cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Equilibrium: Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
ISSN : 20887485     EISSN : 26849313     DOI : https://doi.org/10.35906/equili
Core Subject : Economy,
Jurnal Equlibrium merupakan jurnal ilmiah terbit enam bulan sekali yang memuat hasil-hasil penelitian baik teoritis maupun terapan dari bidang ilmu ekonomi, manajemen dan akuntansi serta disiplin ilmu lainnya yang relevan dengan bidang ilmu ekonomi.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 15, No 1 (2026): April" : 17 Documents clear
KETERLIBATAN KELUARGA DALAM KEPEMIMPINAN DAN KINERJA PERUSAHAAN: PERAN MODERASI PENDIDIKAN CEO DI PERUSAHAAN PUBLIK DI INDONESIA Tang, Sukiantono; Harsono, Budi; Septiany, Sheila; Serly, Serly; Putri, Safarisa Rahmatia
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2692

Abstract

ABSTRAKPerusahaan keluarga mendominasi struktur ekonomi Indonesia, namun keterlibatan keluarga yang tinggi dalam kepemimpinan sering kali memunculkan dilema antara pelestarian nilai keluarga dan tuntutan profesionalisme manajerial. Temuan empiris sebelumnya menunjukkan hasil yang beragam mengenai dampak kepemimpinan keluarga terhadap kinerja perusahaan, khususnya di negara berkembang, sehingga masih menyisakan kesenjangan penelitian. Penelitian ini mengkaji pengaruh keterlibatan keluarga dalam kepemimpinan terhadap kinerja perusahaan dengan pendidikan CEO sebagai variabel moderasi. Sampel terdiri dari 1.030 pengamatan firma-tahun pada perusahaan keluarga non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 20192023. Analisis dilakukan menggunakan regresi moderasi berganda dengan robust standard errors yang dikluster berdasarkan perusahaan serta efek tetap tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan CEO keluarga tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA maupun ROS, sementara proporsi anggota keluarga dalam tim manajemen puncak menunjukkan hubungan berbentuk inverted U-shape dengan ROA. Pendidikan CEO berpengaruh positif terhadap ROA, namun tidak memoderasi hubungan antara kepemimpinan keluarga dan kinerja perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan keluarga dapat meningkatkan kinerja hanya hingga tingkat tertentu, setelah itu dominasi yang berlebihan justru menurunkan manfaatnya, sehingga menekankan pentingnya keseimbangan antara nilai keluarga dan profesionalisme eksekutif dalam perusahaan publik Indonesia.ABSTRACTFamily businesses dominate Indonesia's economic structure, but high family involvement in leadership often creates a dilemma between preserving family values and the demands of managerial professionalism. Previous empirical findings show mixed results regarding the impact of family leadership on company performance, particularly in developing countries, leaving a research gap. This study examines the effect of family involvement in leadership on company performance with CEO education as a moderating variable. The sample consists of 1,030 firm-year observations of non-financial family companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 20192023. The analysis was conducted using multiple moderation regression with robust standard errors clustered by company and fixed year effects. The results show that the presence of a family CEO does not significantly affect ROA or ROS, while the proportion of family members in top management shows an inverted U-shape relationship with ROA. The CEO's education has a positive effect on ROA, but does not moderate the relationship between family leadership and company performance. These findings indicate that family involvement can improve performance only up to a certain level, after which excessive dominance actually reduces its benefits, emphasizing the importance of balancing family values and executive professionalism in Indonesian public companies.
APAKAH CEO BERPENDIDIKAN DI LUAR NEGERI MENINGKATKAN PENGUNGKAPAN PERUBAHAN IKLIM? BUKTI DARI PERUSAHAAN NON-KEUANGAN DI INDONESIA Chandra, Budi; Krisyadi, Robby; Ivone, Ivone; Fayumi, Nurul
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2720

