cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 1: Januari 2013" : 8 Documents clear
Persentasi Perkuliahan Perkembangan Peserta Didik Menggunaka Sistem Undian Meningkatkan Prestasi Belajar Mahasiswa Semester II Tahun 2011/2012 Herawati, Nenden
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2835

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya nilai akhir mata kuliah Psikologi Pendidikan pada semester satu (I) nilai yang dicapai mahasiswa pada umumnya rendah, maka harus diperbaiki pada semester dua(II)mata kuliah Perkembangan Peserta Didik, pembelajarannya menggunakan presentasi sistem undian yang rumusan masalahnya; bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan presentasi sistem undian.Tujuannya untuk mendapatkan gambaran perencanaan,pelaksanaan dan hasil belajar mahasiswa dengan menggunakan presentasi perkuliahan sistem undian, yang bermanfaat untuk mengembangkan potensi mahasiswa mencapai perkembangan yang optimal. Teori-teori yang menunjang tugas-tugas perkembangan mahasiswa, model-model pembelajaran dan layanan bimbingan. Sedangkan metode penelitiannya menggunakan metode penelitian tindakan kelas dari Carr dan Kemmis, yang karakteristiknya observasi, perencanaan,pelaksanaan, dan refleksi. Dengan subjek penelitian mahasiswa semester II (dua) tahun 2011/2012. Teknik penumpulan data observasi dan wawancara. Instrumen penelitiannya resume, presentasi, diskusi, UTS dan UAS. Hasil penelitian dan Pembahasan menunjukkan adanya kemajuan dan keberhasilan dalam penilaian diakhir perkuliahan dari membuat resume, lalu dari mempresentasikan materi perkuliahan, mahasiswa mampu memaparkan materi dengan lancar. Begitu halnya dari hasil UTS dan UAS pada umumnya memperoleh nilai yang cukup bagus. Kemudian nilai akhir mata kuliah perkembangan peserta didik ini nilai terendah 7,6 dan nilai tertinggi dapat dicapai 8,6. Maka dapat disimpulkan metode pembelajaran dengan menggunakan presentasi sistem undian dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa. Olehkarena itu, disarankan mahasiswa sebaiknya secara rutin mempelajari semua mata kuliah yang ditempuh, sedikit demisedikit jangan belajar hanya akan menghadapi ujian. Bagi dosen selalu harus memfasilitasi dan mengembangkan potensi mahasiswa agar mencapai perkembangan dan hasil belajar yang optimal.Kata Kunci: Presentasi, Prestasi Belajar Mahasiswa, Mata Kuliah Perkembangan Peserta Didik, Sistem Undian
Pembelajaran Berbasis Masalah Dalam Meningkatkan Kemampuan Mencari Solusi Altenatif Pada Penyelesaian SoalMatematika Sekolah Dasar Rostika, Deti; Windayana, Husen; Komariah, -
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2831

Abstract

Latar belakang dari penelitian ini berdasarkan hasil observasi ke SD di lingkungan Cileunyi Bandung, pada umumnya pembentukan keterampilan mencari solusi alternatif dari sebuah penyelesaian soal dalam pembelajaran matematika kurang diberikan pada siswa. Umumnya penyelesaian soal matematika, siswa digiring pada satu penyelesaian yang ada. Biasanya siswa diarahkan untuk menyelesaikan soal matematika dengan menggunakan cara yang biasa, yang diketahui guru dan cara tersebut merupakan satu-satunya cara yang harus dikuasai oleh siswa. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimana kemampuan siswa dalam mencari solusi alternatif terhadap soal-soal matematika yang diberikan sebelum dan setelah belajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis masalah?” dan Apakah pembelajaran berbasis masalah berpengaruh signifikan terhadap kemampuan siswa dalam mencari solusi alternatif ketika menyelesaikan soal-soal matematika? Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan mencari solusi alternatif dari sebuah penyelesaian soal matematika melalui pembelajaran berbasis masalah. Metode penelitian adalah penelitian kuantitatif jenis eksperimen dengan desain penelitian pre-test pos-test tanpa kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes untuk melihat kemampuan siswa dalam mencari solusi alternatif terhadap soal-soal matematika, dan lembar observasi untuk melihat pembelajaran matematika berbasis masalah. Populasinya adalah seluruh siswa kelas III Sekolah Dasar yang terdapat di lingkungan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Sampel penelitiannya dipilih secara acak berdasarkan sekolah, bukan berdasarkan siswa. Untuk kebutuhan pengujian hipotesis penelitian dilakukan uji statistik menggunakan uji t ketika memenuhi persyaratan uji t, yaitu normal dan homogen. Ketika tidak dipenuhi persyaratan untuk uji t, maka dilakukan uji nonparametrik menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kemampuan siswa dalam mencari solusi alternatif, terhadap soal-soal matematika yang diberikan, sebelum belajar menggunakan pembelajaran matematika berbasis masalah tergolong rendah. Kemampuan siswa dalam mencari solusi alternatif, terhadap soal-soal matematika yang diberikan, setelah belajar menggunakan pembelajaran berbasis masalah mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu dari rendah menjadi sangat tinggi. Pembelajaran berbasis masalah berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan siswa dalam mencari solusi alternatif terhadap penyelesaian soal-soal matematika.    Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Kemampuan Mencari Solusi Alternatif
Penggunaan Media Gambar Dalam Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial Di Sekolah Dasar Sundari, Nina
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2836

