cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains
ISSN : 25483447     EISSN : 25484176     DOI : -
Core Subject : Education,
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains is a national journal which published by the Institute of Islamic Studies (IAIN) of Ponorogo managed by Its PGMI department. Ibriez journal, has been publishing both online and print since December 2016. The journal published to facilitate publication of the research result to improve quality and quantity of science. Ibriez journal publishes in twice a year around June and December. This journal also invites the Author who has opus which focus on education, Islam and science to submitted the research result.
Arjuna Subject : -
Articles 106 Documents
Reaktualisasi Kepramukaan sebagai Sarana Pembentukan Moral Peserta Didik Ajhuri, Kayyis Fithri
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 1 No 1 (2016): Penelitian Pendidikan dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.529 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v1i1.12

Abstract

Adanya inovasi-inovasi baru dalam pendidikan, sebenarnya bertujuan untuk memberikan output yang semakin baik bagi. Salah satu output yang dimaksud adalah moral. Faktanya, hal ini belum sepenuhnya tercapai. Salah satu hal yang mampu mendorong pencapaian output  pendidikan yang baik adalah ekstrakurikuler kepramukaan. Kajian ini memfokuskan terhadap ekstrakurikuler kepramukaan dengan dua alasan, yaitu adanya Undang-undang nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka; dan Pramuka dinilai mampu mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. Begitu banyak hal yang mampu diambil manfaatnya dari ekstrakurikuler tersebut. Dengan demikian kajian ini mengulas tentang pengaruh latihan kepramukaan terhadap perkembangan moral peserta didik. Tidak hanya pengaruhnya terhadap output pendidikan, namun  tahap perkembangan peserta didik juga tidak luput dari ulasan yang berkaitan dengan ekstrakurikuler ini. Pada akhirnya, latihan kepramukaan memiliki kecenderungan mampu mengembangkan moral peserta didik  yang diketahui berdasarkan permainan yang terdapat di dalamnya. Dengan sebuah permainan yang memiliki aturan yang tegas, maka pesertanya pun akan mematuhinya. Permainan yang dimaksud tentunya yang mampu meningkatkan moral. Moral yang dimaksud berupa kesantunan peserta didik dalam bersikap dan bertingkah laku.
Pengembangan Media Audio Visual Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Sekolah Dasar Yuanta, Friendha
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (901.531 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i2.36

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan salah satu mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar. Salah satu kegiatan berbahasa adalah menyimak. Berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia pada ketrampilan menyimak cerita belum berjalan secara optimal. Hal ini dapat dilihat dari setiap pembelajaran guru masih menggunakan metode ceramah. Sehingga siswa terlihat kurang antusias dan cenderung pasif. Penggunaan media audio visual dalam pembelajaran diharapkan adanya peningkatan dalam proses pembelajaran, terutama dalam hal menyimak cerita. Kegiatan pengembangan ini dilaksanakan dengan tujuan menghasilkan media audio visual mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas 3 semester 2 yang efektif, membuat siswa dapat menerima pembelajaran dengan baik. Metode yang digunakan dalam pengembangan ini menggunakan model Dick and Carey. Model ini memiliki sepuluh langkah prosedural, hanya saja untuk pengembangan ini diadaptasi menjadi sembilan langkah, yakni: (1) mengidentifikasi tujuan umum pembelajaran (2) analisis pembelajaran (3) mengidentifikasi karakteristik siswa (4) merumuskan tujuan khusus pembelajaran (5) mengembangkan instrumen penilaian (6) mengembangkan strategi pembelajaran (7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran (8) merancang dan melaksanakan evaluasi formatif (9) merevisi produk pembelajaran. Hasil akhir yang diperoleh dari pengembangan media audio visual ini adalah produk yang dikembangkan termasuk dalam kriteria valid/layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Hifdzil Quran dan Kemampuan Membaca Al-Quran Mahasiswa Prodi PGMI Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan Sadiyah, Halimatus
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.35 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i2.32

