas jongaya makassar. Penelitian ini menggunakan metode  cross sectional studi. Populasi adalah semua pasien anemia pada ibu hamil di puskesmas jongaya kota makassar sebanyak 51 responden. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan nonprobability sampling. Waktu penelitian ini selama 2 minggu dengan pengumpulan data berupa lembar kuesioner dan wawancara. Selanjutnya data diolah dengan menggunakan komputer untuk menentukan analisis Univariat dan Bivariat. Hasil bivariat dengan Uji Gamma p=0.033> p= 0.05 maka Ha di terima artinya ada Hubungan Kualitas Tidur Dengan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Jongaya Kota Makassar Tahun 2019.Kata kunci: kualitas tidur, anemia pada ibu hamil
Efektifitas Konseling kepada Suami dalam Pengambilan Keputusan Menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Andi Masnilawati; Akbar Asfar
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14308

Abstract

The results of previous research show that one of the factors associated with choosing a long-term contraceptive method is a lack of support from the husband. The aim of this research was to determine the influence of counseling for husbands in making decisions about selecting long-term contraceptive methods. This research implemented a one group pretest posttest design, which was carried out in the working area of the Kassi Kassi Community Health Center, Makassar City from September to December 2022. The subjects of this research were husbands of couples of childbearing age who were selected using a purposive sampling technique based on inclusion criteria. Decision making by husbands was measured through filling out questionnaires. Comparison of decision making between before and after counseling was analyzed using the Wilcoxon test. The results of the analysis showed that 65.37% of husbands chose long-term contraceptive methods after being given counseling (p=0.000). It was concluded that providing counseling to husbands was effective in supporting decision making in selecting long-term contraceptive methods.Keywords: long-term contraceptive method; counseling; husband's support ABSTRAK Hasil penelitian terdahulu menunjukkan bahwa salah satu faktor yang berhubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang adalah kurangnya dukungan dari suami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling kepada suami dalam pengambilan keputusan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini menerapkan rancangan one group pretest posttest, yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kassi Kassi Kota Makassar pada bulan September sampai Desember 2022. Subjek penelitian ini adalah suami pasangan usia subur yang dipilih dengan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi. Pengambilan keputusan oleh suami diukur melalui pengisian kuesioner. Perbandingan pengambilan keputusan antara sebelum dan sesudah konseling dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa 65,37% suami memilih metode kontrasepsi jangka panjang setelah diberikan konseling (p = 0,000). Disimpulkan bahwa pemberian konseling kepada suami efektif untuk mendukung pengambilan keputusan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang.Kata kunci: metode kontrasepsi jangka panjang; konseling; dukungan suami
Umur, Durasi Duduk dan Low Back Pain pada Sopir Bus Trans Mamminasata Ayu Puspitasari; Nurhikmawati Abdullah; Rezky Aulia Yusuf; Nurul Hikmah Baharuddin; Nurfachanti Fattah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14306

Abstract

Low back pain is a form of work related musculoskeletal disorders. This disorder is often found among workers, including drivers who drive buses. The aim of this study was to analyze the relationship between age and sitting duration and the incidence of low back pain in Trans Mamminasata bus drivers. This research is a quantitative analytical research using a cross-sectional design. This research involved 98 bus drivers selected using accidental sampling technique. Data was collected by filling out a questionnaire, then analyzed using the Chi-square test. The p value in the correlation analysis between age and the incidence of low back pain is 0.000, as well as in the correlation analysis between sitting duration and the incidence of low back pain. Furthermore, it was concluded that age and sitting duration were related to the incidence of low back pain in Trans Mamminasata bus drivers.Keywords: low back pain; bus driver; sitting duration; age ABSTRAK Low back pain merupakan salah satu bentuk dari work related musculoskeletal disorders. Gangguan ini banyak dijumpai pada para pekerja, termasuk para sopir yang mengemudikan bus. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara umur dan durasi duduk dengan kejadian low back pain pada sopir bus Trans Mamminasata. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 98 sopir bus yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis menggunakan uji Chi-square. Nilai p pada analisis korelasi antara umur dengan kejadian low back pain adalah 0,000, demikian pula pada analisis korelasi antara durasi duduk dengan kejadian low back pain. Selanjutnya disimpulkan bahwa umur dan durasi duduk berhubungan dengan kejadian low back pain pada sopir bus Trans Mamminasata.Kata kunci: low back pain; sopir bus; durasi duduk; umur
Efek Kombinasi Ekstrak Pegagan (Centella Asiatica) dan Ikan Gabus (Channa Striata) terhadap Fungsi Kognitif dan Tingkat Stres Oksidatif pada Tikus Model Penuaan Fahmi, Sumaiyah; Girsang, Ermi; Nasution, Ali Napiah; Ginting, Chrismis Novalinda
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14322

