cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota salatiga,
Jawa tengah
INDONESIA
Satya Widya
ISSN : 08545995     EISSN : 2549967X     DOI : -
Core Subject : Education,
SATYA WIDYA is presenting diverse, yet still within major themes in education. Especially the study of theoretical education and results of descriptive research, classroom action research, experimental and development research, in the purpose of sustainable professionalism development.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 34 No 1 (2018)" : 8 Documents clear
Pengembangan Pengembangan Pendidikan Karakter Melalui Pelayanan BK di Sekolah Sulma Mafirja
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.497 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p22-30

Abstract

Abstrak: Pendidikan karakter merupakan salah satu gerakan pendidikan di sekolah untuk memperkuat karakter siswa melalui harmonisasi olah hati (etika), olah rasa (estetika), olah pikiran (literasi), dan olah raga (kinesteti) dengan dukungan melibatkan publik dan kerja sama antar sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sementara layanan bimbingan dan konseling merupakan salah satu program layanan yang turut andil dalam pelaksanaan program di sekolah. Sehingga diharapkan implementasi penguatan pendidikan karakter melalui pelayanan BK di sekolah dapat dilaksanakan dan diterapkan dengan efektif dan efesian, agar dapat mencapai tujuan yang lebih optimal bagi perkembangan nilai-nilai karakter yang ada pada peserta didik.
Pola Asuh Keturunan Bangsawan Lalu-Baiq Budaya Lombok dalam Membentuk Karakteristik Anak melalui Layanan Bimbingan dan Konseling Zuhdi Majdi
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.923 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p13-21

Abstract

Parenting is a process in the family, the interaction of parents and children. The family is where a child is born, the first place a child gets an education, consisting of father, mother and child. The family also became the main central place of character education formation of children. Family education is the fundamental or foundation of subsequent children's education. In the society of the nobility and in general people Sasak known to have the motto of Lomboq Mirah Sasak Adi meaning Lomboq straight meaning. Mirah is a true gem, an elegant precious metal that is very expensive. Sasak comes from sa'sa 'sa'i, sopo, seke' which means one. Adi means something that is very high value. Therefore, the true (mule jati) "straight road" is a very noble path, a very high value, as the only path to be followed by the sasak. and the road is a straight path (siratulmustakim) commanded by Allah SWT contained in the Qur'an and Al Hadith. In the process of learning guidance and counseling teachers are teachers who are tasked to provide guidance to students who are problematic and who are not problematic if considered important by the teacher guidance and counseling, therefore the role of teachers guidance and counseling in the learning process is needed, because learners have problems are diverse
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling Berbasis pada Psychological Well Being Siswa Lyanna Oktavia T; Alis Nihlatin Nisa
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.078 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p31-38

Abstract

Bimbingan dan Konseling sebagai bagian integral dari pendidikan mengemban tugas untuk memfasilitasi dan memandirikan siswa dalam rangka tercapainya perkembangan yang utuh dan optimal. Konselor perlu ikut andil dalam pendidikan karakter sebagai salah satu urgensi dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah guna mencetak siswa yang tidak hanya cerdas namun juga berbudi pekerti yang baik. Pendidikan karakter berorientasi untuk mengembangkan dan membantu watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Melihat arah orientasi tersebut maka diperlukan suatu psychological well-being yang memandang keberadaan individu dapat berkembang sebagai manusia yang seutuhnya, terpenuhi kebutuhannya, dan memberikan kontribusi pada lingkungannya. Memiliki psychological well-being tinggi akan mengantarkan individu pada pribadi yang menyadari keberadaan dan kebermaknaannya, sehingga bisa mengubah tantangan yang ditemuinya menjadi kesempatan untuknya menunjukkan aktualisasi diri.
Persepsi Orangtua terhadap Pendidikan Anak Usia Dini Dea Sita Pratiwi; Ajeng Ayu Widiastuti; Maria Melita Rahardjo
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.227 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p39-49

Abstract

The purpose of this study was to find out how the parent's perception of early childhood education in RW 01 Dukuh Krajan, Salatiga. The design is descriptive quantitative with the subject of research that is parents who have children aged 3-5 years, amounting to 58 people. Data on parental perceptions are collected through a questionnaire and then will be classified according to the level of parental education, income level of parents, parents who have sent their children and parents who have not send their children to school in early childhood. The result of questionnaire of parents perception in level of education S1 and S2 in good category (50%), SMA / SMK is in Good category (36,11%) and SMP is in Enough category (50%). The calculation of the value of the questionnaire according to the parent's income level (a) in the category of Good (33.33%) and Less (33.33%), income (b) is in Good category (41.67%) and income ( c) is in the category of Very Good (57.14%). Then based on parents who have sent their children to school is in Good category (52,38%), perception of parents who have not yet send their child to PAUD is in Enough category (37,84%).
Upaya Pengasuh dalam Membantu Menerapkan Perilaku Disiplin pada Anak (Studi Kasus di Panti Asuhan Salib Putih Salatiga) Ika Wulansari; Ajeng Ayu Widiastuti; Tritjahjo Danny Soesilo
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.652 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p50-61