Abstract

ABSTRAKPerubahan iklim kini menjadi perhatian global, dan perusahaan-perusahaan didorong untuk menggunakan pengungkapan perubahan iklim (Climate Change Disclosure/CCD) guna meningkatkan transparansi pelaporan lingkungan. Meskipun penelitian sebelumnya telah meneliti karakteristik eksekutif dan keterlibatan asing dalam tata kelola korporasi, data empiris di pasar berkembang seperti Indonesia masih terbatas, dan hasilnya tidak konsisten. Tujuan studi ini adalah untuk menyelidiki bagaimana karakteristik CEO asing memengaruhi kualitas CCD pada perusahaan publik non-keuangan di Indonesia antara tahun 2020 dan 2023. Kerangka regulasi yang unik, perusahaan keuangan tidak termasuk dalam anallisis ini. Analisis regresi panel berdasarkan 1.986 observasi firma-tahun menunjukkan bahwa CEO dengan latar belakang pendidikan asing memiliki dampak yang positif dan signifikan terhadap CCD. Namun, tidak ada hubungan yang siggnifikan antara kewarganegaraan CEO secara nasional dan CCD. Selain itu, CCD ditemukan memiliki dampak yang positif dan signifikan terhadap kesuksesan bisnis yang diukur melalui return on assets, sedangkan return on equity menunjukkan efek yang moderat dan tidak konsisten, dan leverage tidak memiliki dampak yang dapat diidentifikasi terhadap tingkat pengungkapan. Hasil ini menunjukkan bahwa promosi prosedur pengungkapan perubahan iklim di perusahaan non-keuangan Indonesia lebih dipengaruhi oleh paparan eksekutif senior terhadap pendidikan internasional daripada kewarganegaraan asing mereka.Kata Kunci: CEO_Pendidikan_Luar_Negeri; Karakteristik_CEO; Pengungkapan_Perubahan_Iklim; Tata_Kelola_Perusahaan; Pelaporan_KeberlanjutanABSTRACTClimate change is now a worldwide concern, businesses are encouraged to use climate change dislosure (CCD) to increase environmental reporting transparency. Even while earlier research has looked at executive traits and foreign involvement in corporate governance, there is still little empirical data in developing market settings like Indonesian, and the results are inconsistent. The purpose of this study is to investigate how foreign CEO traits affect the quality of CCD in Indonesian non-financial publicly traded companies between 2020 and 2023. Because of their unique regulatory frameworks, financial firms are not included. CEO with foreign educational backgrounds have a favorable and significant impact on CCD, according to panel data regression analysis base on 1,986 firm-year observations. However, there is no appreciable relationship between CEO nationwide and CCD. Furthermore, CCD is found to be favorably and considerably impacted by business success as assessed by return on assets, whereas return on equity exhibits a modest and inconsistent effect and leverage has no discernible impact on disclosure levels. These results imply that the promotion of climate change disclosure procedures in Indonesian non-financial enterprises is more significantly influenced by senior executives exposure to international education than by their foreign nationally.Keywords: CEO_Education_Abroad; Characteristics_of_CEOs; Disclosure_of_Climate_Change; Corporate_Governance; Sustainability_Reporting
The Effect of Sales Promotion and Retargeting Ads in Shaping the Purchasing Interest of Out-of-Region Student TikTok Users in Yogyakarta Rudfa, Maudi Adinda; Amali, Muhammad Thoyib
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2785

