cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
AGREGAT
ISSN : 25412884     EISSN : 25410318     DOI : -
Core Subject : Engineering,
AGREGAT is a journal of Department of Civil Engineering, University of Muhammadiyah Surabaya. The journal will be published in every May and November yearly. The journal consists of result of research, literature review, and case reports created as realization of Tridharma college.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2021)" : 9 Documents clear
ESTIMASI INDEKS WASTE MATERIAL KONSTRUKSI UNTUK PROYEK BANGUNAN DI INDONESIA Agastya Fauzan Septianugraha; Setya Winarno
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.10055

Abstract

Perkembangan industri konstruksi di Indonesia semakin pesat seiring dengan perkembangan metode pelaksanaan yang semakin inovatif. Namun dalam prakteknya sulit untuk menghindari munculnya waste material yang tidak bernilai tambah. Oleh karena itu, perlu dilakukan estimasi indeks waste material sebagai alat untuk mengendalikan dan meminimalkan terjadinya waste. Indeks waste material ini dapat dijadikan tolak ukur untuk meningkatkan kinerja industri konstruksi yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan pada proyek pembangunan gedung 4 lantai di Yogyakarta dengan bahan utama yang akan diteliti adalah batang baja, ready mix, bekisting triplek, bata ringan, mortar, dan keramik. Selanjutnya, data dari dokumen pengadaan digunakan untuk menghitung timbulan sampah per luas lantai (WGA) dan nilai material waste rate (MWR). Kemudian hasil ini dibandingkan dengan data waste dari Shenzhen Construction Norm dan data penelitian dari negara lain. Rata-rata nilai WGA dan MWR untuk material baja tulangan adalah 0,034 kg/m2 dan 0,296%, material ready mix adalah 0,38 kg/m2 dan 0,986%, material bekisting kayu lapis 0,008 kg/m2 dan 1,72%, material bata ringan 0,01 kg/m2 dan 1,12%, material mortar sebesar 0,028 kg/m2 dan 2,13%, material keramik sebesar 0,02 kg/m2 dan 1,34%. Dari hasil tersebut, dibandingkan dengan data waste di China dan ditemukan bahwa waste ready mix dan batangan baja berada di atas kisaran waste normal di China. Untuk perbandingan dengan negara lain WGA dan MWR dalam penelitian ini lebih rendah dari data penelitian waste dari negara lain.
ANALISIS DAMPAK BANGKITAN DAN TARIKAN PADA PEMBANGUNAN APARTEMEN DAN HOTEL GUNAWANGSA MANYAR SURABAYA Shofwan Donny Cahyono; Nur Ayu Diana Citra Dewi
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.11032

Abstract

Pembangunan suatu kawasan atau bangunan baru akan berdampak langsung terhadap lalu lintas disekitar kawasan tersebut. Untuk itu diperlukan data historis lalu lintas disekitar kawasan tersebut. Untuk itu diperlukan data historis lalu lintas yang digunakan sebagai dasar untuk menetapkan pengaruh dari kawasan baru terhadap jalan-jalan disekitarnya. Andalalin ini akan digunakan untuk memperkirakan kondisi lalu lintas mendatang baik untuk kondisi “tanpa adanya pembangunan kawasan” maupun “dengan pembangunan kawasan”. Kota Surabaya mempunyai permasalahan yang cukup serius di bidang transportasi khususnya lalu lintas. Permasalahan kemacetan lalu lintas, yang secara konsep sudah terencana dalam program SITNP (Surabaya Integrated Transportation Network Palnning). Pada kondisi eksisting berdasarkan hasil analisa kinerja simpang tak bersinyal memperlihatkan Derajat Kejenuhan (DS) ≤ 0,85), sehingga dapat dikatakan kondisi ini menggambarkan tidak mengalami kemacetan pada simpang Jl. Menur Pumpungan – Jl. Manyar Indah Raya – Jl. Manyar Tirtoyoso. Dengan dibangunnya apartemen dan hotel Gunawangsa maka akan terjadi penambahan volume pada tiap pergerakan di simpang Jl. Menur Pumpungan – Jl. Manyar Indah Raya – Jl. Manyar Tirtoyoso, untuk mengatisipasi kemacetan pada jam puncak pagi bahwa eksisting sudah ada pelarangan belok kanan dari arah Jl. Menur Pumpungan (dari Barat) ke arah Jl. Manyar Indah Raya (arah Selatan) dan dari Jl. Manyar Tirtoyoso (dari Utara) Lurus Ke Jl. Manyar Indah Raya (arah Selatan) pada jam 06.00 – 09.00
Analisis Tingkat Kerusakan Jalan Menggunakan Metode PCI Untuk Mengevaluasi Kondisi Jalan Raya Cangkring, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo Aulia Dewi Fatikasari
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.10361

