cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes
Published by Forum Ilmiah Kesehatan
ISSN : 20863098     EISSN : 25027778     DOI : -
Core Subject : Health,
Journal of Health Research "Forikes Voice" is a medium for the publication of articles on research and review of the literature. We accept articles in the areas of health such as public health, medicine, nursing, midwifery, nutrition, pharmaceutical, environmental health, health technology, clinical laboratories, health education, and health popular.
Arjuna Subject : -
Articles 1,699 Documents
PENGARUH BRAND IMAGE, CUSTOMER PERCEIVED VALUE, DAN CUSTOMER EXPERIENCE TERHADAP KEPUASAN PASIEN Lailatul Maghfiroh
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.991 KB) | DOI: 10.33846/sf8408

Abstract

Penelitian ini diindikasikan dengan menurunnya kepuasan pasien yang terjadi pada unit rawat jalan Rumah Sakit Dr Soedono Madiun. Penurunan terjadi pada empat periode terakhir selama tahun 20142016 dengan penurunan rata-rata 2,02%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand image, customer perceived value dan customer experience terhadap kepuasan pasien di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Dr. Soedono Madiun. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain crosssectional. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 Maret 2017 - 31 April 2017 di Rumah Sakit Umum dr. Soedono Madiun. Sampel penelitian adalah 200 pasien rawat jalan yang mengunjungi rumah sakit. Metode pengambilan sampel dengan proportional sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Analisis data dengan regresi linier menggunakan software SPSS. Hasil analisis data menunjukkan bahwa ketiga variabel memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap kepuasan pasien, yaitu citra merek (sig 0,001 dan B 0332), nilai pelanggan (sig 0,000 dan B 0592) dan pengalaman pelanggan (sig 0,001 dan B 0,322). Kesimpulan untuk penelitian ini adalah brand image, customer perceived value dan customer experience dapat mempengaruhi kepuasan pasien.
HUBUNGAN ANTARA UMUR DAN STATUS GIZI IBU BERDASARKAN UKURAN LINGKAR LENGAN ATAS DENGAN JENIS BBLR Eny Pemilu Kusparlina
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.412 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i1.8

Abstract

Pendahuluan: Kejadian BBLR disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya umur ibu 35 tahun serta ukuran LILA < 23,5 cm. Hasil studi pendahuluan di Puskesmas Tawangrejo Kota Madiun , dari tahun 2010 terdapat 20 BBLR sedangkan bulan Januari-April 2011 terdapat 24 BBLR. Masalah penelitian ini adalah peningkatan kejadian BBLR. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara umur dan status gizi ibu berdasarkan ukuran lingkar lengan atas dengan jenis BBLR. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik-cross sectional dengan populasi seluruh bayi dengan berat badan lahir kurang dari 2500 gram pada bulan Januari-April 2011 diambil secara simple random sampling sebanyak 23 bayi. Data bersumber dari data sekunder berupa rekam medik. Variabel bebasnya umur dan status gizi ibu berdasarkan ukuran lingkar lengan atas serta variabel terikatnya jenis BBLR kemudian dianalisa dengan menggunakan uji Fisher Exact. Hasil: Sebagian besar (69,6%) ibu melahirkan dalam kategori umur tidak aman, menyebabkan BBLR prematur (38,5%) dan BBLR dismatur (61,5%). Serta sebagian besar (65,1%) ibu melahirkan dalam kategori KEK, menyebabkan BBLR prematur (38,5%) dan BBLR dismatur (61,5%). Dari hasil uji Fisher Exact diperoleh nilai p=0,011 untuk umur dan p= 0,024 untuk ukuran LILA dengan tingkat kemaknaan α = 0,05, karena p < α maka H1 diterima. Kesimpulan: Penelitian ini ada hubungan antara umur dan status gizi ibu berdasarkan ukuran lingkar lengan atas dengan jenis BBLR. Ibu yang hamil dan melahirkan pada umur yang tidak aman serta KEK cenderung melahirkan bayi dengan BBLR. Dari penelitian yang dilakukan diharapkan tenaga kesehatan lebih meningkatkan promosi kesehatan dengan melakukan pencegahan melalui deteksi dini kehamilan dengan pemeriksaan ANC sejak dini dengan standar 7T. Kata kunci: Umur ibu, Ukuran LILA, BBLR
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PERAWATAN GIGI DI KLINIK GIGI MY DENTAL CARE SURABAYA Adityarani Putranti
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.741 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i4.58

