cover
Contact Name
Noor Hasan
Contact Email
noor.nhs@bsi.ac.id
Phone
+628156652365
Journal Mail Official
jurnal.bianglala@bsi.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Barat, Gamping Kidul, Ambarketawang, Kec. Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Bianglala Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Akademi Bina Sarana Informatika Yogyakarta
ISSN : 23388145     EISSN : 23389761     DOI : http://dx.doi.org/10.31294/bi
Core Subject : Science,
JURNAL BIANGLALA INFORMATIKA telah memiliki ISSN baik versi cetak maupun online. Jurnal ini berisi tentang karya ilmiah hasil penelitian yang bertemakan: Sistem Pakar, Sistem Informasi, Web Programming, Mobile Programming, Games Programming, Data Mining, dan Sistem Penunjang Keputusan.
Articles 250 Documents
Perancangan Sistem Informasi Penjualan Produk Konveksi Dengan Menerapkan Metode System Development Life Cycle Resti Lia Andharsaputri - AMIK BSI Pontianak
Bianglala Informatika Vol 5, No 1 (2017): Bianglala Informatika 2017
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.174 KB) | DOI: 10.31294/bi.v5i1.1897

Abstract

Abstract—Designing an e-commerce-based information systems can help in improving the marketing and sales of garment products. Those products can be promoted in a medium such as a website. It is expected to design a web-based sales information system to further expand the marketing area and better known by various people. In designing this sales information system, the method used is the System Development Life Cycle (SDLC) with several stages of the planning system, systems analysts, design / system design, application / system implementation, and maintenance of the system. In a sales system that runs some obstacles faced by the limited scope of marketing in terms of both the areas of marketing and in terms of consumer targets are achieved, the lack of promotional products, and limited transactions that occur because products are less known to the public. The expected results of web-based sales information system is easier to promote, facilitate and ease of transaction in the market for consumers.Keywords; ecommerce, convection, sales information system Intisari—Merancang sebuah sistem informasi berbasis ecommerce dapat membantu dalam meningkatkan pemasaran dan penjualan produk konveksi. Produk-produk tersebut dapat dipromosikan pada sebuah media seperti sebuah website. Diharapkan dengan merancang sebuah sistem informasi penjualan berbasis website dapat semakin memperluas area pemasaran dan lebih dikenal oleh berbagai lapisan masyarakat. Dalam merancang sistem informasi penjualan ini, metode yang digunakan adalah System Development Life Cycle(SDLC) dengan beberapa tahapan yaitu perencanaan sistem, analis sistem, desain/perancangan sistem, penerapan/implementasi sistem, dan perawatan sistem. Dalam sistem penjualan  yang berjalan ada beberapa kendala yang dihadapi yaitu terbatasnya lingkup pemasaran baik dari segi area pemasaran maupun dari segi target konsumen yang dicapai, kurangnya promosi produk, dan terbatasnya transaksi yang terjadi karena produk kurang dikenal masyarakat. Hasil yang diharapkan dari sistem informasi penjualan berbasis website ini adalah mempermudah dalam berpromosi, mempermudah dalam memasarkan dan kemudahan bertransaksi bagi konsumen.Kata Kunci; ecommerce, konveksi, sistem informasi penjualan
Analisis Empiris Kondisi Tata Kelola Teknologi Informasi Pada Direktorat Jendral Pemasyarakatan Arif Budiman - Perbanas Institute
Bianglala Informatika Vol 3, No 2 (2015): Bianglala Inormatika 2015
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.828 KB) | DOI: 10.31294/bi.v3i2.538

