cover
Contact Name
-
Contact Email
atturatsjournal@gmail.com
Phone
+628115787888
Journal Mail Official
atturatsjournal@gmail.com
Editorial Address
Gedung Syaifuddin Zuhri Lantai 2 Jl. Letjend. Soeprapto NO. 19 Pontianak Kalimantan Barat - INDONESIA Kode Pos: 78113 Telp. 0561-734170
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
At-Turats
ISSN : 1978418x     EISSN : 25028359     DOI : -
Core Subject : Education,
AT-TURATS is a peer-reviewed journal on Islamic education, provide readers with a better understanding of education. At-Turats specializes on education in the Muslim world, and is intended to communicate original researches and current issues on the subject. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of published articles. This journal encompasses original research articles and review articles, including: • Teaching & Learning • Language Education • Philosophy of Education • Religious Education • Teacher Education • Early Childhood Education • Studies in Social Education • Studies in Science Education • Management Education • Quality Education • Education Development & Society • Educational Leadership • Educational Technology
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2014)" : 7 Documents clear
ALIRAN BASRAH; SEJARAH LAHIR, TOKOH DAN KARAKTERISTIKNYA Rahmap Rahmap
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.104

Abstract

Since Basra was a trading port for Iraq in the Arab Gulf, foreign influences that affected the progress in the field of trade and investment. Here in this port, encounters occurred between Arabs, Persians and Indians as well as between the religions of Christianity, Judaism, Majus and Islam. The closeness between Basra and the Gandisabur school in Persia that studied the Persian, Greek, and Indian culture has generated a mix of culture as a whole. During the period of Umar ibn Abdul Aziz, translation works on medical books were carried out by Masir Haubah. The same thing was also undertaken by Abdullah al-Muqaffa’ who was fluent in Arabic and Persian. He translated books on the Persian literature and history into Arabic. From the son of Abdullah al-Muqaffa, Muhammad, the Arabic translation of Aristotle’s science of logic Kalilah wa Dimnah was produced. There was also a Jewish translator named Hunain Ibn Ishaq, who translated books and got rewards in the form of gold for each weight of books he translated. In Basra, there was a school of Mu'tazilah that learnt the Greek sciences. This strongly affected the school of sciences he learnt such as the science of kalam and nahwu in terms of taqsim, ta’lil, ta’wil dan qiyas.
TEACHING CHILDREN A SECOND LANGUAGE Segu Segu
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.110

Abstract

Pembelajaran bahasa asing telah menyebabkan semakin banyak orang yang dapat bicara lebih dari satu bahasa. Hal ini juga berdampak pada anak-anak mereka. Tulisan ini berbicara tentang apakah anak yang dibesarkan dengan lebih dari satu bahasa memiliki kemampuan yang lebih baik di satu bahasa saja atau memiliki kemampuan yang sama di dua bahasa yang dikuasainya.
أﻤﻴﺔ اﻻﻟﻌﺎب اﻟﻠﻐﻮﺔ ﻟﺘﻌﻠﻴﻢ ﻣﺎرة اﻟﻜﺘﺎﺑﺔ Buhori Buhori
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.106

Abstract

Menulis merupakan salah satu bagian dari empat keterampilan bahasa (mendengar, berbicara, membaca dan menulis). Dalam konteks pembelajaran bahasa Arab, keterampilan menulis ini baru diajarkan kepada peserta didik setelah ketiga keterampilan sebelumnya selesai diajarkan dan dikuasai oleh mereka. Peserta didik dianggap menguasai keterampilan menulis apabila mereka telah mampu menyalin tulisan-tulisan, dan kata-kata yang didiktekan kepada mereka, serta mampu menuangkan pikiran yang terlintas dalam benaknya ke dalam bahasa tulis yang baik. Keterampilan menulis terdiri dari beberapa tingkatan, mulai dari yang mudah, sampai pada tingkatan penulisan yang rumit, dan semua tingkatan ini harus mampu dikuasai oleh peserta didik. Melihat begitu urgennya keterampilan menulis dalam pembelajaran bahasa, maka dalam proses pembelajarannya, seorang guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, khususnya pada aspek penerapan metode pembelajaran yang efektif dan kreatif, sehingga ia mampu menyajikan pembelajaran dengan baik dan menyenangkan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran bahasa Arab, khususnya pada aspek keterampilan menulis (maharah al-kitabah), adalah “Permainan Bahasa” (al-Al`ab alLughowiyah). Permainan bahasa yang dimaksudkan dalam tulisan ini adalah aktifitas pembelajaran yang melibatkan peran serta peserta didik secara aktif, baik bersifat kerja sama maupun kompetisi, yang dapat dilakukan dalam berbagai bentuk permainan, dengan maksud untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan aneka permainan bahasa ini, seorang guru dapat mengajarkan keterampilan menulis dengan kemasan yang lebih menarik dan menyenangkan, sehingga peserta didik tidak mudah merasa jemu dan bosan pada saat mengikuti proses pembelajaran.
METACOGNITIVE READING STRATEGY ENHANCING ENGLISH READING COMPREHENSION Wardah Wardah
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.107

