cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25983946     EISSN : 26142481     DOI : https://doi.org/10.35906/resona
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2018)" : 7 Documents clear
Pemberdayaan Manajemen Usaha Kelompok Pembudidaya Tambak di Desa Manurunng Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur Andi Dahri Adi Patra; I Ketut Patra
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.63 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.261

Abstract

Kabupaten Luwu Timur merupakan salah satu dari empat Kabupaten di Sulawesi Selatan yang ditetapkan sebagai sentra produksi dengan luas lahan pada tahun 2015 seluas 10.249 hektare, jumlah produksi 10.199-ton dengan tingkat produktivitas rata-rata 991 kg/ha. Kendala yang dihadapi kelompok pembudidaya tambak untuk melaksanakan pola intensifikasi adalah terbatasnya modal untuk pembiayaan produksi serta masih lemahnya kemampuan dalam manajemen usaha kelompok. Melalui program KKN-PPM, STIE Muhammadiyah Palopo mencoba memberikan solusi alternatif pemberdayaan manajemen usaha dalam bentuk simulasi dan bimbingan teknis manajemen usaha dengan materi penyusunan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK), Rencana Kebutuhan Investasi dan analisis kelayakan usaha. Kelompok pembudidaya memperoleh gambaran dari simulasi bimbingan teknis bahwa untuk pengelolaan tambak secara intensif dibutuhkan investasi kebutuhan modal kerja untuk 2 (dua) kali siklus panen Rp44.610.000 dan hasil bersih atau laba sebelum pajak untuk 2 (dua) kali siklus panen sebesar Rp36.070.000 per hektare. Kegiatan intensifikasi tambak sangat layak untuk menjadi program strategis dalam upaya meningkatkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pembudidaya tambak di Desa Manurung pada khususnya dan Kabupaten Luwu Timur pada umumnya. 
Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) untuk Mewujudkan Sentra Kentang Unggul Andi Muhibuddin; Jeferson Boling; Fatmawati Fatmawati
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.359 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.264

Abstract

Permasalahan utama yang dihadapi petani kentang di wilayah Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng,  Provinsi Sulawesi adalah tingginya penggunann pupuk kimia dan pestisida untuk pertanamannya dan produktivitas lahan petani kentang masih sangat rendah serta aspek manajemen yaitu, sistem distribusi benih ke Petani yang tidak jelas asal usulnya dan ketersediaan benih yang tidak tepat waktu, baik dari sisi jumlah maupun kualitas benhi.Tujuan Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan adalah untuk menyelesaikan permasalahan Aspek produksi dan aspek manajemen Mitra. Metode pelaksanaan kegiatan dari aspek produksi dengan dengan pendekatan: (a) tahap sosialisasi program dan diskusi kelompok; (b) tahap Pemberdayaan Kelompok Tani/Petani (teknik pembuatan pupuk organik, teknik pembuatan Biopestisida dan teknik pembibitan kentang G3 (benih pokok); dan (c) tahap pengembangan (teknik budidaya kentang G4 (benih sebar), Perbaikan sistem manajemen distribusi benih dan pengembangan usaha industri rumah tangga berbahan baku kentang. Metode aspek manajemen yang dilakukan dengan pendekatan: perbaikan pengelolaan produksi benih G3 dan G4. Hasil yang diperoleh pada Program PKM ini adalah: (a) meningkatnya produktivitas lahan petani kentang yang sebelumnya hanya  ± 9 ton/ha meningkat menjadi ±16 ton/ha, (b) sistem budidaya kentang yang ramah lingkungan, (c) Ketersediaan benih yang tepat, baik dari sisi jumlah, kualitas, ketepatan waktu distribusi, harga yang terjangkau dan pelayanan yang cepat saat dibutuhkan petani, serta (d) keterampilan pengolahan hasil kentang oleh kelompok tani serta anggota keluarga lainnya dalam mengolah bahan baku  kentang menjadi bahan makanan yang bernilai ekonomi seperti Donat kentang, Kripik kentang, Chip kentang, Soup kentang, dan Perkedel kentang. Kata Kunci : Pembibitan, Dem area, Budidaya, Kentang, Pertanian ramah lingkungan
Pemberdayaan Masyarakat Pesisir pada Usaha Tambak di Desa Lakawali Pantai Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur Muh. yusuf Qamaruddin
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.222 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.251