Abstract

Abstract - The role of the Directorate General of Corrections (DG PAS) as executor duties and functions of the elements of coaching for offenders after receiving punishment in accordance with the sentences that can be given back to interact and mingle in society, is very important. In addition, as a determinant of technical standards and implementing policies in the field of Corrections, make Ditjenpas as part of a coaching institute in the state apparatus and the improvement is very vital for the development of the Indonesian community in the future. With the number as many as 654 UPT UPT scattered in 33 provinces throughout Indonesia and a number of prisoners (prisoners) amounted to 163 404 people, DG PAS require an appropriate strategy to analyze problems that occur in it. The benefit of this study to determine the class each unit is based on the utilization of information technology in UPT, determine the level of need for information technology governance Ditjenpas in every region in Indonesia and can carry out actions increased use of information technology based on the results of the analysis and make increased use of information technology has implications for the improvement in the environmental performance of the Directorate General of PAS. Research methodology uses quantitative approach with survey method closed using a Likert scale, and refers to the method Guy with a descriptive approach correctional, it was found that based on the results of research on the distribution of classes in the Directorate General of PAS, it can be concluded that the DG PAS need to prioritize class I and II to be improved in the long-term period gradually, the need for equitable distribution of human resources quality in all UPT in Indonesia both at the urban and remote areas, it is known that the condition of Information Technology Governance in UPT in Indonesia's western region is getting attention from the central office than the eastern part of Indonesia, and UPT’s in Sulawesi and parts of Sumatra should be given priority in the improvement of information technology governance. Keywords: DG PAS, UPT, governance, information technology   Abstrak – Peran serta Direktorat Jendral Pemasyarakatan (Ditjen PAS) sebagai pelaksana tugas dan fungsi dalam unsur pembinaan agar pelanggar hukum setelah menerima hukuman sesuai dengan masa hukuman yang diberikan dapat kembali berinteraksi dan berbaur di masyarakat, amatlah penting. Selain itu juga sebagai penentu dan pelaksana kebijakan standar teknis di bidang Pemasyarakatan, menjadikan Ditjenpas sebagai bagian dari lembaga aparatur negara dalam pembinaan dan perbaikan amatlah vital untuk pengembangan masyarakat Indonesia di masa yang akan datang. Dengan jumlah UPT yang tersebar sebanyak 654 UPT di 33 propinsi di seluruh Indonesia dan jumlah WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) sebesar 163.404 orang, Ditjen PAS memerlukan suatu strategi yang tepat untuk menganalisa permasalahan-permasalahan yang terjadi didalamnya.Manfaat dari dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui kelas tiap UPT berdasarkan pemanfaatan teknologi informasi di UPT, mengetahui tingkat kebutuhan tata kelola teknologi informasi Ditjenpas di tiap wilayah di Indonesia dan dapat melaksanakan tindakan peningkatan penggunaan teknologi informasi berdasarkan hasil analisa dan membuat peningkatan pemanfaatan teknologi informasi yang berimplikasi pada perbaikan kinerja di lingkungan Ditjen PAS. Metode penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey tertutup menggunakan skala likert dan  mengacu pada metode Guy dengan pendekatan deskriptif koreksional, ditemukan bahwa Berdasarkan dari hasil penelitian tentang sebaran kelas-kelas di dalam Ditjen PAS,  dapat disimpulkan bahwa pihak Ditjen PAS perlu memprioritaskan kelas I dan II untuk ditingkatkan dalam periode jangka panjang secara bertahap, perlunya pemerataan kualitas SDM di seluruh UPT di Indonesia baik di tingkat daerah perkotaan maupun daerah terpencil, diketahui bahwa kondisi Tata Kelola Teknologi Informasi di UPT di wilayah Indonesia bagian Barat lebih mendapatkan perhatian dari kantor pusat dibandingkan dengan wilayah Indonesia bagian timur, dan UPT-UPT di Sulawesi dan sebagian Sumatera harus mendapatkan prioritas utama dalam pembenahan tata kelola teknologi informasi. Kata kunci:  Ditjen PAS, UPT, tata kelola, teknologi informasi  
Pengaruh Country Of Origin Produk Televisi LG Terhadap Niat Beli Konsumen Dengan Ekuitas Merek Sebagai Variabel Pemediasi Chriswardana Bayu Dewa
Bianglala Informatika Vol 3, No 1 (2015): Bianglala Informatika 2015
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.9 KB) | DOI: 10.31294/bi.v3i1.571

