cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
EDUHUMANIORA: Jurnal Pendidikan Dasar
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Eduhumaniora is a peer-reviewed scientific journal that publishes different kinds of scientific articles based on the research-article and ideas-article. All topics that we received only articles relating to elementary education fields. For research category, articles can be written using quantitative and qualitative approaches, and can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2009 twice a year every January and July, and published by the collaboration between Elementary Teacher Education Program, Kampus UPI di Cibiru and Himpunan Dosen PGSD Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2: Juli 2014" : 7 Documents clear
Optimalisasi Penggunaan Model Bengkel Sastra untuk Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa PGSD Menulis dan Memusikalisasi Puisi Rohayati, Etty; Kurniawati, -
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4573

Abstract

Penelitian ini dilandasi oleh masalah utama yakni rendahnya kemampuan mahasiswa PGSD dalam berekspresi sastra baik ekspresi tulis maupun ekspresi performa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perbedaan kemampuan menulis puisi antara mahasiswa PGSD UPI Kampus Cibiru yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model bengkel sastra dan yang tidak menggunakan model bengkel sastra; perbedaan kemampuan musikalisasi puisi antara mahasiswa PGSD UPI Kampus Cibiru yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model bengkel sastra dan yang tidak menggunakan model bengkel sastra; dan faktor yang paling dominan berperan dalam mengembangkan kemampuan mahasiswa PGSD UPI Kampus Cibiru menulis dan memusikalisasi puisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis puisi mahasiswa kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan model bengkel sastra dan kelas kontrol yang tidak mendapatkan pembelajaran dengan model bengkel sastra; (2) terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan memusikalisasi puisi mahasiswa kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran dengan model bengkel sastra dan kelas kontrol yang tidak mendapatkan pembelajaran dengan model bengkel sastra; dan (3) faktor utama yang memengaruhi kemampuan mahasiswa menulis puisi dapat dikategorikan menjadi 3 kategori utama dan faktor utama yang memengaruhi kemampuan mahasiswa memusikalisasi puisi dapat dikategorikan menjadi 3 kategori utama.
Pembelajaran IPS Terintegrasi dalam Konteks Kurikulum 2013 Setiana, Nana
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4574

Abstract

Perubahan pendidikan dalam konteks global di dunia berimbas pada pendidikan di Indonesia. Tujuan akhir pendidikan di Indonesia pun berubah sesuai dengan tuntutan zaman tersebut. Perubahan tujuan akhir pendidikan di Indonesia ini diwadahi dengan diberlakukannya kurikulum baru. Kurikulum baru tersebut dikenal dengan istilah kurikulum 2013. Pemberlakuan Kurikulum 2013 menuntut diaplikasikannya sejumlah pendekatan pembelajaran yang dipandang mampu digunakan untuk membentuk kemampuan siswa, meningkatkan keterampilan, dan sekaligus membangun sikap siswa. Salah satu pendekatan tersebut adalah pendekatan pembelajaran integratif. Pendekatan ini digunakan pada seluruh jenjang kelas sekolah dasar. Bertemali dengan hal tersebut upaya melaksanakan pembelajaran dengan pendekatan ini harus dilakukan guru dengan terlebih dahulu memahami secara komprehensif konsep pembelajaran terintegrasi. Salah satu mata pelajaran yang diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah dasar adalah mata pelajaran IPS. Pemaduan mata pelajaran IPS ke dalam beberapa mata pelajaran lain seperti bahasa Indonesia, PPKn, dan bahkan matematika tentu saja masih menyisakan sejumlah kekhawatiran dan pertanyaan besar. Namun demikian pemaduan ini telah terbukti memiliki banyak keunggulan. Salah satu keunggulan terpenting adalah bahwa pembelajaran IPS secara integratif dipandang sebagai pembelajaran yang berorientasi pada kebutuhan siswa bukan hanya pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi pembelajaran. Pembelajaran ini jelas bukan ditujukan agar siswa semata-mata beroleh materi tetapi agar siswa beroleh kecakapan hidup, keterampilan, dan berkarakter.
Pengembangan Kemampuan Komunikasi Matematis dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Yuniarti, Yeni
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4575

Abstract

Rumusan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dipergunakan dalam kurikulum 2013 mengedepankan pada pentingnya kreativitas dan komunikasi. Sementara saat ini kecenderungan guru dalam pembelajaran yaitu mendominasi komunikasi kelas dengan menjelaskan konsep, menunjukkan contoh, dan membimbing pertanyaan serta jawaban. Guru tidak memberikan banyak kesempatan kepada siswa untuk mengomunikasikan pikiran, ide dan gagasan mereka. Guru yang ideal menolong siswanya untuk belajar dengan tidak mengutamakan jawaban tetapi bagaimana merefleksinya, karakterisasi, dan mendiskusikan masalah, serta bagaimana mereka berinisiatif sendiri, membentuk atau menemukan jawaban yang valid. Menjadi suatu hal penting yang harus dilakukan oleh guru untuk mencari cara-cara meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Terhadap Kemampuan Memecahkan Masalah Lingkungan Hidup Pada Siswa yang Mempunyai Hasil Belajar IPA Tinggi di Sekolah Dasar Irianto, Dede Margo
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4571