Abstract

ABSTRAKMedia sosial telah menjadi saluran utama dalam pemasaran digital, dengan TikTok muncul sebagai platform terkemuka berkat algoritma berbasis konten dan tingkat keterlibatan pengguna yang tinggi. Indonesia menempati peringkat kedua secara global dalam jangkauan iklan TikTok, menunjukkan potensi komersial yang besar di kalangan konsumen muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sales promotion dan retargeting ads terhadap minat beli mahasiswa rantau yang menggunakan TikTok di Yogyakarta. Menanggapi kesenjangan penelitian dalam studi sebelumnya, penelitian ini menyelidiki pengaruh gabungan kedua strategi pemasaran tersebut pada segmen demografis tertentu. Berpedoman pada Elaboration Likelihood Model (ELM), penelitian ini menganalisis bagaimana pengguna memproses pesan sales promotion dan retargeting ads dalam membentuk minat beli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner online dengan sampling purposif berdasarkan usia, asal geografis, dan perilaku pengguna TikTok. Sebanyak 110 tanggapan valid dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sales promotion secara positif mempengaruhi minat beli (42%), sementara retargeting ads memiliki efek positif yang sedikit lebih tinggi (45,7%). Secara bersamaan, faktor-faktor ini menjelaskan 68,7% varians dalam minat beli di kalangan mahasiswa rantau. Temuan ini menegaskan efektivitas TikTok sebagai platform pemasaran digital yang tepat sasaran dalam menjangkau konsumen muda yang melek teknologi.ABSTRACTSocial media has become a key channel in digital marketing, with TikTok emerging as a leading platform due to its algorithm-driven content and high user engagement. Indonesia ranks second globally in TikTok ad reach, highlighting its vast commercial potential among young consumers. This study examines the effects of sales promotion and retargeting ads on the purchase intention of migrant students who use TikTok in Yogyakarta. Addressing a research gap in prior studies, this work investigates the combined influence of these two marketing strategies on a specific demographic segment. Guided by the Elaboration Likelihood Model (ELM), the study analyzes how users process promotional and retargeting messages in forming purchase intentions. This study employed a quantitative approach with an explanatory research design. Data were collected through an online questionnaire using purposive sampling based on age, geographic origin, and TikTok usage behavior. A total of 110 valid responses were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show that sales promotion positively influences purchase intention (42%), while retargeting advertisements have a slightly higher positive effect (45.7%). Combined, these factors explain 68.7% of the variance in purchase intention among out-of-region students. The findings underscore TikToks effectiveness as a platform for targeted digital marketing aimed at young, tech-savvy consumers.
FAKTOR PENERIMAAN E-WALLET PADA PEDAGANG: EXTENDED UNIFIED THEORY OF ACCEPTANCE AND USE OF TECHNOLOGY Ardhana, Ghefira Putri; Fitriati, Azmi; Pratama, Bima Cinintya; Mudjiyanti, Rina
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2757

Abstract

A B S T R A KKemajuan teknologi di bidang fintech mendorong perubahan dalam penggunaan pembayaran non-tunai oleh masyarakat, terutama e-wallet yang semakin banyak digunakan dalam berbagai transaksi pada pedagang. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi Continuous Intention pedagang di Indonesia dalam menggunakan e-wallet dengan menggunakan kerangka Extended UTAUT, mengingat kesenjangan antara adopsi awal dan penggunaan jangka panjang serta dominasi studi sebelumnya pada sisi konsumen. Penelitian ini menggunakan pengukuran kuantitatif dengan sampel yang digunakan 215 pedagang yang dipilih melalui metode non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan survei lapangan, kemudian dianalisis menggunakan PLS-SEM menggunakan aplikasi Smart PLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konstruk inti UTAUT serta konstruk tambahan berpengaruh terhadap Continuous Intention pedagang dalam menggunakan e-wallet, sehingga mengonfirmasi kemampuan kerangka Extended UTAUT dalam menjelaskan perilaku penggunaan berkelanjutan pada konteks pedagang. Model struktural memiliki daya jelaskan yang kuat (R Adjusted = 0,698), dengan Performance Expectancy sebagai variabel paling dominan. Temuan ini memberikan implikasi bagi penyedia e-wallet dan membuat pedagang meningkatkan keberlanjutan penggunaan e-wallet melalui penguatan manfaat kinerja, kemudahan penggunaan, dukungan teknis, layanan pelanggan online yang responsif, serta pemanfaatan efek jaringan pengguna guna mendukung kualitas pencatatan, pengendalian internal, dan pelaporan keuangan pedagang.A B S T R A C TTechnological advances in fintech have transformed non-cash payment practices, particularly through the increasing use of e-wallets in merchant transactions. This study examines the factors influencing Indonesian merchants continuous intention to use e-wallets by applying the Extended UTAUT framework, addressing the gap between initial adoption and long-term usage as well as the dominance of consumer-focused studies. Using a quantitative approach, data were collected from 215 merchants selected through non-probability sampling via questionnaires and field surveys, and analysed using PLS-SEM with SmartPLS 3. The findings indicate that both core UTAUT constructs and additional variables significantly influence merchants continuous intention to use e-wallets, confirming the relevance of the Extended UTAUT framework in the merchant context. The structural model demonstrates strong explanatory power (Adjusted R = 0.698), with Performance Expectancy identified as the most dominant factor. Practically, these results provide implications for e-wallet providers and merchants in enhancing sustainable usage by strengthening system performance, ease of use, technical support, responsive online customer service, and leveraging network effects to improve transaction recording, internal control, and financial reporting quality
KINERJA KEUANGAN SEBAGAI MEDIATOR ANTARA EFISIENSI OPERASIONAL DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Hidayat, Dafa Shahwalludin; Budianto, Erwin
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2786