Abstract

ABSTRACT: This research aims to test the effect country of origin toward purchase intention with brand equity as a mediating variable. Subjects are people who use LG TV in Yogyakarta. Sample selection is performed based on non-probability sampling. There are 120 people who participate in this research. Data were collected by a questionare. Hypotesis were tested using Structural Equation Model (SEM). This research found that country of origin has positive effect to brand equity, brand equity has positive effect to purchase intention, country of origin has positive effect to purchase intention and brand equity can partially mediated the positive effect of country of origin toward purchase intention. Keyword: Country Of Origin, LG Television Abstraksi : Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh negara asal terhadap pembelian intentionwith ekuitas merek sebagai variabel mediasi. Subyek adalah orang-orang yang menggunakan LG TV di Yogyakarta. Pemilihan sampel dilakukan berdasarkan non-probability sampling. Ada 120 orang yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dikumpulkan dengan kuesioner a. Hipotesis diuji dengan menggunakan Structural Equation Model (SEM). Penelitian ini menemukan bahwa negara asal berpengaruh positif terhadap ekuitas merek, ekuitas merek berpengaruh positif untuk membeli niat, negara asal berpengaruh positif untuk membeli niat dan ekuitas merek sebagian dapat dimediasi efek positif dari negara asal menuju niat beli. Kata Kunci : Negara Asal, Televisi LG
Prediksi Kelahiran Prematur Menggunakan Algoritma Neural Network Kresna Ramanda - STMIK Nusa Mandiri Jakarta
Bianglala Informatika Vol 5, No 1 (2017): Bianglala Informatika 2017
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/bi.v5i1.791

Abstract

ABSTRACT - Preterm labor, defined as delivery in pregnant women with 20-36 weeks' gestation. Research related to preterm birth has been done by researcher that is by using method of neural network. However, the study only presents the results of sensitivity and specificity. The results of research using neural network method in predicting preterm birth have accuracy value that resulted is still less accurate and only limited to present about result of sensitivity and spesifisitas. In this research, the model of neural network algorithm is used to get the architecture in predicting the preterm birth and give accurate accuracy value on the data set of RS Sumber Waras patient and the data set of RS Cipto Mangunkusumo. After testing, the result is neural network algorithm yield 94,60% accuracy for data set Rs Cipto mangunkusumo, 96,40% for Sources data set of sane, 91,33% for whole set data and AUC value equal to 0,973 For data set Rs Cipto mangunkusumo, 0.982 for Sources data set of sane, 0.953 for the whole set data.Keywords: Premature Birth, Neural network, Algorithm. ABSTRAK - Persalinan prematur, didefinisikan sebagai persalinan pada wanita hamil dengan usia kehamilan 20 – 36 minggu. Penelitian yang berhubungan dengan kelahiran prematur sudah pernah dilakukan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan metode neural network. Namun penelitian tersebut hanya manyajikan tentang hasil sensitivitas dan spesifisitas. Hasil Penelitian yang menggunakan metode neural network dalam memprediksi kelahiran prematur mempunyai nilai akurasi yang dihasilkan masih kurang akurat dan hanya sebatas menyajikan tentang hasil sensitivitas dan spesifisitas. Dalam penelitian ini dibuatkan model algoritma neural network untuk mendapatkan arsitektur dalam memprediksi kelahiran prematur dan memberikan nilai akurasi yang lebih akurat pada data set pasien RS Sumber Waras dan data set RS Cipto Mangunkusumo. Setelah dilakukan pengujian maka hasil yang didapat adalah algoritma neural network menghasilkan nilai akurasi sebesar 94,60% untuk data set Rs Cipto mangunkusumo , 96,40% untuk data set RS Sumber waras , 91,33% untuk data set keseluruhan   dan nilai AUC sebesar 0,973 untuk data set Rs Cipto mangunkusumo , 0,982 untuk data set RS Sumber waras , 0,953 untuk data set keseluruhan. Kata Kunci : Kelahiran Prematur, Neural network,Algoritma.
Rancang Bangun Aplikasi Pembelajaran Tabel Periodik Unsur Kimia Berbasis Android Maisyaroh - AMIK BSI Tasikmalaya; Astriana Mulyani; Aan Juanda - STMIK Nusa Mandiri Jakarta
Bianglala Informatika Vol 5, No 2 (2017): Bianglala Informatika 2017
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.097 KB) | DOI: 10.31294/bi.v5i2.2978

