cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 4 (2017)" : 11 Documents clear
Gender Analysis of the Success Rate of Integrated Crop Management Field School Program Falah Muthiah; Aida Vitayala Hubeis
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.435-450

Abstract

Gender inequalities in development programs is problem that still going on. One of program from the government that relate to agricultural development policies and apply the principle of gender mainstreaming is Integrated Crop Management Field School Program (SL-PTT) in rural areas. The general purpose of this research is to analyze the level of gender equality in SL-PTT program, and analyze the relationship between the level of gender equality with success rate of SL-PTT program. This research using quantitative data with survey method using simple random sampling technique and analyzed by cross tabulation and Rank Spearman. This research supported by qualitative data with in-depth interviews. The results showed that there is a positive and significant correlation between the level of gender equality  and success rate of SL-PTT program.Keywords: gender analysis, gender equality, the success rate of the program================================================ABSTRAKProgram pembangunan yang belum memenuhi adanya kesetaraan gender menjadi permasalahan yang sampai saat ini berlangsung. Salah satu program dari pemerintah yang berkaitan dengan kebijakan pembangunan pertanian yang menerapkan prinsip pengarusutamaan gender adalah program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman terpadu (SL-PTT) di perdesaan. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesetaraan gender program SL-PTT, dan menganalisis hubungan antara tingkat kesetaraan gender dengan tingkat keberhasilan program SL-PTT. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan metode survei dengan menggunakan teknik simple random sampling dianalisis menggunakan tabulasi silang dan Rank Spearman didukung dengan data kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara tingkat keterlibatan peserta SL-PTT  dengan tingkat keberhasilan program SL-PTT.Kata Kunci :  Analisis gender, kesetaran gender, keberhasilan program
Social Capital and Poverty in Two Rural Community, Sukamakmur Subdistrict, Bogor Regency, West Java Yemima Kristina Panggabean; Djuara P Lubis
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.421-434

Abstract

Poverty is one of the social problems that are complex and not easily overcome. Many of the programs organized by the government with the aim of improving social welfare and reduce poverty, both in rural and urban community. Poverty in the rural population is still relatively high, despite the many efforts made by the government and many who hope to reduce poverty. Many factors lead to or affecting rural poverty remains high. There is a new paradigm says that social capital has a relationship with poverty. The purpose of this paper is to analyze the level of poverty of the rural population, analyze the level of social capital, and analyze how the relationship between social capital and poverty level of the community. This research was supported quantitative qualitative data. The results of this study demonstrated an association between social capital with urban poverty. Key words: poverty, relationship, rural community, social capital====================================================ABSTRAK                                                                 Kemiskinan merupakan salah satu masalah sosial yang sangat kompleks dan tidak mudah penanggulangannya. Banyak program yang diselenggarakan oleh pemerintah dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan, baik dalam unit desa maupun kota. Kemiskinan pada masyarakat perdesaan masih tergolong  tinggi, walaupun telah banyak upaya yang dilakukan pemerintah dan banyak pihak yang harapannya dapat mengurangi penduduk miskin. Banyak faktor yang mengakibatkan atau mempengaruhi kemiskinan masyarakat perdesaan tetap tinggi. Ada sebuah paradigma baru yang mengatakan bahwa modal sosial memiliki hubungan yang erat dengan kemiskinan. Tujuan dari tulisan ini adalah menganalisis tingkat kemiskinan masyarakat perdesaan, menganalisis tingkat modal sosial, dan menganalisis bagaimana hubungan antara tingkat modal sosial dengan kemiskinan masyarakat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang didukung data kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara modal sosial dengan kemiskinan masyarakat perdesaan.Kata kunci: hubungan, kemiskinan, masyarakat perdesaan, modal sosial
Relations of Household Socio-Economic Condition with the Interest of Rural Youth in Agricultural Sector Melia Sari; Endriatmo Soetarto; Muhammad Shohibuddin
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.523-536