Abstract

Program kegiatan Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di STIE Muhammadiyah Palopo, merupakan program wajib bagi semua mahasiswa yang telah melulusi minimal 100 sks. Hal ini dilakukan sebagai bentuk peran nyata kepada masyarakat dalam dharma pengabdian pada masyarakat.Tujuan yang akan dicapai dalam usulan program KKN-PPM ini    antara lain adalah : Peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui Penyuluhan tentang perbaikan sistem pengelolaan lahan tambak yang baik dan ramah lingkungan.Target khusus yang ingin dicapai adalah tercapainya peningkatan incame perkapita masyarakat melalui Program Pelatihan pembuatan pupuk organik untuk lahan tambak..Metode yang akan dipakai dalam pencapaian tujuan rencana program kegiatan adalah :Melakukan pendataan awal terhadap kelompok sasaran pemberdayaan;Sosialisasi tentang program yang akan dilaksanakan melalui KKN-PPM kepada masyarakat petani tambak ;Melakukan pelatihan pembuatan pupuk organik dan pendampingan dalam pengelolaan tambak yang dikerjasamakan dengan PPL setempat ;
Pelatihan Pembuatan Kojirama (Kopi Biji Rambutan) sebagai Inovasi Kekayaan Nusantara di Desa Ladongi Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara Abid Ramadhan; Andi Nurul Mukhlisah
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.415 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.259

Abstract

Di indonesia, kopi merupakan salah satu komoditas ekspor yang baik dan Indonesia menjadi negara ketiga dunia yang unggul dalam kualitas kopinya. Begitu banyak kopi yang terkenal di Indonesia seperti kopi toraja, kopi luwak, kopi aceh dan sebagainya. Namun dilihat dari segi kesehatan, ternyata kopi tidak selamanya memberikan efek baik bagi kesehatan manusia dikarenakan senyawa kafein yang ada didalam kopi menjadi penyebab berbagai macam penyakit. Oleh karena itu, saat ini sudah berkembang berbagai macam alternatif pengolahan kopi, namun bukan  menggunakan biji kopi yang umumnya digunakan tetapi menggunakan bahan lain seperti biji pepaya, biji salak dan biji rambutan.Metode yang digunakan dalam pengabdian  ini adalah melalui pelatihan-pelatihan yang dilakukan dalam program KKN-PPM yang sasaran utamanya adalah BUMDes dan masyarakat Desa Ladongi Kecamatan Malangke dengan tujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah biji rambutan menjadi kopi bubuk yang nantinya akan di kembangkan dan dipasarkan oleh BUMDes.Hasil pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga dalam memanfaatkan biji rambutan yang awalnya tidak bernilai dan hanya di buang begitu saja menjadi komoditas unggulan dan bernilai ekonomis.Keyword: biji rambutan, KKN-PPM dan Desa Ladongi.
PKM Pengelolaan Keuangan Desa Secara Profesional Menuju Desa yang Kuat dan Mandiri (Sasaran Program: Aparatur Pemerintah Gampong dalam Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat Provinsi Aceh) Zainal Putra; Budianto Budianto; Cut Devi Maulidasari
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.744 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.256

Abstract

Tujuan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah meningkatkan profesionalitas aparatur pemerintah gampong dalam pengelolaan dana desa. Selain itu program ini sangat berguna sebagai upaya untuk melakukan pencegahan dini potensi penyelewengan dana desa, sehingga para pengelola dana desa dapat terhindar dari masalah hukum di kemudian hari. Sasaran progam ini adalah aparatur pemerintah gampong dalam Kecamatan Meureubo Kabupaten Aceh Barat, di mana setiap gampong diwakili oleh tiga orang, terdiri dari Keuchik, Bendahara Gampong dan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Metode pelaksanaannya dilakukan dengan memberikan pelatihan/workshop plus praktik/latihan serta tanya jawab terkait dengan pengelolaan keuangan desa. Adapun materi pelatihan yang diberikan mencakup perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan desa. Pelatihan ini melibatkan tenaga ahli keuangan desa dari Pemerintah Kabupaten Aceh Barat. Sedangkan sebagai asisten tim pengabdian turut dilibatkan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Teuku Umar. Hasil yang dicapai dari program pengabdian ini adalah: (a) Meningkatnya sistem akuntabilitas pengelolaan keuangan desa; (b) Meningkatnya keterampilan aparatur pemerintah gampong dalam penatausahaan keuangan desa; (c) Terhindarnya masalah hukum terkait dengan pengelolaan keuangan desa pada aparatur pemerintah desa; dan (d) Meningkatnya kepercayaan masyarakat kepada aparatur pemerintah gampong.
KKN-PPM Pembinaan dan Pemberdayaan Cabang-Ranting Muhammadiyah Kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur Ibrahim Halim
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.382 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.262

