Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 23 No 3 (2023): Didaktis"
:
12 Documents
clear
ANALISIS KESALAHAN SISWA MENYELESAIKAN PERMASALAHAN LIMIT FUNGSI ALJABAR BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM DAN GAYA BELAJAR
Sarah Nur Hanifah;
Heni Pujiastuti
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.13393
Limit fungsi aljabar merupakan materi aljabar yang dipelajari dan diujikan pada kelas 11. Terdapat 3 kesalahan siswa saat mengerjakan soal materi ini yaitu kekeliruan konsep, kekeliruan prinsip, dan kekeliruan prosedural. Penelitian ini memiliki sasaran untuk menguraikan kesalahan jawaban siswa kelas 11 pada soal limit fungsi aljabar berdasarkan tingkat taksonomi Bloom dan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini siswa dikelompokkan berdasarkan gaya belajar Kolb yaitu: gaya belajar divergen, asimilasi, konvergen, dan akomodasi, kemudian dipilih siswa-siswa dengan 1 dominan gaya belajar pada keempat gaya belajar. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner gaya belajar Kolb dan tes tertulis memuat 3 soal essay limit fungsi aljabar berdasarkan taksonomi Bloom. Hasil penelitian menunjukkan siswa mengalami kesalahan dalam menjawab soal tingkat C3,C4,C5, dan C6. Bentuk kesalahan pada keempat gaya belajar yaitu kekeliruan prosedural. Khususnya siswa gaya belajar divergen dan asimilasi mengalami kekeliruan konsep. Sedangkan siswa gaya konvergen melakukan kekeliruan prinsip. Kesalahan jawaban ini disebabkan oleh siswa kurang melatih kemampuannya sesuai dengan kelebihan gaya belajar mereka.
Analisa Kemampua Berpikir Aljabar Siswa Ditinjau dari Self-Efficacy dan Gender
Syarifuddin, Syarifuddin;
Darhim, Darhim;
Yulianti, Kartika
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.14399
Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa ditinjau dari tingkat efikasi diri dan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dan tempat penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 9 Surabaya. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan self-efficacy tinggi memiliki pemahaman soal yang baik dan mampu melakukan penyelesaian soal dengan baik, serta dapat melakukan penarikan kesimpulan dari soal yang dikerjakan. Sementara siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan self-efficacy sedang memiliki pemahaman yang berbeda. Siswa laki-laki masih sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal dan kurang teliti, sementara siswa perempuan mampu melakukan langkah-langkah penyelesaian soal dengan baik dan juga tidak dapat membuat kesimpulan akhir dengan benar. Sedangkan untuk siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan tingkat self-efficacy rendah memiliki pemahaman soal yang kurang baik, karena keduanya sama sekali tidak menuliskan informasi yang diketahui dan pertanyaan yang ditanyakan. Selain itu, baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan masih sering melakukan kesalahan perhitungan dalam proses penyelesaian soal, sehingga hasil akhirnya salah. Siswa laki-laki dan siswa perempuan juga tidak dapat membuat kesimpulan dari soal sudah dikerjakan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu siswa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan kemampuan dalam menyelesaikan tes berpikir aljabar. Serta ada perbedaan kemampuan berpikir aljabar antara siswa dengan tingkat efikasi diri tinggi, sedang dan rendah.
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERKALIAN DI KELAS II SDN 3 MENGANTI
Naili Faizatul Muna;
Muh Muhaimin;
Hamidatus Saniyah;
Chofifa Anggraini;
Sultan Majid Alsafara
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.18908
Matematika mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin ilmu dalam mengembangkan daya pikir manusia. Oleh karena itu, pelajaran matematika perlu diberikan kepada peserta didik di setiap jenjang sekolah, baik tingkat Sekolah Dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Matematika diberikan untuk membekali peserta didik kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apa saja problematika pembelajaran matematika pada materi perkalian di kelas II SDN 03 Menganti serta untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika pembelajaran Matematika di SDN 3 Menganti yaitu terdapat beberapa peserta didik kelas yang merasa kesulitan dalam belajar dan menyelesaikan tugas Matematika materi perkalian. Upaya yang dilakukan oleh guru adalah melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan kesukaan peserta didiknya, serta melakukan komunikasi dengan orang tua peserta didik secara langsung untuk memberitahukan bagaimana perkembangan anaknya di sekolah dan meminta mereka untuk ikut berkontribusi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki anak.