Abstract

AbstractA good road will heed the comfort and safety factors, such as its pavement conditions. Cangkring Road is an area where factories are operating and is close to the toll entrances and exits, therefore this causes this road to be frequently traverse by heavy vehicles. Cangkring road appears to have some pavement damage such as potholes, bleeding, depression, cracks, and various other types of damage. Damage to roads needs to be taken seriously and one way to maintain the quality of road services is to evaluate the condition of the road surface. The stage in revaluing road conditions is to conduct an assessment of the existing road conditions. This study aims to determine the condition of the road surface by making visual observations on Cangkring Road. The method applied is the Pavement Condition Index (PCI) method. This study was conducted to identify the type of damage, to determine the percentage of damage and to determine the index value of the surface condition of the flexible pavement section on Cangkring Road, Krembung Sub-district, Sidoarjo District. From the results of the study, it was found that the Pavement Condition Index (PCI) of Cangkring Road was 18,4, indicating that there's a failure in the pavement condition. The applicable repair for handling this matter is by road reconstruction. Keywords: Road Damage, Road Pavement Condition, Pavement Condition Index (PCI) Method  AbstrakJalan merupakan prasarana transportasi darat yang menghubungkan satu daerah dengan daerah lainya. Jalan yang baik akan memperhatikan faktor kenyamanan dan keamanan, salah satunya yaitu kondisi perkerasan jalan. Jalan Raya Cangkring terlihat mengalami beberapa kerusakan perkerasan jalan seperti jalan berlubang, bergelombang, amblas, retak, dan berbagai jenis kerusakan lainnya. Kerusakan pada jalan perlu diperhatikan secara serius, salah satu untuk menjaga kualitas layanan jalan adalah mengevaluasi kondisi permukaan jalan. Tahapan dalam mengevaluasi kondisi jalan adalah dengan melakukan penilaian terhadap kondisi eksisting jalan. Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi permukaan jalan dengan melakukan pengamatan secara visual di Jalan Raya Cangkring. Metode yang akan digunakan yaitu metode Pavement Condition Index (PCI). Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi jenis kerusakan, mengetahui persentase kerusakan serta mengetahui nilai indeks kondisi permukaan perkerasan lentur ruas di Jalan Raya Cangkring, Kecamatan Krembung, Kabupaten Sidoarjo. Dari hasil penelitian didapatkan nilai Pavement Condition Index (PCI) Jalan Raya Cangkring yaitu 18,4 menunjukkan bahwa kondisi perkerasan jalan adalah gagal (failed). Penanganan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki jalan tersebut adalah dengan melakukan rekonstruksi jalan. Kata Kunci: Kerusakan Jalan, Kondisi Perkerasan Jalan, Metode Pavement Condition Index (PCI)
Penentuan Tingkat Pelayanan Simpang Tak Bersinyal Jalan Ngembul-Mastrip Blitar Berdasarkan Perhitungan Manual Kapasitas Jalan Indonesia dan Software KAJI Endro Wibisono
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.11050

Abstract

Dalam sektor ekonomi Blitar dengan komoditi sayuran dan telur ayam yang membutuhkan akses transportrasi  cepat membuat pemerintah daerah merencanakan suatu infrakstruktur jalan raya yang memadai termasuk pada simpang jalan Ngembul-Mastrip. Adanya permasalahan yang membutuhan pemecahan yang segera perlu dilakukan identifikasi permasalahan dengan survei perhitungan volume kendaraan yang melewati simpang Ngembul-Mastrip. Simpang tersebut direncakan dapat mempengaruhi lalu lintas di daerah Blitar di tahun mendatang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pelayanan kinerja simpang tak bersinyal Kabupaten Blitar untuk prediksi tahun 2022. Metode yang digunakan adalah analisis simpang tak bersinyal antara kapasitas jalan dan volume lalu lintas menggunakan Manual  Kapasitas Jalan Indonesia dibantu dengan software KAJI. Hasil penelitian yang diperoleh angka derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,480, sedangkan menggunakan software kaji sebesar 0,313 kategori tingkat pelayanan Cukup (C). Untuk prediksi tahun 2022 setelah dihitung, didapat angka derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,475 sedangkan menggunakan software kaji sebesar 0,319 kategori tingkat pelayan Cukup (C). Perlu dipertimbangkan untuk dilakukan pelebaran jalan karena  berdasarkan hasil perhitungan didapat derajat kejenuhan pada tingkat C pada jam puncak pagi.
Nilai Rasio Gesek Permukaan Tanah Laterit - Geotekstile Ichwan Setiawan
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.10869

