cover
Contact Name
Mahmudi Siwi
Contact Email
Mahmudi Siwi
Phone
-
Journal Mail Official
mahmudisiwi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM]
ISSN : 23388021     EISSN : 23388269     DOI : -
JURNAL SAINS KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT [JSKPM] merupakan jurnal ilmiah nasional yang menyajikan artikel-artikel hasil penelitian, review dan editorial dalam ilmu sosiologi, antropologi, politik, komunikasi, ekologi manusia, psikologi sosial, agraria, kependudukan, pendidikan, penyuluhan, tatakelola sumberdaya alam, pengembangan masyarakat dan corporate social responsibility.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM" : 10 Documents clear
Hubungan Partisipasi Petani dalam Pertanian Organik dengan Taraf Hidup Akmalia Akmalia; Zessy Ardinal Barlan
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.550

Abstract

 Pengembangan sektor ekonomi domestik diharapkan mampu meningkatkan kedaulatan pangan di Indonesia. Salah satu sasaran dari peningkatan kedaulatan pangan yaitu pengembangan 1000 Desa Pertanian Organik. Pengembangan 1000 Desa Pertanian Organik tidak akan berjalan dengan baik jika tidak adanya partisipasi petani yang beralih ke sistem pertanian organik. Tujuan dari penulisan ini adalah mengidentifikasi hubungan partisipasi dengan taraf hidup setelah mengikuti kegiatan pertanian organik. Metode penelitian yang digunakan untuk menggali fakta, data, dan informasi dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa petani berpartisipasi dalam pertanian organik. Namun dari segi taraf hidup setelah berpartisipasi dalam pertanian organik belum menunjukkan peningkatan taraf hidup yang signifikan dari hasil pertanian organik.Kata kunci: tingkatan partisipasi, pertanian organik, taraf hidup
Partisipasi Masyarakat dalam Program Kampung Keluarga Berencana (KB) Annur Vicki Sabilla; Ninuk Purnaningsih
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.569

Abstract

Kampung KB merupakan merupakan salah satu inovasi yang dicanangkan oleh BKKBN pada tahun 2016 guna mengatasi pertumbuhan penduduk dan mensejahterakannya. Program yang mencakup beberapa sektor ini membutuhkan partisipasi yang tinggi dari masyarakat. Partisipasi berkaitan dengan beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor internal dan faktor eksternal dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam Program Kampung KB, khususnya pada kegiatan BKB, BKL, dan safari KB. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Faktor internal yang berhubungan dengan tingkat partisipasi adalah jenis pekerjaan. Faktor ekstenal yang berhubungan dengan tingkat partisipasi adalah peran pendampingan kader dan peran pengurus Kampung KB. 
Partisipasi Masyarakat dan Keberhasilan Pengembangan "Kampoeng Wisata Cinangneng" Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor Destiyana Sundari; Ratri Virianita
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.570