Pemberontakan Perempuan dalam Novel LebihPutih Dariku Karya Dido Michielsen: Perspektif Subaltern
ardi satritama;
Anas Ahmadi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.19127
Studi yang berkaitan dengan perempuan dalam kajian poskolonial menjadi topik yang menarik diperbincangkan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah membahas mengenaiperempuan yang berusaha untuk mendapatkan hak berbicara dan bersuara di dalam lingkup masyarakat di era dunia ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) penindasan, (2) dampak, dan (3) upaya pemberontakan yang dilakukan melalui tokoh Isah pada novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen. Tiga muatan aspek ini dideskripsikan untuk menganalisis novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen menggunakan teori subaltern Gayatri Spivak. Penelitian ini menerapkan pendekatan pragmatik dalam menganalisis novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen. Temuan penelitian ini yakni: pertama, bentuk penindasan yang merupakan bagian dari praktik subaltern yang terjadi pada tokoh Isah. Kedua, dampak yang terjadi akibat penindasan yang dilakukan oleh bangsa Eropa terhadap kaum pribumi terutama pada tokoh Isah yang menjadi objek penindasan. Ketiga, upaya pemberontakan yang dilakukan tokoh Isah terhadap bangsa Eropa atas penindasan yang mereka lakukan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan praktik subaltern yang dilakukan oleh bangsa penjajah dilatarbelakangi upaya pembungkaman terhadap kaum-kaum pribumi untuk menyuarakan hak berbicara dan bersuara mereka untuk mendapatkan hak dan tempat yang setara. Hal ini terjadi pada tokoh Isah yang dikisahkan dalam novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen.
kreatif, Open Ended ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA SMP MUHAMMADIYAH 3 SURABAYA DENGAN PENDEKATAN OPEN-ENDED: KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DENGAN PENDEKATAN OPEN ENDED
rochmatun_ nadia;
Ruspeni Daesusi
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.20289
Abstract: This study aims to analyze the creative thinking skills of SMP Muhammadiyah 3 Surabaya students in learning mathematics using an open-ended approach. This research is a qualitative descriptive study with research subjects of class VII students at SMP Muhammadiyah 3 Surabaya. The instrument used in this study was a description of questions consisting of 4 questions. The research results obtained from the students' answers in solving the questions showed that as many as 20 out of 30 students had quite high creative thinking skills. The percentage of creative thinking skills is 67%.Keyword: Mathematics Learning, Creative Thinking Ability, Open-Ended Approach
FRIENDSHIP IN A COLLECTION OF SUPERMAN IS DEAD LYRICS: FRIENDSHIP IN A COLLECTION OF SUPERMAN IS DEAD LYRICS
Insani Wahyu Mubarok
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Friendship relations are one of the efforts to fulfill social-emotional needs for individuals, especially for adolescents. Simultaneously with the entry of adolescence, according to the theory of psychosocial stages. An individual is faced with the task of developing identity versus role confusion. Dumas: 2012 states that during adolescence, adolescents spend a lot of time interacting in peer groups. Superman Is Dead (abbreviated as SID) is a punk rock band from Bali, Indonesia, based at Poppies Lane II, Kuta. This music group consists of three youths from Bali, namely: vocalist Bobby Kool, bassist Eka Rock and drummer Jerinx. In the lyrics above Superman is dead conveys a message to listeners that "a handful of hope" every friend has hopes and hopes can be interpreted as ideals that must be pursued. “Takkan pernah menyerah, terus kubertahan” It can be concluded that the lyrics of the Superman Is Dead song are closely related to friendship relations, namely the existence of motivation between friends, the existence of solidarity between friends, solidarity, disappointment and conflict between friends. Keywords: Song Lyrics, Superman Is Dead, Friendship Relations
Analisa Kemampuan Berpikir Aljabar Siswa Ditinjau dari Efikasi Diri
Syarifuddin, Syarifuddin;
Darhim, Darhim;
Yulianti, Kartika
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.14399
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekaligus mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa berdasarkan tingkat efikasi diri mereka dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 9 Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efikasi diri berpengaruh nyata terhadap kemampuan penyelesaian masalah matematika siswa. Siswa dengan efikasi diri tinggi mampu memahami permasalahan dengan baik, memodelkan ke dalam persamaan matematika, serta menyelesaikan masalah dengan langkah-langkah penyelesaian yang benar sehingga memperoleh jawaban yang tepat. Sementara itu, siswa dengan efikasi diri sedang relatif sudah mampu membuat pemodelan persamaan dan mengikuti prosedur penyelesaian, namun masih sering melakukan kesalahan pada operasi perhitungan maupun penulisan jawaban akibat kurang teliti dan kurang fokus. Adapun siswa dengan efikasi diri rendah menunjukkan kesulitan dalam memahami soal, kurang mampu menuliskan langkah penyelesaian dengan runtut, serta sering melakukan kesalahan dalam pemodelan maupun perhitungan sehingga tidak dapat menarik kesimpulan secara tepat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi efikasi diri siswa, semakin baik pula kemampuan mereka dalam menyelesaikan masalah matematika, sedangkan efikasi diri rendah cenderung berdampak pada lemahnya pemahaman dan hasil penyelesaian soal.
