cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)
ISSN : -     EISSN : 26138972     DOI : -
Core Subject : Education,
Early Childhood Education Indonesian Journal (ECEIO adalah jurnal berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Prodi PG-PAUD Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Palu.Jurnal ini menerima tulisan ilmiah berupa laporan penelitian (Original article research paper) dengan focus dan scope bidang Pendidikan Anak Usia Dini.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 1: Januari 2019" : 6 Documents clear
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR ANAK MELALUI MEDIA REALIA DI KELOMPOK B KECAMATAN DOLO BARAT Abdul Salam
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 1: Januari 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i1.917

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah penerapan Media Realia dapat meningkatkan hasil belajar anak di Kelompok B TK Sintuvu Singgani Balumpewa Kecamatan Dolo Barat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memberi gambaran peningkatan hasil belajar anak melalui media realia di kelompok B TK Sintuvu Singgani Balumpewa Kecamatan Dolo Barat.Subyek penelitian adalah anak kelompok B dengan jumlah anak 16anak, yang terdiri dari 10 anak laki-laki dan 6 anak perempuan yang terdaftar pada tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian tindakan kelas ini dilakasanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dengan tahapan masing-masing yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi, dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru Kelas Kelompok B yang bertindak sebagai observer/pengamat. Dari hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa dari siklus pertama ke siklus kedua meningkat rata-rata 22,92% anak yang masuk dalam katagori berkembang sangat baik dalam semua aspek yang diamati, selanjutnya rata-rata 52,08% anak yang masuk dalam kategori berkembang sesuai harapan dalam semua aspek yang diamati, dan rata-rata 20,80% anak yang masuk dalam kategori mulai berkembang terhadap semua aspek yang diamati serta hanya 4,2% anak yang masuk dalam kategori belum berkembang dalam semua aspek yang diamati.
PERAN KELUARGA SEBAGAI TEMPAT PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK USIA DINI Nurhaeda Nurhaeda
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 1: Januari 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i1.918

Abstract

Peran Keluarga Sebagai Basis Pembentukan Karakter Anak  Usia Dini. Dalam keluarga berperan sebagai tempat yang pertama dan utama untuk membentuk karakter seorang anak. Atas dasar itulah, keluarga sebagai lingkungan pendidikan informalberperan sentral untuk mempersiapkan seorang anak memasuki jenjang pendidikan lebih lanjut. Keluarga menjalankan peran sebagai peletak dasar pendidikan bagi anak dengan membantu seorang anak supaya memiliki karakter yang baik. Jika seorang anak mengalami pendidikan yang berkualitas dan terprogram dengan baik sejak usia dini dalam keluarga, maka anak tersebut akan bertumbuh menjadi pribadi yang kreatif, inovatif dan produktif. Pendidikan dalam keluarga dengan tujuan membentuk  seorang anak  menjadi pribadi yang kreatif, inovatif, dan produktif  justru mempersiapkan seorang anak untuk masa depan. Dimana masa ini menuntut manusia yang kreatif, inovatif dan produktif, mandiri. Dengan itu, tingkat ketergantungan manusia semakin kecil karena jumlah manusia yang produktif lebih baik ketimbang usia yang tidak produktif. Pendidikan karakter merupakan salah satu cara untuk mempersiapkan manusia menjadi pribadi yang kreatif, inovatif dan produktif. Upaya pembentukan karakter anak dilakukan sejak seorang anak berada pada usia dini.Keluarga(orang tua)harus menjadi sumber belajar bagi seorang anak untukmenemukannilai-nilai kehidupan yang positif dan konstruktif. Keluarga perlu membimbing dan membentuk anak untuk menjadi pribadi yang produktif dan berkualitas. Jika orang tua mampu memperlihatkan nilai-nilai yang positif, maka anak-anak akan belajar untuk melakukan hal-hal yang baik dan benar.Anak-anak yang berkarakter baik akan mampu mengembangkan diri dengan baik, mampu berkompetensi dalam dunia kerja serta produktif.
MENINGKATKAN MINAT BELAJAR ANAK TK KELOMPOK B MELALUI PENGGUNAAN MEDIA VISUAL Syamsidar Syamsidar
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 1: Januari 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i1.919

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penggunaan media visual dapat meningkatkan minat belajar anak TK kelompok B Palu. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah membuktikan bahwa penggunaan media visual dapat meningkatkan minat belajar anak TK kelompok B Palu. Subyek penelitian adalah anak  TK Kelompok B di Palu yang berjumlah 15 anak. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2018/2019 dalam 2 siklus, yaitu siklus I dan Siklus II, dengan masing-masing tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Teknik pengumpulan data yang dipakai adalah observasi yang berupa lembar pengamatan, tes, dokumentasi, hasil tugas. Metode analisis data yang digunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian Tindakan Kelas dilaksanakan dengan teman sejawat sebagai kolaborator untuk membantu dalam pengamatan dan pencatatan. Kriteria keberhasilan harus mencapai 75% pada aspek minat belajar dan 65% pada aspek mengelompokkan dan mengurutkan kendaraan darat dan beroda dua. Hasil penelitian menunjukkan minat belajar anak 40,95%, kemampuan mengelompokkan 43% dan kemampuan mengurutkan 45.33% pada pra-tindakan dengan total predikat belum berkembang (BB) tindakan pada siklus I menunjukkan minat belajar anak 74.29%, kemampuan mengelompokkan 78% dan dan kemampuan mengurutkan 64% dengan predikat mulai berkembang (MB) meningkat pada siklus II dengan perolehan minat belajar 87.62%, kemampuan mengelompokkan 91.12% dan kemampuan mengurutkan 77.33% dengan predikat berkembang sesuai harapan (BSH). Dengan demikian maka terbukti bahwa penggunaan media visual dapat meningkatkan minat belajar anak kelompok B di TK Bala Keselamatan Palu.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERCERITA ANAK MELALUI METODE DEMONSTRASI PADA ANAK KELOMPOK B DI TK Eni Darma Susanti
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 1: Januari 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i1.920