Abstract

A B S T R A KPenelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya fluktuasi nilai perusahaan di sektor energi yang dipicu oleh volatilitas harga komoditas global, sehingga menciptakan ketidakpastian bagi investor dalam menilai prospek perusahaan. Sebagai respon terhadap dinamika tersebut, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana efisiensi operasional dan struktur modal memengaruhi nilai perusahaan dengan menempatkan kinerja keuangan sebagai jembatan mediasi pada sektor energi periode 20222024. Efisiensi operasional diukur menggunakan Total Asset Turnover (TATO), struktur modal diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), kinerja keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA), dan nilai perusahaan diukur menggunakan Price to Book Value (PBV). Melalui pendekatan kuantitatif dan analisis SEM-PLS terhadap 27 perusahaan dengan 81 observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TATO berpengaruh positif signifikan terhadap ROA, sedangkan DER berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA. TATO tidak berpengaruh langsung terhadap PBV, sementara DER dan ROA berpengaruh positif signifikan terhadap PBV. Selain itu, ROA terbukti memediasi pengaruh TATO dan DER terhadap PBV. Temuan ini menegaskan bahwa kinerja keuangan merupakan jalur mediasi yang krusial dalam pembentukan nilai perusahaan sektor energi.A B S T R A C TThis study is motivated by the high fluctuations in the value of companies in the energy sector triggered by global commodity price volatility, creating uncertainty for investors in assessing company prospects. In response to these dynamics, this study explores how operational efficiency and capital structure affect firm value by placing financial performance as a mediating bridge in the energy sector for the period 20222024. Operational efficiency is measured using Total Asset Turnover (TATO); capital structure is measured using the Debt to Equity Ratio (DER); financial performance is measured using Return on Assets (ROA); and company value is measured using Price to Book Value (PBV), through a quantitative approach and SEM-PLS analysis of 27 companies with 81 observations. The results show that TATO has a significant positive effect on ROA, while DER has a significant negative effect. TATO has no direct effect on PBV, whereas DER and ROA have a significant positive effect on PBV. In addition, ROA mediates the effect of TATO and DER on PBV. These findings confirm that financial performance is a crucial mediating of corporate value in the energy sector.
PENGARUH E-SERVICE QUALITY DAN E-SERVICE RECOVERY TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN E-COMMERCE MELALUI KEPERCAYAAN DAN KEPUASAN Cuandra, Fendy; Christina, Christina; Purwianti, Lily; Yulianto, Edy; Susanto, Stefhani
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2750

