cover
Contact Name
Ratna Mutu Manikam
Contact Email
ratna_mutumanikam@mercubuana.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fifo.journal@mercubuana.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Ilmiah FIFO
ISSN : 20854315     EISSN : 25028332     DOI : -
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah FIFO UMB diterbitkan oleh program studi Sistem Informasi Fakultas Ilmu KOmputer merupakan hasil penelitian, penelitian konseptual dan ilmu terapan, yang mencakup dan berfokus pada bidang Rekayasa Perangkat Lunak, E-Business, E-Government, Mobile Computing, Data mining, data warehouse, Temu Kembali Informasi. Makalah yang diterbitkan telah dilakukan proses review dan diterbitkan 2 (dua) kali dalam 1 (satu) tahun pada bulan MEI dan NOVEMBER.
Arjuna Subject : -
Articles 223 Documents
Investigasi Pengaruh Skema Stride dan Step Training untuk Deteksi Jari Pada Region-based Fully Convolutional Network (R-FCN) dalam Teknologi Augmented Reality Hashfi Fadhillah; Suryo Adhi Wibowo; Rita Purnamasari
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 12, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441//fifo.2020.v12i2.003

Abstract

Abstract  Combining the real world with the virtual world and then modeling it in 3D is an effort carried on Augmented Reality (AR) technology. Using fingers for computer operations on multi-devices makes the system more interactive. Marker-based AR is one type of AR that uses markers in its detection. This study designed the AR system by detecting fingertips as markers. This system is designed using the Region-based Deep Fully Convolutional Network (R-FCN) deep learning method. This method develops detection results obtained from the Fully Connected Network (FCN). Detection results will be integrated with a computer pointer for basic operations. This study uses a predetermined step scheme to get the best IoU parameters, precision and accuracy. The scheme in this study uses a step scheme, namely: 25K, 50K and 75K step. High precision creates centroid point changes that are not too far away. High accuracy can improve AR performance under conditions of rapid movement and improper finger conditions. The system design uses a dataset in the form of an index finger image with a configuration of 10,800 training data and 3,600 test data. The model will be tested on each scheme using video at different distances, locations and times. This study produced the best results on the 25K step scheme with IoU of 69%, precision of 5.56 and accuracy of 96%.Keyword: Augmented Reality, Region-based Convolutional Network, Fully Convolutional Network, Pointer, Step training Abstrak Menggabungkan dunia nyata dengan dunia virtual lalu memodelkannya bentuk 3D merupakan upaya yang diusung pada teknologi Augmented Reality (AR). Menggunakan jari untuk operasi komputer pada multi-device membuat sistem yang lebih interaktif. Marker-based AR merupakan salah satu jenis AR yang menggunakan marker dalam deteksinya. Penelitian ini merancang sistem AR dengan mendeteksi ujung jari sebagai marker. Sistem ini dirancang menggunakan metode deep learning Region-based Fully Convolutional Network (R-FCN). Metode ini mengembangkan hasil deteksi yang didapat dari Fully Connected Network (FCN). Hasil deteksi akan diintegrasikan dengan pointer komputer untuk operasi dasar. Penelitian ini menggunakan skema step training yang telah ditentukan untuk mendapatkan parameter IoU, presisi dan akurasi yang terbaik. Skema pada penelitian ini menggunakan skema step yaitu: 25K, 50K dan 75K step. Presisi tinggi menciptakan perubahan titik centroid yang tidak terlalu jauh. Akurasi  yang tinggi dapat meningkatkan kinerja AR dalam kondisi pergerakan yang cepat dan kondisi jari yang tidak tepat. Perancangan sistem menggunakan dataset berupa citra jari telunjuk dengan konfigurasi 10.800 data latih dan 3.600 data uji. Model akan diuji pada tiap skema dilakukan menggunakan video pada jarak, lokasi dan waktu yang berbeda. Penelitian ini menghasilkan hasil terbaik pada skema step 25K dengan IoU sebesar 69%, presisi sebesar 5,56 dan akurasi sebesar 96%.Kata kunci: Augmented Reality, Region-based Convolutional Network, Fully Convolutional Network, Pointer, Step training 
SISTEM INFORMASI PREDIKSI MAHASISWA PUTUS KULIAH MENGGUNAKAN METODE DATA MINING DENGAN ALGORITMA CHAID Dhila Franzely Dhimas Putra; Yoga Suhanda; Miri Susanti
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.003