Abstract

Kemampuan membaca al-Quran merupakan kemampuan utama yang harus dimiliki oleh peserta didik yang beragama Islam, oleh sebab itu, pendidikan yang mengarahkan kemampuan membaca al-Quran haruslah dilaksanakan dengan baik, sistematis dan terencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kemampuan membaca al-Quran mahasiswa dan implementasi Hifdzil Quran Juz 30 di prodi PGMI Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan, selain itu juga untuk menggambarkan dan mengungkap (to describe and explore) implementasi program Hifdzil Quran Juz 30 prodi PGMI Jurusan Tarbiyah STAIN Pamekasan. Adapun tingkat kemampuan membaca al-Quran mahasiswa program studi PGMI Jurusan Tarbiyah secara keseluruhan sudah cukup baik, karena pada dasarnya semua mahasiswa bisa membaca al-Quran, akan tetapi ada beberapa mahasiswa yang masih belum menguasai ilmu tajwid, dan memerlukan bimbingan khusus dari dosen bimbingan hafalannya. Untuk Implementasi Hifdzil Qurannya sudah cukup baik, karena sebagian besar mahasiswa sudah menyetor dan menyelesaikan hafalannya. Namun ada beberapa catatan penting yang harus diperhatikan yaitu terkait laboratorium al-Quran sebagai tempat mahasiswa bimbingan masih belum ada juga kerjasama pihak-pihak terkait ada yang belum maksimal.
Desain Pedoman Praktikum Kimia yang Berorientasi Keterampilan Proses Arif, Syaiful
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 1 No 1 (2016): Penelitian Pendidikan dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (949.207 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v1i1.10

Abstract

Pedoman praktikum kimia berbasis eksperimen SMA/MA kelas XI semester genap merupakan perangkat pembelajaran di laboratorium yang sudah divalidasi oleh ahli isi/materi pelajaran kimia dan ahli media/desain pembelajaran. Pengembangan ini bertujuan untuk (1) Untuk mendeskripsikan kelayakan materi/isi buku panduan praktikum berbasis eksperimen yang dikembangkan (2) untuk mendeskripsikan kelayakan kontruksi/desain buku panduan praktikum yang berbasis eksperimen. Rancangan penelitian mengunakan 4-D ( four D Models) yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), penyebaran (desseminite). Kriteria  panduan praktikum dinyatakan layak jika penilaian terhadap buku panduan diperoleh ≥ 61 %. Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket, lembar validasi digunakan untuk memberikan tanggapan dan penilaian terhadap panduan praktikum kimia yang dikembangkan. Lembar validasi ini diberikan kepada tim ahli isi/materi pelajaran kimia dan tim ahli media/desain pembelajaran. Sedangkan lembar angket diberikan kepada guru dan siswa pada saat ujicoba terbatas, angket ini digunakan untuk mengetahui respon siswa dan guru tentang buku panduan praktikum yang dikembangkan. Data yang diperoleh diolah berdasarkan skala likert didapatkan bahwa (1) kelayakan panduan praktikum kimia dari segi ahli isi/materi pelajaran diperoleh rata-rata sebesar 78,15 %, yang artinya memenuhi dan layak untuk di ujicobakan (2) kelayakan panduan praktikum kimia dari segi ahli media/desain pembelajaran diperoleh rata-rata sebesar 80,98 % yang artinya memenuhi dan layak untuk di ujicobakan (3) hasil angket respon guru kimia  diperoleh rata-rata sebesar 84 % yang artinya sangat memenuhi dan mudah penggunaannya (4)  hasil angket respon siswa diperoleh rata-rata sebesar 79,3 % yang artinya memenuhi dan menarik dan mudah dipergunakan.
Identifikasi Miskonsepsi Konsep Fotosintesis Melalui Two-Tier Diagnostic Test dan Wawancara Diagnostik Roosyanti, Anna
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.347 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i2.37

Abstract

Pada konsep Fotosintesis, siswa Sekolah Dasar sering memiliki konsepsi (pemahaman) yang salah. Penyebab miskonsepsi ini salah satunya bersumber dari guru. Sebagai calon guru Sekolah Dasar, mahasiswa diharapkan dapat mengajarkan konsep Fotosintesis dengan benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi pada konsep Fotosintesis yang terjadi pada mahasiswa calon guru Sekolah Dasar melalui two-tier diagnostic test dan wawancara diagnostik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yang memaparkan jenis miskonsepsi yang terjadi. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Wijaya Kusuma Surabaya semester 1 tahun akademik 2016-2017, sebanyak 22 mahasiswa. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) Terdapat miskonsepsi yang dialami oleh mahasiswa pada konsep Fotosintesis. Konsepsi (pemahaman) mahasiswa paling rendah pada konsep Proses Fotosintesis membutuhkan cahaya yaitu sebesar 18,18%, sedangkan konsepsi paling tinggi yaitu pada konsep Produk yang dihasilkan dari proses Fotosintesis dengan prosentase sebesar 81,83%. (2) Sumber atau penyebab dari miskonsepsi yang dialami oleh mahasiswa yaitu berasal dari prakonsepsi mahasiswa dan bahan ajar. Simpulan pada penelitian ini yaitu two-tier diagnostic test dan wawancara diagnostik dapat dijadikan sebagai referensi dalam melakukan identifikasi terhadap miskonsepsi pada konsep Fotosintesis.
Scaffolding dalam Menyelesaikan Permasalahan KPK dan FPB Hadi, Sofwan
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 1 No 1 (2016): Penelitian Pendidikan dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.953 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v1i1.16