Abstract

Agricultural activities work must be able to fulfill the economic needs and approved by the community as a decent job, so many people enthusiast. Nowadays, interested of youth from the family farmers is decreasing to work in agriculture. It shows from the socio-economic conditions of farm households. The purpose of this study is to analyze the relationship of land ownership, income, housing conditions and education to the interests of village youth in agriculture. This research uses quantitative data approach with survey method supported by qualitative data in the form of in-depth interview. Respondents consist of 54 youths of children of farmers and aged 16-30 years. The respondents selected by random sampling method. The results of this study indicate that there is a significant relationship between income and housing conditions with the interests of village youth in agriculture.Keywords: agricultural, youth interest, socio-economic conditions================================================ABSTRAKPekerjaan di bidang pertanian harus mampu memenuhi kebutuhan ekonomi dan diakui oleh masyarakat sebagai pekerjaan yang layak sehingga banyak peminatnya. Saat ini minat pemuda desa untuk dapat bekerja di bidang pertanian semakin berkurang. Hal ini dapat dilihat dari keadaan kondisi-sosial ekonomi rumah tangga petani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kepemilikan lahan, pendapatan, status-kondisi rumah tempat tinggal dan pendidikan dengan minat pemuda desa di bidang pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan data kuantitatif dengan metode survei yang didukung data kualitatif berupa wawancara mendalam. Responden terdiri dari 54 orang pemuda yang merupakan anak dari petani dan berumur 16-30 tahun. Pemilahan responden melalui metode pengambilan sampel acak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pendapatan dan status-kondisi rumah tempat tinggal dengan minat pemuda desa di bidang pertanian.Kata kunci: pertanian, minat pemuda, kondisi sosial-ekonomi
The Relationship of Community’s Participation with The Sustainability of Ecology, Sosio-Culture and Economic in Marine Ecotourism Putri Ria Utami; Rina Mardiana
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.509-522

Abstract

Community’s participation in marine ecotourism potential is important because people have the landscape and culture potential sale value as marine ecotourism attraction. The purpose of this study was to analyze the relation of community’s participation with sustainability of ecology, socio-culture and economic life of local communities in marine ecotourism Pahawang Island. This research was a quantitative research with survey method, supported by qualitative data. The number of samples in this study was 50 respondents, which cosists of the member participants in marine ecotourism Pahawang Island. The results showed that community’s participation level has medium correlation and significant relation to sustainability’s of ecology level and sustainability’s of socio-culture level. While, community’s participation level shows a very strong correlation and significant relation to sustainability’s of economic level. Keywords : ecology sustainability, economic, marine ecotourism, participation, socio-culture================================================== ABSTRAKPartisipasi aktif dari masyarakat dalam mengelola potensi ekowisata bahari sangat penting karena bentang alam dan potensi budaya memiliki nilai jual sebagai daya tarik ekowisata bahari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan partisipasi masyarakat terhadap keberlanjutan ekologi, sosial-budaya dan ekonomi masyarakat setempat dalam ekowisata bahari Pulau Pahawang. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan metode survey dengan didukung data kualitatif. Jumlah sampel penelitian sebanyak 50 responden yang merupakan pengelola ekowisata bahari Pulau Pahawang. Hasil penelitian menunjukkan tingkat partisipasi masyarakat terhadap tingkat keberlanjutan ekologi dan tingkat keberlanjutan sosial-budaya menunjukkan hubungan cukup dan signifikan. Sedangkan, tingkat partisipasi masyarakat memiliki hubungan kuat dan signifikan terhadap tingkat keberlanjutan ekonomi.Kata Kunci : ekonomi, ekowisata bahari, keberlanjutan ekologi, sosial-budaya, partisipasi
The Relationship Between Employment Opportunity and the Standard of Living as a Result of Population Mobility Rahma Mutiya Sari; Ekawati Sri Wahyuni; Dina Nurdinawati
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.537-550

