cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. ogan ilir,
Sumatera selatan
INDONESIA
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia
Published by Universitas Sriwijaya
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019)" : 30 Documents clear
KESANTUNAN BERBAHASA ANAK DALAM PERSPEKTIF PEMEROLEHAN BAHASA DAN PERAN SERTA PENDIDIKAN KARAKTER Nofita Anggraini
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu aspek dari tahapan perkembangan anak yang seharusnya tidak lepas dari perhatian pendidik pada umumnya dan orang tua pada khususnya adalah perkembangan bahasa atau komunikasi. Pemerolehan bahasa anak tidak hanya menjadi proses atau peristiwa kebahasaan saja, melainkan juga berkaitan dengan lingkungan dan aspek budaya pada masyakarat pendukung bahasa itu. Kemampuan berbahasa anak, sangat ditentukan oleh masa pertumbuhan yang sangat potensial bagi dirinya secara adaptif terhadap lingkungan disekitarnya. Sayangnya hal ini sering tidak dipahami oleh para orang tua, sehingga belum banyak orang tua yang belum memberikan perlakuan khusus pada anak-anaknya dalam hal belajar bahasa. Keterlibatan berbagai pihak termasuk sekolah sangat membantu anak dalam pemenuhan tuntutan pemerolahan bahasanya, yang juga sekaligus mendukung anak dalam belajar budaya misalnya kesantunan berbahasa dan berkarakter. Secara psikologis manfaat positif dari budaya santun berbahasa yang ditanamkan sejak dini pada anak oleh para pendidik, diantaranya memperlancar komunikasi, meningkatkan kecerdasan emosional, dan menumbuhkan rasa percaya diri. Kajian yang penulis lakukan ini berupaya untuk membahas dan mengemukakan kesantunan berbahasa anak ditinjau dari perspektif pemerolehan bahasa dan peran serta pendidikan karakter. kata kunci: kesantunan berbahasa, pemerolehan bahasa, pendidikan karakter 
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X SMA PAGARALAM Henny Nopriani
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas X SMA Pagaralam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi analisis. Sampel penelitian berjumlah 157 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan menulis teks eksposisi siswa bevariasi dengan kategori baik, cukup, dan kurang. Hal ini terlihat dari hasil nilai rata-rata siswa dalam menulis teks eksposisi. SMA PGRI Pagaralam nilai rata-rata 63,38. SMA Muhammadiyah Pagaralam dengan nilai rata-rata 63,52. SMA Negeri 1 Pagaralam nilai rata-rata 69,72. SMA Negeri 2 Pagaralam dengan nilai rata-rata 60,37, SMA Negeri 4 Pagaralam rata-rata 67,9. Sementara itu, kemampuan menulis di SMA PGRI Pagaralam 5 orang mendapatkan nilai kurang, 18 orang siswa mendapatkan nilai dengan ketegori cukup, 8 orang siswa dengan ketegori baik. SMA muhammadiyah Pagaralam diketahui kemampuan menulis teks eksposisi yaitu 3 orang siswa mendapkan nilai dengan kategori baik, 22 siswa dengan kategori cukup, dan 2 orang siswa dengan kategori kurang. Selanjutnya,kemampuan menulis teks eksposisi di SMA Negeri 1 Pagaralam yaitu 27 siswa mendapatkan nilai dengan kategori baik, 9 orang siswa mendapatkan nilai cukup. Sementara itu, kemampuan SMA Negeri 2 Pagaralam yaitu 8 siswa mendapakan nilai dengan kategori baik, 10 orang siswa dengan kategori cukup, dan 9 siswa dengan kategori kurang. Sedangkan kemampuan SMA Negeri 4 Pagaralam dalam menulis teks eksposisi yaitu 21 siswa mendapatkan nilai kategori baik, 13 siswa mendapatkan nilai dengan ketegori cukup, dan 2 orang siswa dengan kategori kurang. Kata kunci: kemampuan, menulis, eksposisi. ABSTRACT This study aims to describe the ability of class X students of Pagaralam high school. The method used in this research is analytical description. The research sample of this research is157 students. Data collection techniques using the test. The results showed the ability of students to write exposition texts varied with good, good, enough, less categories. The everage score of studens of SMA PGRI was 63,38. SMA Muhammadiyah Pagaralam was 63,52. SMA 1 Pagaralam was 69,72. SMA 2 was 60,37.SMA Negeri 4 was 67,9 mean while the result of students writing ability in SMA PGRI Pagaralam, swowed that 5studens get good category, 18 students get enough score. 8 students good category. SMA Muhammadiyah Pagaralam, score that 3 studensgt good category. 22 studens get enaoug category and only 2 students get low category. Furthermore, the ability to write exposition text in SMA 1 Pagaralam27 students get good category, 9 students got enough category. The ability to write exposition text in SMA Negeri 2 Pagaralam 27 students get good, 9 students got enough grades. Furteermone, students writing ability in SMA Negeri 2 Pagaralam show that there me 9 studens get 8 good category, 10 students get good category, and 9 student get low category, men while students in SMA Negeri 4 show that there we 21 students good category, 13 Students get enough category and only 2 students get low category. 