Abstract

Pembelajaran dalam kelas berisi siswa yang heterogen pada kemampuan memahami materi, yang memerlukan perlakuan berbeda antara siswa dalam kelas. Siswa yang tidak mampu mengkosntruksi pemahaman materi KPK dan FPB dalam pembelajaran perlu mendapat Scaffolding yang cukup oleh Guru. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Deskriptif untuk menganalisaScaffolding yang diberikan. Pendekatan Scaffolding menggunakan pendekatan Anghiheleri. Penelitian ini menghasilkanScaffolding bisa dilakukan dengan dua jenis. Pertama dengan penguatan materi, dan kedua dengan penguatan dalam kegiatan pembelajaran.
Realistic Mathematic Education (RME) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Fatmahanik, Ulum
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 1 No 1 (2016): Penelitian Pendidikan dan Keislaman
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1319.339 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v1i1.5

Abstract

Mata pelajaran matematika  khususnya dalam bidang geometri merupakan salah satu mata pelajaran yang mempunyai peran sangat penting dalam penguasaan materi mata pelajaran yang selanjutnya. Tetapi kenyataannya penguasaan siswa kelas VIIIC di SMPN I  Donomulyo  terhadap mata pelajaran geometri ini masih relatif rendah. Akibatnya hasil belajar siswa juga rendah. Berdasarkan hal tersebut maka upaya yang dilakukan untuk memperbaiki pembelajaran adalah dengan menerapkan pembelajaran RME (Realistic Mathematic Education). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran matematika realistik pada materi prisma dan limas yang dapat meningkatkan hasil belajar  siswa kelas VIIIC SMPN I Donomulyo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar matematika pada materi prisma dan limas dapat meningkat melalui pembelajaran matematika realistik. Hasil penelitian menyatakan bahwa persentase hasil tes secara klasikal yang mendapatkan skor minimal 75  meningkat dari siklus I ke siklus II sebesar 16%, persentase hasil observasi aktivitas siswa dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 14%, persentase hasil observasi aktivitas guru  meningkat sebesar 8% dari siklus I ke siklus II,  persentase hasil angket meningkat sebesar 8% dari siklus I ke siklus II, dan hasil wawancara juga meningkat dari 2 siswa menjadi 3 yang menyatakan memahami materi prisma dan limas.
Penggunaan Model Pembelajaran SAVI Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar IPS Pada Siswa Kelas V SD Al Husna Kota Madiun Yanto, Eka Nofri Ari
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.749 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i2.33

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SD Al Husna (IFDS), diketahui bahwa proses pembelajaran di kelas V masih bersifat konvensional sehingga kurang mengembangkan pola pikir dan kreatifitas siswa. Terdapat beberapa guru khususnya pada mata pelajaran IPS kelas V hanya berceramah dan siswa hanya mendengarkan, mencatat dan menghafalkan materi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa khususnya pada mata pelajaran IPS kelas VA dengan menggunakan model pembelajaran SAVI. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), prosedur penelitian yang digunakan berupa siklus yang terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi dan  refleksi.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kognitif dan alat pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen soal dan lembar observasi. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada hasil belajar yang berdampak pada prestasi belajar siswa.Hal ini dapat dilihat dari hasil presentase rata-rata pada siklus I yaitu 75% yang artinya ada 15 dari 20 siswa yang tuntas. Terjadi peningkatan pada siklus yang ke II yaitu 80% yang artinya ada 16 dari 20 siswa yang tuntas dalam pembelajaran. Pada siklus terakhir juga mengalami peningkatan yang signifikan dari siklus sebelumnya yaitu 90% yang artinya ada 18 dari 20 siswa yang tuntas pada siklus terkhir ini. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran SAVI dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD Al Husna (IFDS).
Pengaruh Metode Pemberian Tugas (Resitasi) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran PKN Kelas IV SDN Mojoroto Kota Kediri Wiguna, Frans Aditia
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 1 (2017): Pendidikan dalam Pembelajaran
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1597.115 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i1.25