Abstract

Kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan jasa layanan kesehatan membuat ekspektasi masyarakat terhadap layanan kesehatan yang baik juga semakin tinggi. Pelayanan gigi dan mulut, merupakan salah satu pelayanan kesehatan dasar pada masyarakat. Klinik gigi My Dental Care Surabaya merupakan salah satu klinik gigi yang terletak di Surabaya Selatan. Klinik Gigi My Dental Care memiliki permasalahan belum tercapainya target jumlah kunjungan pasien sebesar 120 pasien per bulan selama tahun 2013-2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pengumpulan data secara cross sectional. Pengambilan sampel dengan metode simple random sampling dan jumlah sampel sebesar 30 orang. Penelitian ini dilakukan pada pasien yang melakukan perawatan gigi di Klinik Gigi My Dental Care Surabaya. Kata Kunci: Kepuasan Pelanggan, Kualitas Pelayanan, Klinik Gigi My Dental Care Surabaya
PENGARUHTERAPI BEKAM BASAH TERHADAP PENURUNANTEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI KLINIK ASY-SYIFA PRABUMULIH Suryanda Suryanda; M Amin; Mika Indriani
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.331 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan antara terapi bekam basah terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di klinik Asy-Syifa Prabumulih. Metode: Penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan metode cross-sectional. Dilakukan hanya menggunakan satu kelompok dan tidak menggunakan kelompok kontrol. Pengukuran subyek penelitian diambil 15 menit sebelum dan sesudah pembekaman masing-masing sebanyak dua kali kemudian diambil rata-ratanya. Total populasi penelitian 47 orang yang didiagnosa hipertensi dan mendapat terapi bekam basah. Hasil: Analisa statistik menggunakan uji t-berpasangan dengan tingkat kepercayaan 95 % (a=0.5) menunjukkan penurunan tekanan darah pada subyek penelitian dengan nilai p=0.000. Pengukuran tekanan darah sistol pada 47 subyek sebelum dan setelah terapi bekam didapatkan rerata perbedaan sebesar 9.362 mmHg dengan standar deviasi 7.042 (M±SD) (9.362±7.042). Pada pengukuran tekanan darah diastol pada 47 subyek sebelum dan setelah terapi bekam didapatkan tren rerata perbedaan sebesar 10.319 mmHg dengan standar deviasi 5.843 (M±SD) (10.319±5.843). Kesimpulan: Terapi bekam basah cukup efektif mengatasi dan mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi.Penyebaran informasi tentang manfaat terapi alternatif bekam, manfaat yang di peroleh dapat disebarluaskan. Penelitian-penelitian secara intensif dan lebih besar perlu dilakukan untuk melihat manfaat yang lebih dalam maupun lebih luas.
KETERKAITAN ANTARA KEBUTUHAN (NEED) PELAYANAN KESEHATAN DAN KEPEMILIKAN JAMINAN KESEHATAN DALAM ERA JKN Fitriyah Kusumawati; Azizatul Hamidiyah
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.468 KB) | DOI: 10.33846/sf.v7i3.40