Abstract

Increased oxidative stress can accelerate the aging process. This process is also accompanied by a decrease in the body's ability to overcome the effects of free radicals. Spatial learning and memory behavior with the Morris Water Maze test were carried out to determine whether the mice had cognitive impairment. MDA is a product of lipid peroxidation which is used as a marker of oxidative stress. This study aimed to determine the effect of a combination of gotu kola and snakehead fish extracts in reducing oxidative stress, cognitive function and brain histopathology in aging model mice. The design of this research was a post test only control group design. There were 7 sample groups, each consisting of 4 Wistar rats (n = 28). The control group (K0) was only given standard feed, the negative control group was induced with D-galactose 150 mg / kg / body weight, group P1 = Gotu Kola (Centella Asiatica) extract group 300 mg/kgBW/day and injected with D-galactose 150 mg/kgBW /day, P2 = Group of snakehead fish extract (Channa Striata) 300 mg/kg/day and injected with D-galactose 150 mg/kgBW/day, P3 = Group of gotu kola (Centella Asiatica) extract and snakehead fish extract (Channa Striata) 100/day 300 mg/kg/day and injected D-galactose 150 mg/kgBW/day, P4 = Gotu kola (Centella Asiatica) extract group and snakehead fish extract (Channa Striata) 300/300 mg/kg and injected D-galactose 150 mg/kgBW /day, P5 = Pegagan (Centella Asiatica) and snakehead fish (Channa Striata) extract groups 600/300 mg/kg and injected with D-galactose 150 mg/kgBW/day, treatment was given for 6 weeks. The collected data was analyzed using the One Way Annova test. The analytical results showed p-value <0.05 for cognitive function, p <0.05 for oxidative stress (MDA) levels, and p <0.05 for the histopathological picture of the rat brain. It can be concluded that in aging model mice, administration of a combination of gotu kola and snakehead fish extracts can reduce stress levels, improve cognitive function and increase neurogenesis.Keywords: gotu kola extract; snakehead fish extract; cognitive function, oxidative stress; brain histopathology ABSTRAK Peningkatan stress oksidatif dapat mempercepat proses penuaan. Proses ini juga disertai penurunan kemampuan tubuh dalam mengatasi efek radikal bebas. Pembelajaran spasial dan perilaku memori dengan tes morris water maze dilakukan untuk menentukan apakah tikus mengalami gangguan kognitif. MDA adalah produk dari peroksidasi lipid yang digunakan sebagai marker stress oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek dari kombinasi ekstrak pegagan dan ikan gabus dalam mengurangi stress oksidatif, fungsi kognitif dan gambaran histopatologi otak  pada tikus model penuaan. design penelitian ini adalah post test only control group design. Ada 7 kelompok sampel yang masing-masing terdiri atas 4 tikus galur wistar (n = 28). Kelompok kontrol (K0) hanya diberikan pakan standar, kelompok kontrol negatif diinduksi dengan D-galaktosa 150 mg / kg / bb, kelompok P1 = Kelompok ekstrak pegagan (Centella Asiatica) 300 mg/kgBB/hari dan diinjeksi D-galaktosa 150 mg/kgBB/hari, P2 = Kelompok ekstrak ikan gabus (Channa Striata) 300 mg/kg/hari dan diinjeksi D-galaktosa 150 mg/kgBB/hari, P3 = Kelompok ektrak pegagan (Centella Asiatica) dan ektrak ikan gabus (Channa Striata) 100/300 mg/kg/hari dan diinjeksi D-galaktosa 150 mg/kgBB/hari, P4 = Kelompok ekstrak pegagan (Centella Asiatica) dan ekstrak ikan gabus (Channa Striata) 300/300 mg/kg dan diinjeksi D- galaktosa 150 mg/kgBB/hari, P5 = Kelompok ekstrak pegagan (Centella Asiatica) dan ikan gabus (Channa Striata) 600/300 mg/kg dan diinjeksi D-galaktosa 150 mg/kgBB/hari, perlakuan diberikan selama 6 minggu. Data yang telah terkumpul dianalis menggunakan uji One Way Annova. Hasil analis menunjukkan nilai p <0,05 untuk fungsi kognitif, p <0.05 untuk tingkat stress oksidatif (MDA), dan p <0.05 untuk gambaran histopatologi otak tikus. Dapat disimpulkan bahwa pada tikus model penuaan, pemberian kombinasi ekstrak pegagan dan ikan gabus dapat menurunkan tingkat stress, dan dapat meningkatkan fungsi kognitf serta dapat meningkatkan neurogenesis.Kata kunci: ekstrak pegagan; ekstrak ikan gabus; fungsi kognitif, stres oksidatif; histopatologi otak
Skrining Strenght and Difficulties Questionnaire Sebagai Metode Analisis Gangguan Emosional dan Perilaku Santri Baru Pondok Pesantren Sunarto, Sunarto; Millatipuan, Meika Arifatull; Sumaningsih, Rahayu; Saadah, Nurlailis
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i3.3833