Abstract

Indonesian labor  market continues to develop, it is proved by the increase in the number of jobs and the growth of open unemployment. Job opportunities not only in urban areas but also in the rural areas. Employment opportunities in rural areas could be open due to many  factors, one of them  for their arrivals to the region. The purpose of this research is to analyze the relationship between  employment opportunity with the standard of living because of population mobility.  Employment opportunity divided in to job sectors, job types, and job status. The standard of living divided in to primer, secunder, and tertiary. This research use quantitative and qualitative methods. The result shows that  employment opportunity open because the population mobility become an opportunity for people to improve the standard of living.  Keyword: Employment Opportunity, population mobility, the standard of living=============================================== ABSTRAKPasar tenaga kerja Indonesia terus mengalami perkembangan, hal ini terbukti dengan peningkatan jumlah pekerjaan dan penurunan angka pengangguran terbuka. Kesempatan kerja teryata tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi juga terjadi di pedesaan. Kesempatan kerja yang terbuka di pedesaan dapat terjadi karena banyak faktor, salah satunya karena adanya pendatang ke suatu wilayah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara kesempatan kerja dengan taraf hidup masyarakat karena adanya pendatang. Kesempatan kerta terbagi menjadi tiga, sektor/lapangan pekerjaan, jenis/jabatan pekerjaan, dan status pekerjaan. Taraf  hidup telah dikelompokkan menjadi taraf hidup primer, sekunder, dan tersier. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terbukanya kesempatan kerja karena adanya pendatang menjadi peluang bagi masyarakat guna meningkatkan taraf hidup.Kata kunci: gerak penduduk, kesempatan kerja, taraf hidup
The Effectiveness of The Website And Instagram as a Means of Promotion in Community Based Tourism Area Chikameirani Adhanisa; Anna Fatchiya
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.451-466

Abstract

The rise of social media users is now a great opportunity for businessmen to exploit it. Social media is often used as a means of promotion is a website and Instagram. Promotion through online media is widely used by the Manager of the tourist including community based tourism area. Online promotion is important to attracting tourists into visiting a tourist area. This research uses a quantitative approach with a survey of the methods supported by the qualitative data and followed by 171 respondents. The results of this study indicate that website and Instagram is only effective to attract attention and interest, while in attracting the desire and action is still lacking. It is influenced by the completeness of the information on the website and the completeness of information and its delivery on Instagram.Keywords : effectiveness, instagram, online promotion, website=================================================== ABSTRAK Meningkatnya pengguna media sosial saat ini menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis . Media  sosial yang sering digunakan sebagai sarana promosi adalah website dan Instagram. Promosi melalui media online banyak digunakan oleh pengelola kawasan wisata termasuk kawasan wisata berbasis masyarakat. Promosi online penting untuk menarik minat wisatawan agar mengunjungi kawasan wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang didukung dengan data kualitatif dan diikuti oleh 171 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa website dan Instagram hanya efektif untuk menarik perhatian (attention), dan menarik keingintahuan (interest), sedangkan dalam menarik keinginan (desire) dan juga tindakan (action) masih kurang. Hal tersebut dipengaruhi oleh kelengkapan informasi pada website dan kelengkapan informasi beserta tata bahasa pada Instagram Kata Kunci : efektivitas,  instagram, promosi online, website 
Identification of the Characteristics of Citizens in the Development of Village Tourism Irfipta Irfipta; Martua Sihaloho; Satyawan Sunito
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.551-562

Abstract

Tourist village is a rural area which has the uniqueness and attraction as well as the potential that could be developed as a component of tourism. The success of the development of tourism requires cooperation with various parties in particular the villagers, so that it can foster an attitude of having and a sense of responsibility as perpetrators of the determinant of the development of tourism. The purpose of this research is to identify the characteristics of the citizens involved in the development of tourist villages through employment opportunities and business. This research is quantitative research using survey method supported qualitative data. The results of this research indicate that some charactersitics citizens such as age, education level, and gender showed a fairly strong relationship with business and employment opportunities, while marital status indicates a weak relationship and no significant employment and business in tourist Kandri Villages.Keywords: Business and employment opportunities, Characteristics of the citizens, Tourism Village=================================================ABSTRAKDesa wisata merupakan sebuah kawasan pedesaan yang mempunyai keunikan dan ketertarikan serta potensi yang dapat dikembangkan sebagai komponen kepariwisataan. Keberhasilan pengembangan pariwisata memerlukan kerjasama dengan berbagai pihak khususnya warga desa, sehingga dapat menumbuhkan sikap memiliki dan rasa tanggung jawab sebagai pelaku penentu pembangunan kepariwisataan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik warga yang terlibat dalam pengembangan desa wisata melalui kesempatan kerja dan usaha. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survei yang didukung data kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa beberapa karakeristik warga seperti usia, tingkat pendidikan, dan jenis kelamin menunjukkan hubungan yang cukup kuat dengan kesempatan kerja dan usaha, sedangkan pada status pernikahan menunjukkan hubungan yang lemah dan tidak signifikan dengan kesempatan kerja dan usaha di Desa Wisata Kandri.Kata kunci: Desa Wisata, Karakteristik Warga, Kesempatan Kerja dan Usaha
Relations Between Leadership Style and Communication Patterns with Effective Performance of Representative Livestock Owner Force Case: Farm School in Bojonegoro District Musa Darmawan; Amiruddin Saleh
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.467-478