Abstract

College life cannot be separated from problems faced by students. This problem is one of the obstacles in completing the study. Droped out students are detrimental to higher education institutions because it will reduce the performance index and harm the students themselves. The purpose of the research is to produce a prediction system for students who will drop out of college using data mining by processing data from ITB Swadharma for the period 1992 to 2019 and modeling using the Chaid algorithm, the results are visualized with the tableau application. The results of the study reveal the fact that the study time is the main factor that influences the prediction of dropout students with a chi-square value of 15,714, factor of accreditation status with a chi-square value of 16,874, gender is the factor with a chi-square value of 5.292.
Model ITPOSMO untuk Evaluasi E-Government: Tinjauan Studi Kasus Assaf Arief; Iis Hamsir Ayub Wahab; Dana Indra Sensuse
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.001

Abstract

Era revolusi industri 4.0 berkembang dengan pesat termasuk di bidang pemerintahan (e-government). Penelitian tentang studi kasus penerapan e-government di lembaga pemerintahan salah satunya adalah evaluasi keberhasilan sistem informasi pelayanan data statistik bagi stakeholdernya. Evaluasi berdasarkan bisnis proses pada aplikasi yang dikembangkan untuk memberikan manfaat yang efektif kepada pengguna sesuai dengan yang direncanakan, dengan mengevaluasi kesenjangan antara rencana pengembangan dan implementasi layanan pada aplikasi. Evaluasi tersebut berupa analisis keberhasilan atau kegagalan implementasi layanan tersebut. Jika gagal, Organisasi dapat menemukan strategi rekomendasi apa yang dapat diambil untuk menutup kesenjangan tersebut. Dalam studi ini, penulis melakukan evaluasi sistem informasi statistik dengan menggunakan model ITPOSMO untuk mengidentifikasi kesenjangan desain-realitas dan mengevaluasi keberhasilan atau kegagalan. Evaluasi ini dilakukan dengan mewawancarai tim pengembangan dan pimpinan struktur terkait. Hasil studi ini menemukan bahwa proyek sistem informasi kemungkinan hanya berhasil sebagian dan mungkin akan terus demikian kecuali beberapa tindakan diambil untuk memperbaiki kesenjangan desain-realitas yang ada. Selain itu, pada studi ini merekomendasikan beberapa perbaikan yang dibutuhkan untuk menutup kesenjangan dengan pendekatan Critical Success Factors (CSFs) agar sistem informasi dapat sukses dirasakan manfaatnya.
SIMULASI PENERAPAN TEKNOLOGI FACE RECOGNITION PADA APLIKASI PENDATAAN KEHADIRAN KARYAWAN / KARYAWATI TERINTEGRASI E-MON SISTEM PENGGAJIAN DENGAN PENDEKATAN EIGENFACE DAN UXD LARAVEL VERSI 5.6 BERBASIS CLOUD SERVICE Suharyanti Suharyanti; Raditya Rimbawan
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.006

Abstract

Face recognition is a face-oriented recognition method by comparing patterns that have previously been stored in the database. In general, facial image recognition systems are divided into two types, namely feature based systems and image based systems. To carry out facial image recognition, there are several kinds of approach algorithms that can support the processing of the face image. One approach algorithm that is well known and capable of processing images with a good level of accuracy is the eigenface approach. By using the eigenface approach, the face image will be processed by performing a matrix calculation, which results in an eucludian distance to be able to get the suitability of the face image. so this research produces a result which includes: the results of the test on the FGD Functional says for the accepted percentage is: 73% for not accepted is 27%, for Non-Functional FGD says for the accepted percentage is 82% and not accepted is 18 %, and for the results of testing the adaptation of ISO 9126 in the good category with a percentage result of 79%, and the last test result, namely the Blackbox Testing test to be accepted is 83% and for the results the percentage that is not accepted is 17%
Metode AHP Dan SAW Dalam Penentuan Penutupan Ruas Jalan Sebagai Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 Sandi probo sarjono; Istiadi Istiadi; Fitri Marisa
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.002

Abstract

The President of the Republic of Indonesia issued Presidential Decree Number 7 of 2020 concerning the Task Force for the Acceleration of Handling of Corona Virus Desease 2019. This decision was followed up by all Regional Leaders as the basis for the formation of a Regional Level Task Force, one of which is Malang Regency, East Java Province. One of the efforts is to implement Physical Distancing at the sub-district level, namely by closing existing roads in Malang Regency with the aim of reducing the activity of people and vehicles on these roads. The problem is how to determine the most appropriate road sections to be closed so that the policy is right on target. The decision support system application and the calculation of data obtained using the Simple Additive Weighting (SAW) and Analytical Hierarchy Process (AHP) methods can help make decisions in determining which roads will be closed. The application of these two methods is able to analyze data and provide accurate calculation results so that it can provide appropriate alternative solutions. There are differences in the results of calculations and rankings in the two methods, each method provides a value that can be used as an alternative as a choice of roads to be closed as needed.
Studi Network Congestion Dengan TCP Tahoe Misbahul Fajri
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.005