Abstract

ABSTRAKPesatnya perkembangan e-commerce telah meningkatkan persaingan antar platform digital, sehingga mempertahankan loyalitas pelanggan menjadi tantangan strategis bagi perusahaan. Dalam kondisi tersebut, kualitas layanan elektronik dan kemampuan pemulihan layanan menjadi faktor penting yang diduga berperan dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kualitas layanan elektronik dan pemulihan layanan terhadap loyalitas pelanggan e-commerce, dengan kepercayaan dan kepuasan sebagai mediator, sesuai konteks Relationship Marketing Theory. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode purposive sampling, melibatkan 264 responden pengguna e-commerce di Indonesia. Analisis data dilakukan dengan teknik Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil menunjukkan bahwa baik e-service quality maupun e-service recovery tidak berpengaruh langsung terhadap loyalitas pelanggan, tetapi memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan melalui e-trust dan e-satisfaction. Kebaruan dari studi ini terletak pada penggunaan dua variabel mediasi dalam satu model konseptual yang utuh, untuk menjelaskan hubungan antara kualitas layanan dan loyalitas pelanggan secara lebih mendalam. Temuan ini menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan e-commerce terbentuk secara langsung melalui kepercayaan dan kepuasan pelanggan. Hasil ini memperluas Relationship Marketing Theory dengan menegaskan bahwa hubungan jangka panjang di konteks digital bergantung pada kemampuan platform dalam menciptakan rasa aman, kepercayaan, dan pengalaman layanan yang memuaskan.ABSTRACTThe rapid development of e-commerce has increased competition between digital platforms, making maintaining customer loyalty a strategic challenge for companies. Under these conditions, e-service quality and service recovery capabilities are important factors thought to play a role in building long-term relationships with customers. This study aims to examine the effect of e-service quality and e-service recovery on e-commerce customer loyalty, with e-trust and e-satisfaction as mediators, in the context of Relationship Marketing Theory. The study was conducted with a quantitative approach using a purposive sampling method, involving 264 e-commerce user respondents in Indonesia. Data analysis was performed using the Partial Least SquaresStructural Equation Modeling (PLS-SEM) technique. The results show that neither e-service quality nor e-service recovery has a direct effect on customer loyalty, but has a significant indirect effect through e-trust and e-satisfaction. The novelty of this study lies in the use of two mediating variables within a single, coherent conceptual model to more deeply explain the relationship between service quality and customer loyalty. These findings suggest that e-commerce customer loyalty is formed directly through customer trust and satisfaction. These results extend Relationship Marketing Theory by emphasizing that long-term relationships in a digital context depend on the platform's ability to create a sense of security, trust, and a satisfying service experience
PENGARUH TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DAN WORK ENGAGEMENT TERHADAP INNOVATIVE WORK BEHAVIOR DENGAN MEDIASI KNOWLEDGE SHARING PADA INDUSTRI SEPATU Welia, Waode Mahamuna; Tannady, Hendy
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2769

Abstract

ABSTRAKPerilaku kerja inovatif menjadi faktor kunci bagi daya saing industri manufaktur karena inovasi organisasi pada praktiknya banyak muncul dari level karyawan melalui proses menghasilkan, mempromosikan, dan merealisasikan ide perbaikan kerja yang berdampak pada efisiensi proses, penurunan cacat, peningkatan kualitas, serta respons yang lebih cepat terhadap perubahan desain dan tuntutan pasar di era disrupsi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transformational leadership (TL) dan work engagement (WE) terhadap IWB, dengan knowledge sharing (KS) sebagai variabel mediasi. Metode kuantitatif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap 160 karyawan dari tujuh perusahaan industri sepatu anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) yang beroperasi di Kabupaten Tangerang. Pengolahan data dilakukan melalui Structural Equation ModelingPartial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformational leadership dan work engagement berpengaruh positif terhadap innovative work behavior, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui mediasi knowledge sharing; serta knowledge sharing berpengaruh positif terhadap innovative work behavior. Temuan ini merekomendasikan penguatan gaya kepemimpinan transformatif dan keterlibatan kerja berbasis sistem berbagi pengetahuan untuk meningkatkan kapabilitas inovasi organisasi. ABSTRACTInnovative work behavior (IWB) is a key driver of competitiveness in manufacturing because organizational innovation often emerges from employees through generating, championing, and implementing improvement ideas that enhance process efficiency, reduce defects, improve quality, and accelerate responses to changes in design and market demands in the era of disruption. This study examines the effects of transformational leadership (TL) and work engagement (WE) on IWB, with knowledge sharing (KS) as a mediating variable. A quantitative approach was employed using purposive sampling of 160 employees from seven footwear manufacturing companies affiliated with the Indonesian Employers Association (APINDO) operating in Tangerang Regency. Data were analyzed using Structural Equation ModelingPartial Least Squares (SEM-PLS). The findings indicate that transformational leadership and work engagement positively influence innovative work behavior, both directly and indirectly through the mediation of knowledge sharing; moreover, knowledge sharing has a positive effect on innovative work behavior. These results suggest strengthening transformational leadership and work engagement supported by a knowledge-sharing system to enhance organizational innovation capability
FAKTOR PENERIMAAN E-WALLET PADA GENERASI Z: EXTENDED TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL Agustina, Nanda; Fitriati, Azmi; Pramono, Hadi; Hapsari, Ira
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2758