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah kemampuan anak bercerita dapat ditingkatkan melalui metode demonstrasi pada anak kelompok B TK. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan bercerita melalui metode demonstrasi pada anak kelompok B di TK. Subyek penelitian adalah anak kelompok B dengan jumlah anak 20 anak, yang terdiri dari 11 anak laki-laki dan 9 anak perempuan yang terdaftar pada tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian tindakan kelas ini dilakasanakan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II, dengan tahapan masing-masing  yaitu, perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pedoman observasi, dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan secara kolaboratif dengan guru Kelas Kelompok B yang bertindak sebagai observer/ pengamat. Berdasarkan hasil analisis data maka dapat disimpulkan bahwa dari siklus pertama ke siklus kedua terjadi peningkatan rata-rata 30% pada kategori BSB, BSH, dan MB pada masing-masing kemampuan yang diamati. Sedangkan jika diamati dari pra tindakan terjadi peningkatan rata-rata 65% kategori BSB, BSH, dan MB. Sedangkan, anak belum dapat meningkatkan aktivitasnya rata-rata 1 anak atau 10% kategori BB dapat disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan kemampuan anak bercerita di kelompok B TK.
MELALUI METODE KARYA WISATA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PERILAKU SOSIAL ANAK DI TK Andi Sofyan Munawir
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 1: Januari 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i1.921

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki proses pembelajaran melalui metode karya wisata  meningkatkan kemampuan perilaku sosial anak di Taman Kanak-Kanak.Lokasi penelitian ini di laksanakan di TK Alkhairaat Boya Baliase khususnya kelompok B yang berjumlah 28 anak terdiri dari 10 anak laki-laki dan 18 anak perempuan. Rancangan penelitian yang di gunakan adalah tindakan kelas yang di mulai dari perencanaan, pelaksanaan tindakan , observasi dan refleksi, yang di lakukan selama 2 bulan dengan 4 kali tindakan dalam 2 siklus. Data di kumpulkan dengan cara observasi, Tanya jawab, pemberian tugas dan dokumentasi,serta alat yang di gunakan adalah lembar obsevasi baik untuk aktifitas guru maupun murid. Selanjutnya dianalisis secara  persentasi untuk menarik kesimpulan. Data yang di kumpulkan saat pra tindakan kemampuan perilaku sosial anak dalam tolong menolong kategori BSB 14,28%, BSH 21,43%, MB 10,71% dan BB 53,57% Dalam bekerja sama kategori BSB 14,28%, BSH 17,86%, MB 10,71% dan BB 57,14%. Dan menghormati guru BSB 14,28%, BSH 17,86%, MB 10,71% dan BB 57,14%. Dan berinteraksi serta berkomunikasi BSB 10,71%, BSH 14,28%, MB 10,71% serta BB 64,28%. Setelah di lakukan tindakan maka hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa melalui metode karya wisata dapat meningkatkan kemampuan perilaku sosial anak terbukti ada peningkatan kemampuan perilaku sosial dari siklus satu ke siklus dua dalam tolong menolong 53,57% menjadi 78,57% (25%), bekerja sama dari 50% menjadi 78,57% (28,57%), menghormati guru dari 53,57% menjadi 82,14% (28,57%) sedangkan dalam berinteraksi dan berkomunikasi 46,43% menjadi 75% (28,57%). Secara umum terjadi peningkatan rata-rata 27,43% dari siklus pertama kesiklus kedua pada kemampuan yang di amati. Sedangkan jika di analisis dari pra tindakan maka terjadi peningkatan rata-rata 47,08% dari kemampuan yang di amati. Walaupun masih ada anak yang belum berhasil meningkat kemampuan perilaku sosialnya yaitu 10,71% saja.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA MELALUI MEDIA KARTU ANGKA PADA ANAK KELOMPOK B PAUD MUTIARA HATI KOTA PALU Husen Husen
ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal) Vol. 2 No. 1: Januari 2019
Publisher : ECEIJ (Early Childhood Education Indonesian Journal)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31934/eceij.v2i1.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tentang upaya meningkatkan kemampuan mengenal angka melalui media kartu angka. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan bentuk Penelitian Tindakan Kelas. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 27 anak. Hasil analisa data bahwa : 1) perencanaan pembelajaran seperti menentukan bahan pelajaran dan merumuskan tujuan, mengembangkan dan mengorganisasikan media pembelajaran, merencanakan pengelolaan kelas, dan menyiapkan alat penilaian rencana pembelajaran. 2) langkah pembelajaran antara lain : melakukan pembelajaran, melaksanakan penilaian proses dan hasil belajar, 3) peningkatan kemampuan dengan indikator : menyebutkan angka 1-10, menunjukkan angka 1-10, dan mengurutkan angka 1-10 dalam mengenal konsep bilangan dan lambang bilangan pada anak usia dini dengan menggunakan media kartu angka  di PAUD Mutiara Hati yaitu anak mengenal angka 1-10 mencapai 93%. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6