cover
Contact Name
Arfan Amrin
Contact Email
Arfan Amrin
Phone
-
Journal Mail Official
jep@stiem.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391529     EISSN : 2580524X     DOI : https://doi.org/10.35906/jep
Jurnal Ekonomi Pembangunan dengan nomor ISSN 2339-1529 (cetak) dan 2580-524X (online) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan dua kali dalam setahun (Januari-Juni & Juli-Desember) oleh Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Palopo. Jurnal Ekonomi Pembangunan memuat artikel-artikel hasil penelitian di bidang Ekonomi Pembangunan (Perencanaan dan Analisis Pembangunan; dan Bisnis. Jurnal ini menerima penyerahan naskah dengan berbagai topik dan tidak terbatas pada perencanaan anggaran sektor publik; perencanaan pembangunan desa; analisis kebijakan publik dan regional; akuntansi; manajemen investasi; perbankan; manajemen keuangan; pajak daerah dan retribusi; serta bisnis dan hukum bisnis.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2021)" : 8 Documents clear
PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, DAN KOMITE AUDIT TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN Erma Setiawati; Eskasari Putri; Nanda Devista Devista
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.749

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profitabilas, ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, dan komite audit terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling, sehingga diperoleh 84 perusahaan manufaktur selama 3 tahun. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode regresi logistik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, dan komite audit tidak berpengaruh terhadap ketepatan waktu pelaporan keuangan.Kata kunci: profitabilitas, ukuran perusahaan, kepemilikan institusional, komite audit, ketepatan waktu pelaporan keuanganAbstractThis study aims to determine the effect profitability, firm size, institutional ownership and audit committee to the timeliness of financial reporting on manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange period 2017-2019. Sampling method used in this research is purposive sampling, so that obtained 84 manufacturing companies for period 3 years. Data used in the study is a secondary data. Analysis data technique used is logistic regression method. The result shows that profitability, firm size, institutional ownership and audit committee not significant to the timeliness of financial reporting.Keywords: profitability, firm size, institutional ownership, audit committee, timeliness of financial reporting
PENGARUH PAJAK DAN TUNNELING INCENTIVE TERHADAP INDIKASI MELAKUKAN TRANSFER PRICING (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN LQ-45 YANG TERINDEKS DI BURSA EFEK INDONESIA) Silma Taqiya Maulani; Ismet Ismatullah; Rinaldi Rinaldi
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.682

Abstract

ABSTRAKSalah satu indikasi perusahaan melakukan transfer pricing adalah menginginkan laba yang tinggi dengan membayar pajak yang rendah. Struktur kepemilikikan juga mempengaruhi manajemen untuk mengalihkan kekayaan kepada mereka sendiri atau pemegang saham mayoritas. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh pajak dan tunneling incentive terhadap indikasi melakukan transfer pricing pada perusahaan LQ 45 yang terindeks di  Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan LQ-45 yang terdaftar secara konsisten selama periode 2015-2019 dengan metode purposive sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pajak tidak berpengaruh signifikan terhadap indikasi transfer pricing, sementara tunneling incentive berpengaruh signifikan terhadap transfer pricing. Hal ini dibuktikan dengan nilai probabilitas 0.05 lebih kecil nilai probabilitas variabel pajak atau 0,05 < 0,13. Sementara nilai probabilitas 0.05 lebih besar dari nilai probabilitas variabel Tunneling incentive atau 0,05 > 0,01. Kata Kunci : Pajak, Tunneling Incentive, Transfer Pricing ABSTRACTOne indication of a company doing transfer pricing is wanting high profits by paying low taxes. The ownership structure also influences management to transfer wealth to themselves or the majority shareholder. This study aims to examine the effect of taxes and tunneling incentives on indications of transfer pricing on LQ 45 companies indexed on the Indonesia Stock Exchange. The research sample used in this study was LQ-45 companies that were consistently registered during the 2015-2019 period with the purposive sampling method. The results of this study indicate that taxes have no significant effect on transfer pricing indications, while tunneling incentives have a significant effect on transfer pricing. This is evidenced by the probability value of 0.05 which is smaller than the probability value of the tax variable or 0.05 < 0.13. While the probability value of 0.05 is greater than the probability value of the Tunneling incentive variable or 0.05 > 0.01.                                               Keywords: Tax, Tunneling Incentive, Transfer Pricing
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PROGRAM PENINGKATAN KUALITAS RUMAH TIDAK LAYAK HUNI DI KOTA PAYAKUMBUH Defi Fradila Sari; Erwin Erwin; Afrizal M
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.769