Abstract

A B S T R A KPesatnya pertumbuhan penggunaan E-Wallet di kalangan Generasi Z belum sepenuhnya diikuti oleh konsistensi penggunaan dalam jangka panjang, karena penggunaan masih cenderung dipengaruhi oleh promo dan insentif sesaat. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara adopsi awal dan niat berkelanjutan penggunaan, sehingga penting untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutan penggunaan E-Wallet. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi niat berkelanjutan penggunaan E-Wallet serta menguji peran kegunaan yang dirasakan sebagai variabel mediasi pada Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel sebanyak 200 responden mahasiswa pengguna E-Wallet yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan, kegunaan yang dirasakan, dan reward berpengaruh positif terhadap niat berkelanjutan penggunaan E-Wallet. Kemudahan penggunaan dan kenikmatan yang dirasakan berpengaruh tidak langsung melalui kegunaan yang dirasakan, sedangkan reward berpengaruh langsung tanpa dimediasi. Temuan ini menunjukkan bahwa niat berkelanjutan penggunaan E-Wallet pada Generasi Z lebih dipengaruhi oleh kemudahan, manfaat praktis, dan insentif instan.A B S T R A C TThe rapid growth in the use of E-Wallets among Generation Z has not been fully accompanied by consistent long-term use, as usage still tends to be influenced by temporary promotions and incentives. This condition indicates a gap between initial adoption and the intention to continue using E-Wallets, making it important to examine the factors that influence the sustainability of E-Wallet usage. This study aims to analyze the factors that influence the intention to continue using E-Wallets and to examine the role of perceived usefulness as a mediating variable among Generation Z. This study uses a quantitative approach with a sample of 200 student respondents who are E-Wallet users, selected using convenience sampling. Data collection was conducted through questionnaires and analyzed using the Structural Equation Modeling (SEM) method with SmartPLS 3 software. The results showed that ease of use, perceived usefulness, and rewards had a positive effect on the intention to continue using E-Wallets. Ease of use and perceived enjoyment have an indirect effect through perceived usefulness, while rewards have a direct effect without mediation. These findings indicate that the intention to continue using E-Wallet among Generation Z is more influenced by ease of use, practical benefits, and instant incentives.
PENGARUH LIKUIDITAS DAN CAPITAL ADEQUACY RATIO TERHADAP KINERJA KEUANGAN (ROA): MODERASI UKURAN BANK PADA BANK KONVENSIONAL BEI 20202024 Limbong, Yolanda; Kurniawati, Novia Krida; Lestari, Henny Setyo; Leon, Farah Margaretha
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2776

