cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo
ISSN : 23391510     EISSN : 26847841     DOI : https://doi.org/10.35906/jurman
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 224 Documents
Analisis Saluran Distribusi, Strategi Pemasaran, dan Kualitas Produk Terhadap Pendapatan Petani Rumput Laut di Kelurahan Palabusa Kota Baubau Kartika, Kartika; Latief, Fitriani; Asri, Asri
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 11, No 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v11i2.2656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh saluran distribusi, strategi pemasaran, dan kualitas produk terhadap pendapatan petani rumput laut di Kelurahan Palabusa, Kota Baubau. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel bebas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani. Variabel kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap pendapatan petani dengan nilai p-value sebesar 0.000 < 0.05, yang berarti semakin baik kualitas produk yang dihasilkan, semakin tinggi pendapatan yang diperoleh. Variabel saluran distribusi juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai p-value sebesar 0.000 < 0.05, menunjukkan bahwa semakin efektif saluran distribusi yang diterapkan, semakin besar peningkatan pendapatan petani. Sementara itu, variabel strategi pemasaran memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan petani dengan p-value sebesar 0.000 < 0.05, menandakan bahwa strategi pemasaran yang tepat mampu meningkatkan jangkauan pasar dan nilai jual produk. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kualitas produk, saluran distribusi, dan strategi pemasaran secara bersama-sama berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani rumput laut di daerah penelitian.
Pengaruh Struktur Modal dan Islamic Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Moderasi Ukuran Perusahaan Pada Bank Umum Syariah Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Dara Ayu Nianty; Asbi Amin; ViVien Amor Viloria; Anita Anita
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2834

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan Islamic corporate governance terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA). Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan Bank Umum Syariah selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan Islamic corporate governance berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, ukuran perusahaan mampu memperlemah pengaruh negatif struktur modal dan memperkuat pengaruh positif Islamic corporate governance terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ukuran perusahaan berperan penting dalam memperkuat atau memperlemah hubungan antar variabel, serta menegaskan pentingnya penerapan tata kelola berbasis syariah dalam meningkatkan nilai perusahaan.Kata Kunci: Struktur Modal, Islamic Corporate Governance, Nilai Perusahaan, Ukuran PerusahaanABSTRACTThis study aims to analyze the influence of capital structure and Islamic corporate governance on firm value, with firm size as a moderating variable in Islamic Commercial Banks in Indonesia. The research method used is a quantitative approach with moderated regression analysis (MRA). The data used are secondary data obtained from the financial statements of Islamic Commercial Banks during the study period. The results show that capital structure has a negative and significant effect on firm value, while Islamic corporate governance has a positive and significant effect on firm value. In addition, firm size is able to weaken the negative effect of capital structure and strengthen the positive effect of Islamic corporate governance on firm value. These findings indicate that firm size plays a significant role in strengthening or weakening the relationship between variables, and emphasize the importance of implementing sharia-based governance in increasing firm value.Keywords: Capital Structure, Islamic Corporate Governance, Firm Value, Firm Size
Peran Budaya Dalam Memoderasi Pengaruh Faktor Destinasi Terhadap Niat Berkunjung Wisatawan Pada Destinasi UMKM Ramah Lingkungan di Papua Barat Daya Andi Sismar; Anita Kusumawati; Sudirman Sudirman; Dilla Astuti Ningsi; Judith Faith Passingan
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2842

