cover
Contact Name
Rusdiyanyo
Contact Email
roesdysh@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiep@iain-manado.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Journal of Islamic Education Policy
ISSN : 25280295     EISSN : 25280309     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal of Islamic Education Policy menerbitkan hasil penelitian yang memberikan kontribusi signifikan pada pemahaman dan praktek pendidikan Islam melalui tulisan dan laporan akademik dalam perspektif dan skop global. Tujuan utumanya adalah membuka akses bagi dunia internasional, dengan tidak melupakan tuntutan lokal, pada hasil penelitian, yang meliputi peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam bidang kebijakan pendidikan Islam. Karena itu, JIEP menyambut dengan baik tulisan-tulisan yang mendorong perdebatan akademik dari kalangan akademisi yunior dan senior dalam tiga bahasa, yaitu Indonesia, Arab, dan Inggeris
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2017)" : 8 Documents clear
Paradigma Kritis-Konstruktif:Ijtihad Pengembangan Paradigma Pendidikan Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama Salim, Arhanuddin
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017): Vol. 2 No. 2 2017
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study offers a constructive-critical paradigm as an effort to develop Islamic education in Muhammadiyah and Nahdatul Ulama. Development of Islamic education paradigm of Muhammadiyah and Nahdatul Ulama whose goal ultimately directs the learners into pious human beings to God. Freedom here is limited by the line of demarcation of the law and the teachings of the Shariah that are determined by God in line with the philosophy that underlies human nature. Learners are added by Muslims is a smart, meticulous, and able to think by using the mind well and responsible. This critical-constructive paradigm is used as a reference in developing Islamic education in Muhammadiyah and Nahdatul Ulama in the future.Keywords: Critical-Constructive Paradigm, Islamic Education, Muhammadiyah and Nahdatul Ulama AbstrakStudi ini menawarkan paradigma kritis-konstruktif sebagai upaya pengembangan pendidikan Islam yang ada di Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama. Pengembangan paradigma pendidikan Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama yang tujuan akhirnya mengarahkan agar peserta didik menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan. Kebebasan di sini di batasi oleh garis demarkasi hukum dan ajaran syariat yang ditentukan oleh Tuhan yang sejalan dengan filsafat yang mendasari fitrah manusia. Peserta didik didambahkan oleh umat Islam adalah yang cerdas, cermat, dan mampu berfikir dengan menggunakan akalnya dengan baik dan bertanggung jawab. Paradigma kritis-konstruktif inilah yang dijadikan acuan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang ada di Muhammadiyah dan Nahdatul Ulam ke depan.Kata Kunci: Paradigma Kritis-Konstruktif, Pendidikan Islam, Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama
Pengaruh Motivasi Belajar dan Kegiatan Ekstrakurikuler Sanggar Alquran terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Alquran Hadis di Madrasah Aliyah di Kota Manado Anis Rugaiyah; Rivai Bolotio; Ardianto Ardianto
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7890.134 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.697