Abstract

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia sudah dimulai tahun 2014 yang secara bertahap menuju ke Universal Health Coverage tahun 2019. Jumlah penduduk Sidoarjo per Desember 2015 yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan sebesar 824.932 jiwa, atau sebesar 41%% dari total penduduk. Masyarakat yang belum tercover ini menjadi potensi pasar bagi kepesertaan JKN. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kebutuhan (need) pelayanan kesehatan dan keterkaitannya dengan kepemilikan jaminan kesehatan di Era JKN ini. Populasi penelitian ini adalah Masyarakat di Kecamatan Krian Kabupaten Sidoarjo. Sampel pada penelitian ini adalah masyarakat yang tinggal di wilayah kecamatan Krian Sidoarjo sebanyak 200 respoden. Penelitian ini menggunakan insidental sampling, yakni penduduk yang ditemui saat penelitian dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dianalisis dengan uji statistik deskriptif dengan metode distribusi frekuensi dan crosstab tabel kepemilikan jaminan kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan pelayanan kesehatan saat merasa sakit ringan (56%). Pelayanan kesehatan yang dibutuhkan ketika sakit adalah dengan diobati sendiri (32%). Tempat pelayanan kesehatan yang menjadi tujuan responden jika membutuhkan pelayanan kesehatan gawat darurat adalah Puskesmas (56%). Pertimbangan dalam menentukan fasilitas pelayanan kesehatan yang dituju adalah kelengkapan sarana (44%). Kebutuhan utama dalam pelayanan medis di rumah sakit adalah adanya dokter umum (62%). Kebutuhan utama dalam pelayanan non medis di rumah sakit adalah keramahan petugas (52%). Keunggulan utama dalam pelayanan gawat darurat adalah penanganan yang cepat (40%). Hasil crosstab tabel antara kebutuhan pelayanan kesehatan dengan kepemilikan jaminan kesehatan menunjukkan hasil yang seiring dengan hasil perhitungan distribusi frekuensi.
PENGARUH RELAKSASI GUIDED IMAGERY PADA GANGGUAN PREMENSTRUAL SYNDROM (PMS) REMAJA PUTRI Hanna Sriyanti Saragih
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 2 (2017): April 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.549 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i2.53

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan secara periodik dan terjadi menurut siklusnya dari rahim. Nyeri menstruasi adalah nyeri saat menstruasi yang terasa di perut bagian bawah dan muncul sebelum, selama atau setelah menstruasi. Relaksasi Guided Imagery secara umum sebagai metode yang paling efektif terutama pada pasien yang mengalami nyeri sehingga perlu dilakukan penelitian pengaruh terapi relaksasi terhadap nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan derajat nyeri menstruasi sebelum dan sesudah dilakukan relaksasi Guided Imagery. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experimental dengan pre and post test control goup design untuk mengetahui pengaruh relaksasi guided imagery terhadap nyeri menstruasi. Data dianalisa menggunakan uji Mann_Whitney, dan nilai p
EFEK MINUMAN BERENERGI TERHADAP GAMBARAN SINYAL ECG DAN KADAR ASAM LAKTAT PADA SAAT OLAH RAGA Bedjo Utomo
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1220.797 KB) | DOI: 10.33846/sf.v9i1.218