Abstract

ABSTRACTThe success in developing "Kampoeng Wisata Cinangneng (KWC)" can be seen from how the community participated in it. The purpose of this study was to analyze the level of community participation in developing “KWC”, analyze internal and external factors related to the level of community participation, analyze the success of “KWC”, and analyze the relationship between the level of community participation and the success of “KWC” development. This research was conducted in "Kampoeng Wisata Cinangneng", Cihideung Udik Village, Ciampea District, Bogor Regency. Respondents in this study were 50 people from Cihideung Udik Village who participated in the Development of “KWC”. The study showed that age (rs -0,288 ; p<0,05) and education level (rs 0,364 ; p<0,05) as internal factors are correlated to comunity participation stage (rs -0,160 ; p>0,005). Allso, correlation showed that external factors and the level of community participation (rs 0.562 ; p<0.05), such as the influence of driving actors (rs 0.508 ; p<0.05) and supporting facilities (rs 0.453 ; p<0.05). But, there is no correlation between the level of community participation and the success rate of developing "KWC" (rs 0.164 ; p>0.05). Although, there is correlation between of benefits of community participation stage and the success rate of developing “KWC” (rs 480 ; p<0.05). Keywords: society participation, the success of developing a “Kampoeng Wisata Cinangneng”. ABSTRAK                     Keberhasilan dalam mengembangkan “Kampoeng Wisata Cinangneng (KWC)” dapat dilihat dari seberapa berperannya masyarakat ikut berpartisipasi di dalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam mengembangkan “KWC”, menganalisis faktor internal dan eksternal yang berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat, menganalisis keberhasilan “KWC”, dan menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dan tingkat keberhasilan pengembangan “KWC”. Penelitian ini dilakukan di “Kampoeng Wisata Cinangneng” Desa Cihideung Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang masyarakat Desa Cihideung Udik yang berpartisipasi dalam Pengembangan “KWC”. Penelitian ini menunjukkan bahwa umur (rs -0.288 ; p<0,05) dan tingkat pendidikan (rs 0,364 ; p<0,05) sebagai faktor internal berhubungan dengan tingkat partisipasi masyarakat (rs -0,160 ; p>0,005). Demikian juga, terdapat hubungan antara faktor eksternal dan tingkat partisipasi masyarakat (rs 0,562 ; p<0,05), seperti pengaruh aktor penggerak (rs 0,508 ; p<0,05) dan fasilitas pendukung (rs 0,453 ; p<0,05). Tetapi, tidak terdapat hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dan tingkat keberhasilan pengembangan "KWC" (rs 0,164 ; p>0,05). Meskipun, terdapat hubungan antara tahap menikmati hasil partisipasi masyarakat dan tingkat keberhasilan pengembangan "KWC" (rs 480 ; p<0,05). Kata kunci: keberhasilan pengembangan “Kampoeng Wisata Cinangneng”, partisipasi masyarakat
Tingkat Partisipasi Masyarakat dan Keberlanjutan Pengelolaan Bank Sampah di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal Kiki Pamilutsih; Dwi Sadono; Endang Sri Wahyuni
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waste banks as a place for sorting and collecting waste that can be recycled and / or reused which has economic value but is oriented to environmental sustainability. Waste banks require community participation in their implementation so that they are expected to provide benefits. These benefits can make the waste bank program experience sustainability in carrying out waste management activities. The purpose of this study is to (1) analyze the level of community participation in Waste Banks; (2) analyze the factors related to the level of participation; and (3) analyze the relationship between the level of community participation and the level of sustainability of the waste bank program. Data were collected using questionnaire instruments and analyzed using Rank Spearman correlation test. The results of the study involving 50 respondents indicated that the factors related to the level of community participation were the level of non-formal education, government support, procurement of facilities and infrastructure, and the acquisition of incentives. The level of community participation is significantly related to the sustainability of waste management activities through waste banks. 
Hubungan antara Partisipasi Masyarakat dengan Efektivitas Program Kampung Iklim Desi Sekar Wangi; Pudji Muljono
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Kampung Iklim adalah Program adaptasi dan mitigasi perubahan iklim yang sudah diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia. Dalam hal ini, pemerintah dan semua pihak berharap Program Kampung Iklim mampu mengatasi masalah perubahan iklim di wilayah Indonesia. Oleh karena itu, penulis meneliti tentang efektivitas Program Kampung Iklim di RW 07, Kelurahan Kebayoran Lama Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik individu dari masyarakat dan peran kader PKK sebagai aktor pada Program Kampung Iklim yang memiliki keterkaitan dengan partisipasi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif didukung oleh data kualitatif dengan jumlah responden sebanyak 40 orang yang menggunakan teknik sensus dan informan dipilih secara sengaja (purposive). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif atau tampak berhubungan tidak nyata antara partisipasi masyarakat dengan efektivitas Program Kampung Iklim.
Partisipasi, Keefektifan Program, dan Keberdayaan Ekonomi Masyarakat dalam Implementasi Program Corporate Social Responsibility Imron Rosidi; Sumardjo Sumardjo
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran perusahaan dalam suatu wilayah berpotensi menimbulkan konflik dan ketimpangan di masyarakat sekitar perusahaan. Perusahaan tambang minyak merupakan salah satu contoh sektor industri yang sangat produktif dalam penambahan pendapatan Negara. Di sisi lain, sektor pertambangan juga menjadi sektor yang cenderung rentan terhadap konflik dan ketimpangan ekonomi. Program tanggungjawab sosial perusahaan atau CSR berperan mengelola potensi konflik dan mencegah ketimpangan di masyarakat sekitar perusahaan tambang. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis hubungan antara prasyarat partisipasi dengan partisipasi masyarakat dalam implementasi program CSR; (2) Menganalisis hubungan antara faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi masyarakat dalam implementasi program CSR; (3) Menganalisis hubungan partisipasi masyarakat dengan keberdayaan ekonomi dalam implementasi program CSR; (4) Menganalisis hubungan partisipasi masyarakat dengan keefektifan program CSR; dan (5) Menganalisis hubungan partisipasi masyarakat dengan keefektifan program CSR. Pengambilan data dilakukan dengan metode sensus sebagai data primer dengan panduan kuesioner dan data kualitatif digunakan peneliti dengan melakukan wawancara mendalam kepada informan menggunakan panduan pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Prasyarat partisipasi menunjukkan keterkaitan yang sangat kuat dengan setiap tahap partisipasi masyarakat; (2) Faktor internal dan eksternal berperan kuat terhadap penguatan partisipasi masyarakat; (3) Keberdayaan ekonomi menunjukkan memperkuat partisipasi masyarakat dalam program CSR; (4) Partisipasi masyarakat telah memperkuat keefektifan program CSR; dan (5) Keberdayaan ekonomi telah memperkuat keefektifan CSR.
Analisis Tingkat Partisipasi dengan Tingkat Kesejahteraan Kelompok Sadar Wisata Pada Pengelolaan Pariwisata Dieng Tsonya Yumna Afifa; Rilus A Kinseng
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.629