Abstract

ABSTRACT.This study aims to analyze the influence of learning motivation and extracurricular activities of the Qur'an studio either individually (partially) or (simultaneously) to the students' learning achievement on the subjects of Alquran Hadith of Madrasah Aliyah in Manado City. The population in this study was all students of Madrasah Aliyah in Manado City in School Year of 2016/2017 who’s following the extracurricular activities of Alquran studio, which amounts to 300 students. To determine the sample of this research, the researcher uses a table which developed from the formula of Isaac and Michael, which according to the table for a population of 380 people then the sample amounted to 161 people with 5% error rate. The data were collected by using the questionnaire technique. Testing the validity of the questionnaire in terms of construct validity and content validity through expert judgment and content validity by Pearson correlation analysis by using SPSS for Windows Release 20 program. To test the reliability of the questionnaire was analyzed with Alpha-Cronbach. Research hypothesis testing conducted with Multiple Regression, at the real level of 0.05. The process of calculating of the regression test was conducted by using SPSS for Windows Release 20. The results of this research can generally be concluded that: 1) there was significant influence of student's learning motivation on student achievement of Madrasah Aliyah in Manado City inAlquran Hadith subject, 2) there was significant influence of extracurricular activities of Alquranstudio to the students achievement of Madrasah Aliyah in Manado City in Alquran Hadith subject, and 3) there was significant influence of students' learning motivation and extracurricular activities of Alquran studio simultaneously on the students learning achievement of Madrasah Aliyah in Manado City in the subject of Alquran Hadith.. Keywords: Learning Motivation, Extracurricular, Alquran Studio, Learning Achievement ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi belajar dan kegiatan ekstrakurikuler sanggar Alquran baik secara sendiri-sendiri (parsial) maupun secara bersama-sama (simultan) terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Alquran Hadis di Madrasah Aliyah Kota Manado.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Madrasah Aliyah yang ada di Kota Manado Tahun Pelajaran 2016/2017 yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sanggar Alquran, yang berjumlah 300 siswa. Untuk menentukan sampel penelitian, peneliti menggunakan tabel yang dikembangkan dari rumus Isaac dan Michael, dimana berdasarkan tabel tersebut untuk populasi yang berjumlah 300 orang maka sampelnya berjumlah 161 orang dengan taraf kesalahan 5%. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan teknik angket. Pengujian validitas angket dilihat dari segi validitas konstruk dan validitas isi melalui pertimbangan ahli dan validitas isi melalui analisis korelasi Pearson dengan menggunakan program SPSS for Windows 23. Untuk pengujian reliabilitas angket dilakukan dengan analisis alpha-cronbach. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan Regresi Ganda, pada taraf nyata 0,05. Proses penghitungan pengujian regresi menggunakan program SPSS for Windows 23. Hasil penelitian ini secara umum dapat disimpulkan: (1) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar siswa terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah di Kota Manado pada mata pelajaran Alquran Hadis, 2) terdapat pengaruh yang signifikan kegiatan ekstrakurikuler sanggar Alquran terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah di Kota Manado pada mata pelajaran Alquran Hadis, dan 3) terdapat pengaruh yang signifikan motivasi belajar siswa dan kegiatan ekstrakurikuler sanggar Alquran secara bersama-sama terhadap prestasi belajar siswa Madrasah Aliyah di Kota Manado dalam mata pelajaran AlquranHadis. Kata kunci: Motivasi Belajar, Ekstrakurikuler, Sanggar Alquran, Prestasi Belajar
Potret Kenakalan Remaja dan Relevansinya dengan Pendidikan Indonesia Tika Fitriyah
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5720.325 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.693

Abstract

Abstract. The purposes of this research are to describe the juvenile delinquency,its causes and its relationship with the education in Indonesia. This research also describes and provides solution to face a juvenile delinquency through character education. This research is a descriptive-qualitative research. Listening method is used as the data collecting technique, using technique of tap and write. The sources of the data are obtained by interviews, literature study, and the articles of newspapers. The results of this research are juvenile delinquency caused by juvenile inability to filter information. It caused by the education system in Indonesia thatmore focus on cognitive aspects than morality aspects also caused by the lack of parental affection. Keywords: juvenile delinquency, education and character education Keywords; Internationalization, Higher EducationAbstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kenakalan remaja, penyebabnya dan merelevansikannya dengan potret pendidikan di Indonesia. Selain itu, penelitian ini juga membahas dan menawarkan pendidikan karakter sebagai sebuah solusi dari kenakalan remaja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data-data dikumpulkan menggunakan metode simak dengan teknik dasar sadap dan teknik lanjutan catat. Sumber data diperoleh dari hasil wawancara, studi pustaka dan membaca realita yang sudah tercatat dalam surat kabar. Hasil dari penelitian ini adalah bahwasanya kenakalan remaja disebabkan oleh lemahnya kemampuan mereka untuk menyaring informasi yang beredar, system pendidikan di Indonesia yang terlalu mengedepankan aspek kognitif dan kurangnya perhatian orang tuaKata Kunci: Kata kunci: Kenakalan remaja, potret pendidikan dan pendidikan karakter.
Keberanian Moral: Tantangan guru saat ini. Nurul Ismi; Marty Mawarpury
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4175.749 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.694