Abstract

Tujuan artikel ini yaitu untuk mengetahui langkah-langkah dalam menggunakan media gambar dalam pembelajaran Pengetahuan Sosial pada siswa Sekolah Dasar dan untuk mengetahui keefektifan penggunaan media gambar dalam pembelajaran Pengetahuan Sosial pada siswa Sekolah Dasar. Dengan menggunakan media gambar pembelajaran Pengetahuan Sosial khususnya pada siswa Sekolah Dasar, dapat diketahui bahwa motivasi belajar siswa menjadi lebih tinggi dalam proses pembelajaran tersebut. Hal ini disebabkan dengan adanya penggunaan media gambar yang membuat siswa lebih tertarik dan bersemangat untuk belajar. Keaktifan dalam kegiatan belajar mengajar terjadi pada kedua belah pihak yaitu guru dan siswa.Kata Kunci: Keaktifan Siswa, Media Gambar, Pengetahuan Sosial
Pengembangan Model Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Model Pembelajaran Yang Berorientasi Pada Pendidikan Karakter Ernalis, -; Syahruddin, Didin; Abidin, Yunus
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2832

Abstract

Masalah penelitian yang menjadi prioritas dalam penelitian ini adalah lemahnya karakter siswa dan masih rendahnya prestasi belajar bahasa Indonesia siswa sekolah dasar khususnya dalam pembelajaran menyimak dan membaca. Salah satu penyebab muncul kondisi ini adalah bahwa pembelajaran menyimak dan membaca masih berlangsung secara monoton dan membosankan. Hal ini disebabkan oleh kenyataan bahwa guru masih sangat terpaku pada buku teks yang ada di sekolah. Di sisi lain, kondisi buku teks yang ada belum disusun berdasarkan model pembelajaran dan juga belum dikembangkan dengan berorientasi pada pengembangan karakter siswa. Sejalan dengan masalah tersebut dilakukanlah penelitian untuk mengembangkan model bahan ajar bahasa Indonesia berbasis model pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan siswa menyimak dan membaca sekaligus untuk mengembangkan karakter siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis data dapat dikemukakan hasil penelitian yakni (1) bentuk model bahan ajar bahasa Indonesia berbasis model pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini memiliki lima keunikan jika dibanding dengan bahan ajar yang ada dan digunakan di sekolah saat ini; (2) model bahan ajar berbasis model pembelajaran yang dikembangkan telah terbukti secara efektif meningkatkan kemampuan menyimak dan membaca para siswa; dan (3) model bahan ajar berbasis model pembelajaran yang dikembangkan telah terbukti secara efektif mengembangkan karakter siswa selama proses pembelajaran menyimak dan membaca.KATA KUNCI: Model Bahan Ajar, Model Pembelajaran, Kemampuan Menyimak, Kemampuan Membaca, dan Pendidikan Karakter
Pengaruh Penggunaan Media Peta Dalam Pembelajaran IPS Terhadap Peningkatan Ativitas Dan HAsil Belajar Siswa Kelas V (Lima) Sekolah Dasar S, Uus Yusmantara
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2837

Abstract

Materi kajian Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar di dalamnyamenurut kurikulum IPS SD meliputi dua bidang kajian pokok, yaitu pengetahuan sosial dan sejarah.Kedua bidang kajian tersebut dibelajarkan secara terpadu (integrated) bagi siswa kelas rendah (kelas 1,2,dan 3), sedangkan pada tingkat kelas di atasnya (kelas 4.5.dan 6), disajikan secara parsial (sparated) menggunakan label mata pelajaran IPS yang secara substansial terpisah dari label mata pelajaran lain.Disadari bahwa karakteristik materi kajian IPS syarat dengan konsep, baik konsep yang bersifat konkret maupun abstrak.Karena itu, jika materi kajian IPS dibelajarkan hanya mengandalkanpenerapan metode ceramah tanpa bantuan media pembelajaran yang menarik dan variatif, maka disinyalir akan terbangun pemikiran verbal tanpa makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai besaran pengaruh penggunaan media “peta” dalam pembelajaran IPS terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas lima SD. Melalui penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi guru IPS, dan dapat dijadikan salah satu alternatif terutama bagi guru kelas lima SD dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS.Untuk mencapai tujuan dan manfaat tersebut, maka penelitian ini menerapkan metode eksperimen semu (kuasi eksperimen) dengan mendayagunakan guru kelas lima SD dalam melakukan eksperimen terhadap dua kelompok siswa, yang masing-masing diperlakukan sebagai kelompok asal (kelompok Kontrol) tanpa perlakuan penggunaan peta, dan kelompok eksperimen dengan perlakuan penggunaan media peta. Data hasil eksperimen tersebut, diolah dan dianalisis secara deskriptif analitik untuk mengetahui besaran pengaruh penggunaan media peta terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Dari hasil pengumpulan dan pengolahan, serta analisis datamenunjukkan bahwa kelompok eksperimen dengan perlakuan penggunaan media peta, berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V SD.Kata Kunci: Media Peta, Aktivitas Belajar, Hasil Belajar
Tantantangan Dan Strategi Pendidikan Islam Dalam Mewujudkan Siswa Dan Sekolah Berkualitas Jenuri, -
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2833