Abstract

Perkembangan penggunaan komputer dan jaringan serta layanannya cepat berkembang dari masa ke masa, ini membuat kepadatan trafik data pada jaringan internet maupun intranet. Kemacetan jaringan internet pertama kali dialami pada akhir tahun 80-an dimana menurun drastis sehingga terjadi kolaps, kemudian pada tahun 1988 Jacobson mengusulkan teorinya yaitu Congestion Avoidance and Control. Congestion adalah pengumpulan paket melebihi kapasitas bandwidth yang tersedia pada link, congestion akan mengakibatkan penurun kinerja jaringan diantaranya; multiple packet losses, utilitas link yang rendah (low throughput), delay antrian yang tinggi, dan kemacetan yang parah (congestion collapse), ini menjadikan riset yang menantang untuk dipelajari dan dikembangkan, termaksud dalam penelitian ini. TCP Congestion Control adalah protokol TCP yang diterapkan pada end device yaitu di server dan client, protokol slow-start dan congestion avoidance serta Fast Retransmit merupakan awal dalam penelitian sebelumnya, topologi jaringan bottlenect yang dimana dimplementasikan mekanisme tersebut pada Transport Layer dengan   trafik layanan FTP. Pada penelitian ini dilakukan studi lanjut dan analisa TCP Tahoe algortima, dimana mengimplementasikan keempat skenario standar sesuai mekanisme TCP. Simulasi penelitian ini menggunakan simulator OPNET  dengan jaringan dumbbell dan paket discarding
Analisa Sistem Informasi Tugas Akhir Dengan Pendekatan Soft Systems Methodology Bayu Waseso; Suhaeri Suhaeri; Tazkiyah Herdi
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.004

Abstract

Persyaratan untuk menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi oleh seorang mahasiswa adalah menyelesaikan tugas akhir. Dimana pada tugas akhir tersebut mahasiswa melakukan kegiatan penelitian. Laporan tugas akhir pada Sekolah Tinggi ABC memiliki beberapa tahapan yang wajib diikuti, mulai dari pengajunan Idea Concept Paper (ICP), proses bimbingan, pengajuam propoal, dan penyelesain tugas akhir. Meningkatnya jumlah mahasiswa pada setiap tahunnya mengakibatkan naiknya beban kerja admin dalam mengelola administrator dalam pengelolaan tugas akhir. Unit Jurusan aalah unit yang bertugas untuk mengelola administrasi tugas akhir. Kondisi inilah yang menginspirasi untuk memberikan suatu solusi dengan membuat suatu sistem informasi tugas akhir (SITA). Di dalam SITA ini semua pihak yang terkait dengan pengelolaan tugas akhir akan terlibat mulai dari mahasiswanya itu sendiri, dosen, petugas administrator serta eksekutif. Tahapan analisa pada penelitian ini akan menggunakan soft systems methodology (SSM). SSM merupakan proses penyelidikan yang berbasis pada aksi ke dalam situasi bermasalah di dunia nyata, dimana pengguna akan belajar cara mencari tahu tentant situasi untuk mendefinisikan atau mengambil tindakan untuk memperbaikinya. Hasil analisa yang di dapat akan diterjemahkan menjadi desain yang nyata dengan menggunakan use case UMLTRANSLATE with x EnglishArabicHebrewPolishBulgarianHindiPortugueseCatalanHmong DawRomanianChinese SimplifiedHungarianRussianChinese TraditionalIndonesianSlovakCzechItalianSlovenianDanishJapaneseSpanishDutchKlingonSwedishEnglishKoreanThaiEstonianLatvianTurkishFinnishLithuanianUkrainianFrenchMalayUrduGermanMalteseVietnameseGreekNorwegianWelshHaitian CreolePersian //  TRANSLATE with COPY THE URL BELOW Back EMBED THE SNIPPET BELOW IN YOUR SITE Enable collaborative features and customize widget: Bing Webmaster PortalBack//
ANALISA DAN PERANCANGAN APLIKASI PEMANTAU TUMBUH KEMBANG ANAK DENGAN METODE BODY MASS INDEX BERBASIS WEB Arif Wahyudi Suryanto; Ratna Mutu Manikam
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441//fifo.2021.v13i1.006