Abstract

This study aims to find out how caregivers in helping children to develop or build discipline from an early age conducted by 3 caregivers of the Orphanage of the White Cross on the Orphanage Children of the White Cross especially against one early childhood. The type of this research is descriptive qualitative with case study method, data collection by interview and data analysis with qualitative. In this study there are 3 subjects that help one child in building discipline. The results of the study show that the discipline of children is increasing from previously unattended discipline until now already have good discipline, in building discipline. The way in which the subject tends to be different from the other caregivers. Subjects do not use corporal punishment and it is done in a better way. The way the subject tends to be a subtle way with good advice, real stories, habits, good examples, daily schedules made, gift giving to children.
Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Melalui Metode Role Playing di Kelompok Bermain Refisi Duha; Ajeng Ayu Widiastuti
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (458.39 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p77-87

Abstract

Role playing merupakan cara untuk penguasaan bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan anak yang berperan sebagai subyek pembelajaran aktif. Kegiatan role playing yang dibahas dalam kajian ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak kelompok bermain. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan sosial-emosional anak melalui metode role playing di kelompok bermain Fransiskus Xaverius 78, Salatiga. Subjek penelitian ini adalah anak-anak kelompok bermain dengan usia 3-4 tahun yang berjumlah 12 anak, terdiri dari 6 perempuan dan 6 laki-laki. Objek penelitian adalah kemampuan sosial emosional anak melalui role playing. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tiga kali pertemuan dalam satu siklus. Pada setiap siklus terdapat 3 tahap yaitu 1) perencanaan, 2) tindakan, dan 3) refleksi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan catatan lapangan. Adapun instrumen penelitian yang penulis gunakan adalah berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Republik Indonesia nomor 137 tahun 2014 dalam observasi berupa lembar penilaian. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskripstif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini menunjukan bahwa ada peningkatan kemampuan sosial emosional anak kelompok bermain melalui metode role playing di KB/TK Fransiskus Xaverius 78 Salatiga. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan kemampuan sosial emosional anak dimana pada pratindakan sebesar 62.96%, pada siklus I meningkat menjadi 75% dan pada siklus II meningkat menjadi 94.44%.
Memadupadankan antara Kompetensi Konselor aspek Asesmen BK dengan Pengembangan Literasi Siswa di Sekolah Catharina Tri Anni; Ninik Setyowani; Kusnarto Kurniawan
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.603 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p1-12

Abstract

The global development of the 21st century demanding students ability to be more critical, analytical and creative, so the school have a role as an instrument to shape that personality. School literacy movement is one effort to answer the demands. Through literacy students are conditioned to intelligently analyze, construct mindsets, which ultimately generate critical and dignified behaviors in the deal with the times changing. Student behavior is formed through the conditioning of school environments involving multiple parties, including guidance and counseling teachers. The guidance and counseling teacher should be able to translate the needs of the students to develop literacy skills through programs designed for students. Guidance and counseling teachers are able to integrated student literacy development procedures in classroom learning with services provided to students, so that the development of this literacy is integrated with guidance and counseling services.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa SD pada Pembelajaran Tematik melalui Penerapan Model Pembelajaran Role Playing Fransiska Faberta Kencana Sari
Satya Widya Vol 34 No 1 (2018)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.877 KB) | DOI: 10.24246/j.sw.2018.v34.i1.p62-76

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di SD Negeri Kecandran 01 Kecamatan Sidomukti, Salatiga pada pembelajaran tematik tema 8.Daerah tempat tinggalku, subtema 1, pembelajaran ke 4 melalui penerapan model pembelajaran role playing. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan mengadopsi model Stringer dengan pelaksanaan tahap look (melihat), think (berpikir) dan act (bertindak). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri Kecandran 01 sebanyak 33 siswa yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan melalui penilaian autentik dengan menilai sikap (observasi), pengetahuan (tes), dan keterampilan (penilaian kinerja). Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan kondisi awal sebelum tindakan dengan hasil setelah tindakan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dalam ranah pengetahuan, sikap dan keterampilan. Dalam ranah pengetahuan hasil belajar meningkat dari persentase ketuntasan 48% dengan rata-rata kelas 67, menjadi 93% dengan rata-rata kelas 85. Dalam ranah sikap rata-rata siswa mampu mencapai predikat B (Baik) dari predikat C (Cukup). Dalam ranah keterampilan hasil belajar meningkat dari rata-rata 62 menjadi 75. Sehingga dapat disimpulkan penerapan model pembelajaran role playing dapat meningkatkan hasil belajar pada pembelajaran tematik kerena mampu meningkatkan hasil belajar siswa dalam tiga ranah yaitu pengetahuan, sikap dan keterampilan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8