Abstract

Pendidikan Agama Islam adalah ruh dalam pembentukan siswa berkualitas di sekolah. Perlu strategi yang tepat untuk mewujudkannya. Perubahan yang terjadi di Indonesia berdampak menimbulkan krisis multidimensi. Di tengah upaya penanggulangan krisis, isu pemerataan mutu pendidikan tetap berkembang, baik yang digagas pemerintah maupun yang digagas masyarakat. Kunci kesuksesan sekolah unggul terletak pada aspek manajemen dan kurikulumpembelajarannya. Salah satu rekomendasi sekolah menjadi unggul di masa depan ialah sekolah harus memiliki sembilan standar yaitu: visi misi jelas, kepala sekolah profesional, guru profesional, lingkungan belajar kondusif, pendidikan berbasis ramah siswa, manajemen kuat, kurikulum luas tetapi seimbang diiringi strategi pembelajaran yang efektif, penilaian dan pelaporan prestasi siswa yang bermakna, dan pelibatan masyarakat secara positif partisipatif.Kata kunci: Sekolah Berkualitas (Unggul), Manajemen, Kurikulum, Siswa Berkualitas (Unggul), Pendidikan Agama Islam.
Peran Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Representasi Matematika Dalam Pembelajaran Matematika Yuniarti, Yeni
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2838

Abstract

Salah satu kompetensi professional yang harus dimiliki guru adalah mampu menggunakan pengetahuan konseptual, prosedural, dan keterkaitan keduanya dalam pemecahan masalah matematika, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk memiliki kompetensi tersebut kemampuan representasi matematik merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki, karena representasi matematik sangat diperlukan dalam pemahaman konsep maupun penyelesaian masalah matematika. Selain itu juga representasi matematik dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematik. Untuk mengembangkan kemampuan representasi ini agar berkembang, diperlukan upaya guru dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghadirkan representasinya sendiri secara beragam.Kata Kunci: Kemampuan Representasi Matematik, Komunikasi Matematis, Pemahaman Konsep, Pemecahan Masalah.
Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Setiana, Nana
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 5, No 1: Januari 2013
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v5i1.2834

Abstract

Proses pembelajaran IPS di sekolah dasar ternyata masih berlangsung kurang efektif.Hal ini ditandai dengan munculnya beberapa masalah, antara lain (1) minimnya motivasi belajar siswa dalam pembelajaran, (2) indikasi penggunaan model penugasan/ resitasi sehingga siswa tidak mendapat bimbingan dalam proses pembelajaran, dan (3) tidak ada interaksi aktif antara komponen belajar. Sejalan dengan kondisi tersebut diperlukan penerapan model pembelajaran yang tepat yang salah satunya adalah model pembelajaran kontekstual. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan meningkatkan (1) proses pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran IPS tentang perkembangan teknologi transportasi pada siswa kelas IV sekolah dasar; dan (2) hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar pada konsep perkembangan teknologi transportasi dengan menggunakan model pembelajaran kontekstual.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Penelitian Tindakan Kelas penelitian (PTK). Penelitian ini dilakukan di sebuah sekolah dasar di Kabupaten Bandung dengan subjek penelitian sejumlah 16 orang siswa yang terdiri dari 9 siswi perempuan dan 7 siswa laki-laki. Untuk memperoleh data yang benar, digunakan instrumen penelitian berupa catatan lapangan, pedoman wawancara, pengetesan, dokumentasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan, yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) model pembelajaran kontekstual dapat diterapkan dalam pembelajaran IPS tentang perkembangan teknologi transportasi karena langkah-langkah model ini mampu dilaksanakan guru dengan efektif sehingga proses pembelajaran menjadi lebih kondusif dan siswa semakin aktif dan kreatif; dan (2) model pembelajaran kontekstual dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami materi perkembangan teknologi transportasi. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman siswa dalam materi tersebut.Kata Kunci: Hasil Belajar,Model Pembelajaran Kontekstual, Pembelajaran IPS, Siswa SD

Page 1 of 1 | Total Record : 8