Abstract

Leader is a person  who believed by group members to guide and reach the common goals. A leader cannot be separated from leadership style that owned and applied to group. The leadership style also determine whether the agreed common goals can be reach or not, in terms of effectiveness group members themselves, how alert are they, whether they motivated and many factors among the group performance effectiveness. Communication Patterns is a process that designed to ease the communication process sustainability. The research purpose is to identify the influence of leadership style of Representative Livestock Owner Force (GPPT) contained Public School of Animal Husbandry (SPR) on theperformance  effectiveness. Data analysis used descriptive statistic analysis (frequency, presentation, average and cross tabulation), and inferential statistic analysis with Spearman rank coefficient corelation test. The research result in research location disposed democratic and communication pattern that applied to small communication group. The result of the research showed that there is significance positive relation between democratic leadership style with performance effectiveness in time discipline indicator. It means better democratic leadership style that applied, higher time discipline applied in performance effectiveness. Between communication pattern and performance effectiveness there is no relation. Keywords : communication patterns, leadership style, performance effectiveness, public school of animal husbandry, representative livestock owner force===============================================ABSTRAK Pemimpin adalah orang yang dipercaya oleh anggota kelompok untuk mampu membimbing dan mencapai tujuan bersama yang telah disepakati. Pemimpin tak lepas dari gaya kepemimpinan yang diterapkan kepada sebuah kelompok. Gaya kepemimpinan juga menentukan berhasil atau tidak mencapai tujuan bersama yang telah disepakati, dilihat dari efektivitas anggota kelompoknya itu sendiri, seberapa siaga mereka, apakah mereka termotivasi, dan masih banyak faktor dari efektivitas kinerja ini. Pola komunikasi merupakan sebuah proses yang dirancang untuk mempermudah keberlangsungan proses komunikasi. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi sejauh mana gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh anggota Gugus Perwakilan Pemilik Ternak (GPPT) dalam lembaga Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) ini terhadap efektivitas kinerjanya. Penelitian didesain sebagai sensus deskriptif korelasional dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Analisis data berupa analisis statistik deskriptif (frekuensi, persentasi, rata-rata dan tabulasi silang), dan analisis statistik inferensial dengan uji koefisien korelasi rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kepemimpinan di GPPT cenderung bergaya demokratik dan pola komunikasi yang diterapkan komunikasi kelompok kecil. Gaya kepemimpinan demokratik berkorelasi positif signifikan dengan efektivitas kinerja pada indikator disiplin waktu. Artinya, semakin pengurus GPPT bergaya kepemimpinan demokratik, maka semakin tinggi disiplin waktu yang diterapkan dalam efektivitas kinerja. Pada pola komunikasi dengan efektivitas kinerja tidak terdapat hubungan yang signifikan.Kata Kunci : efektivitas kinerja, gaya kepemimpinan, gugus perwakilan pemilik ternak, pola komunikasi, sekolah peternakan rakyat
Relationship Usage Behavior and Utilization of Media Information By Dairy Farmers Givary Apriman Zulkarnaen; Sutisna Riyanto
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.479-494