Abstract

Problematika santri pondok pesantren berasal dari maladaptasi dengan lingkungan baru. Stres psikologis karena belum memiliki teman juga faktor pencetus problem santri baru. Berbagai problem ini berdampak pada gangguan kesehatan dan disharmonis hubungan antar santri dan pengasuh pondok pesantren. Aturan pondok pesantren yang ketat menjadi stresor tersendiri bagi santri sehingga mereka mengalami gangguan emosional dan perilaku. Gangguan emosional dan perilaku sering di alami oleh santri baru yang baru masuk pondok pesantren. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh jenis kelamin terhadap gangguan emosional dan perilaku pada santri baru menggunakan pendekatan Strenghts and Difficulties Questionnaire. Jenis penelitian yang dilakukan adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Subyek penelitian sebanyak 170 santri dari total populasi 235 santri yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Lokasi penelitian di Pondok Pesantren Darul Ulum Poncol Magetan. Pengumpulan data dengan cara wawancara. Guiden wawancara adalah kuesioner SDQ. Analisis hasil menggunakan uji statistik chi square. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa gangguan emosional dan perilaku yang dialami santri laki-laki lebih tinggi dibanding dengan santri perempuan. Jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap gangguan emosional dan perilaku pada santri baru. Pimpinan dan pengasuh pondok pesantren diharapkan mengurangi stresor lingkungan pondok dengan pendampingan oleh pengasuh pondok dan perlunya pojok konseling pondok pesantren.Kata Kunci: Jenis kelamin; Gangguan emosional dan perilaku; SDQ
Dukungan Keluarga dan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Puskesmas Mamajang Makassar Herlianty Herlianty; Siti Aqma Ibrahim; Evi Sri Dahrianti; Ferawati Taherong
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14312