ANALISIS KESALAHAN SISWA MENYELESAIKAN PERMASALAHAN LIMIT FUNGSI ALJABAR BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM DAN GAYA BELAJAR
Hanifah, Sarah Nur;
Pujiastuti, Heni
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.13393
Limit fungsi aljabar merupakan materi aljabar yang dipelajari dan diujikan pada kelas 11. Terdapat 3 kesalahan siswa saat mengerjakan soal materi ini yaitu kekeliruan konsep, kekeliruan prinsip, dan kekeliruan prosedural. Penelitian ini memiliki sasaran untuk menguraikan kesalahan jawaban siswa kelas 11 pada soal limit fungsi aljabar berdasarkan tingkat taksonomi Bloom dan gaya belajar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini siswa dikelompokkan berdasarkan gaya belajar Kolb yaitu: gaya belajar divergen, asimilasi, konvergen, dan akomodasi, kemudian dipilih siswa-siswa dengan 1 dominan gaya belajar pada keempat gaya belajar. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner gaya belajar Kolb dan tes tertulis memuat 3 soal essay limit fungsi aljabar berdasarkan taksonomi Bloom. Hasil penelitian menunjukkan siswa mengalami kesalahan dalam menjawab soal tingkat C3,C4,C5, dan C6. Bentuk kesalahan pada keempat gaya belajar yaitu kekeliruan prosedural. Khususnya siswa gaya belajar divergen dan asimilasi mengalami kekeliruan konsep. Sedangkan siswa gaya konvergen melakukan kekeliruan prinsip. Kesalahan jawaban ini disebabkan oleh siswa kurang melatih kemampuannya sesuai dengan kelebihan gaya belajar mereka.
ANALISIS PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI PERKALIAN DI KELAS II SDN 3 MENGANTI
Muna, Naili Faizatul;
Muhaimin, Muh;
Saniyah, Hamidatus;
Anggraini, Chofifa;
Alsafara, Sultan Majid
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.18908
Matematika mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin ilmu dalam mengembangkan daya pikir manusia. Oleh karena itu, pelajaran matematika perlu diberikan kepada peserta didik di setiap jenjang sekolah, baik tingkat Sekolah Dasar, menengah maupun perguruan tinggi. Matematika diberikan untuk membekali peserta didik kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif, serta kemampuan bekerja sama. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apa saja problematika pembelajaran matematika pada materi perkalian di kelas II SDN 03 Menganti serta untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi problematika tersebut. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan problematika pembelajaran Matematika di SDN 3 Menganti yaitu terdapat beberapa peserta didik kelas yang merasa kesulitan dalam belajar dan menyelesaikan tugas Matematika materi perkalian. Upaya yang dilakukan oleh guru adalah melaksanakan pembelajaran dengan memanfaatkan kesukaan peserta didiknya, serta melakukan komunikasi dengan orang tua peserta didik secara langsung untuk memberitahukan bagaimana perkembangan anaknya di sekolah dan meminta mereka untuk ikut berkontribusi dalam mengembangkan potensi yang dimiliki anak.
Pemberontakan Perempuan dalam Novel LebihPutih Dariku Karya Dido Michielsen: Perspektif Subaltern
satritama, ardi;
Ahmadi, Anas
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.19127
Studi yang berkaitan dengan perempuan dalam kajian poskolonial menjadi topik yang menarik diperbincangkan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah membahas mengenaiperempuan yang berusaha untuk mendapatkan hak berbicara dan bersuara di dalam lingkup masyarakat di era dunia ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) penindasan, (2) dampak, dan (3) upaya pemberontakan yang dilakukan melalui tokoh Isah pada novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen. Tiga muatan aspek ini dideskripsikan untuk menganalisis novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen menggunakan teori subaltern Gayatri Spivak. Penelitian ini menerapkan pendekatan pragmatik dalam menganalisis novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen. Temuan penelitian ini yakni: pertama, bentuk penindasan yang merupakan bagian dari praktik subaltern yang terjadi pada tokoh Isah. Kedua, dampak yang terjadi akibat penindasan yang dilakukan oleh bangsa Eropa terhadap kaum pribumi terutama pada tokoh Isah yang menjadi objek penindasan. Ketiga, upaya pemberontakan yang dilakukan tokoh Isah terhadap bangsa Eropa atas penindasan yang mereka lakukan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, disimpulkan praktik subaltern yang dilakukan oleh bangsa penjajah dilatarbelakangi upaya pembungkaman terhadap kaum-kaum pribumi untuk menyuarakan hak berbicara dan bersuara mereka untuk mendapatkan hak dan tempat yang setara. Hal ini terjadi pada tokoh Isah yang dikisahkan dalam novel Lebih Putih Dariku karya Dido Michielsen.