Abstract

ABSTRACT - Media development applications today is a medium that can be one of the other options in giving a lesson, that were once only wear ordinary book. As in the process of searching for terms in the periodic table that did the students or the general public who only use the book to make students feel more difficult to find the desired information. therefore media-based learning applications andorid periodic table can be one of the options in the search for the term chemical elements. With so students and the general public will feel more motivated to learn by using this instructional media. The purpose of making this learning media is to help learning the subject of the introduction of the periodic table of chemical elements developed by the Eclipse bundle and Android smartphones. This application is offline and so can be used anytime and anywhere. The metode of this research is Rapid Application Technology (RAD). Keywords: Periodic Table of Chemical Elements Based Android, RAD Abstakrsi - Pengembangan media aplikasi saat ini merupakan suatu media yang dapat menjadi salah satu pilihan lain dalam memberikan suatu pembelajaran, yang dulunya hanya memakai buku biasa. Seperti dalam proses mencari istilah-istilah Tabel periodik yang di lakukan siswa atau pun masyarakat umum yang hanya menggunakan buku membuat siswa merasa lebih sulit mencari informasi yang di inginkan. oleh karena itu media pembelajaran aplikasi tabel periodik berbasis andorid dapat menjadi salah satu pilihan  dalam mencari istilah unsur kimia. Dengan begitu siswa dan masyarakat umum akan merasa  lebih terpacu dalam belajar dengan menggunakan media pembelajaran ini. Tujuan dari pembuatan media pembelajaran ini adalah untuk membantu pembelajaran dengan pokok bahasan pengenalan tabel periodik unsur kimia yang dikembangkan dengan Eclipse bundle dan Smartphone Android. Aplikasi ini bersifat offline sehingga bisa digunakan kapan pun dan dimanapun. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode Rapid Application Development (RAD).Kata Kunci: Aplikasi Tabel Periodik Unsur Kimia Berbasis Android, RAD
Analisa Penerapan Knowledge Management System Perguruan Tinggi Menggunakan Most Admired Knowledge Enterprise Endang Retnoningsih
Bianglala Informatika Vol 2, No 2 (2014): Bianglala Informatika 2014
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.612 KB) | DOI: 10.31294/bi.v2i2.529

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pengaruh bagi dunia pendidikan. Perguruan tinggi sebagai organisasi pendidikan harus mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan mengelola knowledge yang dimiliki sebaik mungkin dengan menerapkan Knowledge Management System (KMS). Untuk mewujudkan pendidikan berbasis Information  Communication and Technology (ICT), diperlukan media pendukung agar perguruan tinggi dapat disejajarkan dengan organisasi lain  yang juga menerapkan KMS. Salah satu penerapan ICT adalah dibangunnya website sebagai sarana penyebarluasan informasi akademik dan kegiatan pendidikan lainnya. Dalam penelitian akan diidentifikasi sejauh mana pemanfaatan website sebagai tools KMS mampu menciptakan inovasi pendidikan bagi perguruan tinggi, Metode Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) dipilih guna menilai apakah AMIK BSI Tangerang sudah termasuk organisasi pendidikan yang sukses dalam mengelola KMS serta berbagi knowledge antar pengguna website yaitu mahasiswa dan civitas akademik. Hasil analisa tanggapan penggunaan website responden mahasiswa AMIK BSI Tangerang sudah baik dengan nilai rata–rata dari keseluruhan pernyataan sebesar 3.58 dan tanggapan civitas akademik terhadap penerapan website sebagai tools KMS adalah Sangat Baik. Proses knowledge sharing yang telah dilakukan oleh perguruan tinggi sudah sangat baik, hal ini memudahkan proses penciptaan KMS dan proses pentransferan tacit knowledge to explicit knowledge.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI RUTE WISATA TERPENDEK BERBASIS ALGORITMA FLOYD-WARSHALL Anik Andriani
Bianglala Informatika Vol 2, No 1 (2014): Bianglala Informatika 2014
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.837 KB) | DOI: 10.31294/bi.v2i1.562