Abstract

ABSTRACTDieng Kulon Tourism is tourism in Banjarnegara District which is closely related to cultural tourism, historical tourism, and nature tourism. In the development of tourism, the community is involved as a whole so that it has a positive impact on the joints of life. Therefore, this study aims to look at member of Pokdarwis participation that is linked to their well-being. This research uses quantitative research methods supported by qualitative data. The number of respondents in this study were 50 respondents. The results obtained indicate that there is a strong relationship between the level of participation with the level of welfare of Pokdarwis Dieng Pandawa members. Keywords: participation, welfare, tourismABSTRAKPariwisata Dieng Kulon merupakan pariwisata yang ada di Kabupaten Banjarnegara yang erat kaitannya dengan wisata budaya, wisata sejarah, dan wisata alam. Dalam pengelolaan pariwisatanya, masyarakat dilibatkan sehingga menimbulkan dampak positif pada sendi kehidupannya.  Maka dari itu,  penelitian ini bertujuan untuk melihat partisipasi anggota Pokdarwis yang dihubungkan dengan kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 50 responden. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara tingkat partisipasi dengan tingkat kesejahteraan anggota Pokdarwis Dieng Pandawa.Kata kunci: partisipasi, kesejahteraan, pariwisata
Peran Pendamping dan Partisipasi Masyarakat dalam Keberhasilan Program Corporate Social Responsibility Rina Suhandi; Djuara P Lubis
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.644

Abstract

 ABSTRACTCommunity involvement in a program is affected by its program facilitator’s role. Besides, individuals’ characteristic and participation precondition are also play important role in determining involvement level or community participation in a program. Posyandu program is a program that needs community participation. Cempaka Posyandu is facilitated by CSR of Pertamina TBBM Cikampek Inc. The aim of this research is to describe community’s evaluation towards facilitator and community participation level, to analyze the correlation between individuals’ characteristic, participation precondition, evaluation towards facilitator and community participation level, and to analyze the correlation between participation level and CSR program level of success. This research shows that there is a strong and moderate relation between type of occupation in individual’s characteristic, facilitating role, teaching role, also representating role and community participation role. Besides, there is no relation between participation level and CSR program level of success.Keywords: corporate social responsibility, facilitator, community participation, posyanduABSTRAKKeterlibatan masyarakat dalam suatu program tidak terlepas dari peran pendamping dari program itu sendiri. Selain itu, karakteristik individu dan prasayarat partisipasi juga merupakan faktor penting dalam tingkat keterlibatan atau partisipasi masyarakat pada suatu program. Salah satu program yang membutuhkan partisipasi masyarakat adalah program posyandu. Posyandu Cempaka merupakan posyandu yang didampingi oleh CSR PT Pertamina TBBM Cikampek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penilaian masyarakat terhadap pendamping dan tingkat partisipasi masyarakat, menganalisis hubungan karakteristik individu, prasyarat partisipasi, dan penilaian terhadap pendamping dengan tingkat partisipasi masyarakat, dan menganalisis hubungan tingkat partisipasi dengan keberhasilan program CSR. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat dan moderat antara jenis pekerjaan pada karakteristik individu, peran memfasilitasi, peran pendidik, dan peran perwakilan pendamping dengan tingkat partisipasi masyarakat. Selain itu, tidak terdapat hubungan antara tingkat partisipasi masyarakat dengan keberhasilan program CSR.Kata kunci: corporate social responsibility, partisipasi masyarakat, pendamping, posyandu
Hubungan Tingkat Partisipasi Dalam Program Bank Sampah Terhadap Perubahan Perilaku Pengelolaan Sampah Tsanny Callista Nispawijaya; Fredian Tonny Nasdian
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.647

