cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1: Januari 2009" : 12 Documents clear
Karakteristik Perkembangan Sosial Emosi Siswa SD Laboratorium UPI Kampus Cibiru Dikaitkan Dengan Sistem Pembelajaran Full Day School Kartika, Hj. Entang; Herawati, Nenden Ineu
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2716

Abstract

Sekolah Dasar Laboratorium UPI Kampus Cibiru, merupakan model sekolah dasar 5 tahun, yang didalamnya juga menyelenggarakan program akselerasi atau percepatan untuk memfasilitasi siswa yang cerdas dan berbakat. Demikian juga program inklusisi diterapkan. Oleh karena itu kurikulum SD yang dirancang untuk 6 tahun dimodifikasi menjadi 5 tahun, maka lama jam pelajaran di sekolah menjadi panjang dengan sebutan sehari penuh (full day). Berdasarkan hal tersebut program pembelajaran difokuskan kepada hal‐hal yang sifatnya pengembangan kognitif, sehingga aspek lainnya yakni afektif dan psikomotor terabaikann. Dengan ini hasil pengamatan menunjukan social emosi siswa SD Lab School sepertinya belum berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini ingin mendapat gambaran perkembangan social emosi siswa SD Lab School dikaitkan dengan system pembelajaran full day.
Penerapan Model Inkuiri dalam Meningkatkan Pembelajaran IPS SD Kelas IV Sekolah Dasar Rustini, Hj. Tin
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2721

Abstract

Masalah kualitas pembelajaran IPS di Sekolah Dasar telah lama diperbincangkan. Hal ini menjadi satu syarat bahwa pendidik perlu melakukan inovasi untuk memperbaiki pembelajaran baik yang menyangkut proses maupun hasil. Penelitian ini merupakan salah satu realisasi dari upaya tersebut. Penelitian ini menawarkan alternatif model yang berorientasi pada model pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa. Prosedur Penelitian ini mengacu pada Kemmis Targant dalam bentuk siklus. Pada setiap siklus terdiri dari 4 kegiatan pokok yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian tindakan ini mampu mengembangkan suatu model pembelajaran sesuai kurikulum yang berlaku dan sesuai pula dengan kondisi lapangan. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa model inkuiri terbimbing merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat mengembangkan aktivitas belajar siswa sehingga proses dan hasil belajar siswa akan lebih baik. Oleh karena itu pembelajaran IPS dengan menggunakan model inkuiri terbimbing cukup efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Pada akhirnya penelitian ini merekomendasikan agar dalam proses pembelajaran yang menantang dan menyenangkan siswa, melatih keterampilan siswa dalam pemecahan masalah, rasa ingin tahu dan motivasi belajar siswa lebih merasa tertantang untuk membantu, melayani dan mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan belajar Kata Kunci: Model Inkuiri, Pemb
Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Mahasiswa dalam Iklim Belajar Mengajar Melalui Kreativitas Seni Sutini, Ai
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2717

Abstract

Penelitian ini didasari karena rasa percaya diri mahasiswa belum tumbuh. Kreativitas kurang, malu, takut dalam bersikap. Maka melalui perkuliahan seni, diharapkan mahasiswa mendapat rangsangan (stimulus) untuk mencipta, mencoba sehingga ada kebebasan untuk berkreativitas seni.        Penelitian ini dilakukan di program D 2 PGTK Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Cibiru dengan subjek mahasiswa semester 4 tahun akademik 2006‐2007 sebanyak 26 orang. Metode yang digunakan kreatif, praktek dan latihan. Hasil penelitian menunjukan : (1) mahasiswa lebih aktif dan kreatif dalam berekspresi dan bereksplorasi melalui seni (2) mahasiswa lebih percaya diri.
Pengantar Studi Seni Rupa: (Prelude To Aesthetic Theory; Catatan Kecil dalam Pendidikan Seni Rupa Ismail, Moch. Helmi
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2722

Abstract

Uraian singkat tentang pemahaman dasar dan faktor yang membangun unsur keindahan dalam seni rupa. Dengan mencoba mengkaji ulang penteorian mengenai pemahaman dasar seni rupa dikaitkan dengan konteks pemahaman Seni Rupa di masa kini.
Ajaran Agama dan Pembentukan Kepribadian Rohendi, Edi
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2713

