cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi
Published by Universitas Paramadina
ISSN : 19797273     EISSN : 25409255     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Ilmiah Psikologi Inquiry ISSN 1979-7273 (Print); ISSN 2540-9255 (Online) diterbitkan oleh program studi psikologi Universitas Paramadina yang mengakomodir publikasi karya ilmiah baik yang bersifat penelitian lapangan, review buku, tinjauan teoretik atau inovasi teoretik dalam bidang psikologi atau perilaku manusia. Karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah psikologi Inquiry secara khusus juga mengarahkan pada pengembangan Psikologi Indonesia dengan mendasarkan pada tema-tema keragaman sebagai dasar ke-Indonesiaan dan mengusung kearifan lokal yang berkembang dalam bidang Industri dan Organisasi, Sosial, Pendidikan, Klinis, Perkembangan, Konseling, Kesehatan dan lain-lain. Jurnal Ilmiah Psikologi Inquiry diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun, yaitu bulan Juli dan Desember. Saat ini Inquiry telah terindeks pada Google Scholar dan Onesearch.id.
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2019)" : 5 Documents clear
INTERVENSI FEEDBACK PESAN NORMA SOSIAL UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS FISIK REMAJA Muflih Wahid Hamid; Bagus Takwin
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.395 KB)

Abstract

Penelitian ini berupaya untuk meningkatkan perilaku aktivitas fisik pada remaja di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Penelitian ini dilakukan melalui dua tahap. Pada tahap awal peneliti melakukan studi baseline dan dilanjutkan dengan tahapan intervensi. Focus theory of normative conduct, yang menyatakan ada dua jenis norma yakni norma deskriptif dan norma injungtif, digunakan sebagai kerangka teoretik. Aktivitas fisik dalam penelitian ini didefinisikan sebagai jumlah langkah kaki individu menggunakan aplikasi dalam ponsel pintar. Partisipan adalah remaja yang berusia 15-18 tahun (N = 64)  yang tinggal di Pangkajene dan Kepulauan. Dalam 14 hari, setiap partisipan diminta untuk melaporkan jumlah langkah kakinya setiap hari, kemudian akan mendapatkan umpan-balik berupa pesan norma sosial. Penelitian ini dianalisis dengan One-way repeated measures ANOVA untuk melihat efektivitas pemberian umpan balik norma sosial yang diberikan setiap hari sesuai dengan kelompok mereka. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa kelompok yang mendapatkan intervensi umpan balik berisi pesan norma deskriptif dan norma injungtif tercatat memiliki jumlah langkah kaki yang lebih banyak dibandingkan dengan kelompok yang hanya mendapatkan umpan balik berisi pesan norma deskriptif dan kelompok kontrol (p < .05).  
MASIHKAH KETERLIBATAN ORANGTUA BERKONTRIBUSI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER MAHASISWA TINGKAT AKHIR? Annida Anastiani; Linda Primana
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.386 KB)

Abstract

Pengambilan keputusan karier merupakan tugas perkembangan yang penting bagi mahasiswa yang berada pada tingkat akhir. Akan tetapi, tidak jarang mereka mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas tersebut. Meski sudah memasuki tahap perkembangan menuju dewasa, keterlibatan orang tua diperkirakan masih berkontribusi terhadap pengambilan keputusan karier mahasiswa tingkat akhir. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara parental career-related behavior dan career decision-making difficulties pada mahasiswa tingkat akhir. Jumlah partisipan dalam penelitian ini adalah 413. Penelitian ini menggunakan Instrumen Parental Career-Related Behavior (Dietrich & Kracke, 2009) dan Career Decision-Making Difficulties Questionnaire (Gati & Saka, 2001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi parental career-related behavior terhadap career decision-making difficulties pada mahasiswa tingkat akhir sebesar 8%. Artinya, kesulitan pengambilan keputusan karier pada mahasiswa tingkat akhir sebagian kecil ditentukan oleh perilaku orang tua dalam memberikan bimbingan dan pertimbangan karier kepada anaknya. Selanjutnya diantara tiga bentuk perilaku orang tua, ditemukan bahwa orang tua dengan interference dan lack of engagement parental career-related behavior memiliki kontribusi paling besar terhadap career decision-making difficulties pada mahasiswa tingkat akhir, yaitu 18%.Kata kunci : career, career decision-making difficulties, parental career-related behavior, mahasiswa tingkat akhir
PENERAPAN ART THERAPY UNTUK MENGURANGI PERILAKU MENYAKITI DIRI SENDIRI (SELF-INJURIOUS BEHAVIOR) PADA DEWASA MUDA YANG MENGALAMI DISTRESS PSIKOLOGIS Dinar Saputra
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.391 KB)