Abstract

Abstract. Throughout the course of history and culture, courage is considered a high value of goodness because it can help people to be able to face the challenges of their lives. Moral courage is a form of courage involving behavioral expression by conveying inconvenience to disputes, reproaches, and rejection. It has been a concern for the past two decades because teachers and schools are constantly faced with normative problems,  violence in a school and student  are sometimes seems to have lost their way when dealing with norms and values. The purpose of this research is to know how the dynamics of moral courage to the teacher. Data in this research is obtained by using qualitative research method with case study design. Subject selection using purposive sampling technique. Respondent to this research is a teacher who has wrestle his profession for 10 years. Data collection research by interview. The results of this study indicate that the respondents have had five aspects of moral courage that is, the presence and recognition of the moral situation, moral choice, behavior, individuality, and fear.Keyword: Moral Courage, Teacher, Case StudyAbstrak. Sepanjang perjalanan sejarah dan budaya, keberanian dinilai sebagai sebuah nilai kebaikan yang tinggi karena dapat membantu orang-orang untuk mampu menghadapi tantangan hidup mereka. Keberanian moral merupakan salah satu bentuk keberanian yang melibatkan ekspresi perilaku dengan menyampaikan ketidaknyamanan atas pertikaian, celaan, dan penolakan. Telah menjadi kekhawatiran selama dua dekade terakhir dikarenakan guru dan sekolah yang terus menerus dihadapkan pada permasalahan normatif, kekerasan di sekolah dan siswa yang terkadang tampak telah kehilangan araha mereka ketika berhadapan dengan hal yang berkaitan dengan norma dan nilai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dinamika keberanian moral pada guru. Data pada penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain studi kasus. Pemilihan subjek menggunakan teknik purposive sampling. Responden pada penilitian ini merupakan seorang guru yang telah menggeluti profesinya selama 10 tahun. Pengumpulan data penelitian dengan cara wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa responden telah memiliki lima aspek keberanian moral yaitu, kehadiran dan pengenalan terhadap situasi moral, pilihan moral, perilaku, individualitas, dan rasa takut.Kata kunci : Keberanian Moral, Guru, Studi Kasus
Hubungan Kepemimpinan Visioner Kepala Madrasah Dan Kompetensi Guru Terhadap Kemampuan Mengembangkan Pendidikan Karakter Pada Madrasah Aliyah Di Kota Bitung Rio Efendi Turipno
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6250.198 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.699

Abstract

Abstract. The study aims to examine and analyze the relationship between variables visionary leadership of headmaster (X1) to the development of character education (Y) on the madrasah aliyah in Bitung, and relationship variables competency of teachers (X2) towards the development of character education (Y) on the madrasah aliyah in Bitung, and the relationship of these two variables, namely visionary leadership of headmaster (X1) and the competence of teachers (X2) towards the development of character education (Y) on the madrasah aliyah in Bitung. The method used in this research is correlational quantitative method. The research was conducted in three Madrasah Aliyah in Bitung, namely: Madrasah Aliyah Yaspib Bitung, Madrasah Aliyah Arafah Bitung, and Madrasah Aliyah Alkhairat Bitung, with a total sample of 50 teachers. Data was collected by using questionnaires. Conducted research hypothesis testing and regression analysis, the real level of 0.05. The calculation results Simple regression coefficient in this study shows is the constant coefficient values as big as 2,507 variable coefficient free (X1) is equal 1,506, So the regression equation Y=2,507+1,506X,  So from these results we conclude that between variable visionary leadership (X1) with variable character education development (Y) have a strong relationship, because it has a correlation value of 1,506, Mean while, the variable relationship with the teacher's competence development of character education, shows the constant coefficient is equal to 6,351 the coefficient of the independent variable (X2) is approximately 2,555, So the regression equation Y=6,351+2,555X. then the two variables (X2 and Y) have a strong relationship because it has a correlation value of 2,555, whereas, the results obtained from simultaneous test shows that the value Fhitung205,784, with a probability of 0.000, and the value obtained Ftabel of 3.20. Because the Fhitung larger than Ftabel (205,784 > 3,20) and the probability value (0,000) is much smaller than 0,05, then conclude the visionary leadership (X1) and the competence of teachers (X2) together have a strong relationship to the development of character education (Y).Keywords: Visionary Leadership, Teacher Competence and Development of Character Education Abstrak. Penelitian bertujuan untuk menguji dan menganalisis hubungan variabel kepemimpinan visioner kepala madrasah (X1) terhadap pengembangan pendidikan karakter (Y) pada madrasah aliyah di kota Bitung, dan hubungan variabel kompetensi guru (X2) terhadap pengembangan pendidikan karakter (Y) pada madrasah aliyah di kota Bitung, serta hubungan kedua variabel tersebut, yakni kepemimpinan visioner kepala madrasah (X1) dan kompetensi guru (X2) terhadap pengembangan pendidikan karakter (Y) pada madrasah aliyah di kota Bitung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif korelasional. Penelitian ini dilaksanakan pada tiga Madrasah Aliyah di Kota Bitung, yaitu: Madrasah Aliyah Yaspib Kota Bitung, Madrasah Aliyah Arafah Kota Bitung, dan Madrasah Aliyah Alkhairat Kota Bitung, dengan sampel secara keseluruhan sebanyak 50 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan analisis regresi, pada taraf nyata 0,05. Hasil perhitungan koefisien regresi sederhana dalam penelitian ini memperlihatkan nilai koefisien konstanta adalah sebesar 2,507 koefisien variabel bebas (X1) adalah sebesar 1.506. Sehingga diperoleh persamaan regresi Y= 2,507+1.506X. Maka dari hasil tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa antara variabel kepemimpinan visioner (X1) dengan variabel pengembangan pendidikan karakter (Y) mempunyai hubungan yang kuat, karena mempunyai nilai korelasi sebesar 1,506. Sementara, hubungan variabel kompetensi guru dengan pengembangan pendidikan karakter, memperlihatkan nilai koefisien konstanta adalah sebesar 6,351 koefisien variabel bebas (X2) adalah sebesar 2,555. Sehingga diperoleh persamaan regresi Y=6,351+2,555X. maka kedua variabel (X2 dan Y) mempunyai hubungan yang kuat  karena mempunyai nilai korelasi sebesar 2,555. sedangkan, hasil yang diperoleh dari uji simultan menunjukkan bahwa nilai Fhitung sebesar 205,784, dengan probabilitas 0,000, dan nilai Ftabel diperoleh sebesar 3,20. Karena nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel  (205,784 > 3,20) dan nilai probabilitas (0,000) jauh lebih kecil dari 0,05, maka disimpulkan kepemimpinan visioner (X1) dan kompetensi guru (X2)  secara bersama-sama memiliki hubungan yang kuat terhadap pengembangan pendidikan karakter (Y).Kata Kunci: Kepemimpinan Visioner, Kompetensi Guru, dan Pengembangan Pendidikan Karakter.
Pengaruh Model Kepemimpinan Kontingensi Least Preferred Coworker Dan Iklim Sekolah Terhadap PeningkatanProduktivitas Kerja Guru Madrasah Ibtidaiyah Saiful Saiful; Rivai Bolotio; Ardianto Ardianto
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5444.213 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.698