Abstract

Kalimantan Selatan banyak ditemukan ketersediaan jenis-jenis tanah yang dapat digunakan untuk kegiatan konstruksi. Ketersediaan jenis tanah banyak digunakan pada konstruksi bangunan jalan raya sebagai bahan tanah timbunan sebagai pengganti tanah asli yang memiliki daya dukung yang masih kurang menguntungkan bagi konstruksi diatasnya. Salah satu bahan material yang paling banyak digunakan sebagai tanah timbunan pada proyek konstruksi jalan di Kalimantan Selatan yaitu tanah laterit. Tanah laterit ini memiliki keuntungan karena harganya murah dan sangat cocok digunakan sebagai bahan urugan karena miliki daya dukung yang cukup baik. Cukup banyak proyek pembangunan di kalimantan selatan yang menggunakan bahan geotekstil terutama yang menggunakan tanah laterit sebagai bahan tanah timbunan. Interaksi butiran tanah pada permukaan Geotekstil sangat berpengaruh terhadap nilai daya dukung tanah, akan tetapi interaksi permukaan tanah – Geotekstil (d) bisa saja berbeda-beda tergantung dari jenis tanah yang digunakan sebagai bahan tanah timbunananya. Penelitian gaya gesek permukaan tanah laterit-geotekstil masih kurang di temui terutama daam pembahasan gaya gesek permukaan tanah laterit dengan permukaan geotekstil. Tujuan penelitian ini adalah agar menjadi bahan referensi dalam ilmu pengetahuan dan perencanaan dibidang pembangunan yang menerapkan bahan geotekstil sebagai bahan perkuatannya. Penelitian dilakukan dengan meninjau gesekan atau kohesi dan nilai sudut gesek yang terjadi antara permukaan tanah laterit-geotekstil. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen yang dilakukan laboratorium mekanika tanah dengan menggunakan alat uji geser langsung. Bahan uji geotekstil di selipkan diantara penahan dan tanah laterit. kemudian, benda uji akan di geser dengan gaya T yang besarnya dinaikkan secara bertahap. Dari hasil penelitian ini didapat bahwa nilai rasio geser permukaan tanah laterit-geotekstil ter tinggi terjadi pada kondisi sampel tidak terendam air dengan menggunakan Geotekstil berjenis on Woven. Sedangkan nilai rasio geser permukaan tanah laterit-geotekstil terendah terjadi pada kondisi sampel tidak terendam air menggunakan geotekstil Woven.
IMPLEMENTATION OF BIM (BUILDING INFORMATION MODELING) ON CALCULATION OF QUANTITY TAKE OFF HEAP IN PASURUAN-PROBOLINGGO TOLL ROAD SECTION 4 PROJECT Fajar Sodiq Febriansyah
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.9207

Abstract

The progress of construction industry in Indonesia has experienced very rapid development in the infrastructure sector, as proven by the many infrastructure developments in recent years. Quantity take-off is one of the contractor's efforts by calculating volume which will later be used as material for preparing bill of quantity in tenders and later also used as material for procurement. This is because contractors who can accurately carry out quantity take-offs will get several benefits, such as efficiency of incoming materials because they are in accordance with actual conditions. Autodesk civil 3D is a tool or application based on Building Information Modeling (BIM) which is capable to do quantity take-off. In this study, it will be discussed how the advantages and disadvantages of auto-desk civil 3D in carrying out quantity take-off on the volume of the stockpile compared to the method that has been used so far, namely calculating the volume using images from Autocad and with the assistance of Microsoft excel. The results of calculations using BIM in this study showed an increase in volume by 0.027%, a decrease in time by 80%, and an increase in costs by 37% when compared to conventional calculations. Keywords : BIM, Quantity Take-off, Autodesk Civil 3D
STUDI SEISMOTEKTONIK NUSA TENGGARA BARAT MENGGUNAKAN DATA GEMPA TAHUN 1922-2021 I Gusti Ketut Satria Bunaga; Rian Mahendra Taruna
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.10927

Abstract

Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu kawasan rawan gempabumi. Enam zona sumber gempabumi di wilayah ini, menggambarkan kondisi seismotektonik yang variatif dan memiliki karakteristik berbeda-beda. Pada penelitian ini, analisis dilakukan berdasarkan distribusi spasial nilai-b dengan menggunakan data gempabumi dari katalog ISC (1964-2008), USGS (1922-1963), dan BMKG (2009-2021). Wilayah penelitian meliputi area Nusa Tenggara Barat dan sekitarnya, dengan batas 7˚ LS- 12˚LS dan 115˚ BT - 120˚ BT. Penelitian ini menggunakan software ZMAP untuk menganalisa data katalog. Berdasarkan pengkajian ini diperoleh bahwa distribusi nilai-b antara 0,3 dan 0,8. Sebagian besar zona sumber gempabumi memiliki nilai-b yang rendah atau tingkat keaktifan kejadian gempabumi yang relatif tinggi dengan magnitudo yang bervariasi.
Studi Perencanaan Dinding Penahan Tanah dengan Metode Pelaksanaan Bottom Up dan Top Down Pada Basement Rumah Sakit Ponorogo Wahyu Kumbari Kumbari
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.9200