Abstract

Minuman berenergi termasuk minuman suplemen yang mengandung Tourin dan zat tambahan lainnya seperti kafein, gula. Taurin tergolong asam amino non esensial yang berguna untuk stamina tubuh. Dampak olah raga akan terjadi peningkatan, salah satunya kerja dan fungsi jantung, penurunan penumpukan asam laktat. Beberapa penelitian tentang dampak kafein yang terkandung dalam minuman berenergi, telah banyak dilakukan, diantaranya dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah sedangkan dampak Taurin untuk ketahanan otot masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek minuman berenergi terhadap gambaran ECG dan kadar asam laktat. Metode penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimen dengan desain pre and post, yaitu perlakuan sebelum dan sesudah minum minuman beenergi pada saat olah raga tredmill. Responden diambil dengan kreteria umur < 40 th dan kadar cholesterol normal. Dari hasil pemeriksaan ECG responden pada saat exercise dan minum dengan dosis 5 mg mempunyai gambaran ECG dengan ST elevasi + 0.2 mv sedangkan hasil kadar asam laktat mengalami peningkatan setelah exercise lebih dari normal (0.5 – 2.2 mmol/lt) dan setelah post exercise didapat penurunan mendekati kadar normal. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan minuman berenergi memberikan efek terhadap peningkatan kerja jantung dan tidak terjadi kelelahan otot yang diakibatkan adanya penurunan kadar asam laktat
LINGKUNGAN NON-TPA DALAM RUMAH DENGAN INDEKS LARVA AEDES AEGYPTI DI KABUPATEN REJANG LEBONG Rustam Aji
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 7, No 2 (2016): April 2016
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.105 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Lingkungan tempat tinggal yang tergenang oleh air dapat menjadi tempat perindukan nyamuk untuk meletakkan telurnya, hingga menetas dan tumbuh menjadi larva, berkembang menjadi nyamuk muda hingga nyamuk dewasa, apabila mengandung virus dengue akan menyebabkan penyakit demam berdarah dengue dimasyarakat, merupakan salah satu jenis penyakit men ular akut yang menjadi masalah kesehatan individu, keluarga dan masyarakat, karena penyakit demam berdarah dengue penyebarannya sangat cepat menimbulkan kejadian luar biasa di masyarakat menyebabkan angka kesakitan dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk melihat lingkungan bukan tempat penampungan air (Non-TPA) dalam rumah dengan indeks larva Aedes aegypti, menggunakan metode observasional. Penelitian dilakukan di Kabupaten Rejang Lebong, dari bulan Januari sampai bulan Maret 2016. House Indeks (66,7%), hasil indeks jentik tertinggi pada Continer Indeks (33,3%), Brateau Indeks (10,8%) ditemukan positif jentik Aedes aegypti terdapat di belakang kulkas,dimana parameter HI lebih besar dari 20%. Hasil pada density figure (6,3) dengan tingkat kepadatan tinggi,hasil indeks jentik Aedes aegypti pada Non-TPA dalam rumah pada dispenser tidak ditemukan (0%), lingkungan Non-TPA dalam rumah masih aman dari kasus suspect DBD karena masih, karena Angka Bebas Jentik (ABJ) dibawah (95%). Selanjutnya disimpulkan bahwa kondisi ini masih dalam kategori aman tapi tetap waspada karena angka ABJ (0%) dibawah ABJ 95%. Kata Kunci: Lingkungan Non-TPA, Indeks Larva Aedes aegypti
PRAKTEK SEHAT YANG BERPENGARUH TERHADAP KESEHATAN SOSIAL PADA LANJUT USIA Elfian Zulkarnain
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (39.605 KB) | DOI: 10.33846/%x

Abstract

Secara individu pengaruh proses menua menimbulkan berbagai masalah baik secara fisik biologis, mental, maupun sosial dan ekonomi. Sampai saat ini telah ditetapkan 50 indikator untuk Indonesia Sehat 2015, lengkap dengan target yang ingin dicapai pada tahun 2010. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai faktor praktek sehat dalam mempengaruhi kesehatan soaial pada lanjut usia dan mengkaji faktor mana yang berkontribusi tebesar sampai terkecil terhadap kesehatan mental pada lanjut usia di Kabupaten Lumajang. Penelitian ini menggunakann penelitian analitik dengan pendekatan kuantitatif. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik multistage random sampling, dilakukan di daerah urban, sub urban dan rural dengan jumlah sampel 378 responden. Kabupaten Lumajang dengan membagi menjadi 3 daerah, yaitu urban (wilayah Puskesmas Labruk Kecamatan Lumajang,) sub urban (wilayah Puskesmas Tekung Kecamatan Tekung), dan rural (wilayah Puskesmas Padang Kecamatan Padang). Pengumpulan data dengan menggunakan wawancara terstruktur, dan analisis data menggunakan confirmatory factor analysis. Praktek sehat secara sosial antara lain mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar, menjalin hubungan baik dengan keluarga serta tetangga dalam kategori baik, sedangkan dengan teman sesama lansia dalam kategori kurang. Variabel praktek sehat aspek sosial semua signifikan, kecuali variabel praktek menjalin hubungan baik dengan keluarga. Variabel praktek sehat mengikuti kegiatan sosial di lingkungan sekitar memberikan kontribusi tertinggi dalama menentukan sehat secara sosial bagi lansia. Dalam upaya promosi kesehatan, maka dengan adanya praktek (perilaku) sehat pada lansia ini, maka diharapkan ada intervensi pada golongan pra lansia agar tetap menjaga dan mempertahankan kesehatanya, sehingga lansia Indonesia dapat betul-betul tercapai derajat kesehatan yang setinggi-tinginya. Kata Kunci: praktek sehat, kesehatan sosial, lanjut usia
HUBUNGAN ANTARA PENAMPILAN DOSEN KEPERAWATAN DENGAN MOTIVASI MAHASISWA S1 KEPERAWATAN SEMESTER ENAM DALAM MENGIKUTI PERKULIAHAN DI STIKES ARTHA BODHI ISWARA M. Ainur Rofiq
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.162 KB) | DOI: 10.33846/sf.v8i4.206