Abstract

The aim of the research is to identify the influence of learning model and IPA Science learning on the ability to solve problem in learning environmental education at the elementary school. This research was conducted in SD Laboratorium UPI Kampus Cibiru Bandung. Experimental method with factorial plan 2 x 2 is the method that was employed in this study. The sampling objects were 40-fourth grade students. Twenty of them achieved high learning outcomes in environmental study meanwhile the remains were having low learning outcomes. Two ways varian analysis (ANAVA) was used in hypothesis test and then continued by Turkey test. The research conclusion were: Students with high learning outcomes in science had better ability to solve environmental problems using constructivist learning model than interactive learning model;
Peningkatan Hasil Belajar IPS dan Self Esteem Siswa SD Melalui Multimedia dalam Pembelajaran IPS Rustini, Tin
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan peningkatan hasil belajar IPS dan self esteem siswa yang pembelajarannya menggunakan multimedia dan konvensional. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain yang digunakankelompok kontrol non ekivalendengan instrumen penelitian yang digunakan berupa tes hasil belajar IPS dan non-tes (self esteem). Data yang dianalisis adalah data pretes, postes, dan n-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar IPSdan self esteem siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan multimedia lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran IPS secara konvensional; Tidak terdapat hubungan yang positif antara hasil belajar IPS siswa dan self esteem siswa dalam pembelajaran yang menggunakan pembelajaran dengan multimedia.
Optimalisasi Teori Vygotsky Melalui Media Kartu Frase untuk Menanamkan Bagian Sederhana Kalimat Bahasa Inggris Gusrayani, Diah
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4572

Abstract

Mengajar bahasa banyak dipahami sebagai mengajar tentang bahasa itu sendiri, bukan tentang fungsinya atau dalam konteks apa bahasa digunakan. Guru banyak yang gagal mengkontekstualkan bahasa, atau lebih khususnya dalam konteks pelajaran bahasa Inggris di SD kelas rendah, kata-kata yang diperkenalkan pada siswa. Perkara mengajar bahasa di usia tersebut yang berkisar pada cara menulis, mengucapkan dan memahami artinya, menjadi abstrak dirasakan siswa karena guru jarang menggunakan media dan atau strategi mengajar yang baik dan efektif. Bahasa Inggris yang memiliki pola terbalik dalam penyusunan kata menjadi frase, ini pun menjadi masalah tersendiri. Konsep yang abstrak harus bisa dipahami secara konkret, apalagi ketika konsep ini dirasa sangat baru oleh siswa. Makalah ini memaparkan satu jenis media yang bisa menjembatani verbalisme guru dalam menjelaskan frase dalam bahasa Inggris pada siswa kelas rendah (1, 2, 3) yang baru mengenal bentuk dan struktur bahasa ini. Media kartu frase (phrase card) ini memiliki ukuran yang bebas dan bisa beragam, berisikan tulisan yang jelas dibaca dari jarak jauh, dan warna serta tata letak yang eye-catching. Pembuatan media ini telah dilakukan oleh 30 guru SD di Kabupaten Sumedang serta diujicobakan di kelaskelasnya. Hasilnya, pemahaman siswa terhadap makna dan tertib susunan frase tersebut melesat signifikan. Bantuan orang dewasa dalam memperkuat pemahaman siswa dengan melibatkan siswa itu sendiri dalam mengkonstruksi pemahamannya inilah yang direkomendasikan Vygotsky dalam teorinya
Optimalisasi Peningkatan Keterampilan Mengajar Mahasiswa Dengan Menerapkan Model Berbasis Masalah dalam Pembelajaran IPS di SD Sundari, Nina; Susilowati, -; Wahyuningsih, Yona
EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru Vol 6, No 2: Juli 2014
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/eh.v6i2.4577

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa keterampilan mengajar mahasiswa dalam pembelajaran IPS yang disimulasikan di dalam kelas belum terlihat selayaknya seorang guru dengan menampilkan berbagai keterampilan mengajar yang meliputi membuka menutup pelajaran, menjelaskan, bertanya dasar dan lanjut, mengelola gelas, mengadakan variasi, membimbing diskusi dan kelompok kecil. Dari temuan tersebut dapat dirumuskan masalah yakni bagaimana peningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan model berbasis masalah. Penelitian ini pun bertujuan meningkatkan keterampilan mengajar mahasiswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan model berbasis masalah. Pelaksanaan pembelajaran berbasis masalah dilakukan oleh mahasiswa semester 4 di UPI Kampus Cibiru menggunakan metode deskriptif yang diawali dengan penyajian permasalahan diikuti dengan melakukan analisa terhadap informasi sebagai landasan dalam memecahkan permasalahan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, catatan lapangan penampilan mengajar mahasiswa pada tiap pertemuan perkuliahan. Hasil penelitian mengalami peningkatan yakni pada Pembelajaran 1 mahasiswa mampu mengoptimalkan 4 keterampilan mengajar, Pembelajaran 2 mahasiswa mampu mengoptimalkan 5 keterampilan mengajar, dan Pembelajaran 3 keterampilan mengajar dilakukan optimal. Hal ini berdasarkan hasil observasi dan hasil penampilan simulasi mahasiswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7