Abstract

AbstrakBangunan bertingkat dengan basement terdapat beberapa metode pelaksanaan yaitu bottom up dan top down. Metode bottom up pekerjaan struktur dilakukan setelah pekerjaan galian selesai, sedangkan metode top down pekerjaan struktur dapat dilakukan bersamaan dengan pekerjaan galian. Hal tersebut akan mempengaruhi stabilitas dinding penahan tanah (DPT) pada saat tahapan galian dilaksanakan. Tugas akhir ini bertujuan membandingkan perencanaan dinding penahan tanah secant pile (tahapan galian konstruksi bottom up) dengan diaphragm wall (tahapan galian konstruksi top down) pada basement rumah sakit ponorogo.Analisis data tanah menggunakan korelasi empiris nilai N-SPT untuk mendapatkan parameter tanah yang dibutuhkan, panjang total DPT dihitung menggunakan konsep kesetimbangan (SM=0) kemudian dikontrol terhadap gejala hidrolis. Tahapan galian di modelkan dengan progam PLAXIS untuk menganalisis defleksi, SF, dan gaya gaya dalam yang terjadi pada masing-masing DPT sesuai tahapan galian konstruksi. Selanjutnya perencanaan tulangan dihitung sesuai SNI 2847:2013 dan juga menggunakan program PCAColumn, serta menghitung biaya material dari masing masing DPT.Hasil perencanaan DPT dengan galian basement elevasi -8 m diperoleh panjang total 18 m dari muka tanah. Untuk Secant pile (Bottom up) diperoleh nilai SF 1,8 dengan defleksi maksimal 3,1 cm, menggunakan diameter Secant pile 0,8 m tulangan utama D19 jumlah 20, biaya material Secant pile Rp2.829.418.450. Sedangkan pada Diaparghmwall (Top down) diperoleh nilai SF 4,3 dengan defleksi maksimal 0,95 cm, ketebalan Diaparghmwall 0,5 m tulangan utama D22–250 mm, biaya material Diaphargmwall Rp2.269.552.123. Dari kedua metoda tersebut, biaya material Diaparghmwall (Top down) lebih murah dari pada biaya material Secant pile (Bottom up), namun dari segi pelaksanaan galian konstruksi, Diaparghmwall (Top down) lebih sulit dari pada Secant pile (Bottom up)Kata kunci: Basement, Secant pile, Diaphargmwall, Bottom up, Top down
Penerapan Penutup Bidang Struktur Cangkang dengan Material Kardus pada Studio Struktur Bentuk Fibria Conytin Nugrahini
AGREGAT Vol 6, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/ag.v6i2.11021

Abstract

Struktur cangkang merupakan struktur yang dipengaruhi oleh kelengkungan ruangnya serta dikenal dengan ketahanan bentuknya. Dalam pembelajaran struktur bentang lebar di studio struktur bentuk, mahasiswa perlu dikenalkan secara langsung kelebihan jenis struktur cangkang.  Mahasiswa dituntut untuk menghasilkan bentukan penutup cangkang dan dapat memahami transfer gaya yang terjadi. Satu kelompok membuat penutup cangkang plat lipat ruang dengan ide bentuk menggunakan kertas origami serta menghasilkan model dan ukuran bidang, meskipun pada implementasinya agak berbeda dengan model ide dasar dikarenakan kendala material kardus. Material kardus digunakan karena mudah didapat,  murah serta pemotongan yang mudah.  Kelompok kedua menggunakan permodelan dengan bantuan autocad, dan menghasilkan membran cangkang kubah ruang bidang dengan menggunakan grid berongga yang akan dikaitkan satu dan lainnya. Dengan menggunakan ikatan cable ties, kedua kelompok menghasilkan struktur cangkang disesuaikan dengan model. Dalam hal kekuatan dan kekakuan struktur , kelompok pertama berhasil membebani cangkang, sedang kelompok kedua hanya dengan beban minimal. Tujuan yang diharapkan adalah meningkatkan pemahaman akan struktur bentang lebar dengan penerapan  membran cangkang sebagai representasi dari struktur cangkang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9