Abstract

Jika dicermati kondisi Muhammadiyah saat ini, ada beberapa problem yang dihadapi. Pertama, masih banyak Cabang dan Ranting yang belum memiliki kepengurusan lengkap dan belum mampu menjalankan tertib organisasi, administrasi, keuangan, maupun kegiatan. Kedua, belum adanya tertib organisasi menyebabkan kepengurusan Cabang dan Ranting rentan konflik internal, terutama terkait dengan pengelolaan amal usaha. Ketiga, lemah inisiatif, cenderung pasif, dan menunggu instruksi dari atas. Keempat, kondisi diperparah oleh fakta bahwa SDM pimpinan Cabang dan Ranting masih banyak didominasi oleh kalangan usia lanjut. Kelima, Cabang dan Ranting Muhammadiyah cenderung monoton dalam mengadakan kegiatan, serta kurang mampu merespon perkembangan dan tuntutan lokalitas. Keenam, organisasi di tingkat Cabang dan Ranting memiliki daya saing yang rendah. Program ini berlokasi di Kecamatan Mangkutana, Kabupaten Luwu Timur. Adapun metode pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal yang dibagi menjadi 2 tahap. Pertama, memberikan pemahaman konsep dan teori pembinaan dan Pemberdayaan. Kedua, melakukan pelatihan pembinaan dan pemberdayaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah. Pembinaan dan pemberdayaan Cabang dan Ranting Muhammadiyah dapat dilaksanakan beberapa kegiatan yaitu: pertama, pengajian. Kedua, Kursus dan Pelatihan secara berkala. Pemberdayaan ekonomi dengan membuat pelatihan home industry, peningkatan SDM, pelatihan kewirausahaan lainnya yang bermanfaat dan sesuai dengan situasi dan kondisi Cabang dan ranting Muhammadiyah masing-masing.Kata Kunci: Cabang ranting, Muhammadiyah, Pemberdayaan, Pembinaan
Festival Kuliner dan Lomba Foto Pesisir Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Mattiro Sompe Kabupaten Pinrang Muhammad Arhan Rajab; Marwan Sam
RESONA : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.47 KB) | DOI: 10.35906/jipm01.v2i2.260

Abstract

Program kerja ini bertujuan melakukan pengabdian kepada masyarakat Kecamatan Mattiro Sompe melalui Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) dalam memanfaatkan sumber daya alam pesisir yang ada. Target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah peningkatan partisipasi masyarakat Desa Mattiro Tasi dalam kegiatan festival kuliner dan lomba foto pesisir. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini terbagi dua tahapan, yaitu persiapan dan pelaksanaan. Persiapan meliputi observasi tempat, penentuan waktu dan tempat, mengundang masyarakat, sosialisasi kepada masyarakat tentang gambaran kegiatan dan pengadaan perlengkapan yang akan digunakan dalam kegiatan, sedangkan pelaksanaan diawali dengan registrasi ulang peserta, pembukaan kegiatan, penyajian makanan oleh masing-masing tim, pameran foto pesisir, penilaian makanan oleh tim juri sedangkan penilaian foto oleh pengunjung Pantai Harapan Ammani, pengumuman pemenang untuk masing-masing lomba dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada masing-masing pemenang festival kuliner dan lomba foto pesisir. Hasil dari pelaksanaan festival kuliner dan lomba foto pesisir adalah juara 1 oleh tim Diana (Pantai Ammani Baru), juara 2 oleh tim Ernawati (Ammani selatan) dan juara 3 oleh tim Hasni (Pantai Ammani Indah). Untuk lomba foto pesisir diraih oleh Erna (Desa Mattiro Tasi) sebagai juara 1, Ahmad Adean (Desa Patobong) sebagai juara 2 dan Bulkis (Desa Mattiro Tasi) sebagai juara 3.Kata Kunci: Festival Kuliner, Lomba Foto Pesisir, Kecamatan Mattiro Sompe, Desa Mattiro Tasi

Page 1 of 1 | Total Record : 7