Abstract

Health is the most important thing in life. Especially for the first five years of age of children. The growth and development of children in the first five years of age are very vulnerable and need more supervision from parents. However, many parents do not pay attention and ignore the health and development and development of toddlers, due to reasons too busy or lack of facilities or containers that support the supervision activities. With the rapid development of technology today, it can simplify and help daily activities, including activities to monitor children's growth and development. This research tries to design a web-based application that can facilitate parents in monitoring children's growth and development. This study used the method of developing the Waterfall system and PIECES. In this application there is an information system for calculating a child's ideal body weight using the body mass index method, calculating the measurement of the framework, as well as searching for a child's poly location specifically in the DKI Jakarta area. This web-based child growth and development application will help parents in monitoring children's growth and development as well as finding the location of children's poly in DKI Jakarta
IMPLEMENTASI METODE FORWARD CHAINING PADA SISTEM PAKAR PENYAKIT KULIT Winda Widya Ariestya; Yulia Eka Praptiningsih; Dita Novitthalia Syahputri
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.007

Abstract

Sistem pakar dapat dijadikan sebagai alat bantu masyarakat dalam melakukan diagnosa secara dini, tidak terkecuali pada penyakit kulit yang merupakan salah satu penyakit yang ada pada wilayah beriklim tropis. Indonesia berada pada wilayah yang beriklim tropis menjadikan salah satu penyebab banyaknya masyarakat menderita penyakit kulit. Dibutuhkan suatu media berbasiskan teknologi yang menyajikan informasi dalam menangani masalah kurangnya pengetahuan masyarakat dalam mendiagnosa secara dini penyakit kulit. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode forward chaining pada sistem pakar dalam mendiagnosa penyakit kulit. Metode forward chaining digunakan sebagai suatu pendekatan dalam melakukan kontrol inferensi. Metode Rapid Application Development (RAD) dimanfaatkan sebagai metodologi pengembangan sistem pakar yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu diawali dengan proses menentukan tujuan dan cakupan setiap aspek, pembuatan prototype, pengumpulan masukan dari pengguna, pengujian dan implementasi dari luaran yang dihasilkan. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam membantu diagnosa awal dari jenis penyakit dan pengobatannya
SISTEM MONITORING KUALITAS AIR KOLAM RENANG MENGGUNAKAN MIKROKONTROLLER NODEMCU ESP8266 DAN CAYENNE Nenny Anggraini; Tabah Rosyadi
Jurnal Ilmiah FIFO Vol 13, No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/fifo.2021.v13i2.008

Abstract

Renang adalah salah satu jenis olahraga yang populer. Terbukti dari banyaknya kolam renang di sekitar tempat kita tinggal. Sayangnya, kualitas air kolam renang sering kali terabaikan. Hal ini dibuktikan lewat wawancara penulis dari tiga orang pemilik dan pengurus kolam renang. Dari wawancara tersebut, dapat disimpulkan bahwa pemilik dan pengurus kolam renang hanya memeriksa kualitas air kolam renang tanpa acuan waktu yang pasti dan pemberian obat tanpa memeriksa kondisi air terlebih dulu. Di era digital ini, penggunaan teknologi sudah merambah ke segala aspek kehidupan, salah satunya adalah sistem monitoring kualitas air kolam renang menggunakan mikrokontroller nodemcu esp8266 sebagai otak utamanya dan pemanfaatan aplikasi cayenne seperti yang penulis tulis dalam penelitian ini. Sistem akan memeriksa kualitas air kolam renang yang meliputi keasaman atau kebasaan air, kekeruhan air dan suhu air secara langsung dan menampilkannya pada aplikasi cayenne yang telah dipasang pada perangkat pintar pengguna, cayenne juga akan memberi notifikasi ke pengguna apabila kualitas kolam renang sudah tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan Permenkes RI Nomor 32 Tahun 2017 Tentang Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan dan Persyaratan Kesehatan Air untuk Keperluan Higiene Sanitasi, Kolam Renang, Solus Per Aqua (SPA), dan Pemandian Umum. Penulis memakai metode prototiping guna menghemat waktu dalam pengembangan sistem tanpa mengesampingkan tujuan utama sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah sistem monitoring yang mampu memonitor kualitas air meliputi suhu air, pH dan kekeruhan dengan persentase keakuratan pH rata-rata adalah 96.84%, sistem mampu membedakan air bening dan keruh dengan rata-rata waktu tunggu notifikasi saat air dalam kondisi tidak standar adalah 12.06 detik.