Abstract

Abstract.This research to test and analyse two important variable influencing work productivity learn the madrasah ibtidaiyah in town Bitung. The variable for example: influence model the leadership of kontingensi LPC (X1) to work productivity teacher (Y) And school climate (X2) to work productivity teacher (Y) and also influence by together among/between model of leadership LPC (X1) and school climate (X2) to work productivity teacher (Y). Method used in this research is quantitative method. This research is executed in madrasah ibtidaiyah in town Bitung, that is: MIN 1 town Bitung, MIS Arafah of town Bitung, MIS Al-Muhtadien of town Bitung, and MIS Al-Muhajirin of town Bitung by sampel as a whole as much 106 teachers. Data collecting done/conducted by using enquette instrument. examination of enquette. Validity seen from validity of konstruk and validity fill through/ passing expert consideration and analyse the correlation pearson, by using program of SPSS for Windows Release 22. For the examination of reliabilitas instrument done/conducted with the analysis alpha-cronbach. Examination of research Hypothesis done/conducted with the simple analysis regresi and analyse the linear regresi duplicate, at real level 0,05, then Test The F, Test the T and koefesien derteminasi. Process the calculation and examination regresi use the SPSS for Windows Release 22. Keyword: Model The Leadership LPC, School Climate, and Work Productivity Teacher Abstrak. Penelitian ini untuk menguji dan menganalisis dua variabel penting yang mempengaruhi produktivitas kerja guru madrasah ibtidaiyah di kota Bitung. Kedua variabel tersebut antara lain: pengaruh modelkepemimpinan kontingensi LPC (X1) terhadap produktivitas kerja guru (Y) dan iklim sekolah (X2) terhadap produktivitas kerja guru (Y) serta pengaruh secara bersama-sama antara model kepemimpinan LPC (X1) dan iklim sekolah (X2) terhadap produktivitas kerja guru (Y). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan di madrasah ibtidaiyah di kota Bitung, yaitu: MIN 1 kota Bitung, MIS Arafah kota Bitung, MIS Al-Muhtadien kota Bitung, dan MIS Al-Muhajirin kota Bitung dengan sampel secara keseluruhan sebanyak 106 guru. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen angket. Pengujian validitas angket dilihat dari validitas konstruk dan validitas isi melalui pertimbangan ahli dan analisis korelasi pearson, dengan menggunakan program SPSS for Windows Release 22. Untuk pengujian reliabilitas instrumen dilakukan dengan analisis alpha-cronbach. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan analisis regresi sederhana dan analisis regresi linier ganda, pada taraf nyata 0,05, lalu Uji F, Uji T dan koefesien derteminasi. Proses perhitungan dan pengujian regresi menggunakan SPSS for Windows Release 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model kepemimpinan LPC berpengaruh terhadap produktivitas kerja guru dan iklim sekolah berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja guru madrasah ibtidaiyah di kota Bitung. Secara bersamaan model kepemimpinan LPC (X1) dan iklim sekolah (X2) berpengaruh positif terhadap produktivitas kerja guru madrasah ibtidaiyah di kota Bitung (Y).Kata Kunci: Model Kepemimpinan LPC, Iklim Sekolah, dan Produktivitas Kerja Guru
Analisis Kritis Kebijakan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Dan Standar Isi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Abdul Muis Pawero
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5954.519 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.700