Abstract

 Breast milk is the first and best food for babies that is scientific in nature, exclusive breastfeeding for babies is only given for 6 months without additional food and other liquids. Family assistance is very important during breastfeeding for babies aged 0-6 months. The purpose of this study was to find out the relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies in the working area of the Mamajang Health Center in Makassar. The type of research used is case control using a retrospective approach. The number of respondents in this study was 25 samples and the sample technique used was statistical techniques. The instrument used was a questionnaire about family support by giving exclusive breastfeeding to infants 0-6 months. The results of the analysis in this study used the chi square test with the value obtained p = 0.278 > a value = 0.05, which means that there is no significant relationship between family support and exclusive breastfeeding for babies aged 0-6 months in the Working Area Majang Health Center. The solution for families is to find out more about breastfeeding information for babies so that families also support it and for health workers to pay more attention to baby families in providing education about exclusive breastfeeding.Keywords: family support; exclusive breastfeeding for babies  ABSTRAK ASI merupakan makanan pertama dan terbaik bagi bayi yang bersifat ilmiah, Asi ekslusif pada bayi hanya di beri selama 6 bulan tanpa tambahan makanan dan cairan lain. Dukungan keluarga sangat penting selama pemberian Asi pada bayi usia 0-6 bulan. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya, Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi di Wilayah Kerja Puskesmas Mamajang Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah case control menggunakan pendekatan retropeksi. Jumlah responden dalam penelitian ini 25 sampel dan teknik sampel yang digunakan adalah teknik statistic. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner tentang dukungan keluarga dengan pemberian Asi ekslusif pada bayi 0-6 bulan. Hasil analisis dalam penelitian ini menggunakan uji chi square dengan nilai yang diperoleh p value = 0,278> nilai a=0,05, yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan pemberian Asi pada bayi ekslusif usia 0-6 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Mamajang. Solusi untuk keluarga, agar lebih cari tahu tentang informasi pemberian ASI pada bayi agar keluarga juga mendukung dan untuk tenaga kesehatan agar lebih memperhatikan keluarga bayi dalam memberikan edukasi tentang pemberian ASI ekslusif.Kata kunci: dukungan keluarga; pemberian asi ekslusif pada bayi
PENINGKATAN KAPASITAS KARANG TARUNA DALAM MENDUKUNG CAPAIAN PROGRAM FAST TRACK HIV-AIDS Wiwin Martiningsih; Sri Winarni
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i4.2723

Abstract

ABSTRACT The achievement of getting 3 zeros target of HIV-AIDS Program (zero new infection, zero related death, and zero discrimination) in 2021 at Blitar city is still far from expectations, because HIV cases still increasing, even at the age of teenagers. This Community Service is the implementation of the “Suluh” program with the target of teenagers, which aims to involve teenagers in HIV AIDS prevention, suppressed new HIV patients, especially teenagers, and support other 3 zero programs. The activity was carried out with the target of teenagers in 7 villages, Sananwetan Subdistrict, Blitar City in July 2022. The activity carried out was to train teenagers to be able to provide education in their village through TikTok video education media and making banners with the theme of HIV AIDS prevention. The results of this activity were: 1) ) Teenagers' understanding of HIV material was quite good, indicated by 94% answering quite clearly, but in making TikTok videos 82% were less clear, while the banner making was only 10% unclear, 2) Seven banners with different themes that have been installed in strategic places in their villages, and 3) Seven TikTok videos have been distributed through Whatsapp groups of teenagers and WPA (Warga Peduli AIDS). One of the obstacles in making educational media was the cooperation that has not been maximized between teenagers and WPA because difficult suited the learning activities at school. Hereafter, it is hoped that there will be a continuation of activities involving teenagers through scheduling and self-motivation of the teenagers.Keywords: teenagers; Suluh program; HIV-AIDS ABSTRAK Pencapaian target getting 3 zero of HIV AIDS Program (zero new infection, zero related death, dan zero discrimination) pada tahun 2021 dikota Blitar masih jauh dari harapan, hal ini ditandai dengan terus bertambahnya kasus HIV bahkan pada usia remaja.  Pengabdian Masyarakat ini merupakan pelaksanaan program Suluh dengan sasaran remaja yang bertujuan untuk melibatkan remaja dalam pencegahan HIV AIDS, menekan pasien baru HIV terutama pada remaja, dan mendukung program 3 zero lainnya. Kegiatan dilaksanakan dengan sasaran remaja di di 7 Kelurahan Kecamatan Sananwetan Kota Blitar pada bulan Juli 2022. Kegiatan yang dilakukan adalah melatih remaja agar dapat memberikan edukasi dilingkungannya melalui media edukasi video TikTok dan pembuatan banner yang bertemakan pencegahan HIV AIDS. Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) ) Pemahaman remaja tentang materi HIV cukup baik ditunjukkan dengan 94% menjawab cukup jelas, namun dalam pembuatan video tiktok 82% kurang jelas, sedangkan pemahaman tentang pembuatan banner hanya 10% yang kurang jelas, 2) Tujuh banner dengan tema yang berbeda telah terpasang ditempat-tempat yang strategis dilingkungan masing-masing, dan 3) Tujuh  video tik tok telah disebarkan melalui WA group remaja dan WPA (Warga Peduli AIDS). Hambatan dalam pembuatan media edukasi salah satunya adalah kerjasama yang belum maksimal antara remaja dan WPA karena adanya kegiatan pembelajaran di sekolah. Diharapkan adanya keberlanjutan kegiatan yang melibatkan remaja melalui pengaturan jadwal dan motivasi diri dari remaja.Kata Kunci: remaja; program suluh; HIV-AIDS
Pelatihan Telenursing untuk Meningkatka Kesiapan Perawat dalam Implementasi Telenursing dan Evaluasi Pelaksanaan Telenursing pada Pasien Pasca Rawat Inap Giovania Tonia Lisboa Dias
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14420