Abstract

Yogyakarta merupakan salah satu tujuan wisata yang sehingga banyak wisatawan dari luar provinsi Yogyakarta yang datang berkunjung.  Informasi tentang obyek wisata sangat dibutuhkan oleh para wisatawan salah satunya adalah informasi rute wisata terpendek menuju beberapa obyek wisata populer di Yogyakarta, sehingga dapat mengefisiensi waktu, jarak, dan biaya.  Tujuan dari penelitian ini adalah membangun Sistem Informasi berbasis web yang memberikan informasi kepada wisatawan mengenai jalur terpendek menuju obyek wisata di Yogyakarta.  Metode Pengumpulan data menggunakan metode observasi untuk mempelajari jalur wisata Yogyakarta yang diperoleh dari Jogja Tourism Map dan Google Map.  Studi literatur digunakan untuk mempelajari konsep dari diagram grafik dan algoritma Floyd Warshall.  Peta wisata ditransformasikan ke dalam bentuk diagram grafik.  Algoritma Floyd Warshall diterapkan dalam perhitungan bobot path dari diagram grafik dari peta wisata Yogyakarta untuk mencari rute terpendek ke beberapa obyek wisata populer di Yogyakarta yang hasilnya digunakan untuk membangun sistem informasi rute wisata terpendek menuju obyek wisata di Yogyakarta.  Hasil pembangunan sistem informasi berbentuk website sehingga mudah diakses secara online.   
Kajian Pengaruh Penggunaan Social Network Sites Dalam Mendukung E-Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa Eva Argarini Pratama - AMIK BSI Purwokerto
Bianglala Informatika Vol 4, No 1 (2016): Bianglala Informatika 2016
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.088 KB) | DOI: 10.31294/bi.v4i1.585

Abstract

Abstract – The social networking site is one of the technological facilities available today, where every day is used / accessed by the thousands and even millions of internet users around the world. This now many social networking sites are also used as e-learning. Some of the advantages of e-learning for e-learning is able to provide flexibility, speed, and interactive visualization through the various advantages of each media one of which is a social networking site. See the advantages of social networking sites and e-learning and the benefits that can be gained not cover the shortage of e-learning, view it then carried out this study to analyze how much influence the use of social network sites as a medium of e-learning on the students motivation , From the results of this analysis showed that No significant effect on the use of social networking sites (socialnetwork sites) against a media e-learning on student motivation, but it is also evident that the diversity of gender, age, and the name of the site that diguanakan, influential on consumer motivation. KataKunci:Social Network Sites, E-learning, Motivasi Belajar  
Perancangan E-Learning Berbasis Web Pada SMP Negeri 3 Patuk Gunungkidul Yogyakarta Wahyu Eko Susanto - AMIK BSI Tegal; Yoanna Galuh Ayu Astuti - AMIK BSI Yogyakarta
Bianglala Informatika Vol 5, No 2 (2017): Bianglala Informatika 2017
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (668.684 KB) | DOI: 10.31294/bi.v5i2.2806