Abstract

Strategi metakognitif peserta didik dapat mengatur, merencanakan, dan mengevaluasi pembelajaran mereka sendiri. Strategi metakognitif yang digunakan untuk mengkoordinasikan proses pembelajaran. Strategi juga melibatkan berpikir tentang belajar, memantau pemikiran, dan mengevaluasi pemahaman dalam membaca. Dalam jurnal ini membahas tentang prosedur Strategi Metakognitif dalam Membaca untuk memahami bacaan. Strategi metakognitif meningkatkan konstruksi makna bacaan pembaca, memantau teks dan pemahaman bacaan, dan kemampuan mereka untuk mengevaluasi teks yang mereka baca. Kerangka membaca metakognitif ini harus akrab bagi pengajar yang mengintegrasikan proses sebelum membaca, pada saat membaca, dan setelah membaca pada proses ketika mengajar peserta didik strategi pemahaman yang efektif. Strategi Metakognitif dalam membaca membantu peserta didik untuk memantau pemikiran mereka saat membaca. Strategi Metakognitif membantu peserta didik untuk menjadi pembelajar mandiri. Pengajar secara teratur menggunakan strategi membaca metakognitif dengan peserta didik mereka, dan berharap mereka untuk juga menggunakannya secara independen. Pengajar didorong untuk menggunakan model strategi metakognitif, mendukung siswa karena mereka belajar bagaimana menggunakannya, dan kemudian mendukung peserta didik belajar bagaimana menggunakannya secara mandiri. Dalam makalah ini menunjukkan bahwa strategi metakognitif membantu peserta didik untuk menggunakan strategi yang tepat dalam memecahkan masalah dalam membaca. Strategi metakognitif membantu siswa untuk menghentikan ketergantungan mereka menggunakan kamus. Strategi ini membantu peserta didik untuk menemukan gagasan utama, informasi tersirat, informasi tersurat, referensi, dan makna kata-kata.
KESALAHAN-KESALAHAN GURU KARBITAN Masunah Masunah
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.122

Abstract

ORGANISASI KURIKULUM BAHASA ARAB Rahnang Rahnang
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.108

Abstract

In the learning process, the curriculum has a very important role, especially for teachers and students. Therefore, to make it easier to implement the curriculum, especially in learning the Arabic language, then it is divided into several systems. In the Arabic language learning, the curriculum system division is then called curriculum organization which consists of two systems i.e. Nazhariyatul Furu’ and Nazhariyatul Wahdah. Curriculum organization is a framework or pattern of the lessons arranged based on specific purposes of educational programs to achieve. In addition, the principle of curriculum organization is that it is arranged to facilitate the process of learning for teachers and students so as to achieve educational purposes effectively and optimally.
THE ESSENCE OF QUESTIONING AND EXPLICIT READING INSTRUCTION STRATEGY Sa’dulloh Muzammil
AT-TURATS Vol 8, No 1 (2014)
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/at-turats.v8i1.109

Abstract

Teacher’s questioning may function to assist students comprehend more reading materials and to enable them to be proficient readers. Yet, the students may be less benefited from which if the teacher neither provides sufficient explicit reading strategy nor involves higher-level questions. Consequently, the teacher should pay more careful attentions as follows: 1) teacher should involve both lower- and high-lever questions; 2) teacher should provide students with explicit reading strategy; 3) teacher should be aware of the activities in reading phases: pre-, during-, and post-reading.

Page 1 of 1 | Total Record : 7