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini menganalisis determinan kinerja keuangan perbankan di Indonesia dengan menekankan peran likuiditas dan kecukupan modal dalam memengaruhi profitabilitas bank. Meskipun telah banyak diteliti, temuan empiris mengenai pengaruh likuiditas dan kecukupan modal terhadap profitabilitas bank masih menunjukkan hasil yang tidak konsisten, terutama ketika mempertimbangkan perbedaan ukuran bank serta kondisi makroekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Liquidity Ratio, Deposit Assets Ratio, Current Ratio, dan Capital Adequacy Ratio terhadap kinerja keuangan bank, dengan Bank Size sebagai variabel moderasi serta Gross Domestic Product (GDP) dan inflasi sebagai variabel kontrol. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data panel yang diperoleh dari 41 bank konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 20202024 dengan total 194 observasi. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pemilihan model melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Liquidity Ratio, Deposit Assets Ratio, Capital Adequacy Ratio, Bank Size, GDP, dan inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA), sedangkan Current Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Selain itu, Bank Size terbukti memperlemah pengaruh Liquidity Ratio dan Capital Adequacy Ratio terhadap kinerja keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas pengelolaan likuiditas dan permodalan dalam meningkatkan profitabilitas bank dipengaruhi oleh karakteristik ukuran bank serta kondisi makroekonomi.ABSTRACTThis study analyzes the determinants of bank financial performance in Indonesia by emphasizing the role of liquidity and capital adequacy in influencing bank profitability. Although widely studied, empirical findings regarding the effects of liquidity and capital adequacy on bank profitability remain inconsistent, particularly when differences in bank size and macroeconomic conditions are considered. Therefore, this study aims to examine the effects of Liquidity Ratio, Deposit Assets Ratio, Current Ratio, and Capital Adequacy Ratio on bank financial performance, with Bank Size as a moderating variable and Gross Domestic Product (GDP) and inflation as control variables. This study employs a quantitative approach using panel data obtained from 41 conventional banks listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 20202024, resulting in 194 observations. Panel data regression is applied as the analytical method, with model selection conducted through the Chow test, Hausman test, and Lagrange Multiplier test. The results indicate that Liquidity Ratio, Deposit Assets Ratio, Capital Adequacy Ratio, Bank Size, GDP, and inflation have a positive and significant effect on Return on Assets (ROA), while the Current Ratio has a negative and significant effect on ROA. Furthermore, Bank Size is found to weaken the influence of Liquidity Ratio and Capital Adequacy Ratio on financial performance. These findings suggest that the effectiveness of liquidity and capital management in improving bank profitability is influenced by bank size characteristics as well as macroeconomic conditions.
PERAN MODERASI KARAKTERISTIK DEWAN KOMISARIS TERHADAP HUBUNGAN RASIO KEUANGAN DENGAN STABILITAS LABA PADA BANK KOMERSIAL DI INDONESIA Amriyadi, Amriyadi; Setyarini, Intan; Lestari, Henny Setyo; Leon, Farah Margaretha
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 15, No 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/equili.v15i1.2764

Abstract

ABSTRAKPeriode 2020-2024 merupakan fase penuh gejolak bagi perbankan Indonesia akibat pandemi dan pemulihan ekonomi, di mana kualitas laba menjadi ujian sesungguhnya bagi keberlanjutan bank. Penelitian ini bertujuan membedah pengaruh kecukupan modal, likuiditas, dan profitabilitas terhadap kualitas laba, serta menguji apakah karakteristik dewan komisaris mampu memperkuat hubungan tersebut. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling yang menggunakan sampel 43 Bank Umum Konvensional yang terdaftar di BEI dengan total 215 observasi, data dianalisis menggunakan regresi data panel Common Effect Model. Hasil riset menyingkap fakta menarik: modal besar dan profitabilitas tinggi ternyata bukan jaminan kualitas laba yang baik. Sebaliknya, rasio kredit terhadap aset Loan at Risk (LAR) justru berpengaruh negatif signifikan, mengindikasikan risiko kredit menggerus arus kas riil. Temuan terpenting (novelty) riset ini adalah peran krusial deversitas kebangsaan; kehadiran direksi/komisaris asing terbukti mampu memitigasi risiko kredit tersebut dan membalikkan pengaruh negatif LAR menjadi positif terhadap kualitas laba. Implikasinya, bank perlu mempertimbangkan talenta global dalam jajaran dewan untuk memperkuat manajemen risiko.ABSTRACTThe 20202024 period represents a turbulent phase for the Indonesian banking sector due to the COVID-19 pandemic and the subsequent economic recovery, during which earnings quality became a real test for bank sustainability. This study aims to examine the effect of capital adequacy, liquidity, and profitability on earnings quality, as well as to investigate whether the characteristics of the board of commissioners are able to strengthen this relationship. The sampling method used in this study is purposive sampling, with a sample of 43 Conventional Commercial Banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), resulting in a total of 215 observations. The data were analyzed using panel data regression with the Common Effect Model.The findings reveal several interesting facts: large capital and high profitability do not necessarily guarantee good earnings quality. In contrast, the Loan at Risk (LAR) ratio has a significant negative effect, indicating that credit risk erodes real cash flows. The main novelty of this research lies in the crucial role of nationality diversity; the presence of foreign directors or commissioners is proven to mitigate credit risk and reverse the negative impact of LAR into a positive effect on earnings quality. The implication of this finding suggests that banks need to consider global talent within their board composition inorder to strengthen risk management practices.

Page 1 of 2 | Total Record : 17