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh daya tarik destinasi, kualitas layanan, persepsi ramah lingkungan, citra destinasi, promosi digital, dan budaya terhadap niat berkunjung wisatawan pada destinasi UMKM ramah lingkungan di Papua Barat Daya, serta menguji peran budaya sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 113 wisatawan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik destinasi, kualitas layanan, persepsi ramah lingkungan, citra destinasi, promosi digital, dan budaya berpengaruh signifikan terhadap niat berkunjung wisatawan. Namun, daya tarik destinasi, kualitas layanan, persepsi ramah lingkungan, dan budaya memiliki pengaruh negatif signifikan, sedangkan citra destinasi dan promosi digital berpengaruh positif signifikan terhadap niat berkunjung. Hasil moderasi menunjukkan bahwa budaya memoderasi hubungan daya tarik destinasi dan citra destinasi terhadap niat berkunjung, tetapi tidak memoderasi hubungan kualitas layanan, persepsi ramah lingkungan, dan promosi digital terhadap niat berkunjung. Temuan ini menunjukkan bahwa citra destinasi dan promosi digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan niat berkunjung wisatawan, sementara peran budaya bersifat selektif dalam memperkuat pengaruh faktor destinasi tertentu. Hasil penelitian memberikan implikasi bagi pengelola destinasi dan pelaku UMKM dalam mengembangkan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya lokal di Papua Barat Daya.Kata Kunci: Daya Tarik Destinasi, Kualitas Layanan, Persepsi Ramah Lingkungan, Citra Destinasi, Promosi Digital, Budaya, Niat Berkunjung ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of destination attractiveness, service quality, perceived environmental friendliness, destination image, digital promotion, and culture on tourists' visit intentions at eco-friendly MSME destinations in Southwest Papua, and to examine the role of culture as a moderating variable. The study used a quantitative approach involving 113 tourists selected through purposive sampling technique. Data were analyzed using Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results showed that destination attractiveness, service quality, perceived environmental friendliness, destination image, digital promotion, and culture significantly influenced tourists' visit intentions. However, destination attractiveness, service quality, perceived environmental friendliness, and culture had a significant negative influence, while destination image and digital promotion had a significant positive influence on visit intentions. The results of the moderation showed that culture moderated the relationship between destination attractiveness and destination image on visit intentions, but did not moderate the relationship between service quality, perceived environmental friendliness, and digital promotion on visit intentions. These findings indicate that destination image and digital promotion are important factors in increasing tourists' visit intentions, while the role of culture is selective in strengthening the influence of certain destination factors. The research results provide implications for destination managers and MSMEs in developing sustainable tourism based on local culture in Southwest Papua.Keywords: Destination Attractiveness, Service Quality, Environmentally Friendly Perception, Destination Image, Digital Promotion, Culture, Visit Intention 
Komunikasi Internal dan Kinerja Pegawai: Peran Mediasi Koordinasi Kerja pada PT Prima Multi Terminal Nina Annisa; Nanda Fitria Aulanda; Nur Fatiha Utami
Jurnal Manajemen STIE Muhammadiyah Palopo Vol 12, No 1 (2026): In Press
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/jurman.v12i1.2823

Abstract

ABSTRAKKomunikasi internal memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas aktivitas organisasi, terutama pada lingkungan kerja operasional yang menuntut koordinasi tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi internal terhadap kinerja karyawan melalui koordinasi kerja sebagai variabel mediasi, khususnya pada lingkungan kerja operasional pelabuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada karyawan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 38 responden. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Structural Equation Modelling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dan koordinasi kerja. Selain itu, koordinasi kerja juga berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Lebih lanjut, komunikasi internal terbukti berpengaruh terhadap kinerja karyawan melalui koordinasi kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa komunikasi internal yang efektif mampu meningkatkan kinerja karyawan baik secara langsung maupun melalui mekanisme koordinasi kerja. Oleh karena itu, organisasi perlu memperkuat komunikasi dan koordinasi kerja untuk mendukung efektivitas operasional, khususnya pada lingkungan kerja pelabuhan yang dinamis dan kompleks.Kata Kunci: Komunikasi Internal, Koordinasi Kerja, Kinerja Pegawai, Perilaku Organisasi ABSTRACTInternal communication plays an important role in supporting the effectiveness of organizational activities, especially in operational work environments that require high levels of coordination. Therefore, this study aims to analyze the effect of internal communication on employee performance through work coordination as a mediating variable, particularly in port operational environments. This study uses a quantitative approach, with data collected through questionnaires distributed to employees. The sample consisted of 38 respondents. Data analysis was conducted using Structural Equation Modelling based on Partial Least Square. The results show that internal communication has a positive effect on employee performance and work coordination. In addition, work coordination positively affects employee performance. Furthermore, internal communication also influences employee performance indirectly through work coordination as a mediating variable. These findings indicate that effective communication can improve employee performance both directly and through coordination mechanisms. Therefore, organizations need to strengthen communication and coordination practices to support operational effectiveness, especially in dynamic and complex port environments.Keywords: Internal Communication, Work Coordination, Employee Performance, Organizational Behavior