Abstract

Konsep pembelajaran berakar pada pihak pendidik dan konsep belajar berakar pada pihak peserta didik. Pendidik sebagai pengelola kegiatan belajar mengajar yang efektif. harus mengetahui dan menguasai setiap metode atau model pembelajaran. Guru dapat menggunakan metode tanya jawab, pemberian tugas (resitasi), metode diskusi, dan masih banyak pilihan metode yang dapat digunakan untuk keberhasilan suatu tujuan pendidikan. Oleh karena adanya kesenjangan antara teori dan praktik serta eratnya pemilihan metode pembelajaran yang harus relevan dengan peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa maka menjadi penting untuk memilih dan menerapkan metode pembelajaran yang relevan dan efektif.  Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh metode pemberian tugas (resitasi) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan menggunakan Pretest-Postest yang dilaksanakan di SDN 3 Mojoroto Kota Kediri (Kel. Eksperimen) dan SDN 6 Mojoroto Kota Kediri (Kel. Kontrol), dengan sasaran penelitian adalah siswa kelas IV, selanjutnya teknik analisis t-test digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil temuan penelitian adalah: pretest rerata nilai pada kelas kontrol yaitu 51, dan rerata nilai pada kelas eksperimen yaitu 54.  Mean pada tabel statistik Pretest kelompok eksperimen adalah 54,38 dengan Std.  deviation 7,497, dan Std.  deviation 7,594. Sedangkan Mean kelompok kontrol pada tabel statistik Pretest adalah 51,94 dengan Std.  Deviation 8,532 dan kelas kontrol pada tabel statistik postest adalah 66,94 dengan Std.  Deviation 8,234. Nilai rerata hasil belajar menggunakan metode pemberian tugas (resitasi) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa untuk menyelesaikan soal PKn tentang globalisasi dengan menggunakan metode resitasi rerata pada kelas kontrol yaitu 66 dan Mean pada kelas eksperimen yaitu 74. Sehingga dapat disimpulkan adanya pengaruh yang signifikan metode pemberian tugas (resitasi) terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PKn kelas IV SDN Mojoroto Kota Kediri.
Jenis-jenis Benalu dengan Tanaman Inang Pada Ruang Terbuka Hijau Kota Surabaya Chamidah, Dina
Ibriez : Jurnal Kependidikan Dasar Islam Berbasis Sains Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.705 KB) | DOI: 10.21154/ibriez.v2i2.38

Abstract

Ruang Terbuka Hijau berfungsi sebagai wadah (container) untuk kehidupan manusia, baik secara individu maupun berkelompok, serta wadah makhluk lainnya untuk hidup dan berkembang secara berkelanjutan. Keindahan dan nilai manfaat tanaman di Ruang Terbuka Hijau sering terganggu dengan adanya benalu. Keberadaan benalu sering mengindikasikan terjadinya gangguan ataupun kerusakan tumbuh-tumbuhan inang yang diparasitinya. Benalu sudah banyak diketahui oleh masyarakat, namun belum pernah mendapatkan perhatian dalam penanganannya. Selama ini belum banyak penelitian tentang  kerusakan tanaman atau kerugian yang disebabkan oleh benalu.Pelaksanaan penelitian bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya benalu pada ruang terbuka hijau kota Surabaya dan untuk mengetahui identifikasi dominansi benalu dengan tanaman inang yang ada di ruang terbuka hijau Kota Surabaya. Penelitian tentang jenis-jenis benalu dengan tanaman inangnya pada ruang terbuka hijau Kota Surabaya, Jawa Timur dilakukan di beberapa titik pengamatan, yaitu : Wilayah Surabaya Pusat, Wilayah Surabaya Utara, Wilayah Surabaya Timur, Wilayah Surabaya Selatan, dan Wilayah Surabaya Barat. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode jelajah (cruise method) dengan mendatangi tempat-tempat dimana banyak vegetasi tanaman, pada setiap satu titik terdapat 500 vegetasi tanaman yang memungkinkan menjadi inang benalu. Hasil penelitian didapatkan 3 jenis benalu, 1 jenis benalu dari suku Crypteroniaceae yaitu Henslowia frutescens .Champ. yang memarasiti 39 jenis tanaman inang dan 2 jenis benalu dari suku Loranthaceae, yaitu Loranthus Sp dan Macrosolen cochinchinensis (Lour.) van Tiegh.

Page 3 of 11 | Total Record : 106