Abstract

Nurses are required to become more professional and prioritize the use of technology, including in nursing services, such as telenursing in nursing care and long-distance nursing practice for patients with the aim of improving health care. So research is needed that aims to analyze the effect of telenursing training on nurses' readiness to implement telenursing and evaluate its implementation on post-hospitalization patients at Maubisse Hospital, Timor Leste. This research applied a time series design. The sample was 30 nurses at Maubisse Hospital who were selected using a simple random sampling technique. Data collection was carried out using a questionnaire. Data were analyzed using paired samples t-test. The research results showed that in the pre-training phase, nurse readiness in the good category was only 6.7%, and after training it increased to 66.7%. The evaluation results of telenursing implementation were mostly in the good category (46.7%). The p-value of the t test was 0.000, which means there was a difference in nurse readiness between before and after training. Furthermore, it was concluded that telenursing training could increase nurse readiness. On the other hand, the implementation of telenursing was included in the good category.Keywords: telenursing; training, care; readiness ABSTRAK Perawat dituntut untuk semakin profesional dan mengedepankan pemanfaatan teknologi, termasuk dalam pelayanan keperawatan, seperti telenursing dalam asuhan keperawatan dan praktek keperawatan jarak jauh kepada pasien yang bertujuan untuk memperbaiki perawatan kesehatan. Maka diperlukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan telenursing terhadap kesiapan perawat dalam implementasi telenursing dan evaluasi pelaksanaannya pada pasien pasca rawat inap di Rumah Sakit Maubisse, Timor Leste. Penelitian ini menerapkan desain time series. Sampel adalah 30 perawat di Rumah Sakit Maubisse yang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan paired samples t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada fase sebelum pelatihan, kesiapan perawat dalam kategori baik hanya 6,7%, dan sesudah pelatihan meningkat menjadi 66,7%. Hasil evaluasi pelaksanaan telenursing sebagian besar dalam kategori baik (46,7%). Nilai dari uji t adalah 0,000 yang berarti ada perbedaan kesiapan perawat antara sebelum dan sesudah pelatihan. Selanjutnya disimpulkan bahwa pelatihan telenursing dapat meningkatkan kesiapan perawat. Di sisi lain, pelaksanaan telenursing termasuk dalam kategori baik.Kata kunci: telenursing; pelatihan, perawatan; kesiapan
Evaluation of Community-Based Waste Management TPS 3R "KSM Barat Asri" in West District, Magetan Regency Tia Monica Kristiana
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf.v14i4.4079