Abstract

Abstract. In the Sisdiknas Law no. 20. Year 2003 in chapter 1 article 3 has been declared that the national education function to develop the ability and form the character and civilization of a dignified nation in order to educate the nation's life, aims for the development of potential learners to be a human being who believes and cautious to God Almighty, be noble, healthy, knowledgeable, capable, creative, independent, and become a democratic and responsible citizen.The purpose of the national education is inversely proportional to the results of a survey that shows that Indonesia country is still perched in the ranks of the most corrupt countries in the world, corruption in various institutions, increasingly loose discipline of increasing violent criminal acts, anarchism, thuggery, alcoholism and drugs struck among the pelajra and students. This paper will discuss the contents of the curriculum and the Competence Standards of Graduation (SKL) of Islamic education to see whether the contents or curriculum materials now meet the expectations or not. So it is necessary to conduct a critical analysis / analysis of the causes of the weak point of Islamic religious education, especially on the content of curriculum materials of Islamic educationKeyword; Policy Analysis, Graduate Competency Standards, Curriculum Content Standards.Abstrak. Dalam Undang-Undang Sisdiknas no. 20. Tahun 2003 pada bab 1 pasal 3 telah dinyatakan bahwa pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.Tujuan pendidikan nasional tersebut berbanding terbalik dengan Hasil survei yang menunjukkan bahwa negeri kita masih bertengger dalam jajaran negara yang paling korup di dunia, KKN melanda di berbagai institusi, disiplin makin longgar semakin meningkatnya tindak kriminal kekerasan, anarkisme, premanisme, konsumsi minuman keras dan narkoba sudah melanda di kalangan pelajra dan mahasiswa.Makalah ini akan mendiskusikan isi kurikulum serta Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) pendidikan agama Islam guna meneropong apakah isi atau materi kurikulum saat ini sudah memenuhi harapan atau belum. Maka perlu kiranya melakukan telaah/analisis secara kritis mengenai penyebab titik lemah dari pendidikan agama Islam terutama pada isi materi kurikulum pendidikan agama Islam.Kata Kunci: Analisis Kebijakan, Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi Kurikulum.
Paradigma Kritis-Konstruktif:Ijtihad Pengembangan Paradigma Pendidikan Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama Arhanuddin Salim
Journal of Islamic Education Policy Vol 2, No 2 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4938.396 KB) | DOI: 10.30984/j.v2i2.695

Abstract

This study offers a constructive-critical paradigm as an effort to develop Islamic education in Muhammadiyah and Nahdatul Ulama. Development of Islamic education paradigm of Muhammadiyah and Nahdatul Ulama whose goal ultimately directs the learners into pious human beings to God. Freedom here is limited by the line of demarcation of the law and the teachings of the Shari'ah that are determined by God in line with the philosophy that underlies human nature. Learners are added by Muslims is a smart, meticulous, and able to think by using the mind well and responsible. This critical-constructive paradigm is used as a reference in developing Islamic education in Muhammadiyah and Nahdatul Ulama in the future.Keywords: Critical-Constructive Paradigm, Islamic Education, Muhammadiyah and Nahdatul Ulama AbstrakStudi ini menawarkan paradigma kritis-konstruktif sebagai upaya pengembangan pendidikan Islam yang ada di Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama. Pengembangan paradigma pendidikan Islam Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama yang tujuan akhirnya mengarahkan agar peserta didik menjadi manusia yang bertaqwa kepada Tuhan. Kebebasan di sini di batasi oleh garis demarkasi hukum dan ajaran syariat yang ditentukan oleh Tuhan yang sejalan dengan filsafat yang mendasari fitrah manusia. Peserta didik didambahkan oleh umat Islam adalah yang cerdas, cermat, dan mampu berfikir dengan menggunakan akalnya dengan baik dan bertanggung jawab. Paradigma kritis-konstruktif inilah yang dijadikan acuan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang ada di Muhammadiyah dan Nahdatul Ulam ke depan.Kata Kunci: Paradigma Kritis-Konstruktif, Pendidikan Islam, Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama

Page 1 of 1 | Total Record : 8