Abstract

Bank Sampah Dandelion merupakan program pemberdayaan desa oleh mahasiswa BEM Fakultas Ekonomi dan Manajemen dalam bidang lingkungan yang bertujuan untuk memperbaiki pengelolaan sampah masyarakat. Pemberdayaan berkaitan erat dengan partisipai masyarakat. Tingkatan partisipasi (Cohen & Uphoff 1979) dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil lalu evaluasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara tingkat partisipasi pada program bank sampah dengan perubahan perilaku pengelolaan sampah program Bank Sampah Dandelion. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan metode studi kasus dan metode survei untuk menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif, dengan data kuantitatif diperoleh melalui kuisioner sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara partisipasi keanggotaan bank sampah terhadap perubahan perilaku pengelolaan sampah lemah. Hal tersebut dikarenakan rendahnya partisipasi nasabah dalam menjalani bank sampah karena minimnya fasilitator dalam membimbing nasabah bank sampah. Partisipasi yang rendah menyebabkan sulitnya terjadi perubahan dalam perilaku mengelola sampah.
Partisipasi Anggota Binaan Kelompok Ekowisata di Desa Cikole Bandung Barat Fina Muthia Deizi; Anna Fatchiya
Jurnal Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat [JSKPM] Vol. 4 No. 5 (2020): JSKPM
Publisher : Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jskpm.v4i5.688

Abstract

ABSTRACTThe participation of the group members, LMDH Giri Makmur, is important in the success of a tourism development program in Cikole Village. This study aims to identify internal and external factors that encourage group members in managing tourism, identify the level of participation of group members and analyze the factors that influence the level of participation of group members. This research uses quantitative research methods supported by qualitative data. Quantitative methods are tested with regression tests and the selection of respondents using census techniques. The number of respondents in this study was 36 respondents. Results of this research is the level of participation of ecotourism members group in managing PAL 16 tourism is quite high at the planning, implementation, utilization of results and evaluation stages. Furthermore, the factors that have a significant influence on the level of participation of ecotourism members group in tourism management are internal factors (age, length of stay, level of income, length of membership and level of group desire) and external factors (level of Perhutani support, level of support for facilities and infrastructure and level of support group).Keywords : community participation, ecotourism, forest, group. village ABSTRAKPartisipasi anggota binaan kelompok yaitu LMDH Giri Makmur merupakan suatu hal yang penting dalam keberhasilan suatu program pengembangan wisata di Desa Cikole. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendorong anggota binaan kelompok dalam pengelolaan wisata, mengidentifikasi tingkatan partisipasi anggota binaan kelompok dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat partisipasi anggota binaan kelompok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Metode kuantitatif diuji dengan uji regresi dan pemilihan responden menggunakan teknik sensus. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 36 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi anggota binaan kelompok dalam pengelolaan wisata PAL 16 cukup tinggi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan hasil dan evaluasi. Selanjutnya faktor yang memiliki pengaruh nyata dalam tingkat partisipasi anggota binaan kelompok dalam pengelolaan wisata ialah faktor internal (usia, lama tinggal, tingkat pendapatan, lama keanggotaan dan tingkat keinginan berkelompok) dan faktor eksternal ( tingkat dukungan perhutani, tingkat dukungan sarana dan prasarana dan tingkat dukungan kelompok) Kata Kunci : desa, ekowisata, hutan, kelompok, partisipasi masyarakat

Page 1 of 1 | Total Record : 10


Filter by Year

2020 2020