Abstract

Media information is currently undergoing rapid development with increasingly widespread use to the rural. The study aims to see the relationship between members of dairy cattle group in Cibogo Village as the characteristics of breeders based on the individual and the environment, the motive of the use of information media, and the behavior of media use with the utilization of information media for livestock activities based on Sapta Usaha Peternakan. This research was conducted with quantitative approach using survey method to 40 breeders supported by qualitative data. The use of information media by breeders is high, with duration and high frequency with more than one type of media. Characteristics of individual ranchers and farmer's environments have a noticeable relation to the part of formal education and social condition. Motive use of information media with motive information, social, identity, and entertainment on the breeder is high and has a real relationship with media usage behavior. Utilization of media in the field of agriculture is seen in the section cage and seed management.Keywords: characteristics of breeders, motive of media usage, sapta usaha peternakan=============================================== ABSTRAKMedia Informasi saat ini mengalami perkembangan yang pesat dengan pemanfaatan yang semakin luas hingga ke pedesaan. Penelitian bertujuan untuk melihat hubungan antara anggota kelompok ternak sapi perah di Desa Cibogo seperti karakteristik peternak berdasarkan individu dan lingkungan, motif penggunaan media informasi, dan perilaku penggunaan media dengan pemanfaatan media informasi untuk kegiatan peternakan berdasarkan Sapta Usaha Peternakan. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode survei terhadap 40 peternak didukung oleh data kualitatif. Penggunaan media informasi oleh peternak sudah tinggi, dengan durasi dan frekuensi yang cukup tinggi dengan lebih dari satu jenis media. Karakteristik peternak individu dan lingkungan peternak memiliki hubungan nyata terlihat pada bagian pendidikan formal dan keadaan sosial. Motif penggunaan media informasi dengan motif informasi, sosial, identitas, dan hiburan pada peternak sudah tinggi dan memiliki hubungan nyata dengan perilaku penggunaan media. Pemanfaatan media pada bidang peternakan terihat pada bagian perkandangan dan pengelolaan bibit.    Kata Kunci : Karakteristik peternak, motif penggunaan media, sapta usaha peternakan  
The Influence of Group Leadership, Groupthink, and Tacit Knowledege in Group Decision Making: Case Groups Supervised by KSPPS Baytul Ikhtiar Aisyah Zahara; Sarwititi Sarwoprasodjo; Hamzah Hamzah
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 1 No. 4 (2017)
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.1.4.495-508

Abstract

Desicion making is the process of choosing alternative among several alternatives and can  be influence by many factors. Decision making can be happen on individual situation or group situation. The purposes of this research are: (1) to analyze the influence of group leadership on group decision making, (2) to analyze the influence of groupthink on group decision making, and (3) to analyze the influence of tacit knowledge on group decision making.  This is an explanatory research using quantitaive approach supported by qualitative data with the total of respondents 30 groups. The subject of this research are the groups under supervise BMT Koperasi Baytul Ikhtiar (BAIK) located in Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. The technique analysis using regression test. The results of this research shows that there are a negative influence between groupthink on group decision making. Also there are a positive influence between tacit knowledge on group decision making.Keywords : groupthink, group leadership, group decision making, tacit knowledge===================================================ABSTRAKPengambilan keputusan adalah proses pemilihan alternatif dari berbagai alternatif-alternatif yang ada dan dipengaruhi berbagai faktor. Pengambilan keputusan dapat terjadi pada individu maupun kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis pengaruh kepemimpinan kelompok terhadap pengambilan keputusan, (2) menganalisis pengaruh groupthink terhadap pengambilan keputusan, dan (3) menganalisis pengaruh pengetahuan tacit terhadap pengambilan keputusan. Jenis penelitian ini adalah explanatory serta menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif dengan responden sebanyak 30 kelompok. Subjek penelitian ini adalah kelompok-kelompok binaan BMT Koperasi Baytul Ikhtiar (BAIK) yang berlokasi di Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Teknik analisis yang digunakan adalah uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif groupthink terhadap pengambilan keputusan. Lalu terdapat pengaruh positif pengetahuan tacit terhadap pengambilan keputusan.Kata Kunci : groupthink, kepemimpinan kelompok, pengambilan keputusan kelompok, pengetahuan tacit

Page 1 of 2 | Total Record : 11


Filter by Year

2017 2017