Abstract

Dosen yang berpenampilanya mempesona senantiasa dapat menciptakan rasa percaya diri di hadapan para mahasiswanya, sehingga mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan akan termotivasi untuk belajar lebih semangat, sebaliknya bagi dosen yang kurang menguasai diri akan menjadi bahan pembicaraan bagi mahasiswanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penampilan dosen keperawatan dengan motivasi mahasiswa S1 Keperawatan dalam mengikuti perkuliahan dengan desain cross sectional. Subyek penelitian adalah 48 mahasiswa Semester VI STIKes Artha Bodhi Iswara Surabaya tahun 2015. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner, lalu dianalisis dengan uji Korelasi Rank Spearman.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) sebagian besar mahasiswa mengatakan bahwa penampilan dosen kurang baik, 2) sebagian besar motivasi mahasiswa adalah kurang baik, 3) Ada hubungan antara penampilan dosen keperawatan dengan motivasi mahasiswa S1 Keperawatan Semester VI dalam mengikuti perkuliahan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Artha Bodhi Iswara tahun 2015.

Page 6 of 170 | Total Record : 1699


Filter by Year

2015 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 4 (2025): Oktober-Desember 2025 Vol 16, No 3 (2025): Juli-September 2025 Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 (up coming) Vol 16, No 2 (2025): April-Juni 2025 Vol 16, No 1 (2025): Januari-Maret 2025 Vol 15, No 4 (2024): Oktober-Desember 2024 Vol 15, No 3 (2024): Juli-September 2024 Vol 15, No 2 (2024): April-Juni 2024 Vol 15, No 1 (2024): Januari-Maret 2024 2024 Vol 14, No 4 (2023): Oktober - Desember 2023 Vol 14, No 3 (2023): Juli - September 2023 Vol 14, No 2 (2023): April 2023 Vol 14, No 1 (2023): Januari 2023 2023 Vol 13, No 4 (2022): Oktober 2022 Vol 13, No 3 (2022): Juli 2022 Vol 13, No 2 (2022): April 2022 Vol 13, No 1 (2022): Januari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Februari 2022 Vol 13 (2022): Nomor Khusus Januari 2021 2022 Vol 12, No 4 (2021): Oktober 2021 Vol 12, No 3 (2021): Juli 2021 Vol 12, No 2 (2021): April 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus November 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus Januari 2021 Vol 12 (2021): Nomor Khusus April 2021 Vol 12, No 1 (2021): Januari Vol 11, No 3 (2020): Juli 2020 Vol 11, No 2 (2020): April 2020 Vol 11, No 1 (2020): Januari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Maret-April 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus November-Desember 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Januari-Februari 2020 Vol 11 (2020): Nomor Khusus Mei-Juni 2020 Vol 11, No 4 (2020): Oktober Vol 10, No 4 (2019): Oktober 2019 Vol 10, No 3 (2019): Juli 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 2 (2019): April 2019 Vol 10, No 1 (2019): Januari 2019 Vol 9, No 4 (2018): Oktober 2018 Vol 9, No 3 (2018): Juli 2018 Vol 9, No 2 (2018): April 2018 Vol 9, No 1 (2018): Januari 2018 Vol 8, No 4 (2017): Oktober 2017 Vol 8, No 3 (2017): Juli 2017 Vol 8, No 2 (2017): April 2017 Vol 8, No 1 (2017): Januari 2017 Vol 7, No 4 (2016): Oktober 2016 Vol 7, No 3 (2016): Juli 2016 Vol 7, No 2 (2016): April 2016 Vol 7, No 1 (2016): Januari 2016 Vol 6 (2015): Nomor Khusus Hari Kesehatan Nasional More Issue