PENGARUH MEDIA IKLAN TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS PERSUASI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 47 PALEMBANG Meinanda Saputri
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the effect of advertising media on the ability to write persuasion text in eightth grade students SMP Negeri 47 Palembang. The research method used in this study is a quasi-experimental method. Sample selection is done randomly, and the sample chosen in this study consisted of two classes namely class VIII.5 which amounted to 27 students as the control class that received treatment using poster media and class VIII.6 which amounted to 27 students as the experimental class that received treatment using advertising media. The data collection technique in this study used test technique and data processing technique used the t-test with SPSS 24 program. The results showed that there were differences in test results between the experimental class and the control class. The experimental class gets the initial test average value 43,15 and the control class obtained the final test grade average score of 40,37. While the average value of the experimental class final test 74,63 and the average value of the final class of the control class 59,44. The data analysis with t-test indicate that t-count > t-table = 6,559 > 2,007 with df = 52 at success rate of 95% (α=0,025), meaning that there are significant differences between the two groups of sample, because t-count is greater than t-table, then Ho is rejected and Ha is accepted, meaning that the experimental class is more significant than the control class. Therefore, advertising media has an effect on the ability to write description text in eightth grade students SMP Negeri 47 Palembang. Keywords: Media, writing, persuasion text 
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS CERITA INSPIRATIF MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 KOTA SAWAHLUNTO Afnita Afnita
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) menjelaskan proses peningkatan keterampilan menulis teks cerita inspiratif melalui model Discovery Learning siswa kelas IX.A SMPN 1 Kota Sawahlunto, dan 2) menjelaskan hasil peningkatan keterampilan menulis teks cerita inspiratif melalui model Discovery Learning siswa kelas IX.A SMPN 1 Kota Sawahlunto. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, Setiap siklus terdiri dari dua kali pertemuan. Pelaksanaannya terbagi atas: perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Tindakan pembelajaran menulis teks cerita inspiratif dilaksanakan melalui model Discovery Learning. Data yang dikumpulkan adalah data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif dikumpulkan dari pengamatan dan catatan lapangan, sedangkan data kuantitatif diperoleh melalui tes unjuk kerja siswa dalam menulis teks cerita inspiratif. Data tersebut dianalisis secara kualitatif dan kuantitafif berdasarkan prosedur yang telah ditetapkan. Subjek penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas IX.A SMPN 1 Kota Sawahlunto tahun pelajaran 2019/2020. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran menulis teks cerita inspiratif melalui model Discovery Learning dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis teks cerita inspiratif dari siklus I ke siklus II. Siswa yang mencapai ketuntasan belajar pada siklus I berjumlah 27 orang, dan 5 orang belum tuntas. Pada siklus II meningkat menjadi 32 orang, atau siswa tuntas 100%. Nilai rata-rata kelas 79,65 pada siklus I dan pada siklus II meningkat jadi 91,15. Peningkatan nilai rata-rata kelas dari siklus I ke siklus II sebanyak 11,5. Peningkatan ini didukung oleh kehadiran siswa yang selalu lengkap 32 orang, dan penggunaan model Discovery Learning menunjang siswa berpikir secara logis, kritis, dan sistematis dalam menulis teks cerita inspiratif. Kata Kunci: Menulis, Teks Cerita Inspiratif, Model Discovery Learning 
KONTEKS PERTUNJUKAN DENDANG PAUAH: SITUASI DAN BUDAYA Refisa Ananda
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

<p>AbstrakSebuah pertunjukan pada dasarnya mempunyai esensi yang sama dengan sebuah percakapan. Kata-kata dalam sebuah percakapan hanya dapat dipahami kalau dikaitkan dengan konteks. Pemahaman konteks situasi saja belum cukup untuk memahami kata-kata yang digunakan dalam pertunjukan harus diiringi dengan pemahaman konteks budaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan konteks pertunjukan sastra lisan Dendang Pauh meliputi konteks situasi dan budaya. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif-analisis. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu wawancara, perekaman, observasi secara langsung, serta catatan lapangan. Partisipan dalam penelitian ini adalah tukang dendang (Tasar), tukang saluang (Pono), ahli Dendang Pauah atau tokoh masyarakat Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pertunjukan Dendang Pauah memiliki dua konteks pertunjukan, yaitu konteks situasi dan konteks budaya. Konteks situasi berkenaan dengan keadaan pada saat pertunjukan Dendang Pauah diadakan. Tukang dendang dan tukang saluang dalam pertunjukan ini adalah laki-laki. Jumlah penampil pada pertunjukan yang peneliti rekam adalah satu orang tukang dendang dan satu orang tukang saluang. Pendengar yang hadir pada pertunjukan itu terdiri atas tamu undangan pesta pernikahan, tetangga, dan keluarga besar tuan rumah yang menyelenggarakan acara tersebut. Mulai dari anak-anak sampai nenek dan kakek. Musik pengiring dalam pertunjukan Dendang Pauah secara konvensional adalah saluang. Konteks budaya Pertunjukan Dendang Pauah juga dipengaruhi oleh tujuh unsur-unsur kebudayaan universal yang berlaku di masyarakat tempat penyelenggaraan pertunjukan tersebut. Dendang Pauah dilaksanakan dalam rangka acara pernikahan. Pernikahan adalah peristiwa yang melatari pertunjukan. Pertunjukan itu adalah hiburan yang disediakan bagi para tamu undangan yang datang. Dendang Pauah tidak pernah dipertunjukkan di tempat-tempat keagamaan atau kegiatan yang berkaitan dengan agama.<p> 
PENTINGNYA KETERAMPILAN MENULIS AKADEMIK BAGI MAHASISWA POLITEKNIK AKAMIGAS PALEMBANG Yanti Juniarti
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.368 KB)

Abstract

Pada tingkat mahasiswa keterampilan menulis sangat diperlukan agar dapat mengungkapkan ide dan menuliskannya ke dalam bentuk tulisan akademik. Tulisan akademik yang diajarkan pada mata kuliah bahasa Indonesia yaitu menulis gagasan dalam bentuk proposal penelitian, bentuk makalah, bentuk ringkasan buku, bentuk resensi, bentuk artikel, dan bentuk laporan yang ditulis secara logis dan sistematis dalam bentuk laporan. Sebagai bagian tidak terpisahkan dari kehidupan akademik, penulisan karya ilmiah memiliki beberapa tujuan dan fungsi. Bertujuan untuk memecahkan masalah tertentu, mencapai tujuan khusus, menambah pengetahuan, ilmu, dan konsep pengetahuan tentang pokok masalah tertentu, membina kemampuan menulis dan berpikir ilmiah bagi penulisnya. Selain tujuan-tujuan yang telah disebutkan di atas, karya ilmiah juga memiliki fungsi sebagai berikut: fungsi pendidikan, fungsi penelitian, dan Fungsi fungsional. Melihat betapa pentingnya karya tulis ilmiah, penulis karya ilmiah harus benar-benar paham isi karya tulis ilmiah dan menyusun karyanya dengan baik dan benar, serta dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah. 
STRATEGI BERTUTUR MEDIA ONLINE INDONESIA Farel Olva Zuve
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Media online merupakan salah satu media yang digunakan untuk memberikan informasi kepada masyarakat ramai. Pemberian informasi kepada masyarakat saat ini sudah dipermudah dengan adanya internet yang membantu memudahkan dan meningkatkan penyebaran berita secara lebih singkat. Oleh karena itu, saat ini digunakan media online sebagai salah satu wadah penyebaran berita yang lebih singkat dan mudah untuk diterima oleh masyarakat. Walaupun pemberitaan di dalam media online cepat, ringkas, dan singkat. Pemberitaan juga harus menggunakan strategi penyampaian yang sesuai dan tepat. Strategi penyampaian berita yang menggunakan bahasa ini disebut dengan strategi bertutur. Strategi bertutur merupakan kemampuan untuk menggunakan bahasa yang sesuai dan tepat dalam berbicara, terutama dalam media online selama masa pemilu. Salah satunya dilihat dari tajuk rencana dalam media online tersebut. Untuk itu, perlu dilakukan penelitian mengenai hal ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data ditemukan dari tuturan-tuturan dalam kolom tajuk rencana media elektronik Kompas selama masa pemilu 2019 berlangsung. Berdasarkan data yang ditemukan, maka disimpulkan bahwa strategi bertutur yang digunakan oleh media online Kompas, meliputi: strategi berterus terang tanpa basa-basi, strategi berterus-terang dengan basa-basi kesantunan positif, dan strategi berterus terang dengan basa-basi kesantunan negatif. Strategi bertutur yang banyak digunakan adalah strategi bertutur berterus terang dengan basa-basi kesantunan positif. Penggunaan strategi bertutur berterus terang dengan basa-basi kesantunan positif digunakan karena faktor jarak sosial antara penutur dan mitra tutur, yang mana dalam hal ini penutur adalah redaktur media elektronik Kompas, sedangkan mitra tutur adalah pembaca media elektronik Kompas. Kata Kunci: Strategi Bertutur, Pemilu, Tajuk Rencana, Kompas 
PENGARUH TEKNIK DISCUSSION STARTER STORY TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA FANTASI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 18 PALEMBANG Ardita Suci Cahyani