Abstract

Kepribadian seseorang pada umumnya diupengaruhi oleh dua faktor yakni faktor dari dalam dan faktor dari luar diri atau faktor lingkungan. Salah satu faktor penting tersebut adalah ajaran agama. Ajaran agama mempunyai peranan penting dalam pembentukan kepribadian individu. Ajaran agama adalah ukuran‐ukuran yang menetapkan batas‐batas boleh tidaknya atau baik buruknya cara‐cara untuk meredakan ketegangan itu. Ini berarti ajaran agama membentuk secara aktif ego dan super ego, sehingga ketentuan agama menjadi suara hati atau ego ideal (qolbu, hati nurani). Dengan demikian maka jelas ajaran agama sangat berpengaruh terhadap pola sikap seseorang sebagai reaksi atas rangsangan‐rangsangan baik dari dalam maupun dari luar diri individu.
Model Direct Training untuk Meningkatkan Keterampilan Mahasiswa PGSD Cibiru Pembelajaran IPA SD dalam Bahasa Inggris Yuliariatiningsih, Margaretha Sri
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2718

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui kemampuan dan keterampilan mahasiswa PGSD UPI Kampus Cibiru  membelajarkan IPA dalam bahasa Inggris. Gagasan muncul, karena di   era globalisasi menuntut sumber daya manusia yang berpikir    global melalui komunikasi dengan bahasa yang bersifat global pula. Salah satu kemampuan berbahasa Inggris yang dimiliki oleh masyarakat di Malaysia, Singapura, dan    Hongkong adalah sejak    SD para siswa belajar Matematika dan IPA dalam bahasa Inggris.    Masyarakat Indonesia pun menuntut pendidikan yang bersifat global, hal ini tampak pada sekolah yang banyak diminati oleh masyarakat adalah yang menggunakan dwi bahasa dalam pembelajaran. Konsekuensi logisnya adalah pasar kerja menuntut guru untuk terampil dalam berbahasa Inggris di samping menguasai materi pelajaran di SD.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa PGSD membelajarkan IPA dalam bahasa Inggris, penguasaan pengorganisasian kelas menggunakan classroom language yang tepat, merancang RPP, dan kendala yang dihadapi mahasiswa dalam membelajarkan IPA menggunakan bahasa Inggris.    Model Direct Training dikembangkan dengan filosofinya “If the child hasn’t learned, the teacher hasn’t taught”.Metode yang digunakan menekankan pada kajian situasi alamiah di lapangan yang melibatkan dosen dan mahasiswa dalam proses kegiatan pembelajaran. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD semester 6 konsentrasi IPA tahun akademik 2007/2008 pada mata kuliah Konsep Dasar Fisika di SD.  Hasil penelitian menunjukkan keterampilan mahasiswa dalam merancang RPP dan penguasaan konsep IPA dalam bahasa Indonesia sangat  baik. Kesulitan yang dialami mahasiswa adalah pada bagian KBM karena skenario dituliskan dalam bahasa Inggris. Kesalahan yang banyak dilakukan pada aspek kosakata, pemilihan kata, tata bahasa, dan pelafalan saat simulasi. Kesimpulan    penelitian    adalah kemampuan mahasiswa PGSD masih rendah untuk dapat membelajarkan IPA dalam bahasa Inggris, kendala yang dihadapi adalah kurangnya rasa percaya diri . Saran yang dapat diberikan pada lembaga atau dosen    adalah membiasakan mahasiswa berbicara dan mendengar bahasa Inggris serta banyak menggunakan kosakata IPA dalam bahasa Inggris saat perkuliahan IPA.
Pengaruh Prestise Lokasi Tuturan Terhadap Ragam Bahasa Remaja Puteri dalam Percakapan Informal Kurniawati, -
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2723