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi saat ini sudah berkembang sangat pesat dan seluruh kegiatan manusia bergantung pada kecanggihan teknologi. Banyak sekolah dan tempat kursus yang sudah menggunakan E-Learning dalam proses belajar mengajar. SMP Negeri 3 Patuk Gunungkidul memiliki laboratorium komputer dengan akses internet tetapi tidak memiliki sarana pendukung seperti E-Learning. Proses belajar mengajar pun hanya berlangsung di sekolah. Dengan kata lain proses belajar mengajar antara guru dan siswa sangat terbatas, hal tersebut menyebabkan kurangnya intensitas interaksi pembelajaran antara guru dengan siswa. Dalam penelitian ini, akan dirancang E-Learning berbasis web sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar antara guru dan siswa yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Metode penelitian untuk mengumpulkan data yang dilakukan antara lain wawancara, observasi, dan studi pustaka. Sedangkan metode untuk perancangan E-Learning menggunakan metode waterfall, dengan tahapan analisis kebutuhan perangkat lunak, desain, pembuatan kode program, dan pengujian. Sedangkan alat bantu yang digunakan adalah ERD, LRS, dan struktur navigasi. Berdasarkan hasil pengujian, disimpulkan bahwa E-Learning dapat digunakan sebagai sarana pendukung proses belajar mengajar antara guru dan siswa yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja serta dapat meningkatkan intensitas interaksi antara guru dengan siswa.Kata kunci: E-Learning, Web, SMP Negeri 3 Patuk Abstract - Technology development there are now develops very rapidly and all human activities dependent on technologies. Many schools and courses that have used E-Learning on learning process. State Junior High School 3 Patuk Gunungkidul having computer laboratories as internet access but not having of supports such as E-Learning. The learning process only happen at school. In other words, the learning process between teachers and students is very limited, it causes a lack of intensity learning interaction between teachers and students. In this research, we will design a web-based E-Learning as a means of supporting learning process between teachers and students that can be accessed anywhere and anytime. The research method to gather data that do include interviews, observation, and literature. While the methods for E-Learning design using waterfall method, with the stages of software requirement analysis, design, code generation program, and testing. While the tools used is ERD, LRS, and navigation structure. Based on test results, it was concluded that the E-Learning can be used as a means of supporting learning process between teachers and students that can be accessed anywhere and anytime, and can increase the intensity of interaction between teachers and students.Key Words: E-Learning, Web, SMP Negeri 3 Patuk
Prototype Alat Pengendali Lampu Dan Gorden Menggunakan Mikrokontroler Atmega8 Berbasis Sms Gateway Suleman Milkhatun
Bianglala Informatika Vol 2, No 2 (2014): Bianglala Informatika 2014
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.807 KB) | DOI: 10.31294/bi.v2i2.552

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di era globalisasi saat ini berkembang begitu pesat. Hal ini memacu manusia untuk mengkombinasikan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk membuat berbagai macam alat yang dapat di manfaatkan oleh manusia itu sendiri. Mematikan atau menyalakan lampu dan menutup atau membuka gorden merupakan aktivitas rutin yang dilakukan setiap pagi dan menjelang malam. Aktivitas ini merupakan hal yang sangat mudah akan tetapi aktivitas ini menjadi sulit dilakukan oleh orang – orang sibuk yang sering meninggalkan rumah dan harus berpacu dengan waktu. Mereka membutuhkan alat yang mampu membantu mereka melakukan pekerjan tersebut. Salah satunya alat pengendali lampu dan gorden yang memanfaatkan kecanggihan teknologi seperti SMS (short message serivce). Alat ini mengunakan modem wavecom untuk pengendali dan mikrokontroler ATMega8 sebagai otak dari alat ini, dimana didalam wavecom dilengkapi sim card yang digunakan untuk menerima sms dari perangkat HP, sms ini akan di sampaikan ke mikrokontroler yang kemudian akan terjadi output. Selain untuk menerima sms dari perangkat HP, alat ini juga bisa untuk mengirim sms dari alat  pengendali ke perangkat Hp. Alat pengendali lampu dan gorden otomatis merupakan solusi tepat untuk mengatasi masalah yang sering terjadi dikehidupan sehari – hari, menggunakan alat ini kita bisa mengontrol penggunaan listrik dan penggunaan gorden di manapun kita berada tanpa harus  pulang untuk menyalakan atau mematikan lampu dan menutup atau membuka gorden.

Page 9 of 25 | Total Record : 250