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah: 1) Menjelaskan ruang lingkup partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pelaksanaan Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH) di Payakumbuh. 2) Menganalisis faktor pendukung dan penghambat partisipasi dalam pelaksanaan program Peningkatan Kualitas Rumah Tidak Layak Huni (PK-RTLH) di Payakumbuh. Penelitian ini dilakukan di Kota Payakumbuh. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2020. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan penelitian berjumlah 22 orang yang terdiri dari 17 informan kunci dan 5 informan biasa. Berdasarkan hasil penelitian bentuk partisipasi masyarakat dalam perencanaan Peningkatan Mutu Rumah Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni adalah; a) Pembentukan kelompok penerima bantuan; b) Buka nomor rekening untuk penerima manfaat; c) Memanfaatkan sumber daya lokal. Bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Program Peningkatan Kualitas Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni: a) Partisipasi berupa pendampingan dari pekerja; b) Partisipasi dalam bentuk bantuan material; c) Partisipasi dalam bentuk keterampilan atau keahlian. Faktor yang memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi adalah internal (intrinsik) dan eksternal (ekstrinsik). Dalam partisipasi juga terdapat faktor-faktor yang menghambat masyarakat untuk berpartisipasi, yaitu: a) Faktor ekonomi; b) Pengaruh modernisasi sehingga muncul individualisme; c) Informasi program tidak menjangkau seluruh elemen masyarakat.Kata kunci: Pembangunan, Partisipasi, Rumah, Miskin ABSTRACTThe objectives of this study are: 1) To explain the scope of community participation in planning and implementing Improvement of Quality of Non-Habitable Homes (PK-RTLH) in Payakumbuh. 2) To analyze the enabling and inhibiting factors of participation in the implementation of the Improvement of the Quality of Uninhabitable Homes (PK-RTLH) program in Payakumbuh. This research was conducted in the City of Payakumbuh. The time of the study was conducted in January to February 2020. This study used a qualitative method. There were 22 research informants consisting of 17 key informants and 5 ordinary informants. Based on the results of research the form of community participation in the planning of Improvement of the Quality of Rehab Homes for Non-Habitable Homes are; a) Formation of groups of aid recipients; b) Open account numbers for beneficiaries; c) Utilizing local resources. Forms of community participation in the implementation of the Improvement Program for the Quality of Rehabilitation of Non-Habitable Homes: a) Participation in the form of assistance from workers; b) Participation in the form of material assistance; c) Participation in the form of skills or expertise. Enabling factors for the community to participate are internal (intrinsic) and external (extrinsic). In participation there are also factors that inhibit people from participating, namely: a) Economic factors; b) The effect of modernization so that individualism emerges; c) Program information does not reach all elements of the community.Keywords: Development, Participation, House, Poor
ANALSISIS DISPARITAS PENDAPATAN ANTAR WILAYAH DI DAERAH PENYANGGA SURABAYA Dwi Reza Khusnul Khuluk; Sri Muljaningsih; Kiki Asmara
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.762

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya disparitas antar Daerah, serta mengetahui sektor-sektor yang mnejadi basis dari daerah-daerah tersebut yang nantinya dapat dikembangan oleh Pemerintah Daerah yang bersangkutan, dan juuga mengklasifikasikan daerah Kabupaten/Kota yang berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan juga pendapatan perkapita masinh-masing daerah. meenggunakan metode analisis Location Quontient (LQ), Shift-Share (SS), Tipologi Klassen, Indeks Williamson, dan juga pembuktian hipotesis Kuznets “U” Terbalik.  daiantara 6 Kabupaten/Kota yang ada di daerah penyangga Surabaya terdapat 1 wilayah yang termasuk kedalam daerah tertinggal, tingkat disparitas di daerah penyangga Surabaya sesuai Indeks Williamson sebesar 0,90. Hipotesis Kuznets tentanng teori “U” terbalik tidak berlaku di wilayah ini, hal ini berarti seiting bertambahnya pembangunan tidak mengurangi tingkat ketimpangan di daerah penyangga Surabaya yang memiliki tingkat disparitas yang tinggi Kata Kunci: Ketimpangan Pendapatan antar daerah; Indeks Williamson; Tipologi Klassen; Hipotesis Kuznet ABSTRACTThis research aims to find out and analyze the magnitude of disparity between regions, knowing the sectors that are the basis of these areas that can later be developed by the local government concerned, and also to classify districts / cities based on economic growth and income per capita of each region. using Location Quontient (LQ), Shift-Share (SS), Klassen Typology, Williamson Index, and also proof of The Reverse Kuznets "U" hypothesis. Among of 6 districts / cities in the buffer zone of Surabaya there is 1 area that belongs to the lagging area, the level of disparity in the buffer area of Surabaya according to the Williamson Index of 0.90. Kuznets hypothesis tentanng the theory of "U" upside down does not apply in this region, this means that the increase in development does not reduce the level of inequality in the buffer area of Surabaya which has a high level of disparity.  Key Words:   Income inquality, Indeks Williamson, Tipologi Klassen, Hipotesis Kuznet
ANALISIS PENGGUNAAN DANA TATA KELOLA DESA (STUDI KASUS DI KECAMATAN IV NAGARI BAYANG UTARA KABUPATEN PESISIR SELATAN) Miftahul Fikri Iasra; Erwin Erwin; Wahyuni Syarfi
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.768