Abstract

TPS 3R "KSM Barat Asri" has piles of garbage that smells bad and attracts flies, there are residents settlements with a distance of <500 meters which can have the risk of contaminating the water of the residents dug wells. This study aims to evaluate waste management at TPS 3R "KSM Barat Asri". This type of research was descriptive research using a qualitative approach, the research subject was the head of TPS 3R "KSM Barat Asri" and the object of research was waste management at TPS 3R "KSM" Barat Asri. Data collection was carried out by observation, measurement and interviews with the research variables for location requirements, volume, type of waste, transported volume, frequency of waste transportation, human resources, level of density and fly control. The results of this study are that the distance between TPS 3R and settlements does not meet the requirements but the location was easily accessible and not a flood-prone area, the average waste generated is 7,5 m3 per day with a ratio of 33% organic waste and 67% inorganic waste. The residual waste volume that can be transported by the Armroll truck is 6,5 m3 and the transport was carried out every 2 days. Human resources in TPS 3R do not meet the requirements both in quality and quantity. The density of flies in TPS 3R was 27 and belonged to the very high category.Keywords: waste management; waste residue; garbage transport
Sebaran dan Keterjangkauan Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Kota Depok Aldila Riznawati; Ratih Trivalni; Martya Rahmaniati
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf14418

Abstract

The surge in cases of patients confirmed positive for COVID-19 has prompted the Indonesian government to designate several hospitals as referral hospitals for COVID-19 patients. Depok City, which is the area with the highest positive COVID-19 cases in West Java Province in 2021, has 21 referral hospitals spread across several sub-district areas. Therefore, it is necessary to carry out this research which aimed to determine the distribution and reach of health services at the COVID-19 referral hospital in Depok City by utilizing a geographic information system application. To see the distribution and affordability of health services at COVID-19 referral hospitals, mapping was carried out using buffer, overlay and intersection analysis based on the road network and hospital coverage radius. The mapping results showed that the distribution of hospital locations was not evenly distributed and tends to be concentrated in several sub-district areas and the area of health service affordability was within a medium to long radius, using a service coverage standard of 3 kilometers from the road network to the referral hospital. It was concluded that hospital facilities were not evenly distributed in Depok City, so it was necessary to plan the development of hospital infrastructure with priority locations in sub-district areas that did not yet have hospitals.Keywords: Covid-19; referral hospital; distribution; affordability ABSTRAK Melonjaknya kasus pasien terkonfirmasi positif COVID-19 membuat pemerintah Indonesia menunjuk beberapa rumah sakit sebagai rumah sakit rujukan untuk pasien COVID-19. Kota Depok yang merupakan wilayah dengan kasus COVID-19 positif tertinggi di Provinsi Jawa Barat tahun 2021 memiliki 21 rumah sakit rujukan yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Oleh karena perlu dilakukan penelitian ini yang bertujuan untuk mengetahui sebaran dan jangkauan pelayanan kesehatan RS rujukan COVID-19 di Kota Depok dengan memanfaatkan aplikasi sistem informasi geografis. Untuk melihat sebaran dan keterjangkauan pelayanan kesehatan RS rujukan COVID-19 dilakukan pemetaan dengan analisis buffer, overlay dan intersection berdasarkan jaringan jalan dan radius jangkauan RS. Hasil pemetaan menunjukkan sebaran lokasi rumah sakit yang belum merata dan cenderung terpusat di beberapa wilayah kecamatan dan area keterjangkauan pelayanan kesehatan berada dalam radius sedang hingga jauh, dengan menggunakan standar jangkauan pelayanan 3 kilometer jarak dari jaringan jalan ke rumah sakit rujukan. Disimpulkan bahwa belum meratanya fasilitas rumah sakit di Kota Depok sehingga diperlukan perencanaan pembangunan infrastruktur rumah sakit dengan prioritas lokasi wilayah kecamatan yang belum memiliki rumah sakit. Kata kunci: Covid-19; rumah sakit rujukan; sebaran; keterjangkauan

Filter by Year

2023 2023


Filter By Issues
All Issue Vol 17, No 8 (2026): August 2026 Vol 17, No 7 (2026): July 2026 Vol 17, No 6 (2026): June 2026 Vol 17, No 5 (2026): May 2026 Vol 17, No 4 (2026): April 2026 Vol 17, No 3 (2026): March 2026 Vol 17, No 2 (2026): February 2026 Vol 17, No 1 (2026): January 2026 2026 Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional 2010: Template More Issue