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh teknik discussion starter story terhadap kemampuan menulis teks cerita fantasi siswa kelas VII SMP Negeri 18 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Sampel penelitian terdiri dai dua kelas yaitu kelas VII.6 sebagai kelas kontrol yang berjumlah 30 siswa dengan perlakuan menggunakan teknik konvensional. Kelas VII.7 sebegai kelas eksperimen yang berjumlah 32 siswa dengan perlakuan menggunakan teknik discussion starter story. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Pengolahan data menggunakan perhitungan uji-t melalui program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil tes antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata tes awal 46 dan kelas kontrol 49,33. Nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen 64,53 dan kelas kontrol 56,26. Dari hasil perhitungan uji-t yang membuktikan bahwa thitung>ttabel = 2,950 > 2,000 dengan df = 60 pada tingkat keberhasilan 95% (α = 0,025). Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks cerita fantasi pada kelas eksperimen mengalami peningkatan. Oleh karena itu, teknik Discussion Starter Story berpengaruh terhadap kemampuan menulis teks cerita fantasi pada siswa kelas VII SMP Negeri 18 Palembang. Kata Kunci: Pengaruh, Teknik Discussion Starter Story, Menulis Teks Cerita Fantasi ABSTRACT This study aims to determine whether or not the influence of the Starter Story Discussion technique on the ability to write fantasy story texts of class VII students of Palembang State Middle School 18. This study uses a quasi-experimental method. The study sample consisted of two classes, namely class VII.6 as a control class, amounting to 30 students with treatment using conventional techniques. Class VII.7 is an experimental class with 32 students treated using the Starter Story Discussion technique. Data collection techniques use test techniques. Data processing uses t-test calculations through the SPSS 25 program. The results of the study show that there are differences in the test results between the experimental class and the control class. The experimental class obtained an average initial test score of 46 and a control class of 49.33. The average value of the final test of the experimental class was 64.53 and the control class was 56.26. From the results of the t-test calculations that prove that t count> t table = 2,950> 2,000 with df = 60 at a success rate of 95% (α = 0.025). This shows that the ability to write fantasy story texts in the experimental class has increased. Therefore, the Starter Story Discussion technique influenced the ability to write fantasy story texts in class VII students of SMP Negeri 18 Palembang. Keywords: Influences, Discussion Starter Story Techniques, Writing Fantasy Story Texts 
Karya Raja Ali Haji sebagai Sumber Pendidikan Karakter Abdul Malik
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.63 KB)

Abstract

Makalah ini membahas nilai karakter yang terdapat dalam karya Raja Ali Haji untuk dijadikan rujukan pendidikan karakter. Berhubung dengan itu, lima karya beliau dianalisis, yakni Syair Abdul Muluk, Gurindam Dua Belas, Tsamarat al-Muhimmah, Tuhfat al-Nafis, dan Syair Sinar Gemala Mestika Alam. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori semiotika Peirce. Isi karya tersebut dianalisis untuk menemukan tanda yang menjadi indeks nilai karakter untuk kemudian diperikan secara deskriptif. Dari hasil analisis terhadap karya-karya terpilih itu, ditemukan bahwa karya Raja Ali Haji memuat nilai-nilai karakter yang berkaitan dengan hubungan manusia dengan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, karya Raja Ali Haji dapat dijadikan rujukan pendidikan karakter yang bersumber dari karya sastra.
PENGARUH METODE CHAIN WRITING TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS NARASI SISWA KELAS VII SMP SRIJAYA NEGARA PALEMBANG Melinda Sari
Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Seminar Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode chain writing terhadap keterampilan menulis teks narasi siswa kelas VII SMP Srijaya Negara Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas VII.C sebagai kelas kontrol yang berjumlah 33 siswa dengan perlakuan menggunakan teknik konvensional. Kelas VII.7B sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 33 siswa dengan perlakuan menggunakan metode chain writing. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes. Pengolahan data menggunakan perhitungan uji-t melalui program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan hasil tes antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata tes awal 63,51 dan kelas kontrol 59,03. Nilai rata-rata tes akhir kelas eksperimen 80,05 dan kelas kontrol 72,96. Dari hasil perhitungan uji-t yang membuktikan bahwa t = 3,772 > 1,998 dengan df = 64 pada tingkat keberhasilan 95% (α = 0,025). Hal ini menunjukan bahwa metode chain writing berpengaruh terhadap keterampilan menulis teks narasi pada siswa kelas VII SMP Srijaya Negara Palembang. Kata Kunci:Pengaruh, Metode Chain Writing, Menulis Teks Narasi hitung >t tabel 

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2019 2019