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk mendeskripsikan dana Desa dari segi aspek, khususnya 1) Partisipasi. 2) Transparansi. 3) Akuntabilitas. 4) Efektivitas. Penelitian ini dilakukan di 6 Nagari di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan. Jenis-jenis catatan yang diperoleh dalam pembelajaran ini diambil dari dua sumber, terutama informasi fundamental dan data sekunder. Teknik analisis data yang diperoleh dalam mencari tahu dianalisis dengan menggunakan analisis evaluasi fakta kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dibuktikan dari 1) Penerapan transparansi oleh pemerintah nagari cukup baik dalam Pengelolaan Dana Desa. 2) Implementasi Akuntabilitas dalam Pemerintahan Penggunaan dana Desa oleh pemerintah desa cukup baik. 3) Pelaksanaan partisipasi pemerintah desa yang ada belum maksimal pada saat adanya Undangan Nagari Musrembang untuk menentukan arah pengembangan nagari dalam penggunaan dana desa, belum 100% tetapi baru menyentuh 71,4% masyarakat yang hadir di musrembang nagari. 4) Penerapan efektifitas pengelolaan dana desa yang dilakukan oleh pemerintah desa di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara Kabupaten Pesisir Selatan telah melaksanakan efisiensi dan penghematan dalam penggunaan dana dan alokasi dana lebih berorientasi pada kepentingan masyarakat. Kata kunci: Tata Kelola. Dana DesaABSTRACTThe purpose of the study is to describe of Village Funds in terms of aspects, in particular 1) Participation. 2) Transparency. 3) Accountability. 4) Effectiveness. This research was conducted in 6 Nagari in District IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan Regency. The types of notes obtained in this study were taken from two sources, mainly fundamental information and secondary data. The data analysis technique obtained in finding out was analyzed using qualitative fact evaluation analysis. The results of the research that have been carried out can be proven from 1) The implementation of transparency by the nagari government is quite good in Village Fund Management. 2) Implementation of Accountability in Government The use of Village funds by the village government is quite good. 3) The implementation of existing village government participation has not been maximized at the time of the Nagari Musrembang invitation to determine the direction of nagari development in the use of village funds, not yet 100% but only touching 71.4% of the people who attend the Nagari Musrembang. 4) The implementation of the effectiveness of village fund management carried out by the village government in District IV Nagari Bayang Utara, Pesisir Selatan Regency has implemented efficiency and savings in the use of funds and the allocation of funds is more oriented to the interests of the community.Keywords: Governance. Village Fund
PENGARUH PENDAPATAN RUMAH TANGGA DAN PENGELUARAN RUMAH TANGGA TERHADAP STABILITAS KEUANGAN RUMAH TANGGA PADA PELAKU WIRAUSAHA DI OBYEK WISATA DANAU CIPONDOH Heny Ratnaningtyas; Nurbaeti Nurbaeti; Anita Swantari
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.767

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga terhadap stabilitas keuangan rumah tangga pada pelaku wirausaha di obyek wisata Danau Cipondoh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan bantuan program Eviews 7. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah sampling jenuh, dimana populasi sama dengan sampel yaitu berjumlah 31 orang dengan menyebarkan kuisioner kepada pelaku wirausaha yang ada di Obyek Wisata Danau Cipondoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendapatan rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga secara parsial berpengaruh signifikan terhadap variabel stabilitas keuangan rumah tangga. Sementara nilai Adjusted R2 yang didapat sebesar 83,41%, yang menunjukan bahwa kemampuan variabel bahwa variabel pendapatan rumah tangga dan pengeluaran rumah tangga dalam menjelaskan variabel stabilitas keuangan dalam rumah tangga adalah sebesar 83,41%, sisanya sebesar 16,59%, dijelaskan oleh variabel lain di luar penelitian ini.  Kata Kunci:        Pendapatan Rumah Tangga, Pengeluaran Rumah Tangga, Stabilitas Keuangan Dalam Rumah Tangga ABSTRACTThis study aims to determine household income and household expenditure on financial stability in the household of entrepreneurs in Lake Cipondoh tourism objects. The sample in this study amounted to 31 people by distributing questionnaires to entrepreneurs in Cipondoh Lake Tourism Object. The method used in this research is multiple regression analysis using the Eviews 7 program. The results of the multiple regression equation research show that the variables of household income and household expenditure partially have a significant effect on the variable of household financial stability. Meanwhile, the adjusted R2 value is 83.41%, which indicates that the variable ability of household income and household expenses in explaining household financial stability variables is 83.41%, the remaining 16.59% is explained by other variables outside of this study.Keywords: Household Income, Household Expenditures and Financial Stability in Households
PENGARUH JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH PENGANGGURAN DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI WILAYAH GERBANG KERTOSUSILA Alifah Yutina Salsabila; Niniek Imanigsih; Riko Setya Wijaya
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.774