Abstract

Penggunaan bahasa dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya adalah penutur, lawan tutur, lokasi, dan waktu terjadinya tuturan. Faktor‐faktor tersebut menyebabkan perbedaan penggunaan bahasa yang dikenal dengan sebutan variasi atau ragam bahasa.Ragam bahasa yang digunakan kelompok penutur remaja menunjukkan identitas diri mereka. Usia puber merupakan masa pencarian identitas bagi para  remaja. Ragam bahasa merupakan salah satu identitas yang ada pada diri remaja, termasuk remaja puteri. Dalam penggunaan ragam bahasa, nilai prestise lokasi tuturan sangat menentukan pemilihan ragam bahasa yang mereka gunakan.
Analisis Kesulitan Mahasiswa Program D2 PGSD UPI Kampus Cibiru dalam Mata Kuliah Matematika Priatna, Dudung; Sumartono, Fannyta Oktafina
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan mahasiswa dalam mata kuliah Matematika. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada pengajarmata kuliah Matematika khususnya penulis dalam peningkatan kualitas perkuliahan di masa yang akan datang. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program D2 PGSD UPI Kampus Cibiru dengan sampel mahasiswa kelas 1G dan 1H. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif. Berdasarkan analisis terhadap data hasil penelitian, disimpulkan bahwa pada materi Penalaran Matematika, Persamaan dan Pertidaksamaan, Relasi dan Fungsi, Permutasi, Kombinasi dan Peluang, serta Pengelolaan Data, sebagian kecil mahasiswa mengalami kesulitan. Sedangkan pada materi Transformasi Geometri dan Pemecahan Masalah Matematika, hampir sebagian mahasiswa mengalami kesulitan.
Model Pembelajaran Terbimbimbing dalam Menulis Makalah Abidin, Yunus
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan penerapan pembelajaran terbimbing dalam menulis makalah serta dampaknya bagi kemampuan mahasiswa menulis makalah. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas. Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik tes, wawancara, dan observasi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian berupa tes, lembar observasi, dan pedoman wawancara. Sumber data penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi PGSD UPI Kampus Cibiru. Data penelitian diolah dan dianalisis melalui tahapan (1) identifikasi data, (2) klasifikasi data, dan (3) interpretasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pembelajaran terbimbing dapat diterapkan dalam pembelajaran menulis makalah; dan (2) melalui pembelajaran terbimbing kemampuan mahasiswa dalam menulis makalah dapat meningkat.
Pengembangan Model Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang Mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Halimah, Lely; Rostika, Deti; Sudirjo, Encep
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 1, No 1: Januari 2009
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v1i1.2724

Abstract

This research is performed due to the presence of gap between the policy in the improvement of curriculum and the existing field‐condition in elementary school. On one side School‐Based Curriculum (KTSP) is expected to be applied in schools autonomously, on the other hand, neither the principals nor the teachers, especially of elementary schools, have had comprehensive understanding on the concept of School‐Based Curriculum, its construction process, as well as the implementation. The problem of this research, therefore, is ”How is a model for the construction of School‐Based Curriculum that refers to National Education Standard developed to result in School‐Based Curriculum (KTSP) document”?With reference to the above mentioned background, this research is purposed to offer facilities to schools, especially elementary schools, in the process of constructing School‐Based Curriculum that refers to the guideline of KTSP construction by Badan Standar Nasional Pendidikan (National Standard Agency for Education), so that they can have KTSP document. In other words, this research will result in a product of the process of School‐Based Curriculum (KTSP) model development for KTSP document.   In order to achieve the objectives, this research is conducted using Research and Development approach.   In the implementation, this research and development forms a cycle, which begins with a preliminary study to find an early product required. This early product is then developed in a certain condition, with a test, the result of which is revised and retested until the final product, which is considered satisfactory, is obtained. The validity of this final product is then examined. This research is conducted in elementary schools in Cileunyi District of Bandung Regency, of which the principal and the teachers become the subject of this research.  Referring to the Research and Development measures, as mentioned above, the process of constructing School‐Based Curriculum (KTSP) contains two stages. The first stage is the work discussion of the team that consists of Headmaster as the chairman, teachers, and school committee, and involves related parties from the Subdistrict Office of National Education Department and experts (in this case: the research team), which produces book 1 containing general guideline of School‐Based Curriculum (KTSP) development. The second stage is the work discussion of the research team, Headmaster, and teachers, which produces book 2 consisting of six copies of books for each grade, from the first to the sixth.   Suggestions put forward in this research is that the socialization of School‐Based Curriculum (KTSP) should be carried out in whole and applicable so as to give clear description of the process and product of School‐Based Curriculum (KTSP) construction to those school, since they –elementary schools in particular‐ have not been able to create School‐Based Curriculum (KTSP) autonomously.

Page 1 of 2 | Total Record : 12