Abstract

The aim of this research is to identify the decline of Self-Injurious Behavior of young adults who experience psychological distress after participating in art therapy intervention. Self-injurious behaviour (SIB) is a problem that often occurs to some individuals who because they are unable to manage their stress and express it in positive ways. SIB is a direct and intentional behavior to create destructive conduct to themselves without having any intention to commit suicide, but usually it is used as a negative coping of individual’s emotional problem (Walsh, 2007). The pressure can be influence by the their psychological distress. To avoid and address any posibility of the negative impacts that will occur to SIB patient, an appropriate psychological intervention is necessary being implemented. In this research art therapy is being used as one of thesecured media for emotional catharsis. The design of the research is single subject experiment using the combination of qualitative and quantitative methods on three participants. Data collection was conducted by, interviews and observations. Subjective Unit Distress (SUDS) was utilized to obtain quantitative measurement. Result based on The Self-Injury Questionnaire-Treatment Related (SIQ-TR) and Self-Injury Behavior Scale (SIB) indicate that the SIB of the three participants were reduced after participating in art therapy.
Mothers Beliefs and Dengue Haemorrhagic Fever (DHF) Preventive Behavior in Jagakarsa District Sri Gusni Febriasari; Dianti Endang Kusumawardhani
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.856 KB)

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a public health problem in the world. Dengue control and prevention highly depend on vector control, Aedes Aegypti since no vaccine has been found for prevention. Effective, sustained community participation for dengue prevention remains a challenge in Jagakarsa District. This study explored perceptions of DHF preventive behavior as well as preventive behaviors among mothers in Jagakarsa District. The finding may be used to develop messages for improving DHF preventive behavior. This study uses descriptive study design by collecting data qualitatively through semi-structured interviews using the basic theory of the Health Belief Model (HBM). This research was conducted in September-October 2018. The finding of the study is the percieve of barriers that were greater than the perceive of benefits among mothers in Jagakarsa Subdistrict making mothers have a likelihood not to perform DHF preventive behavior such as don’t clean water container regularly and hanging used clothes outised cupboard.  The conclusion of this study is intervention needed in giving messages by considering perceive of benefits and barriers as well as giving messages via mobile phone channels (WhatsApp applications) that can improve DHF preventive behavior.
EFEKTIVITAS PROGRAM DISABILITY AWARENESS DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN GURU SD REGULER TENTANG SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS Rindya Ayu Murti; Elok Dianike Malay
Inquiry: Jurnal Ilmiah Psikologi Vol 10 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Paramadina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (25.38 KB)

Abstract

ABSTRAKPengetahuan yang memadai tentang disabilitas merupakan hal penting bagi guru terutama ketika mereka menghadapi siswa berkebutuhan khusus. Salah satu cara untuk membekali pengetahuan tersebut ialah melalui disability awareness. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas program disability awareness dalam meningkatkan pengetahuan guru SD reguler mengenai siswa berkebutuhan khusus. Dua belas orang guru diuji dengan tes pengetahuan tentang siswa berkebutuhan khusus sebelum dan sesudah program disability awareness. Dengan analisis statistik paired-sample t-test, diketahui bahwa terjadi peningkatan pengetahuan guru tentang siswa berkebutuhan khusus yang signifikan setelah diberikan program disability awareness (t=4,244; df=11; p=0,001). Penerapan dari program ini dapat diberikan kepada guru-guru di SD reguler yang mengajar siswa berkebutuhan khusus.Kata kunci : siswa berkebutuhan khusus, anak berkebutuhan khusus, disability awareness, sekolah dasar, guru ABSTRACTTeacher’s knowledge about disability is crucial to handle special needs student. Disability awareness program can be applied to equip that knowledge among teachers. The primary aim of this study was to evaluate the effectiveness of disability awareness program to increase knowledge about special needs students among teachers in regular elementary school. Twelve teachers completed test about special needs students before and after the program is delivered. Based on statistical analysis using paired-sample t-test, it revealed a significant increase about special needs students among teachers after disability awareness program is given (t=4,244; df=11  p=0,001). This program can be applied to regular school teachers who teach special needs student.Keywords: special needs students, special needs children, disability awareness, elementary school, teacher

Page 1 of 1 | Total Record : 5