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh jumlah penduduk, jumlah pengangguran dan tingkat pendidikan terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah Gerbang Kertosusila, yang nantinya dapat mengoptimalkan pertumbuhan ekonomi melalui peran pada masing-masing daerah. Penelitian ini kuantitatif yang menggunakan metode analisis regresi data panel dengan data cross section dan time series. Hasil penelitian menujukan bahwa jumlah penduduk memiliki pengaruh positif dan signifikan, lalu tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh secara signifikan dan pengangguran adalah variabel yang berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, jumlah pengangguran yang tinggi berdampak pada penurunan ekonomi, yang kedepannya pemeintah harus memberi perhatian khusus agar perekonomian tidak semakin menurun.Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Jumlah Penduduk, Jumlah Pengangguran, Tingkat pendidikan Pertumbuhan EkonomiABSTRACTThis study aims to determine and analyze how much influence the population, the number of unemployed, and the level of education on economic growth in the Kertosusila Gate area, which will be able to optimize economic growth through the role of each region. This research is quantitative using the panel data regression analysis method. The results of the study show that the population has a positive and significant effect, then the level of education has no significant effect and unemployment is a variable that has a negative and significant effect on economic growth, a high unemployment rate has an impact on the economic decline, which in the future the government should pay special attention to the economy is not going down.Keywords: Economic Growth, Population, Total Unemployment, Education Level Economic Growth
KONTRIBUSI USAHA AGROINDUSTRI TAHU TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA SELAMA MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA KALISARI KECAMATAN CILONGOK Tika Yuaningsih; Pujiharto Pujiharto; Watemin Watemin
Jurnal Ekonomi Pembangunan STIE Muhammadiyah Palopo Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jep01.v7i1.764

Abstract

ABSTRAKPandemi covid-19 menyebabkan berbagai usaha mengalami banyak penurunan bahkan sampai mengalami kerugian. Berbagai cara dilakukan oleh para pengusaha untuk menyelamatkan usahanya dari kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biaya dan pendapatan, kelayakan usaha, serta kontribusi usaha agroindustri tahu terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas sebelum dan selama masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan menggunakan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan biaya rata-rata yang dikeluarkan sebelum masa pandemi sebesar Rp.13.694.321 per bulan dan pada masa pandemi covid-19 sebesar Rp.11.857.403 per bulan. Pendapatan yang diperoleh dari usaha agroindustri tahu pada masa sebelum pandemi covid-19 rata-rata sebesar Rp.7.807.399 per bulan dan selama masa pandemi covid-19 turun menjadi Rp.6.560.997 per bulan. Kelayakan usaha agroindustri tahu baik sebelum dan selama masa pandemi covid-19 layak untuk diusahakan. Sementara kontribusi usaha agroindustri tahu sebelum dan selama masa pandemi covid-19 memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pendapatan rumah tangga pengrajin tahu.Kata Kunci: agroindustri tahu, kelayakan usaha, kontribusi pendapatan  ABSTRACTPandemic covid-19 has caused various businesses to experience a lot of decline, even to the point of experiencing losses. Various methods are used by entrepreneurs to save their business from losses. This study aims to determine costs and income, business feasibility, and the contribution of tofu agro-industry to household income in Kalisari Village, Cilongok District, Banyumas Regency before and during the covid-19 pandemic. The method used in this research is descriptive quantitative. The sampling technique used was simple random sampling using the Slovin formula. The results showed that the average cost before the pandemic was IDR 13,694,321 per month and during the covid-19 pandemic, it was IDR 11,857,403 per month. The income obtained from the tofu agro-industry business before the Covid-19 pandemic was an average of IDR 7,807,399 per month and during the covid-19 pandemic period it decreased to IDR 6,560,997 per month. The feasibility of tofu agro-industry both before and during the covid-19 pandemic is feasible. Meanwhile, the contribution of the tofu agroindustry before and during the covid-19 pandemic made a high contribution to the household income of tofu craftsmen.Keywords: agroindustry, feasibility, income contribution

Page 1 of 1 | Total Record : 8